RPJMD Tahun 2013-2018 Musren RPJMD Kota

Report
RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DAERAH
(RPJMD) PROVINSI JAWA BARAT
TAHUN 2013-2018
Oleh :
Sekretaris BAPPEDA Provinsi Jawa Barat
Bandung, 17 Desember 2013
PEMERINTAH PROVINSI JAWA BARAT
SISTEMATIKA
1.
Pengertian, Dasar Hukum & Tahapan Penyusunan RPJMD
2. Kondisi Pembangunan Jawa Barat Tahun 2012 Sebagai
Tahun Dasar (Baseline)
3. Visi dan Misi Pembangunan Jawa Barat Tahun 2013-2018
4. Isu Strategis dan Strategi Pembangunan Jawa Barat Tahun
2013-2018
5. Kerangka Pendanaan Pembangunan Jawa Barat Tahun 20132018
6. Target Pembangunan Jawa Barat Tahun 2013-2018
7. Kebijakan pengelolaan pembangunan 2013-2018 : model
hibrida yaitu memadukan pengelolaan pembangunan
berbasis daerah otonom dan metropolitan.
8. Arahan Fokus Pembangunan Jawa Barat
Tahun 2013-2018
1. Pengertian, Dasar
Hukum & Tahapan
Penyusunan RPJMD
1
3
PENGERTIAN RPJMD
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah
(RPJMD) adalah Dokumen Perencanaan Daerah
untuk Periode Lima Tahun.
RPJMD berisi : Visi, Misi, dan Program Kepala
Daerah, Arah Kebijakan Keuangan Daerah,
Strategi Pembangunan Daerah, Kebijakan Umum,
Program SKPD dan Program Lintas SKPD serta
Program Lintas Kewilayahan, Rencana Kerja
dalam Kerangka Pendanaan bersifat Indikatif.
Sumber : Permendagri No. 54 Tahun 2010
22
DASAR HUKUM TAHAPAN PENYUSUNAN RPJMD
1) Undang-undang No. 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan
Pembangunan Nasional
2) Undang-undang No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah
3) Peraturan Pemerintah No. 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara
Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana
Pembangunan Daerah
4) Permendagri No. 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan
Pemerintah No. 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan,
Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah
5) Permendagri No. 67 Tahun 2012 tentang Pedoman Pelaksanaan KLHS
dalam Penyusunan atau Evaluasi Rencana Pembangunan Daerah
6) Peraturan Daerah No. 6 Tahun 2009 tentang Sistem Perencanaan
Pembangunan Daerah Jawa Barat
7) Peraturan Gubernur No. 79 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan
Daerah No. 6 Tahun 2009 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan
Daerah Jawa Barat
32
DASAR HUKUM SUBSTANSI RPJMD
1)
2)
3)
4)
5)
6)
7)
8)
9)
Undang-undang No. 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang
Undang-undang No. 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka
Panjang Nasional Tahun 2005-2025
Peraturan Pemerintah No. 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan
Pemerintahan antara Pemerintah, Pemerintah Daerah Provinsi dan Pemerintah
Daerah Kabupaten/Kota
Peraturan Presiden No. 5 Tahun 2010 tentang Rencana Pembangunan Jangka
Menengah Nasional Tahun 2010 - 2014
Permendagri No. 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan
Daerah
Peraturan Daerah No. 25 Tahun 2010 tentang Rencana Pembangunan Jangka
Panjang Daerah Tahun 2005-2025
Peraturan Daerah No. 22 Tahun 2010 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah
Provinsi Jawa Barat 2009-2029
Peraturan Gubernur No…. Tahun 2012 tentang Rencana Pembangunan Jangka
Menengah Daerah (RPJMD)Transisi Tahun 2014
Peraturan Gubernur Nomor 55 Tahun 2013 tentang Rencana Pembangunan
Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Jawa Barat Tahun 2013-2018
43
SKEMA PROSES PENYUSUNAN RPJMD 2013-2018
10 – 11 September 2013
54
RPJMD DKI JAKARTA 2012 - 2017
ISU STRATEGIS
1. Pengembangan Sistem Transportasi
2. Antisipasi Banjir, Rob, dan Genangan
3. Peningkatan Kualitas Lingkungan Perumahan dan
Permukiman Kota
4. Peningkatan Kualitas dan Kuantitas RTH
5. Pengurangan Ketimpangan Ekonomi dan
Perluasan Kesempatan Kerja
6. Pembangunan Budaya Multi-Kultur
7. Peningkatan Pelayanan Publik
8. Peningkatan Kualitas Pendidikan
9. Peningkatan Kualitas Kesehatan Masyarakat
APBD
(Rp.MILYAR)
PRTMBHN
EKONOMI
INFLASI
2013
49.979,89
6,90
5,0 – 6,0
2017
120.385,59
7,30
6,0 – 7,0
RPJMD BANTEN 2012 - 2017
ISU STRATEGIS
1. Aksesibilitas dan mutu pelayanan pendidikan
masyarakat,
2. Pelayanan kesehatan masyarakat,
3. Ketersediaan dan pelayanan infrastruktur,
4. penanganan kemiskinan dan pengangguran,
5. Penanganan bencana alam,
6. Pengendalian lingkungan hidup,
7. Penanganan ketenagakerjaan, Pemerintahan dan
politik,
8. Pengendalian kependudukan,
9. Pemberdayaan ekonomi,
10. Apresiasi budaya daerah
11. Pemerintahan otonom
2012
2017
APBD
(Rp.MILYAR)
PRTMBHN
EKONOMI
INFLASI
3.902,08
5,83
7,39
7.820,22
6,00 – 6,50
4,50 – 5,50
SANDINGAN RPJMD JABAR
DENGAN PROVINSI BERBATASAN
RPJMD JAWA BARAT 2013 - 2018
ISU STRATEGIS
1. Pertumbuhan penduduk dan persebarannya.
2. Kualitas dan aksesibilitas pendidikan dan
kesehatan.
3. Pengangguran dan ketenagakerjaan.
4. Pertumbuhan ekonomi dan pemerataan
kesejahteraan masyarakat.
5. Kualitas dan cakupan pelayanan infrastruktur
dasar dan strategis
6. Kualitas lingkungan hidup untuk mendukung
terwujudnya Jabar Green Province.
7. Kualitas demokrasi
8. Kecepatan dan ketepatan penaganan bencana
serta adaptasi masyarakat terhadap bencana
9. Pemerintahan daerah yang efektif dan efisien.
10. Pelestarian nilai – nilai dan warisan budaya
lokal
11. Pengembangan Industri Wisata Jawa Barat
12. Penanggulangan penduduk miskin.
13. Pasar global dan Asean – China Free Trade
Area (ACFTA)
14. Pencegahan dan Penanganan Masalah
Kesejahteraan Sosial (PMKS).
15. Alih fungsi lahan dari pertanian ke non
pertanian dan penertiban okupasi lahan tidur
(HGU)
16. Ketahanan Pangan
17. Keamanan dan ketertiban daerah
JAWA BARAT (RPJMN 2010-2014)
ISU STRATEGIS DARI RPJMN UNTUK JAWA
BARAT
1. Menjaga momentum pertumbuhan di Jawa Bali
2. Belum Optimalnya Potensi Peningkatan Nilai
Tambah dari Aktivitas Perdagangan Internasional
3. Semakin meningkatnya peran sektor sekunder
(industri pengolahan) dan tersier (perdagangan
dan jasa) dalam perekonomian
4. Terancamnya fungsi wilayah Jawa Bali sebagai
salah satu lumbung pangan nasional
5. Tingginya kepadatan dan konsentrasi penduduk
di wilayah metropolitan Jabodetabek dan
sekitarnya
6. Tingginya tingkat pengangguran di pusat – pusat
pertumbuhan ekonomi
7. Tingginya tingkat kemiskinan perdesaan
8. Menurunnya daya dukung lingkungan
9. Rendahnya kapasitas dan daya saing SDM dalam
menghadapi persaingan global
10. Besarnya dampak bencana alam terhadap
kehidupan dan aktivitas sosial ekonomi
masyarakat
RPJMD JAWA TENGAH 2013 - 2018
ISU STRATEGIS
1. Pengurangan Kemiskinan;
2. Pengurangan Pengangguran;
3. Pembangunan Infratstuktur;
4. Kedaulatan Pangan
5. Kedaulatan Energi
6. Tata Kelola Pemerintahan, Demokratisasi
dan Kondusivitas Daerah
8
APBD
(Rp.MILYAR)
PRTMBHN
EKONOMI
INFLASI
2013
17.380,16
5,2 - 5,8
8,5 - 9,5
2013
13.819,25
5,80
7,39
2018
22.337,85
6,4 – 7,0
4,0 - 5,0
2018
21.430,95
6,20 – 6,70
4,50 – 5,50
APBD
PRTMBHN
(Rp.MILYAR) EKONOMI
INFLASI
RESPON RPJMD PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2013 - 2018
TERHADAP PROGRAM NASIONAL
RPJMD JAWA BARAT
2013-2018
RPJMN 2010 – 2014
1. Prioritas 1, Reformasi Birokrasi
dan Tata Kelola
2. Prioritas 2, Pendidikan
3. Prioritas 3, Kesehatan
4. Prioritas 4, Penanggulangan
Kemiskinan;
5. Prioritas 5, Ketahanan Pangan;
6. Prioritas 6, Infrastruktur;
7. Prioritas 7, Iklim Investasi dan
Iklim Usaha;
8. Prioritas 8, Energi;
9. Prioritas 9, Lingkungan Hidup dan
Pengelolaan Bencana;
10.Prioritas 10, Daerah Tertinggal,
Terdepan, Terluar dan Pasca
Konflik;
11.Prioritas 11, Kebudayaan,
Kreativitas dan Inovasi Teknologi;
12.Prioritas 12, Bidang Politik, Hukum
dan Keamanan;
13.Prioritas 13, Bidang Perekonomian;
14.Prioritas 14, Bidang Kesejahteraan
Rakyat;
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
CG 1 : Meningkatkan Aksesibilitas
dan Mutu Pendidikan (P2)
CG 2 : Meningkatkan Aksesibilitas
dan Kualitas Layanan
Kesehatan(P3)
CG 3 Mengembangkan Infrastruktur
Wilayah, Energi dan Air Baku( P6,
P8)
CG 4 : Meningkatkan Ekonomi
Pertanian(P5,P13)
CG 5 : Meningkatkan Ekonomi Non
Pertanian (P7, P 13)
CG 6 : Meningkatkan pengelolaan
lingkungan hidup dan
kebencanaan(P9)
CG 7 : Meningkatkan pengelolaan
seni, budaya dan wisata serta
kepemudaan(P11)
CG 8 : Meningkatkan ketahanan
keluarga dan kependudukan (P14)
CG 9 : Menanggulangi kemiskinan,
Penyandang Masalah kesejahteraan
Sosial dan Keamanan(P10 ,P12,
P14)
CG 10 Meningkatkan kinerja
aparatur serta tata kelola
pemerintahan dengan penerapan
IPTEK(P1,P11)
INPRES NOMOR 3 TAHUN 2010
(4 P)
1.
Pro Growth :
CG 3, CG 4, CG 5
2.
Pro Job :
CG 4, CG 5, CG 7, CG 10
3.
Pro Poor :
CG 1, CG 2, CG 3, CG 4, CG 9
4.
Pro Environment :
CG 6
RPJMN 2010-2014
TUJUAN PEMBANGUNAN MDGs
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
Memberantas Kemiskinan dan Kelaparan
(CG 1, CG 2, CG 9)
Mencapai Pendidikan Dasar untuk Semua
(CG 1)
Mendorong Kesetaraan Gender dan
Pemberdayaan Perempuan (CG8)
Menurunkan Angka Kematian Anak (CG
2)
Meningkatkan Kesehatan Ibu (CG 2)
Mengendalikan HIV dan AIDS, Malaria dan
penyakit menular lainnya (TB) (CG 2)
Menjamin Kelestarian Lingkungan Hidup
(CG 6)
Mengembangkan Kemitraan untuk
Pembangunan (CG 10)
9
SOSOK MASA DEPAN JAWA BARAT 2025
RANCANGAN : SOSOK SUMBER DAYA INSANI JAWA BARAT YANG AGAMIS DENGAN PENCIRI UTAMA:
5 NILAI-NILAI LUHUR :
7 KARAKTER :
1. JUJUR DAN KONSISTEN
2. TANGGUH DAN DISIPLIN
3. KEPELOPORAN DAN
KETELADANAN
4. RAMAH DAN BIJAKSANA
5. KEBERSAMAAN DAN
KESETARAAN
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
SEHAT, CERDAS DAN CERMAT
PRODUKTIF DAN BERDAYA SAING TINGGI
MANDIRI DAN PANDAI MENGATUR DIRI
BERDAYA TAHAN TINGGI DALAM PERSAINGAN
PANDAI MEMBANGUN JEJARING DAN PERSAHABATAN GLOBAL
BERINTEGRITAS TINGGI
BERMARTABAT
SOSOK PEMBANGUNAN FISIK JAWA BARAT TAHUN 2025
Pel.Cirebon
Pel.Cirebon
Tol Kanci-Pejagan
Tol Kanci-Pejagan
RANCABUAYA
PKW
PKW
RANCABUAYA
RANCABUAYA
TPITPI
Pelabuhan
Ratu
Pelabuhan Ratu
ILUSTRASI JAWA BARAT TAHUN 2025
10
2023-2025
2018-2023
2013-2018
2008-2013
2005-2008
PENATAAN DAN
PERSIAPAN
PRANATA
PENDUKUNG
MELALUI
KUALITAS
SUMBER DAYA
MANUSIA
MENCAPAI
KEUNGGULAN
MASYARAKAT
JAWA BARAT
DISEGALA
BIDANG
MENCAPAI
KEMANDIRIAN
MASYARAKAT
JAWA BARAT
MEMANTAPKAN
PEMBANGUNAN
SECARA
MENYELURUH
PENYIAPAN
KEMANDIRIAN
MASYARAKAT
JAWA BARAT
TANTANGAN PEMBANGUNAN TAHUN 2013-2018 :
1. Tekanan jumlah penduduk yang semakin tinggi, kemiskinan tinggi dan pendidikan yang
masih relatif rendah
2. Menjaga pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan merata
3. ASEAN China Free Trade Area (ACFTA) dimulai Tahun 2010
4. ASEAN Economic Community (AEC) Tahun 2015
5. Meningkatan kemampuan IPTEK yang mengacu pada nilai-nilai luhur, terobosan inovasi
dan berpandangan maju ke masa depan
6. Meningkatkan kualitas dan cakupan pelayanan infrastruktur serta kesehatan
masyarakat
7. Kebebasan dan stabilitas politik , good governance, modernisasi layanan birokrasi dan
penaganan kejahatan internasional
8. Konsistensi antara perencanaan, pemanfaatan dan pengendalian tata ruang
9. Memulihkan dan menguatkan kembali daya dukung lingkungan dalam pembangunan
7
11
2. Kondisi Pembangunan
Jawa Barat Tahun 2012
Sebagai Tahun Dasar
(Baseline)
12
12
PROVINSI JAWA BARAT (KONDISI TAHUN 2012)
Proyeksi Perkembangan Jumlah Penduduk
44,3
Juta
Kabupaten/Kota
Luas
Kecamatan
Kelurahan
Desa
: 27
: 3.709.528,44 Ha
:
626
:
646
: 5.316
Penduduk 2012
Indonesia
Jabar
Penduduk Miskin
: 244.215.984 Jiwa
: 44.548.431 Jiwa
: 9,89 %
Jumlah Penduduk Per BKPP Th 2012 :
BKPP Wilayah I Bogor
BKPP Wilayah II Purwakarta
BKPP Wilayah III Cirebon
BKPP Wilayah IV Garut
Jabar
12.761.297
9.814.207
6.354.983
15.617.944
44.548.431
PDRB (2012)
PDRB per kapita
Inflasi (2012)
LPE (2012)
IPM (2012)
RLS (2012)
AMH (2012)
AKI (2011)
AKB (2012)
APK SD
APK SMP
APK SMA
APK PT
: Rp. 364,41 Trilyun;
: Rp. 21.250 Juta (adhb)
: 3,86 %
: 6,21 %
: 73,19*
: 8,15 th
: 96,97 %
: 217 per 100.000 Kel Hidup
: 30 per 1.000 Kel Hidup
: 119,31 % (2012/2013)
: 94,55 % (2012/2013)
: 67,78 % (2012/2013)
: 15,19 % (2012/2013)
145
STUKTUR PENDUDUK JAWA BARAT MENURUT HASIL FINAL SP2010
Sumber : BPS Prov. Jabar ; olahan [email protected]
7,04% dari jumlah total penduduk
Jabar berusia 60 tahun ke atas
Kelompok Usia Tua
63,69% dari jumlah total penduduk
Jabar berusia 15 s.d 59 tahun
Kelompok Usia Produktif
29,26% dari jumlah total penduduk
Jabar berusia 0 s.d 14 tahun
Kelompok Usia Muda
BALITA (0-5Tahun) di Jawa Barat sebesar 9,58%
4
15
Komponen 1 (AMH, IK)
ANALISIS POSISI RELATIF KAB/KOTA (BERDASARKAN IPM) TAHUN 2012
Kluster 1
IP (AMH), IK
Tidak ada prioritas
Kota Banjar
IP (RLS)
IP (RLS),
IDB
Kab. Ciamis
Kluster 2
Kluster 3
Komponen 2 (RLS, IDB)
BKPP I Bogor
BKPP II Purwakarta
BKPP III Cirebon
BKPP IV Priangan Timur
BKPP IV Bandung Raya
16
3. Visi dan Misi
Pembangunan Jawa Barat
Tahun 2013-2018
19
VISI PEMBANGUNAN JAWA BARAT 2013 – 2018 :
“JAWA BARAT MAJU DAN SEJAHTERA UNTUK SEMUA”
MAJU berarti :
SEJAHTERA berarti :
1. Terciptanya masyarakat yang produktif, berdaya saing, dan mandiri
2. Melahirkan SDM yang terdidik, terampil, inovatif dan berdaya saing
tinggi melalui kolaborasi dengan institusi pendidikan-penelitian
3. Perwujudan tata kelola pemerintahan (governance) sebagai provinsi
modern yang bermutu dan akuntabel, handal, efektif serta efisien.
4. Tatanan sosial masyarakat yang toleran, rasional, bijak dan adaptif
terhadap dinamika perubahan namun tetap berpegang pada nilai
budaya serta kearifan lokal.
5. Berdaulat secara pangan, ketahanan ekonomi dan sosial
1. Kemajuan seluruh elemen yang ada di
masyarakat baik masyarakat, wilayah
maupun pelaku usaha.
2. Berbasis pada ketahanan keluarga
sebagai dasar pengokohan sosial
masyarakat
3. Merupakan perpaduan antara
kesejahteraan lahiriah/materil dengan
kesejahteraan bathiniah/jiwa.
4. Memberikan manfaat bagi masyarakat
di sekitarnya serta membangun
kepercayaan diri kolektif.
UNTUK SEMUA berarti :
1. Hasil pembangunan dirasakan oleh seluruh lapisan, elemen dan komponen masyarakat Jawa Barat
2. Hasil pembangunan yang berkeadilan dan tersebar di kabupaten/ kota, kecamatan dan desa/ kelurahan sebagai satu
kesatuan Jawa Barat
3. Keikutsertaan seluruh lapisan masyarakat dalam perencanaan, pelaksanaan, maupun evaluasi pembangunan serta
berperan aktif dalam pergaulan dunia
4.
Keterbukaan informasi pembangunan dan terwujudnya jejaring komunikasi bagi seluruh institusi dan masyarakat
21
Visi dan Misi Pemerintah Provinsi Jawa Barat Tahun 2013 - 2018
Visi: JAWA BARAT MAJU DAN SEJAHTERA UNTUK SEMUA
MISI 1 : Membangun Masyarakat yang Berkualitas dan Berdaya saing
Masyarakat Jawa Barat yang agamis, berakhlak mulia, sehat, cerdas, bermoral, berbudaya IPTEK, memiliki spirit juara dan siap berkompetisi.
MISI 2 : Membangun Perekonomian yang Kokoh dan Berkeadilan
Perekonomian Jawa Barat yang semakin maju dan berdaya saing, bersinergi antar skala usaha, berbasis ekonomi pertanian dan non
pertanian yang mampu menarik investasi dalam dan luar negeri, menyerap banyak tenaga kerja, serta memberikan pemerataan
kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.
MISI 3 : Meningkatkan Kinerja Pemerintahan, Profesionalisme Aparatur, dan Perluasan Partisipasi
Publik
Pemerintahan Jawa Barat yang bermutu dan akuntabel, handal dan terpercaya dalam pelayanan yang ditopang oleh aparatur profesional,
sistem yang modern berbasis IPTEK menuju tatakelola pemerintahan yang baik (Good Governance) dan pemerintahan yang bersih (Clean
Government) serta menerapkan model manajemen pemerintahan hibrida yang mengkombinasikan manajemen berbasis kabupaten/kota
dengan manajemen lintas kabupaten/kota.
MISI 4 : Mewujudkan Jawa Barat yang Nyaman dan Pembangunan Infrastruktur Strategis yang
Berkelanjutan
Pembangunan Jawa Barat yang selaras dengan kondisi daya dukung dan daya tampung lingkungan, memiliki infrastruktur dasar yang
memadai, serta didukung oleh tersedianya infrastruktur yang mampu meningkatkan konektivitas antar wilayah dan pertumbuhan ekonomi.
MISI 5 : Meningkatkan Kehidupan Sosial, Seni dan Budaya, Peran Pemuda dan Olah Raga serta
Pengembangan Pariwisata dalam Bingkai Kearifan Lokal
Kehidupan sosial kemasyarakatan yang kokoh dan berbudaya yang bercirikan tingginya pemanfaatan modal sosial dalam pembangunan,
meningkatnya ketahanan keluarga, menurunnya jumlah Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), tingginya peran pemuda dalam
pembangunan, meningkatnya prestasi olah raga tingkat nasional dan internasional, terpeliharanya seni dan warisan budaya dan industri
pariwisata yang berdaya saing dalam bingkai kearifan lokal.
22
4. Isu Strategis dan
Strategi Pembangunan
Jawa Barat Tahun
2013-2018
23
Isu Strategis 2013-2018
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
Pertumbuhan penduduk dan persebarannya.
Kualitas dan aksesibilitas pendidikan dan kesehatan.
Pengangguran dan ketenagakerjaan.
Pertumbuhan ekonomi dan pemerataan kesejahteraan masyarakat.
Kualitas dan cakupan pelayanan infrastruktur dasar dan strategis
Kualitas lingkungan hidup untuk mendukung terwujudnya Jabar Green Province.
Kualitas demokrasi
Kecepatan dan ketepatan penaganan bencana serta adaptasi masyarakat terhadap
bencana
Pemerintahan daerah yang efektif dan efisien.
Pelestarian nilai – nilai dan warisan budaya lokal
Pengembangan Industri Wisata Jawa Barat
Penanggulangan penduduk miskin.
Pasar global dan Asean – China Free Trade Area (ACFTA)
Pencegahan dan Penanganan Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).
Alih fungsi lahan dari pertanian ke non pertanian dan penertiban okupasi lahan
tidur (HGU)
Ketahanan Pangan
Keamanan dan ketertiban daerah
20
24
Janji Gubernur 2013-2018
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
PENDIDIKAN GRATIS SD, SLTP DAN SLTA DI SELURUH JAWA BARAT
SERTA PEMBANGUNAN 20.000 RUANG KELAS BARU
BEASISWA PENDIDIKAN UNTUK PEMUDA, TENAGA MEDIS, SERTA
KELUARGA ATLIT BERPRESTASI DAN GURU
REVITALIASI POSYANDU DAN DANA OPERASIONAL KADER
POSYANDU
MEMBUKA 2 JUTA SERAPAN TENAGA KERJA BARU DAN MENCETAK
100.000 WIRAUSAHAAN BARU JAWA BARAT
ALOKASI 4 TRILIYUN UNTUK INFRASTRULTUR DESA DAN
PERDESAAN
REHABILITASI 100.000 RUMAH RAKYAT MISKIN
PEMBANGUNAN PUSAT SENI DAN BUDAYA JAWA BARAT DI
KABUPATEN/ KOTA
PEMBANGUNAN GELANGGANG OLAHRAGA DI KABUPATEN/ KOTA
Janji Gubernur ini selengkapnya tercantum pada naskah
pemaparan Visi dan Misi Calon Gubernur Jawa Barat
Tahun 2013-2018
18
25
Common Goals RPJMD TAHUN 2013-2018
27
KEGIATAN PRIORITAS TEMATIK SEKTORAL JAWA BARAT
CG 6 Meningkatkan pengelolaan lingkungan hidup dan
kebencanaan
CG 1 Meningkatkan Aksesibilitas dan Mutu Pendidikan
1.
2.
3.
4.
5.
Jabar bebas putus jenjang sekolah
Peningkatan pelayanan pendidikan non formal plus kewirausahaan dengan sasaran usia 15 tahun
ke atas
Pendidikan berkebutuhan khusus
Peningkatan relevansi dan kualitas pendidikan tinggi
Peningkatan fasilitas pendidikan dan kompetensi tenaga pendidik
CG 2 Meningkatkan Aksesibilitas dan Kualitas Layanan
Kesehatan
1.
2.
3.
4.
Peningkatan pelayanan kesehatan dasar di Puskesmas, puskesmas PONED dan pemenuhan
sumber daya kesehatan
Pemenuhan pelayanan kesehatan dasar ibu dan anak
Peningkatan Layanan Rumah sakit Rujukan dan Rumah sakit Jiwa
Pemberantasan penyakit menular dan penyakit tidak menular serta peningkatan perilaku hidup
bersih dan sehat
1. Konservasi dan rehabilitasi kawasan lindung 45%
2. Pengendalian pencemaran limbah industry, limbah domestic dan pengelolaan
sampah regional
3. Penanganan bencana longsor dan banjir
CG 7 Meningkatkan pengelolaan seni, budaya dan
wisata serta kepemudaan
1. Pengembangan fasilitas olahraga dan kepemudaan
2. Pelestarian seni budaya tradisonal dan benda cagar budaya di Jawa
Barat
3. Gelar karya dan kreativitas seni budaya di Jawa Barat
4. Pengembangan Destinasi wisata
CG 3 Mengembangkan Infrastruktur Wilayah, Energi dan
Air Baku
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
Penangnan kemacetan lalu lintas di Metropolitan Bodebek-Karpur dan Bandung Raya
Infrastruktur Strategis di Koridor Bandung-Cirebon, Cianjur-Sukabumi-Bogor, Jakarta-Cirebon,
Bandung-tasikmalaya serta Jabar selatan
Infrastruktur jalan dan perhubungan
Infrastruktur sumber daya air dan irigasi strategis;
Kawasan industry terpadu, infrastruktur permukiman dan perumahan;
Jabar mandiri energy perdesaan untuk listrik dan bahan bakar kebutuhan domestic; dan
Pemenuhan kecukupan air baku dan pengembangan infrastruktur air bersih perkotaan dan
perdesaan di Jawa Barat
CG 4 Meningkatkan Ekonomi Pertanian
1. Jabar sebagai sentra produksi benih/bibit nasional
2. Pengembangan agribisnis, forest business, marine business, dan agroindustry
3. Perlindungan lahan pertanian berkelanjutan, pemenuhan 13 juta ton GKG dan
swasembada protein hewani
4. Jawa Barat bebas rawan pangan
5. Meningkatnya dukungan infrastruktur (jalan, jembatan dan irigasi) disentra produksi
pangan
CG 5 Meningkatkan Ekonomi Non Pertanian
1.
2.
3.
4.
5.
Peningkatan budaya masyarakat bekerja, perluasan lapangan kerja dan kesempatan berusaha
UMKM
Perkuatan peran BUMD dalam pembangunan dan mewujudkan Jawa Barat sebagai tujuan investasi
Pengembangan skema pembiayaan alternative
Pengembangan industry manufaktur
Pengembangan industry keratif dan wirausahawan muda kreatif
CG 8 Meningkatkan ketahanan keluarga dan
kependudukan
1. Peningkatan ketahanan keluarga dan program keluarga berencana
2. Peningkatan pemberdayaan perempuan dan ekonomi keluarga
3. Peningkatan pengelolaan kependudukan
CG 9 Menanggulangi kemiskinan, Penyandang Masalah
kesejahteraan Sosial dan Keamanan
1. Pengurangan Kemiskinan
2. Peningkatan rehabilitasi sosial, pemberdayaan sosial, jaminan sosial
dan perlindungan sosial terhadap PMKS;
3. Peningkatan ketentraman dan keamanan masyarakat
CG 10 Tata Kelola Pemerintahan : Meningkatkan kinerja aparatur
serta Birokrasi dengan penerapan IPTEK
1.
2.
3.
4.
5.
Modernisasi Pemerintahan dan profesionalisme aparatur
Peningkatan kualitas komunikasi organisasi dan komunikasi public
Penataan system hukum dan penegakan hukum
Kerjasama program pembangunan dan pendanaan multipihak
Peningkatan kualitas perencanaan, pengendalian dan akuntabilitas
pembangunan serta pengelolaan aset dan keuangan; dan
6. Peningkatan sarana dan prasarana Pemerintahan
28
TEMATIK KEWILAYAHAN RPJMD TAHUN 2013 - 2018
1. Pengembangan industri manufaktur,
2. Pengembangan industri keramik dan gerabah
3. Pengembangan industri perberasan dan
makanan , budidaya ikan air tawar dan air payau,
serta ternak sapi perah
4. Pengembangan wisata sejarah dan wisata
pilgrimage (ziarah)
5. Pengembangan metropolitan BODEBEK
KARPUR
1. Pengembangan agribisnis mangga gedong gincu
dan industrialisasi perikanan
2. Pengembangan sistem perdagangan komoditi
beras dan palawija
3. Pengembangan industri batik dan rotan, serta
industri makanan olahan
4. Pelestarian Keraton, wisata sejarah, wisata
pilgrimage (ziarah) dan ekowisata
5. Pengembangan Metropolitan Cirebon Raya
1. Pengembangan sentra ternak sapi potong.
2. Pusat budidaya ikan air tawar, dan ikan hias
untuk pasar regional dan global
3. Pusat pemuliaan padi varietas pandan wangi dan
pengembangan varietas unggul.
4. Pengembangan agrowisata koridor Bogor,
Puncak, Cianjur serta wisata pemandangan alam
dan bahari koridor Bogor, Sukabumi
Palabuhanratu
5. Pengembangan pusat pertumbuhan baru
(growth center) Palabuhanratu dan metropolitan
BODEBEK KARPUR
1. Pengembangan Kawasan Pendidikan Tinggi dan Riset
Terpadu di Jatinangor
2. Pengembangan klaster unggas, dan budidaya ikan
air tawar, serta ternak sapi perah, domba Garut dan
jejaringnya serta pengembangan sentra produksi
pakan ternak.
3. Pengembangan produksi sayuran dan tanaman hias
4. Pengembangan jasa perdagangan dan industri kreatif
5. Pengembangan Metropolitan Bandung Raya, pusat
pertumbuhan baru (growth center) Pangandaran dan
Rancabuaya.
29
PERENCANAAN
POSISI
TAHUNAN DALAM RPJMD DAN RPJPD
2018
TAHAP AWAL
MENCAPAI
KEMANDIRIAN
2017
2016
TAHAP
PEMANTAPAN
TAHAP
DIVERSIFIKASI
2015
2014
Tahapan Pembangunan
Jangka Menengah
2023-2025
TAHAP
PENGEMBANGAN
2018-2023
TAHAP AWAL
2013-2018
2008-2013
2005-2008
Penataan dan
persiapan pranata
pendukung melalui
kualitas sumber
daya manusia
PENYIAPAN
KEMANDIRIAN
MASYARAKAT
JAWA BARAT
MEMANTAPKAN
PEMBANGUNAN
SECARA
MENYELURUH
MENCAPAI
KEMANDIRIAN
MASYARAKAT
JAWA BARAT
MENCAPAI
KEUNGGULAN
MASYARAKAT
JAWA BARAT
DISEGALA
BIDANG
Tahapan Pembangunan Jangka Panjang
307
5. Kerangka Pendanaan
Pembangunan Jawa Barat
Tahun 2013-2018
31
1.
Memantapkan Kelembagaan;
2.
Intensifikasi dan ekstensifikasi;
3.
Koordinasi Pusat-Daerah;
4.
Meningkatkan Deviden BUMD;
5.
Meningkatkan kepercayaan masyarakat;
6.
Meningkatkan peran dan fungsi UPT, UPPD
dan Balai Penghasil;
7.
Meningkatkan pengelolaan asset daerah.
A.
Penerimaan Pembiayaan
SiLPA Tahunan
B.
Pengeluaran Pembiayaan
1. Penyertaan modal dan penyediaan dana
bergulir
1.
Program dan kegiatan prioritas : RPJMD
2013-2018, MDGs dan Inpres No. 3/2010
tentang
Program
Pembangunan
Berkelanjutan (Pro-Growth, Pro-Job, Pro-Poor
and Pro-Enviroment)
2. Program implementasi janji Gubernur
3. 26 urusan wajib dan 8 urusan pilihan pada
OPD/Biro;
4. Common Goals : Tematik Sektoral dan
Tematik Kewilayahan;
5. Fungsi pendidikan 20% dari total belanja;
6. Fungsi kesehatan, secara bertahap 10%;
7. Infrastruktur minimal 10% dari total PKB,
PBBKB dan BBNKB sesuai dengan UU No
28/2009 Tentang Pajak dan Retribusi Daerah;
8. Fungsi perekonomian dan infrastruktur
penunjang perekonomian 10%;
9. Kegiatan multiyears (tahun jamak);
10. Dukungan PON XIX Tahun 2016
11. Bantuan keuangan Kab/Kota, bantuan Desa,
Hibah, Bansos dan Subsidi.
12. DAK, DBHCHT, BOS Pusat.
32
PROYEKSI PENDAPATAN RPJMD 2013-2018
Total Pendapatan Daerah
PAD Murni
25,000
20,000
18,000
20,029
20,000
17,380
21,871
16,800
15,799
16,000
17,252
13,042
14,000
18,367
15,000
18,867
14,416
12,000
15,878
10,514
10,000
10,000
8,000
6,000
5,000
4,000
2,000
-
2013
2014
2015
2016
2017
2018
2013
2015
2016
2017
2018
Pendapatan Lain-lain Yang Sah
Dana Perimbangan
30.00
3,500
2,979
2,810
3,000
2,500
2014
2,547
2,741
25.00
20.82
23.07
20.00
2,754
2,365
2,000
25.57
25.93
18.78
15.00
1,500
10.00
1,000
5.00
500
-
2013
2014
2015
2016
2017
2018
2013
2014
2015
2016
2017
28
43
35
Misi 1 : “Membangun Masyarakat yang berkualitas dan berdaya saing”
Sosok 2018 : Kehidupan sosial kemasyarakatan yang kokoh dan berbudaya yang bercirikan tingginya pemanfaatan modal sosial dalam
pembangunan, meningkatnya ketahanan keluarga, menurunnya jumlah Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), tingginya peran
pemuda dalam pembangunan, meningkatnya prestasi olah raga tingkat nasional dan internasional, terpeliharanya seni dan warisan budaya dan
industri pariwisata yang berdaya saing dalam bingkai kearifan lokal.
1=
2=
3=
4=
5=
38
Misi 2 : “Membangun Perekonomian yang Kokoh dan Berkeadilan”
1=
2=
3=
4=
5=
40
Misi 3 :
“Meningkatkan Kinerja Pemerintahan, Profesionalisme Aparatur, dan Perluasan
Partisipasi Publik”
1=
2=
3=
4=
5=
42
Misi 4 :
“Mewujudkan Jawa Barat Yang Nyaman dan Pembangunan Infrastruktur Strategis
Yang Berkelanjutan”
1=
2=
3=
4=
5=
44
Misi 5 :
“Meningkatkan Kehidupan Sosial, Seni dan Budaya, Peran Pemuda dan Olah Raga
serta Pengembangan Pariwisata dalam Bingkai Kearifan Lokal”
1=
2=
3=
4=
5=
46
6. Target Pembangunan
Jawa Barat Tahun
2013-2018
34
48
TARGET DAN REALISASI PENANGGULANGAN KEMISKINAN
DI JAWA BARAT TAHUN 2007-2018
16
14
12
10
8
6
4
Capaian Jabar 2009 : 11,96%
13.55
13.01
Target Jabar (RPJMN) : 4,15% – 4,12% Tahun 2014
11.96
atau 1,56% per tahun
11.27
12.74
10.57
9,80
11.5811.17
10.31
9.45 8,80
7,80
6,80
Realisasi mengikuti trend perencanaan
(Rata-rata 2007-2012 : 0,745% per tahun)
Tahun 2013-2018 Target Penurunan 1% per tahun
5.90
5,00
4,10
2
0
Jumlah Penduduk (SP-2010) : 43.021.826 Jiwa
Jumlah Penduduk (2012) : 44.548.431 Jiwa
2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016
Sumber : BPS Jawa Barat
2017 2018
49
Target Capaian Indikator Kinerja Misi
RPJMD 2013-2018
No.
Indikator Kinerja
Satuan
Capaian
Kondisi
Awal
Tahun
2012
MISI 1
Target Capaian Setiap Tahun
2013
2014
2015
2016
2017
2018
Sasaran 1 : Meningkatnya aksesibilitas dan kualitas pendidikan yang unggul, terjangkau dan merata;
1.
2.
Indeks
Pembangunan
Manusia
Indek Pendidikan
3.
Angka Melek Huruf
4.
Angka Rata-rata
Lama Sekolah
Kabupaten
Angka Rata-rata
Lama Sekolah Kota
APK Sekolah
Menengah
APK Pendidikan
Tinggi
5.
6.
7.
= Kondisi awal 2012
73,19
73,75 – 74,25
74,25 – 74,75
74,75 – 75,50
75,50 – 76,00
76,00 – 77,00
77,00 – 78,00
80,21
82,75
84,65
85,50
86,00
88,00
89,00
Persen
96,97
97,00 – 97,50
97,50 – 98,00
98,00 – 98,50
98,50 – 99,00
99,00 – 99,50
99,00 – 99,50
Tahun
8,15
8,20 - 8,25
8,25 - 8,30
8,30 - 8,50
8,50 - 8,75
8,75 - 9,10
9,10 - 9,50
Tahun
9,25 – 11,00
9,50 – 11,25
9,75 – 11,50
10,25 – 11,75
10,75 – 12,00
11,50 – 12,50
Persen
9,00 –
10,73
67,78
72,68
80,48
87,48
92,80
94,10
95,50
Persen
15,19
16 - 17
17 - 18
18 - 19
19 - 20
20 - 22
22 - 25
Poin
Poin
= Midterm Tahun 2016
= Kondisi Akhir 2018
50
Target Capaian Indikator Kinerja Misi
RPJMD 2013-2018
No.
Indikator Kinerja
Satuan
Capaian
Kondisi
Awal
Tahun
2012
MISI 1
Target Capaian Setiap Tahun
2013
2014
2015
2016
2017
2018
Sasaran 2 : Meningkatnya kualitas layanan kesehatan bagi semua serta perluasan akses pelayanan yang terjangkau dan merata;
8.
Indek Kesehatan
9.
AHH (Angka
Harapan Hidup)
Poin
Tahun
71,00
72,60
75,60
76,53
77,00
78,00
79,00
68,60
68,70 - 68,9
69 - 69,2
70 - 70,25
70,5 - 71
70,75 - 71,5
71 - 72
Sasaran 3 : Meningkatnya daya saing sumber daya manusia dan kelembagaan serta berbudaya IPTEK
10.
11.
Jumlah Karya IPTEK
yang didaftarkan
untuk mendapat
HAKI
Jumlah Penduduk
Melek TIK usia 12
tahunkeatas
Buah
N/A
5
10
20
25
30
40
Orang
N/A
11.400.000
12.540.000
13.794.000
15.173.400
16.690.740
18.359.814
69,7
70
72,02
73
73,5
75
Sasaran 4 : Meningkatnya kualitas ketahanan keluarga
12.
IndeksPemberdayaa
n Gender (IDG)
= Kondisi awal 2012
Poin
68,08
= Midterm Tahun 2016
= Kondisi Akhir 2018
51
Target Capaian Indikator Kinerja Misi
RPJMD 2013-2018
No.
Indikator Kinerja
atuan
Capaian
Kondisi
Awal
Tahun
2012
MISI 2
Target Capaian Setiap Tahun
2013
2014
2015
2016
2017
2018
Sasaran 1 : Jawa Barat sebagai Daerah Pertanian Berbasis Agrikultur
1.
Skor Pola Pangan
Harapan
poin
70,2
72
74
76
78
80
82
2.
Pencetakan Sawah
Baru
Ha
200
400
5.000.
25.000
50.000
80.000
100.000
Sasaran 2 : Meningkatnya daya saing usaha pertanian
3.
Nilai Tukar Petani
(NTP)
Poin
108,93
109 – 110
110 – 111
111– 112
112 - 113
113 - 114
114 - 116
4.
Sertifikasi Jaminan
Mutu Pelaku Usaha
Produk Pertanian
Buah
89
130
205
305
415
540
690
64,00 - 65,00
65,00 - 66,00
66,00 - 67,00
67,00 - 68,00
68,00 - 69,00
Sasaran 3 : Meningkatnya kualitas iklim usaha dan investasi
5.
Tingkat Partisipasi
Angkatan Kerja
= Kondisi awal 2012
Persen
63,78
63,80 - 64,00
= Midterm Tahun 2016
= Kondisi Akhir 2018
52
Target Capaian Indikator Kinerja Misi
RPJMD 2013-2018
No.
Indikator Kinerja
atuan
MISI 2
Capaian
Kondisi
Awal
Tahun
2012
2013
2014
2015
2016
2017
2018
Target Capaian Setiap Tahun
6.
PDRB Per Kapita
(ADHB)
juta
rupiah
21,25
21,25 - 21,50
21,50 – 22,00
22,00 – 24,00
24,00 – 26,00
26,00 – 28,00
28,00 – 30,00
7.
PDRB Per Kapita
(ADHK)
juta
rupiah
21,25
21,25 - 21,50
21,50 – 22,00
22,00 – 24,00
24,00 – 26,00
26,00 – 28,00
28,00 – 30,00
8.
Laju Pertumbuhan
Ekspor
Persen
5,48
5,5 – 6,0
6,0 – 6,5
6,5 - 7,0
7,0 – 7,5
7,5 – 8,0
8 – 8,5
9.
Nilai Investasi PMA –
PMDN
Trilyun
Rupiah
52,68
76,72
85,55
95,81
107,79
121,80
138,85
10.
Nilai Investasi PMDN
Trilyun
Rupiah
165,20
127.872
142,58
159,69
179,65
203,00
231,42
11.
Nilai Penanaman
Modal Asing (PMA)
Trilyun
Rupiah
175,2
190
200
210
220
230
250
12.
Nilai Investasi/PMTB
adhb
Trilyun
Rupiah
175,20
154,18 - 174,2
174,2 - 194,2
198,6 - 208,6
226,4 - 246,4
267,2 - 287,2
315,3 - 335,3
13.
Inflasi
Persen
3,86
8,5 - 9,5
6,0 - 7,0
6,3 - 7,3
4,5 - 5,5
4,0 - 5,0
4,0 - 5,0
= Kondisi awal 2012
= Midterm Tahun 2016
= Kondisi Akhir 2018
53
Target Capaian Indikator Kinerja Misi
RPJMD 2013-2018
No.
Indikator Kinerja
atuan
Capaian
Kondisi
Awal
Tahun
2012
MISI 2
Target Capaian Setiap Tahun
2013
2014
2015
2016
2017
2018
Sasaran 4 : Meningkatnya jumlah dan kualitas wirausahawan
14.
15.
Jumlah Penerima
Manfaat Kredit Modal
Usaha
Indek Daya beli
Juta
Orang
N/A
5.750
6.250
7.250
7.750
7.750
7.750
60,93
64,17
64,00
64,45
65,00
65,50
66,00
637.670
644.041
645.000
650.000
655.000
660.000
665.000
Poin
16.
Daya Beli
Masyarakat
ribu
rupiah
Sasaran 5 : Meningkatnya pembangunan ekonomi perdesaan dan regional
17.
Laju Pertumbuhan
Ekonomi
18.
IndeksGini
= Kondisi awal 2012
Persen
per
Tahun
Poin
6,21
5,2 - 5,8
5,9 - 6,5
6,2 - 6,8
6,3 - 6,9
6,3 - 6,9
6,4 – 7,0
0,41
0,4 - 0,39
0,38 – 0,37
0,37 – 0,36
0,36 – 0,35
0,35 – 0,34
0,34 – 0,33
= Midterm Tahun 2016
= Kondisi Akhir 2018
54
Target Capaian Indikator Kinerja Misi
RPJMD 2013-2018
No.
Indikator Kinerja
atuan
Capaian
Kondisi
Awal
Tahun
2012
MISI 3
Target Capaian Setiap Tahun
2013
2014
2015
2016
2017
2018
Sasaran 1 : Meningkatnya kualitas dan akuntabilitas layanan Pemerintahan serta mewujudkan perluasan partisipasi publik
1.
Indeks Kepuasan
Masyarakat terhadap
Layanan
Pemerintahan
Jumlah Penerbitan
Perijinan
Nilai
Interval
Skala 1
-4
Izin
3.
Pendapatan Asli
Daerah
4.
Indikator Daya Saing
Provinsi
2.
3
3
3
4
4
4
4
35,481
39,029
42,931
47,224
51,946
57,14
62.854
Trilyun
Rupiah
9,99
11,0
12,1
13,3
14,6
16,1
17,7
Rangkin
g
6
6–5
5-4
4-3
3-2
2-1
2-1
Sasaran 2 : Meningkatnya Kualitas Tata Kelola Pemerintahan Berbasis IPTEK
5.
6.
3.
Skala Komunikasi
Organisasi
Pemerintahan
Indeks Keterbukaan
Informasi Publik
Indeks Persepsi
Korupsi
= Kondisi awal 2012
Skala 1
-7
N/A
N/A
3
3,5
4
5
6
Poin
46
50
60
70
75
80
85
Poin
5,11
5,5
6
6,5
7
7,5
8
= Midterm Tahun 2016
55
= Kondisi Akhir 2018
Target Capaian Indikator Kinerja Misi
RPJMD 2013-2018
No.
Indikator Kinerja
atuan
Capaian
Kondisi
Awal
Tahun
2012
MISI 3
Target Capaian Setiap Tahun
2013
2014
2015
2016
2017
2018
59 – 61
61 – 63
63 – 65
63 – 65
Sasaran 3 : Meningkatnya Profesionalisme dan Kualitas Kesejahteraan Aparatur
7.
Indeks Kebahagiaan
Poin
N/A
55 – 57
57 – 59
Sasaran 4 : Meningkatnya Stabilitas Tibumtranmas, kesadaran politik dan hukum
8.
Tingkat Partisipasi
Pemilihan Umum
Persen
54
57
60
63
65
68
70
9.
Indeks Demokrasi
Poin
N/A
66,20 – 66,50
66,50 – 67,00
67,00 – 67,50
67,50 – 68,00
68,50 – 69,00
68,50 – 69,00
= Kondisi awal 2012
= Midterm Tahun 2016
= Kondisi Akhir 2018
56
Target Capaian Indikator Kinerja Misi
RPJMD 2013-2018
No.
Indikator Kinerja
atuan
Capaian
Kondisi
Awal
Tahun
2012
MISI 4
Target Capaian Setiap Tahun
2013
2014
2015
2016
2017
2018
Sasaran 1 : Meningkatnya daya dukung dan daya tampung lingkungan serta kualitas penanganan bencana
1.
Jumlah Penduduk
Jiwa
2.
Capaian Fungsi
Kawasan Lindung
terhadap Luas
Wilayah
Persen
44.548.43
1
N/A
45.284.209
46.035.927
46.800.123
47.577.005
48.366.784
49.169.672
36-37
37-38
38-39
39-41
41-43
43-45
Sasaran 2 : Meningkatnya Kualitas Pemenuhan infrastruktur dasar masyarakat
3.
Penurunan emisi Gas
Rumah Kaca GRK)
Persen
per
Tahun
1,79
3-2
4-3
5-4
6-5
7-6
7-6
4.
Tingkat Ketersediaan
Fasilitas
Perlengkapan Jalan
Provinsi
Tingkat Kondisi Baik
Jaringan Irigasi di
Daerah Irigasi
Kewenangan Provinsi
Persen
N/A
N/A
10,66
24,44
38,22
52,00
65,78
Persen
64,52
64 - 66
66 - 71
71 - 76
76 - 81
81 - 86
86 - 90
5.
= Kondisi awal 2012
= Midterm Tahun 2016
= Kondisi Akhir 2018
57
Target Capaian Indikator Kinerja Misi
RPJMD 2013-2018
No.
6.
Indikator Kinerja
atuan
Capaian
Kondisi
Awal
Tahun
2012
MISI 4
Target Capaian Setiap Tahun
2013
2014
2015
2016
2017
2018
Rasio Elektrifikasi
Rumah
Cakupan Pelayanan
Persampahan
Perkotaan
Persen
73,55
73-75
75-77
77-78
78-79
79-81
81-83
Persen
63,53
63-64
64-65
65-67
67-69
69-70
70-71
8.
Cakupan Pelayanan
Air Minum
Persen
51,76
54-58
58-63
63-70
70-73
73-74
74-76
9.
Cakupan Pelayanan
Air Limbah Domestik
Persen
63,21
63-63,5
63,5-64
64-65
65-67
67-68
68-69
10,4-10,8
10,8-11,2
11,2-11,7
11,7-12,3
12,3-13
7.
Sasaran 3 : Meningkatnya percepatan pembangunan infrastruktur
10.
Pencapaian Status
Mutu Sungai Utama
dan Waduk Besar
dengan tingkat cemar
sedang
= Kondisi awal 2012
Persen
9,6
9,6-10,4
= Midterm Tahun 2016
= Kondisi Akhir 2018
58
Target Capaian Indikator Kinerja Misi
RPJMD 2013-2018
No.
Indikator Kinerja
atuan
Capaian
Kondisi
Awal
Tahun
2012
MISI 5
Target Capaian Setiap Tahun
2013
2014
2015
2016
2017
2018
Sasaran 1 : Pencegahan dan Penanganan Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS)
1.
Angka Kemiskinan
Persen
9,52
8,80 - 7,80
7,80 - 6,80
6,80 - 5,90
5,90– 5,00
5,00 - 4,10
5,00 - 4,10
2.
Tingkat
Pengangguran
Terbuka
Jumlah PMKS yang
ditangani
Jumlah Pekerja Anak
Persen
9,08
9,00 - 8,50
8,50 - 8,00
8,00 - 7,50
7,50 – 7,00
7,00 - 6,50
6,50 – 6,00
Orang
334,255
479,255
527,181
579,899
637,888
701,677
771.845
Orang
574,301
562,815
551,558
540,527
529,717
519,122
508,740
3.
4.
Sasaran 2 : Meningkatnya peran pemuda, organisasi kemasyarakatan dan prestasi olahraga serta penanganan komunitas tertentu
5.
Jumlah Pemuda
Berprestasi Skala
Internasional
= Kondisi awal 2012
Orang
N/A
1
2
3
3
= Midterm Tahun 2016
4
5
= Kondisi Akhir 2018
59
Target Capaian Indikator Kinerja Misi
RPJMD 2013-2018
No.
Indikator Kinerja
atuan
Capaian
Kondisi
Awal
Tahun
2012
MISI 5
Target Capaian Setiap Tahun
2013
2014
2015
2016
2017
2018
Sasaran 3 : Meningkatnya peran masyarakat dalam pembangunan olahraga, seni budaya dan pariwisata
6.
7.
Jumlah Kunjungan
Wisatawan
Mancanegara (target
optimis)
Jumlah Karya Seni
dan Budaya yang
didaftarkan untuk
memperoleh
HAKI/sertifikasi
Badan Internasional
Ribu
Orang
N/A
700
810
950
1.100
1.300
1.500
Buah
3
3
3
5
7
9
11
4
5
5
Sasaran 4 : Meningkatnya kualitas kehidupan masyarakat dan kerukunan antar umat beragama
8.
Tingkat Harmonisasi
Kerukunan Antar
Umat Beragama
= Kondisi awal 2012
Poin
N/A
3
3
4
= Midterm Tahun 2016
= Kondisi Akhir 2018
60
Target RPJMD 2013-2018 Provinsi Jawa Barat
untuk Kota Bandung
Target Capaian Setiap Tahun
No.
1.
2.
Indikator Kinerja
Indek Pembangunan Manusia
(IPM)
Rata – rata Lama Sekolah
(RLS)
2012
2016
2018
76,86
77,89
78,50
10,62
10,31
12,00
3.
Angka Melek Huruf (AMH)
99,72
99,80
99,90
4.
Angka Harapan Hidup (AHH)
69,85
70,83
72,00
5.
Daya Beli (Purchasing Power
Parity)
644,48
649,75
651,50
6.
Kemiskinan
4,55
3,50
3,00
7.
Laju Pertumbuhan Ekonomi
(LPE)
9,00
6,00
6,00
Tingkat Pengangguran
Terbuka
9,20
8,61
8,08
8.
= Kondisi awal 2012
= Midterm Tahun 2016
= Kondisi Akhir 2018
Skenario dan Tahapan Pencapaian
Kawasan Lindung Jawa Barat (2010-2018)
Kawasan
2010
2013
2018
KL dalam KH
8,43%
12%
12,4%
KL diluar KH
26,72%
27%
32,6%
Total
35,20%
39%
45%
1,304,128
1.470.671
1.669.287
Luas (Ha)
LUAS JABAR
3.709.528 Ha
61
Beberapa Kondisi yang diharapkan dari
Hasil Pembangunan Jawa Barat Pada Tahun 2018
Kemajuan dalam bidang kesejahteraan, daya saing dan lingkungan, dengan penciri
:
1) Pendapatan per kapita atas dasar harga berlaku (adhb) sebesar Rp 28.000.000,- Rp.30.000.000,-per tahun dibandingkan dengan tahun baseline (2012) mencapai
Rp. 21.250.000,-;
2) IPM mencapai 76,5 – 77,0 poin dengan disparitas IPM antar kabupaten/kota
rendah dibandingkan dengan tahun baseline mencapai 73,19 poin;
3) Daya saing Provinsi meningkat menjadi posisi 2 besar di Indonesia; dan
4) Kawasan lindung mencapai 45% untuk mendukung perwujudan Jawa Barat Green
Province yang saat ini sudah mencapai 35,20%.
Kemajuan di bidang perekonomian, dengan penciri :
1) Laju Pertumbuhan Ekonomi sebesar 6,4 – 7,0% dan didominasi oleh pertumbuhan
sektor industri dan pertanian yang memanfaatkan bahan baku lokal;
2) Pasar domestik yang kuat dan mampu bersaing dengan pasar global;
3) Perekonomian desa tumbuh dengan baik sehingga mampu mengurangi laju
urbanisasi;
4) Jawa Barat sebagai tujuan utama investasi di Indonesia.
62
Beberapa Kondisi yang diharapkan dari
Hasil Pembangunan Jawa Barat Pada Tahun 2018
Kemajuan di bidang sosial budaya, dengan penciri :
1) Rata-rata lama sekolah 9 tahun di Jawa Barat dengan fokus di daerah Kabupaten Bogor,
Kabupaten Bandung, Kota Bandung, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Sukabumi, dan Kabupaten
Bekasi, sehingga diharapkan Rata-rata Lama Sekolah di wilayah Kabupaten mencapai 9 - 10 tahun
dan perkotaan mencapai 10 - 12 tahun, saat ini RLS Jawa Barat sebesar 8,15 tahun ;
2) Kemiskinan mencapai 5,0 - 4,1% dengan disparitas kemiskinan desa kota yang semakin kecil.
Daerah yang memiliki keluarga miskin relatif banyak yaitu Kabupaten Cirebon, Kabupaten
Tasikmalaya, Kabupaten Karawang, Kabupaten Garut, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Bandung
dan Kabupaten Bogor;
3) Tingkat pengangguran terbuka mencapai 6,5 - 6,0% dibandingkan dengan tahun baseline sebesar
9,08%.
Kemajuan di bidang infrastruktur, dengan penciri :
1) Memiliki pelabuhan udara dan laut berskala internasional;
2) Transportasi massal multimoda yang terintegrasi terutama di wilayah metropolitan;
3) Diversifikasi energi melalui pemanfaatan energi baru dan terbarukan.
Kemajuan di bidang pemerintahan, dengan penciri :
1) Pelayanan publik yang efektif dan efisien;
2) Tatakelola pemerintahan yang bermutu dan akuntabel dengan didukung penerapan IPTEK;
3) Aparatur pemerintahan yang profesional;
4) Keterbukaan informasi publik yang lebih luas;
5) Birokrasi berkarakter modern dan meng-global.
63
7. Kebijakan pengelolaan pembangunan
2013-2018 : model hibrida yaitu
memadukan
pengelolaan
pembangunan
berbasis
daerah
otonom dan metropolitan
64
KEBIJAKAN PENGELOLAAN PEMBANGUNAN 2013-2018 : MODEL HYBRID YAITU
PENGEMBANGAN METROPOLITAN DI JAWA BARAT
MEMADUKAN PENGELOLAAN PEMBANGUNAN BERBASIS DAERAH OTONOM DAN METROPOLITAN
3
1. Pengembangan
metropolitan sebagai
penghela percepatan
pembangunan Jawa
Barat.
2. Pengembangan Koridor
Ekonomi Indonesia di
Jawa Barat bertumpu
pada pengembangan 3
Metropolitan :
Bodebek Karpur,
Bandung Raya, dan
Cirebon Raya
RENCANA PEMBANGUNAN
PELABUHAN LAUT CILAMAYA
Jakarta
5
6
Sentul
2
PKNp
Metro
Bodebekkarpur
PELABUHAN LAUT
CIREBON
Cariu
1
Sk.makmur
Aerocity
Kertajati
Metro
Bandung Raya
4
Metro Cirebon
Raya
7
Pelabuhan
Palabuhanratu
Ratu
PELABUHAN LAUT
PALABUHAN RATU
Prov. Jaw
Tengah
Surade
Tegalbuleud
NO
JALAN TOL
1
Cikampek-Palimanan (116 km)
2
Bogor Ring Road (11 km)
3
Cikarang-Tj.Priok (34,5 km)
4
Ciawi-Sukabumi (54 km)
5
Cimanggis-Cibitung (25,4 km)
6
Depok-Antasari (21,7 km)
7
Cileunyi-Sumedang-Dawuan (60,1 km)
Cidaun
PKNp
Rancabuaya
PanganPangandaran
Growth Center
daran
Kelapagenep
Jalan Tol Eksisting
Jalan SNR
Rencana Jalan Tol
Rencana Jalan Alternatif Puncak
11
65
TIGA METROPOLITAN DI PROVINSI JAWA BARAT
METROPOLITAN
BODEBEK
KARPUR
Growth
Center
Palabuhan
Ratu
METROPOLITAN
BANDUNG
RAYA
METROPOLITAN
CIREBON RAYA
Growth
Center
Pangandaran
19
72
ARAH KEBIJAKAN PEMBANGUNAN METROPOLITAN
“Mewujudkan Pengembangan Metropolitan Bodebek Karpur sebagai
Metropolitan Mandiri; Metropolitan Bandung Raya sebagai Metropolitan
Modern; Metropolitan Cirebon Raya sebagai Metropolitan Budaya dan Sejarah”
“Mengembangkan Metropolitan Bodebek Karpur, Bandung Raya, dan Cirebon
Raya sebagai Penghela Pembangunan Ekonomi, Kesejahteraan, Modernitas, dan
Keberlanjutan bagi seluruh Masyarakat Jawa Barat”
“Mengakselerasi Pembangunan dan Pengembangan Infrastruktur-Infrastruktur
Strategis yang menghubungkan dan berada di Wilayah Metropolitan di Provinsi
Jawa Barat”
20
73
METROPOLITAN BANDUNG RAYA 2025
Kriteria Metropolitan :
1. Jumlah Penduduk (median
75.038)
2. Aktivitas Ekonomi (aglomerasi
ekonomi)
3. Kawasan Terbangun (urban >25 %;
suburban 15-24%)
 5 kabupaten/ kota
71 kecamatan
12,8 juta penduduk
total area 196.821 Ha
Terdiri atas:
 30 kecamatan di Kota Bandung;
4.358.579 penduduk
 3 kecamatan di Kota Cimahi;
958.363 penduduk
 23 kecamatan di Kabupaten
Bandung; 4.641.300 penduduk
 11 kecamatan di Kabupaten
Bandung Barat; 2.277.184
penduduk
 4 kecamatan di Kabupaten
Sumedang; 537.573 penduduk
Sumber: Analisis WJP-MDM 2011, SP 2010, GIS Bappeda Jabar 2010
[email protected]
23
76
8. Arahan Fokus Pembangunan
Jawa Barat Tahun 2013-2018
56
80
FOKUS KEGIATAN PEMBANGUNAN
TAHUN 2013-2018
1. PENDIDIKAN
1)
Jabar bebas putus jenjang sekolah,
•
•
•
•
•
•
•
•
Pendidikan Wajar Dikdas 9 tahun
Pendidikan Menengah Universal 12 tahun
Membangun 5.000 RKB/tahun negeri/swasta, asrama pesantren/kobong, rehabilitasi ruang kelas;
Beasiswa Governor List;
Beasiswa pendidikan untuk pemuda, tenaga medis, serta keluarga atlit berprestasi dan guru;
Bantuan kesejahteraan guru, sukwan, honorer, guru madrasah diniyah/penyuluh agama;
Bantuan pembangunan kampus, sarana dan prasarana;
Bantuan Penyediaan sarana transportasi sekolah.
2) Pendidikan non formal untuk sasaran utama usia 15 tahun ke atas,
3) Pendidikan berkebutuhan khusus,
4) Peningkatan relevansi dan kualitas pendidikan tinggi,
14
80
2. KESEHATAN
1)
Peningkatan pelayanan kesehatan
pemenuhan sumber daya kesehatan,
dasar di Puskesmas, Puskesmas DTP,
Puskesmas PONED dan
2)
Pemenuhan pelayanan kesehatan dasar ibu dan anak,
3)
Peningkatan Layanan Rumah Sakit Rujukan dan Rumah Sakit Jiwa
4)
Pemberantasan penyakit menular dan penyakit tidak menular serta peningkatan perilaku hidup bersih dan
sehat,
5)
Pembiayaan kesehatan masyarakat.
3. INFRASTRUKTUR
1) Penanganan kemacetan lalu lintas di Metropolitan Bodebek-Karpur dan Bandung Raya,
2) Infrastruktur strategis di koridor Bandung-Cirebon, Cianjur-Sukabumi-Bogor, Jakarta-Cirebon, Bandung-Tasikmalaya
serta Jabar Selatan,
3) Infrastruktur jalan dan perhubungan : Kemantapan jalan provinsi diatas 95% dan jalan kabupaten/kota diatas 75%,
4) Infrastruktur sumber daya air dan irigasi strategis : Kondisi baik jaringan irigasi diatas 70%,
5) Kawasan Industri terpadu, infrastruktur permukiman dan perumahan.
15
81
4. EKONOMI PERTANIAN
1)
Jabar sebagai Sentra Produksi Benih/Bibit Nasional,
2)
Perlindungan lahan pertanian berkelanjutan, Tercapainya 13 juta ton GKG dan swasembada protein hewani,
3) Jawa Barat bebas rawan pangan,
4) Meningkatnya dukungan infrastruktur (jalan, jembatan dan irigasi) di sentra produksi pangan. Industrialisasi
perikanan Pansela dan Pantura,
5. EKONOMI NON PERTANIAN
1) Peningkatan budaya masyarakat bekerja, perluasan lapangan kerja dan kesempatan berusaha UMKM serta
pengurangan kemiskinan,
2) Perkuatan peran BUMD dalam pembangunan dan mewujudkan Jawa Barat sebagai tujuan investasi,
3) Pengembangan skema pembiayaan alternatif dan kelembagaan untuk pengembangan usaha/investasi,
4) Pengembangan agribisnis, forest business, marine business, agroindustri, dan industri manufaktur,
5) Pengembangan industri kreatif dan wirausahawan muda kreatif
16
82
6. LINGKUNGAN HIDUP
1) Penanganan bencana longsor dan banjir,
2) Konservasi dan rehabilitasi kawasan lindung 45%,
3) Pengendalian pencemaran limbah industri, limbah domestik dan pengelolaan sampah regional.
7. SENI DAN BUDAYA
1) Pelestarian seni budaya tradisional dan benda cagar budaya di Jawa Barat,
2) Gelar Karya dan Kreativitas Seni Budaya di Jawa Barat,
3) Pengembangan destinasi wisata
8. KETAHANAN KELUARGA
1)
Pengokohan ketahanan keluarga sebagai basis sosial
2) Pemberdayaan ekonomi keluarga
3) Pemberdayaan perempuan
17
83
MARI KITA WUJUDKAN
SATU DATA
PEMBANGUNAN JAWA BARAT
Mari membuat perencanaan Jawa Barat sepanjang hayat
TERIMA KASIH
SMS JABAR MEMBANGUN
0811 200 5500
Informasi lebih lanjut :
 Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat
Jalan Diponegoro No.22 Bandung
Telp. (022) 4204483
 Bappeda Provinsi Jawa Barat
Jalan. Ir H.Juanda No. 287
Telp. (022) 251 6061, Fax, (022) 2510731
Website : http//www.jabarprov.go.id, www.bappeda.jabarprov.go.id
RKPDJabar
-ONLINE
KM-0 Pro Poor JABAR-ONLINE
SMS SATU DATA JABAR
08778 200 5500
Contoh: RLS*JAWA
BARAT*2011#

similar documents