hiv aids

Report
HIV&AIDS
NUZUL SRI HERTANTI, S. KEP
Nuzul Sri Hertanti, S. Kep
HIV/AIDS
A. INFORMASI UMUM
Pengertian HIV
Pengertian AIDS
Asal HIV / AIDS
HIV&AIDS di Indonesia
HIV/AIDS
A. INFORMASI UMUM
Pengertian HIV
Pengertian AIDS
Asal HIV / AIDS
HIV&AIDS di Indonesia
• Singkatan:
Human Immunodeficiency
Virus
Virus yang menurunkan
sistem kekebalan tubuh
melalui perantaraan
darah, sperma atau cairan
vagina, masuk ke dalam
aliran pembuluh darah
HIV/AIDS
A. INFORMASI UMUM
Pengertian HIV
Pengertian AIDS
Asal HIV / AIDS
HIV&AIDS di Indonesia
• Singkatan:
Acquired Immuno
Deficiency Syndrome
Kumpulan berbagai gejala
penyakit akibat turunnya
kekebalan tubuh yang
didapat
HIV/AIDS
A. INFORMASI UMUM
Pengertian HIV
Pengertian AIDS
Asal HIV / AIDS
HIV&AIDS di Indonesia
1. Asal HIV&AIDS
-
belum diketahui dari
mana dan kapan
HIV&AIDS muncul
2. Penemu HIV&AIDS
-
Dr. Luc Montaigner, dkk
Dr. Robert Gallo
J. Levy
Komisi Taksonomi
International
HIV/AIDS
A. INFORMASI UMUM
Pengertian HIV
Pengertian AIDS
Asal HIV / AIDS
HIV&AIDS di Indonesia
- Kapan kasus pertama kali
ditemukan? 1983
- Perkembangan hingga
saat ini (lihat grafik di bawah)
- Fenomena gunung es
5000
7000
4500
4244
4000
HIV
Kumulatif
5321
5000
3368
3000
2552
2500
4000
2720
3000
2000
2638
2682
1904
1500
1756
2000
1000
0
6000
AIDS
Kumulatif
3500
500
6987
4617
591
105 382
126 178
83 465
18 96 71 69 277
4
5
4
4
6
137 208
17 23 41
4
9
13
769
403
1172
732 648
875
1195
1371
649
373
1000
1016
168
2
0
2
2
3
4
5
7
12
12
178 219
74
47 274 452
17
16
20
32
34
10
119 153 227
87
51
67
24
34
671
345
355
APAKAH HIV PASTI AIDS?
Orang yang baru terpapar HIV belum
tentu menderita AIDS. Hanya saja lama
kelamaan sistem kekebalan tubuhnya
makin lama semakin lemah, sehingga
semua penyakit dapat masuk ke dalam
tubuh. Pada tahapan itulah penderita
disebut sudah terkena AIDS.
HIV/AIDS
B. TAHAP PERUBAHAN HIV  AIDS
Fase 1
Fase 2
Fase 3
Fase 4
B. TAHAP PERUBAHAN HIV  AIDS
Fase 1
Fase 2
Fase 3
Fase 4
•
•
•
•
Umur infeksi: 1 – 6 bulan
Belum terdeteksi tes darah
Belum terlihat gejala fisik
Sudah dapat menularkan
HIV/AIDS
B. TAHAP PERUBAHAN HIV  AIDS
Fase 1
Fase 2
Fase 3
Fase 4
• Umur infeksi: 2 – 10 tahun
• Sudah terdeteksi tes darah
HIV positif
• Sudah bisa menularkan
• Belum terlihat gejala fisik
HIV/AIDS
B. TAHAP PERUBAHAN HIV  AIDS
Fase 1
Fase 2
Fase 3
Fase 4
• Umur infeksi: variatif
• Sudah terlihat gejala (sakit)
• keringat yang berlebihan pada waktu
malam, diare terus menerus, flu yang tidak
sembuh-sembuh, nafsu makan berkurang
dan badan menjadi lemah, berat badan
terus berkurang
• Belum disebut AIDS
HIV/AIDS
B. TAHAP PERUBAHAN HIV  AIDS
Fase 1
Fase 2
Fase 3
Fase 4
• Umur infeksi variatif
• Muncul infeksi oportunistik: kanker,
khususnya sariawan, kanker kulit atau
sarcoma kaposi, infeksi paru-paru,
infeksi usus, dan infeksi otak yang
menyebabkan kekacauan mental dan
sakit kepala
• Sudah disebut AIDS
BAGAIMANA CIRI-CIRI ORANG YANG TERINFEKSI HIV?
Orang yang telah terpapar dan
terinfeksi HIV tidak bisa dicirikan.
APAKAH ADA ISTILAH KHUSUS UNTUK PENDERITA
HIV DAN AIDS?
ODHA dan OHIDHA.
ODHA adalah Orang Dengan HIV dan AIDS,
OHIDHA adalah Orang yang Hidup Dengan
orang HIV AIDS
HIV dan AIDS termasuk salah satu
PMS yang ditularkan tidak hanya
melalui hubungan seksual, tetapi juga
melalui hubungan seksual, darah, ibu
hamil kepada bayinya, jarum suntik,
serta alat cukur.
HIV/AIDS
C. PENULARAN
Media
Cara
 HUS
 Transfusi Darah
 Penggunaan Jarum Suntik
 Ibu Hamil kepada bayinya
HIV/AIDS
C. PENULARAN
Media
Cara
 HUS
 Transfusi Darah
 Penggunaan
Jarum Suntik
 Ibu Hamil kepada
bayinya
• Cairan darah
• Cairan sperma
• Cairan vagina
HIV hanya terdapat dalam
tubuh manusia serta hanya
dapat hidup dalam tubuh
manusia dan tidak terdapat
dalam tubuh hewan dan
tidak hidup dalam tubuh
hewan
HIV/AIDS
C. PENULARAN
Media
Cara
 HUS
 Transfusi Darah
 Penggunaan
Jarum Suntik
 Ibu Hamil
kepada bayinya
• Hubungan seks tidak
aman :
• Berganti-ganti
pasangan
• Tidak
menggunakan
kondom
HIV/AIDS
C. PENULARAN
Media
Cara
 HUS
 Transfusi Darah
 Penggunaan
Jarum Suntik
 Ibu Hamil
kepada bayinya
Menggunakan darah
yang tercemar virus
HIV
HIV/AIDS
C. PENULARAN
Media
Cara
 HUS
 Transfusi Darah
 Penggunaan
Jarum Suntik
 Ibu Hamil kepada
bayinya
• Menggunakan jarum
suntik yang tidak steril
(tercemar virus HIV)
• Menggunakannya secara
bergantian
HIV/AIDS
C. PENULARAN
Media
Cara
 HUS
 Transfusi Darah
 Penggunaan
Jarum Suntik
 Ibu Hamil kepada
bayinya
• Antenatal (sebelum bersalin)
• Intranatal (ketika bersalin)
• Postnatal (setelah bersalin)
HIV/AIDS
D. NAPZA-HIV&AIDS-SEKSUALITAS
NAPZA
HIV&AIDS
KRR
SEKS
HIV/AIDS
E. PENCEGAHAN
Umum
Pengguna NAPZA
Untuk remaja
HIV/AIDS
E. PENCEGAHAN
Umum
Pengguna NAPZA
Untuk remaja
A
B
C
D
E
Abstinence
Be faithful
Condom
Drugs
Equipment
HIV/AIDS
E. PENCEGAHAN
Umum
Pengguna NAPZA
Berhenti menggunakan sebelum
tertular.
Bila belum berhenti, paling tidak:
• jangan memakai jarum suntik
Bila memakai jarum suntik, paling tidak:
Untuk remaja
• sekali pakai, buang jarum suntik
Bila dipakai berulang, paling tidak:
• jangan bertukar, tapi utk sendiri saja
Bila dipakai bergantian, paling tidak:
• diseterilisasi dahulu
HIV/AIDS
E. PENCEGAHAN
Umum
Pengguna NAPZA
Untuk remaja
• Tidak melakukan seks
pranikah
• Mencari info ttg HIV / AIDS
• Mendiskusikan HIV / AIDS
• Tidak menggunakan
NAPZA (khususnya
metode suntik)
• dll
HIV/AIDS
F. BAGAIMANA MENGETAHUI
Tes darah
Syarat tes
Prosedur tes
HIV/AIDS
F. BAGAIMANA MENGETAHUI
Tes darah
Syarat tes
Prosedur tes
Ada dua tes (bisa
pilih) :
• Tes Elisa
• Tes Western Blot
HIV/AIDS
F. BAGAIMANA MENGETAHUI
Tes darah
Syarat tes
Prosedur tes
Syarat:
• Rahasia
• Disertai konseling
• Sukarela
HIV/AIDS
F. BAGAIMANA MENGETAHUI
Tes darah
Syarat tes
Prosedur tes
PROSEDUR TES
a. Pre tes konseling
c.
 Identifikasi risiko perilaku
seksual (pengukuran tingkat
risiko perilaku)
 Hasil tes Western Blot (+)
laporkan ke dinas kesehatan
(dalam keadaan tanpa nama).
Lakukan post konseling dan
pendampingan (menghindari
emosi putus asa keinginan untuk
bunuhdiri).
 Penjelasan arti hasil tes dan
prosedurnya (positif/negatif)
b. Tes darah Elisa
 Hasil tes Elisa (-) balik
konseling, penataan perilaku
safer sex (ingat periode
jendela). Pemeriksaan diulang
kembali dalam waktu 3-6
bulan berikutnya. ;
 Hasil tes Elisa (+),
konfirmasikan dengan
Western Blot
Tes Western Blot
 Hasil tes Western Blot (-) sama
dengan Tes Elisa {-)
HIV/AIDS
G. PENGOBATAN
Belum ada obat
Jenis obat yg ada
HIV/AIDS
G. PENGOBATAN
Belum ada obat
Jenis obat yg ada
• Belum ada obat
yang
menyembuhkan.
• Baru ada obat yang
menghambat virus
• Kalaupun ada,
sifatnya kasuistik.
HIV/AIDS
G. PENGOBATAN
Belum ada obat
Jenis obat yg ada
1. Antiretroviral
menghambat virus
berkembang biak
2. Infeksi oportunistik
mengobati penyakit
lain (yg muncul sbg
efek samping
kekebalan tubuh rusak)
HIV/AIDS
H. STIGMA DAN DISKRIMINASI
Oleh masyarakat
Oleh penyedia layanan kesehatan
HIV/AIDS
H. STIGMA DAN DISKRIMINASI
Oleh masyarakat
Oleh penyedia
layanan kesehatan
• Mengucilkan ODHA
• Mengucilkan OHIDHA
Penyebab:
• Masyarakat tidak punya
informasi yang benar
• Tidak percaya informasi
yang ada.
HIV/AIDS
H. STIGMA DAN DISKRIMINASI
Oleh masyarakat
Oleh penyedia
layanan kesehatan
• Menolak memberikan
layanan
Penyebab:
• Institusi tidak punya
informasi yang benar
HIV/AIDS
H. STIGMA DAN DISKRIMINASI
Yang dapat dilakukan
Oleh ODHA
dan OHIDHA
Oleh masyarakat
HIV/AIDS
H. STIGMA DAN DISKRIMINASI
Yang dapat dilakukan
Oleh ODHA
dan OHIDHA
Oleh masyarakat
• Mendekatkan diri pd
Tuhan
• Menjaga kesehatan
fisik
• Menghindari
Penyalahgunaan
Napza
• Menghindari seks
bebas + tidak aman
• Berusaha
mendapatkan Terapi
HIV&AIDS
HIV/AIDS
H. STIGMA DAN DISKRIMINASI
Yang dapat dilakukan
Oleh ODHA
dan OHIDHA
Oleh masyarakat
• Memberi
dukungan moral
NAPZA
HIV&AIDS
KRR
SEKS
SEKIAN,
TERIMA KASIH
DAFTAR PUSTAKA
BKKBN. 2010. Penyiapan Kehidupan Berkeluarga bagi Remaja. Jakarta
BKKBN. 2010. Pendalaman Materi Membantu Remaja Memahami Dirinya.
Jakarta
BKKBN. 2003. Memahami Dunia Remaja. Jakarta
Depkes RI dan WHO. 1999. Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR). Jakarta
Hurlock. 2004. Psikologi Perkembangan Suatu Pendekatan Sepanjang
Rentang Kehidupan Edisi Kelima. Yogyakarta : Erlangga.
Monks. 2002. Psikologi Perkembangan Pengantar Dalam Berbagai
Bagiannya. Yogyakarta : UGM.
Narendra. 2002. Buku Ajar I Tumbuh Kembang Anak danRemaja. FKUI :
Jakarta.
Soetjiningsih. 2004. Tumbuh Kembang Remaja dan Permasalahannya.
Jakarta : CV. Sagung Seto.

similar documents