IPOFI / InaSFO Ikatan Peminat Odontologi Forensik Indonesia

Report
IPOFI / InaSFO
Ikatan Peminat Odontologi Forensik Indonesia
Indonesia Society of Forensic Odontology
Alphons Quendangen, drg, DFM
Kedokteran Gigi Forensik:
1. Identifikasi Melalui Ilmu Kedokteran Gigi Forensik.
2. Mediko Legal Kedokteran Gigi.
Identifikasi Melalui Ilmu Kedokteran Gigi Forensik:
a. Identifikasi Tubuh Manusia
b. Identifikasi Bekas Gigitan (Bitemark)
Alphons Quendangen, drg, DFM
Identifikasi Tubuh Manusia
Mr Y
Mr X
Alphons Quendangen, drg, DFM
Identifikasi Tubuh Manusia
melalui dental Record
Pada jenazah Mr X, ditemukan
1: Atas Kanan
3: Bawah Kiri
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
Tambalan amalgam gigi 15
Gigi 14 sudah dicabut lama
Tambalan amalgam gigi 16
Tambalan amalgam gigi 17
Tambalan amalgam gigi 18
Tambalan amalgam gigi 37
Crown metal kuning gigi 36
Gigi 35 sudah dicabut
Gigi 34 masih ada dan bagus
Alphons Quendangen, drg, DFM
Identifikasi Tubuh Manusia
melalui dental Record
Alphons Quendangen, drg, DFM
Identifikasi Tubuh Manusia
melalui dental Record
Mr X
1: Atas Kanan
3: Bawah Kiri
Alphons Quendangen, drg, DFM
Identifikasi Tubuh Manusia
melalui dental Record
Alphons Quendangen, drg, DFM
Identifikasi Tubuh Manusia
tanpa dental Record
Alphons Quendangen, drg, DFM
Identifikasi Tubuh Manusia
tanpa dental Record
Superimposisi:
Alphons Quendangen,
DFM
Alphonsus Rdrg,
Quendangen
Identifikasi Tubuh Manusia
tanpa dental Record
Alphons Quendangen, drg, DFM
Identifikasi Tubuh Manusia
tanpa dental Record
Analisa DNA:
T
A
C
G
Alphons Quendangen, drg, DFM
BUKTI Kekerasan
Alphons Quendangen, drg, DFM
BUKTI Kekerasan
Alphons Quendangen, drg, DFM
BUKTI Kekerasan
Alphons Quendangen, drg, DFM
Alphons Quendangen
BUKTI Kekerasan
Alphons Quendangen, drg, DFM
BUKTI Kekerasan
Alphons Quendangen, drg, DFM
Ilustrasi
Kesaksian Ahli
Pasien Meninggal Setelah Dicabut Giginya.
Dokter gigi di tuntut keluarga pasien.
Antara (JP)
Denny, berumur 27 tahun, seorang pemuda gagah, kemarin sore menghembuskan nafas
terakhir di RSCM Jakarta. Menurut keluarga, Denny terakhir kali mencabutkan giginya
pada drg. AA, dan setelah itu ia menderita kelumpuhan separuh badan. Korban masih
berupaya berobat ke “orang pintar”, namun tidak tertolong dan akhirnya meninggal
Perlu Kepastian benarkah ada malpraktek?
Alphons Quendangen, drg, DFM
IPOFI:
Pelatihan, W
 SDM
Alphons Quendangen, drg, DFM

similar documents