PENGANTAR PWK - Universitas Brawijaya

Report
assalamu’alaikum wr. wb
PENGANTAR - PWK
PENGANTAR TEKNIK PERENCANAAN
Johannes Parlindungan Siregar
PERENCANAAN WILAYAH dan KOTA
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
INPUT
PROCESS
OUTPUT
INFORMASI
DATA
KEJADIAN
FAKTA
PEMILAHAN
OLAH
PERUMUSAN
RENCANA
TATA RUANG
SEKTORAL
PROGRAM
PROBLEM
2
TRANSFORMASI
PENGANTAR PWK – JP – PWK.FT.UB
SOLUTION
INPUT
BUMBU
PROCESS
OUTPUT
TEKNIK MEMASAK
MASAKAN
NASI 1 prg
BAWANG 2 siung
DITANAK
TELUR 1 btr
DIGORENG
KECAP
DITUMIS
GARAM
DIADUK
MERICA
DATA
3
TEKNIK ANALISIS
LUAS KAWASAN
AMBANG BATAS
JLH PENDUDUK
TTG TERDEKAT
JLH RS
MINIMAX DIST
CRITERION
LOKASI
PUSKESMAS
“NASI GORENG
SPESIAL PAK
KUMIS”
PENGANTAR PWK – JP – PWK.FT.UB
HASIL
RENCANA
PENYEBARAN
PUSKESMAS
PROSES SIMULTAN
INPUT
DATA
DASAR
PROCESS
DESKRIPTIF
DATA
DATA
4
PENGANTAR PWK – JP – PWK.FT.UB
EVALUATIF
OUTPUT
PRESKRIPTIF
RENCANA
ALUR PEMIKIRAN
 BERSUMBER DARI TEORI
 KONSEP KAJIAN
 DIKERANGKAKAN MENJADI SKEMA BERPIKIR YG AKAN
MENUNTUN KESELURUHAN PROSES ANALISIS
 Permasalahan yg timbul (isu)
 Jenis data dan sumber data yg dibutuhkan
 Alat analisis yg dapat dipergunakan
 Proses analisis yg efisien
 Output dan outcome yg diharapkan
 DEDUKSI > INDUKSI > DEDUKSI
5
PENGANTAR PWK – JP – PWK.FT.UB
SEKTOR NON-BASIC
Barang dan Jasa untuk
melayani kebutuhan
Kota.
Penyediaan
barang dan jasa
untuk
Basic sector
Import
barang & jasa
EXTERNAL
SUPPLY
Pengiriman
6
Pembelanjaan
dalam
Non-basic sector
SEKTOR BASIC
Barang dan Jasa
Melayani kebutuhan
Luar Kota
PENGANTAR PWK – JP – PWK.FT.UB
Eksport
Barang&Jasa
EXTERNAL
MARKETS
Pendapatan
CONTOH ALUR PEMIKIRAN
7
PENGANTAR PWK – JP – PWK.FT.UB
TEKNIK ANALISIS >>> PROSES
DATA
DESKRIPTIF
DATA
EVALUATIF
DATA
PRESKRIPTIF
SOLUSI
8
PENGANTAR PWK – JP – PWK.FT.UB
TUJUAN
PENGUMPULAN DATA DAN
INFORMASI
PERENCANAAN
BUTUH ANALISIS
BUTUH DATA
PENGUMPULAN DATA
DAN INFORMASI
9
PENGANTAR PWK – JP – PWK.FT.UB
JENIS DATA,
SUMBER DATA
JENIS ANALISA
SEKUNDER
PRIMER
DESAIN SURVEY &
CHECK LIST SURVEY
CONTOH FORM DESAIN SURVEY
No.
TUJUAN
VARIABEL
INPUT
SUBVARIABEL
DATA
SUMBER DATA
METODE SURVEY
METODE ANALISIS
DESKRIPTIF
EVALUATIF
CHECK LIST SURVEY
NO
Jenis Data
Bentuk Data
P
1. Kebijakan
U
T
√
Cara Mencari Data
F
Q
O
W
Tahun Data
02
03
04
05
Sumber
06
√
2. Kondisi Geografis
Batas Administratif
Data
BPN
√
Letak Geografis
√
√
√
√
3. Fisik Dasar
a. Kelerengan
- Ketinggian (dpl)
√
√
√
√
√
√
√
√
b. Jenis tanah
√
√
√
√
BPN,Bappeda
c. Tekstur tanah
√
√
√
√
BPN,Bappeda
d. Kedalaman Efektif Tanah
√
√
√
√
BPN,Bappeda
e. Geologi (Jenis Batuan)
√
√
√
√
BPN,Bappeda
f. Permeabilitas
√
√
√
√
BPN,Bappeda
g. Erosi
√
√
√
√
BPN,Bappeda
h.Drainase Tanah
√
√
√
√
BPN,Bappeda
i.Ancaman Banjir
√
√
√
√
BPN,Bappeda
√
BMG,Bappeda
j. Klimatologi
10
BPN,Bappeda
- Curah Hujan
√
√
√
- Iklim
√
√
√
- Kelembaban
√
√
√
PENGANTAR PWK – JP – PWK.FT.UB
√
OUT PUT
ANALISIS DESKRIPTIF
HASIL
DARI
PROSES
PRIMER
SEKUN
DER
SURVEY
11
PENGANTAR PWK – JP – PWK.FT.UB
PENGUM
PULAN
KLASI
FIKASI
KOMPILASI
DATA
DESKRIPSI :
PAPARAN
EXPLAIN
EXPLORE
BAGIAN
DARI
PROSES
DISTRIBUSI PENGGUNAAN LAHAN KOTA MALANG TAHUN 2006
No
Kecamatan
1
Kedungkandang
2
Sukun
3
Klojen
4
Blimbing
5
Lowokwaru
Jumlah
Permukiman
1.328,26
1.380,76
839,64
1.290,27
1.513,41
6.352,33
Sawah
621,19
342,36
0,00
197,81
336,59
1.497,96
Tegalan Kebun
Tanah
Tanah
Perikanan/tambak kosong
2.003,32
287,20
0,00
101,88
261,77
2.654,17
0,28
1,04
0,00
0,00
0,00
1,32
0,28
0,00
0,00
0,00
0,00
0,28
36,12
85,21
42,86
187,69
148,70
500,59
Jumlah
3.989,46
2.096,57
882,50
1.777,65
2.260,48
11.006,66
DISTRIBUSI DAN KEPADATAN PENDUDUK KOTA MALANG TAHUN 2006
NO
1
2
3
4
5
12
KECAMATAN
KEDUNGKANDANG
SUKUN
KLOJEN
BLIMBING
LOWOKWARU
JUMLAH PENDUDUK LUAS WILAYAH
(Jiwa)
(km2)
177.530
39,89
169,017
20,97
103.928
8,83
166.239
17,77
190.422
22,.6
JUMLAH
807.136
PENGANTAR PWK – JP – PWK.FT.UB
110,06
KEPADATAN PENDUDUK
(Jiwa/km2)
4.450
8.060
11.770
9.355
8.426
7.334
DISTRIBUSI DAN KEPADATAN PENDUDUK
KOTA PASURUAN TAHUN 2009
PENGANTAR PWK – JP – PWK.FT.UB
13
PENGANTAR PWK – JP – PWK.FT.UB
14
DISTRIBUSI INDUSTRI KECIL KABUPATEN BLITAR
STRUKTUR PENDUDUK KOTA MALANG TAHUN 2006
NO
1
2
3
4
5
6
7
8
9
JUMLAH
15
UM UR
Tidak/Belum Tamat SD/MI
SD/MI
SMP/MTs dan sederajat
SMU/SMA dan sederajat
SMK
Diploma I/II
Diploma III
D IV/S1
S2/S3
Laki-laki Perempuan TOTAL
11.15
19.78
15.02
27.61
9.88
0.82
1.53
12.93
1.29
100
13.09
23.34
13.42
29.72
6.14
1.48
1.59
10.79
0.42
100
PENGANTAR PWK – JP – PWK.FT.UB
12.17
21.65
14.18
28.72
7.91
1.17
1.56
11.80
0.84
100
STRUKTUR PELAYANAN PDAM
KOTA MALANG TAHUN 2006
Klasifikasi Pelanggan
No
1 Sosial
1. IA (MCK umum, hidran,kran umum)
2. IB (yayasan sosial, tempat ibadah)
3. IC (fasum, fasos)
2 Non Niaga
1. II (rumah tinggal)
2. IIIA (rumah mewah, ruko, warung)
3. IIIB (PT, instansi pemerintah)
3 Niaga
1. IVA (Fas. Niaga dengan saluran got dan berm 6 - 8
meter)
2. IVB (Fas. Niaga dengan saluran got dan berm 8 < 10 meter)
3. IVC (Fas. Niaga dengan saluran got dan berm
? 10 meter)
4. IVD (BUMN/BUMD, Lembaga perbankan swasta)
4 Industri
1. VA (industri kecil)
2. VB (industri besar)
5 Air Curah
Jumlah sambungan pelanggan
Jumlah Pelanggan
149
1100
472
81636
123
315
962
1185
1256
60
19
21
8
87306
INDEKS SENTRALITAS
JENIS FUNGSI
No
KECAMATAN
POPULASI
PENDIDIKAN
SLTP
SLTA
% POPULASI
SD
A.
B.
C.
1
SUKOREJO
44,069
33.36%
2
KEPANJENKIDUL
37,196
28.16%
3
SANANWETAN
50,842
38.49%
132,107
TOTAL FUNGSI
TOTAL CENTRALITY
NILAI BOBOT
SMK
RSU
RS Bersalin
PSUKESMS
KLINIK KB
KESEHATAN
POSYANDU
D.
21
8
29.2
24
3
29.6
7
33.3
27
4
33.3
3
25.9
12
BALAI PENGBTN
LAB KLINIK
APOTIK
TOKO OBAT
OPTIK
E.
1
25
5
33.3
3
1
20
2
31.3
7
1
50
1
40
4
33.3
50
6
33.3
2
1
25
1
52
25
2
37.5
1
6
1
32.7
48
50
1
6
33.3
1
30.2
59
0
4
23.1
14
33.3
100
1
0
0
2
7
53.8
100
100
6
37.5
44.4
33.3
43.8
40
0
33.3
37.5
25
37.1
33.3
0
23.1
0
0
72
100
1.39
27
100
3.70
9
100
11.11
16
100
6.25
5
100
20.00
2
100
50.00
3
100
33.33
16
100
6.25
4
100
25.00
159
100
0.63
3
100
33.33
4
100
25.00
26
100
3.85
2
100
50.00
7
100
14.29
100.00%
RUKTUR
IDENTIFIKASI STRUKTUR
WILAYAH BERDASARKAN
KELENGKAPAN PELAYANAN
UMUM
16
PUSTU
PENGANTAR PWK – JP – PWK.FT.UB
ADMINISTRASI
KELURHN
RW
JENIS FUNGSI
PERDAGANGAN/PEREKONOMIAN
RT
KOPERASI
HOTEL
PNGINAPN
F.
7
G.
46
33.3
7
162
25.1
63
33.3
7
4
26.3
206
34.4
74
2
33.4
248
H.
2
44.4
1
15.4
9
22.2
3
INDEKS
FUNGSI (∑ Y)
33.3
1
69.2
2
33.3
1
33.3
40.4
40.3
33.3
15.4
33.3
21
100
4.76
183
100
0.55
616
100
0.16
9
100
11.11
13
100
7.69
3
100
33.33
% ∑Y
SENTRALITAS =
IxC
I.
J.
1.65
31.32%
10.45
2.36
44.62%
12.56
1.27
24.06%
9.26
5.28
100.00%
32.27
17
SUMBER : AGUS DWI WICAKSONO, 2009
PENGANTAR PWK – JP – PWK.FT.UB
JLH. PENDUDUK
Masa lalu
Masa yang
akan datang
Masa kini
18
PENGANTAR PWK – JP – PWK.FT.UB
WAKTU
ANALISIS TRANSEK
MENGGAMBARKAN / MEMAPARKAN KERAGAMAN
DAN POTENSI AGRO-EKOSISTEM WILAYAH
PERENCANAAN
INFORMASI YANG DIPAPARKAN :
• TOPOGRAFI.
• PROFIL TANAH.
• JENIS SUMBER DAYA YG ADA.
• PERMASALAHAN.
• POTENSI PENGEMBANGAN.
19
PENGANTAR PWK – JP – PWK.FT.UB
20
PENGANTAR PWK – JP – PWK.FT.UB
PHOTO MAPPING
PEMETAAN DENGAN FOTO, MEMETAKAN POTENSI
DAN MASALAH DENGAN MEMPERGUNAKAN TEKNIK
FOTOGRAFI
MANFAAT :
• MELIHAT SECARA JELAS POTENSI DAN MASALAH
SERTA PENYEBARANNYA DI WILAYAH
PERENCANAAN.
• MEMBANTU MEMINIMALISIR KESALAHAN DALAM
PELAKSANAAN PEMBANGUNAN
21
PENGANTAR PWK – JP – PWK.FT.UB
22
PENGANTAR PWK – JP – PWK.FT.UB
AGRIBISNIS – LINKAGE SYSTEM
BUDIDAYA JAGUNG
HASIL PANEN
BIBIT
PANGAN
KIMIA dan
MANUFAKTUR
SAPRODI
KEGIATAN EKONOMI
NON - BASIS
23
PENGANTAR PWK – JP – PWK.FT.UB
PUPUK
KOMODITAS NON JAGUNG
PAKAN TERNAK
PETERNAKAN AYAM
(SADYOHUTOMO, 2008)
24
PENGANTAR PWK – JP – PWK.FT.UB
KELURAHAN /
DESA
No.
1
2
3
4
SD
A
B
C
D
JENIS FUNGSI
PENDIDIKAN
SMP
SLA
PT
27 ke D
33 ke D
35 ke A
43 ke A
30 ke A
KESEHATAN
RS
PUS
35 ke A
30 ke A
(SADYOHUTOMO, 2008)
25
PENGANTAR PWK – JP – PWK.FT.UB
ANALISIS EVALUATIF
DATA-DATA
DESKRIPTIF
INFORMASI
DEVIASI,
POTENSI,
MASALAH
EVALUASI
KONTEKS
KETERDUKUNGAN
LAHAN, STANDAR,
KEBIJAKAN
26
PENGANTAR PWK – JP – PWK.FT.UB
LQ =
sektorij
PDRBj
sektorik
PDRBk
No
sektorik / PDRBk
:sektor i pada daerah j
:PDRB pada daerah j
:sektor i pada daerah k yang lebih luas dari daerah j
:PDRB pada daerah k yang lebih luas dari j
KOMODITAS
Si/S
Ni/N
LQ=(Si/S)/(Ni/N)
KETERANGAN
Tebu
0.06
0.036
1.73
sektor basis
Tembakau
0.00
0.036
0.06
bukan sektor basis
Cengkeh
0.03
0.036
0.87
bukan sektor basis
Kopi
0.02
0.036
0.45
bukan sektor basis
Kakao
0.02
0.036
0.54
bukan sektor basis
Kapuk randu
0.01
0.036
0.29
bukan sektor basis
Kapas
0.08
0.036
2.16
sektor basis
Kelapa
0.05
0.036
1.51
sektor basis
Jambu
mente
PENGANTAR
PWK
– JP – PWK.FT.UB
0.00
0.036
9
0.04
bukan sektor basis
1
2
3
4
5
6
7
8
27
sektorij / PDRBi
No.
1
KECAMATAN
SUKADAME
TITIK
A.1
A.2
A.3
U (Meter)
1571
1571
1092
2
KETAPANG
B.1
B.2
B.3
B.4
B.5
1339
1455
1339
1735
1092
3
SUKARELA
C.1
C.2
C.3
C.4
1105
1105
1798
2112
TINGKAT PENYEBARAN
OBJEK DALAM
KAWASAN TERTENTU
PETA PENYEBARAN SEKOLAH MENENGAH UMUM
(ANALISIS TETANGGA TERDEKAT)
JARAK TERDEKAT
SMK / SETINGKAT
0m
No.
28
WILAYAH
a.
Ju (km)
b.
N
c.
1
KOTA BERDIKARI
1.44
12
3
KEC. KETAPANG
4
KEC. SUKARELA
1.39
1.53
5
4
PENGANTAR
PWK
– JP – PWK.FT.UB
2
KEC.
SUKADAME
1.41
3
250 m
A (km2)
d.
7500 m
KOTAMADYA BERDIKARI
32.58
9.93
10.50
12.15
1500 m
P = N/A
e.
0.37
0.30
0.48
0.33
√P
f.
0.61
0.55
0.69
0.57
2√P
g.
1.21
1.10
1.38
1.15
Jh = 1/2√P
h.
0.82
0.91
0.72
0.87
T = Ju/Jh
i.
1.75
1.55
1.92
1.76
Penilaian
j.
TERSEBAR MERATA
TERSEBAR MERATA
TERSEBAR MERATA
TERSEBAR MERATA
A = Jlh total area yg dapat digunakan untuk pertanian
r = Frekuensi panen per hektar per tahun
H = Jumlah KK (rumah tangga)
h = Persentase jumlah penduduk yang tinggal
F = Ukuran lahan pertanian rata-rata yang dimiliki petani
29
PENGANTAR PWK – JP – PWK.FT.UB
JLH. PENGGUNA
MAKSIMAL
(kapasitas)
JUMLAH PENGGUNA
PELAYANAN
OPTIMAL
EFISIENSI
BIAYA
JLH. PENGGUNA
MINIMAL
(ambang)
DIBUTUHKAN
STANDAR
SNI 03 – 1733 - 2004
30
PENGANTAR PWK – JP – PWK.FT.UB
ANALISIS PRESKRIPTIF
DATA-DATA
DESKRIPTIF
INFORMASI
DEVIASI,
POTENSI,
MASALAH
KONTEKS
KETERDUKUNGAN
LAHAN, STANDAR,
KEBIJAKAN
31
PENGANTAR PWK – JP – PWK.FT.UB
PENGEMBANGAN,
PENINGKATAN,
PERBAIKAN.
TANGGAPAN,
ARAHAN
PENYUSUNAN DAN
EVALUASI
ALTERNATIF,
SKENARIO
32
PENGANTAR PWK – JP – PWK.FT.UB
HASIL
TUJUAN INTI
TINDAKAN
33
PENGANTAR PWK – JP – PWK.FT.UB
EKSTERNAL
34
STRENGTH
THREAT
STRATEGI
S-O
STRATEGI
S-T
WEAKNESS
INTERNAL
OPPORTUNITY
STRATEGI
W-O
STRATEGI
W-T
PENGANTAR PWK – JP – PWK.FT.UB
• KEBIJAKAN YG TELAH ADA, DIEVALUASI
DAN REVISI SEC. BERANGSUR
(INCREMENTAL)
• ANALOGI KEBIJAKAN PADA SEKTOR LAIN
& KONSEPNYA DITERAPKAN PADA
BIDANG YG DIHADAPI (BRANCHING)
• PERSOALAN YG DIHADAP, DIKAJI DAN
DIRUMUSKAN METODE YG BARU
(INVENTIVE)
• NO ACTION (STATUS QUO)
35
PENGANTAR PWK – JP – PWK.FT.UB
(SADYOHUTOMO, 2008)
(PONTOH&KUSTIWAN, 2009)
• KOMPARASI KEUNTUNGAN DAN
KERUGIAN
• DAMPAK & ANTISIPASINYA ATAS
BERJALANNYA ALTERNATIF KEBIJAKAN
• DIPERLUKAN KRITERIA EVALUASI
(BIAYA, KEUNTUNGAN, EFEKTIFITAS,
EFISIENSI, PEMERATAAN, KEMUDAHAN
ADMINISTRASI dan
LEGALITAS/AKSEPTABILITAS sec.
POLITIS
36
PENGANTAR PWK – JP – PWK.FT.UB
(PONTOH&KUSTIWAN, 2009)
37
PENGANTAR PWK – JP – PWK.FT.UB
DAFTAR PUSTAKA
Badan Standarisasi Nasional. 2004. Tata Cara Perencanaan Lingkungan
Perumahan di Perkotaan. SNI 03-1733-2004. Jakarta
Pontoh dan Kustiwan. 2009. Pengantar Perencanaan Kota. Penerbit ITB.
Bandung
Riyadi dan Bratakusumah. 2004. Perencanaan Pembangunan Daerah.
Penerbit PT. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.
Sadyohutomo. 2008. Manajemen Kota dan Wilayah, Realita dan
Tantangan. Penerbit Bumi Aksara. Jakarta.
38
PENGANTAR PWK – JP – PWK.FT.UB

similar documents