PENERAPAN TIK YANG MEMBELAJARKAN

Report
Copy Right © Uwes A. Chaeruman, 2011
[email protected]
http://teknologipendidikan.net
[email protected]
Bayangkan, sekarang atau nanti
di kelas memiliki fasilitas
LCD projector + laptop
media berbasis TIK
berlimpah diinternet
(animasi, simulasi, video,
e-book, artikel online, dll)
Copy Right © Uwes A. Chaeruman, 2011
di sekolah memiliki lab
komputer & akses internet
siswa familiar dengan
teknologi informasi:
• Searching, blogging, social
networking, mailing dll
• Pengembangan media (slide
presentasi, animasi, dll)
apa yang terjadi di kelas?
• Siswa belajar
tentang TIK?
• Guru mengajar
dengan TIK?
• Siswa belajar
dengan
memanfaatkan TIK?
Copy Right © Uwes A. Chaeruman, 2011
Penerapan TIK di kelas
Learning to Use ICT vs Using ICT to Learn?
transforming
Integrating
(infusing)
applying
emerging
Level Pemanfaatan ICT menurut UNESCO, 2003
Copy Right © Uwes A. Chaeruman, 2011
4
Contoh Kasus Ilustratif 1:
Tujuan:
Siswa kelas 3 SD, dapat membedakan zat cair, padat, dan gas
Aktifitas Pembelajaran:
• Diluar ruang kelas, siswa dibagi dalam tiga kelompok. Klp 1 berpegangan
erat, Klp 2 cukup merapat, Klp 3 renggang.
• Salah seorang siswa diminta menerjang kelompok-kelompok tersebut.
• Semua kelompok, duduk berkumpul dan mendiskusikan apa yang terjadi.
• Setiap kelompok diminta mengambil apa saja yang bisa di bawa dari sekitar
luar sekolah.
• Kemudian diminta mengklasifikasikan mana yang kategori padat, cair dan
gas.
• Siswa kembali ke kelas, dilanjutkan dengan diskusi dan penjelasan
mendalam dari guru.
Pembelajaran efektif, kontekstual dan menyenangkan,
walau tanpa TIK
Copy Right © Uwes A. Chaeruman, 2011
5
Contoh Kasus Ilustratif 2:
Tujuan:
Siswa kelas 3 SD, dapat membedakan zat cair, padat, dan gas
Aktifitas Pembelajaran:
• Diluar ruang kelas, siswa dibagi dalam tiga kelompok. Klp 1 berpegangan
erat, Klp 2 cukup merapat, Klp 3 renggang.
• Salah seorang siswa diminta menerjang kelompok-kelompok tersebut.
• Semua kelompok, duduk berkumpul dan mendiskusikan apa yang terjadi.
• Setiap kelompok diminta mengambil gambar apa saja dengan cara
memotret menggunakan kamera handphone.
• Gambar hasil pemotretan ditayangkan melalui LCD projector, kemudian
siswa secara kelompok mengklasifikasikan kedalam kategori cair, padat dan
gas.
• dilanjutkan dengan diskusi dan penjelasan mendalam dari guru.
Pembelajaran efektif, kontekstual dan menyenangkan dengan TIK
Copy Right © Uwes A. Chaeruman, 2011
6
Contoh Kasus Ilustratif 3:
Tujuan:
• Siswa, dapat membandingkan teori penciptaan alam semesta antara yang
satu dengan lainnya.
Aktifitas Pembelajaran:
• Siswa dibagi dalam beberapa kelompok kecil.
• Setiap kelompok diminta untuk membahas salah satu teori dari buku yang
telah disediakan.
• Setiap kelompok, diminta menyajikan hasil bahasannya secara kreatif dengan
menggunakan slide presentasi (misal Power Point, MSWord, dll) atau
dengan cara lain, misal menggunakan gambar di karton, atau disajikan
dalam bentuk lagu.
• Setiap kelompok mempresentasikan dan dibahas bersama.
Pembelajaran efektif, kontekstual dan menyenangkan
dengan TIK + menghasilkan prakarsa dan karya otentik
Copy Right © Uwes A. Chaeruman, 2011
7
Contoh Kasus Ilustratif 4:
Tujuan:
• Siswa, dapat membandingkan teori penciptaan alam semesta antara
yang satu dengan lainnya.
Aktifitas Pembelajaran:
• Guru menjelaskan konsep penciptaan alam semesta menurut
beberapa pakar.
• Penjelasan dilakukan menggunakan sekitar 40 slide presentasi via LCD
projector, dilengkapi dengan animasi yang indah, kombinasi teks dan
gambar.
• Dilanjutkan dengan tanya jawab dan kesimpulan.
• Diakhiri dengan memberikan pekerjaan rumah.
Pembelajaran tak efektif, tak kontekstual dan kurang menyenangkan
walau dengan TIK. Apalagi menghasilkan prakarsa dan karya otentik
Copy Right © Uwes A. Chaeruman, 2011
8
Dimana posisi kita?
A.
B.
C.
D.
Contoh kasus #1
Contoh kasus #2
Contoh kasus #3
Contoh kasus #4
Silakan secara jujur, akui sendiri walau dalam
hati saja …
Copy Right © Uwes A. Chaeruman, 2011
9
KESIMPULAN KITA …
10
Belajar …
• Perubahan yang relatif menetap sebagai akibat
dari pengalaman dan interaksi siswa dengan
dunia (Driscoll, 2003).
• Pertanyaan yang patut kita renungkan:
– Apakah dalam pembelajaran di kelas, kita telah
membuat siswa mengalami dan berinterkasi
dengan sesuatu yang kontekstual dengan dunia
mereka?
•
•
•
•
Ya, sekitar 20%
Ya, sekitar 50%
Ya, sekitar 80%
Ya, 100%
Copy Right © Uwes A. Chaeruman, 2011
11
Ingat …
• Menceritakan, bukanlah
mengajar
• Mendengarkan, bukanlah
belajar
• Kita bisa mengajar dengan
cepat. Bahkan sangat
cepat.
• Tapi, yakinlah bahwa
siswa/siswi kita akan lupa
sangat lebih cepat
dibandingkan dengan
kecepatan kita mengajar.
Copy Right © Uwes A. Chaeruman, 2011
12
Dimanakah posisi kita sekarang?
GURU =
PEMAIN
UTAMA
SISWA =
PENONTON
UTAMA
SISWA = PEMAIN UTAMA
GURU = SUTERADARA PEMBELAJARAN
Pengetahuan tentang …..
(Surface Competencies)
Copy Right © Uwes A. Chaeruman, 2011
Kemampuan untuk …..
(Core Competencies)
13
Karena BELAJAR adalah perubahan prilaku yang menetap
sebagai hasil dari pengalaman dan interaksi dengan dunia,
(Driscoll, 2003)
maka …
Menceritakan,
bukanlah mengajar
Mendengarkan,
bukanlah belajar
Belajar,
adalah mengalami
Mengajar adalah
membuat siswa mengalami
dimana
TIK menjadi sarananya
Copy Right © Uwes A. Chaeruman, 2011
14
TIK dan Pembelajaran di Kelas
Mana yang lebih penting:
• Pedang atau
• Keahlian menggunakan
pedang?
• TIK atau
• Keahlian guru meramu
pembelajaran dengan TIK
secara tepat guna?
• Guru sebagai PANGLIMA
• TIK sebagai senjata
pusakanya
Copy Right © Uwes A. Chaeruman, 2011
15
TIK dalam Pembelajaran di Kelas
Hanya masalah siapa yang menjadi
PEMERAN UTAMA dalam sinetron
pembelajaran di kelas:
ANDA
atau
SISWA
?
dimana TIK menjadi sarananya!
Copy Right © Uwes A. Chaeruman, 2011
16
Purna Tips …
Ketika akan mengajar, apa yang kita lakukan:
A. Memikirkan materi apa yang saya ajarkan
untuk mencapai tujuan pembelajaran?
B. Memikirkan aktifitas pengalaman belajar apa
yang harus terjadi dengan berbantuan tool
dan aplikasi TIK tertentu untuk mencapai
tujuan pembelajaran?
Saya harap ANDA memilih opsi B
Copy Right © Uwes A. Chaeruman, 2011
17
Contoh RPP yg MengintegrasikanTIK
Tujuan
Aktifitas Pembelajaran dan TIK yg Digunakan
Siswa akan mampu:
- Menjelaskan teori
penciptaan alam
semesta
- Membandingkan antar
teori-teori penciptaan
alam semesta
- Siswa menonton video pembelajaran tentang penciptaan
alam semesta
- Disediakan buku tentang penciptaan alam semesta,
siswa secara kelompok mengkaji perbedaan antar teoriteori penciptaan alam semesta.
- Setiap kelompok menuliskan laporannya dengan
menggunakan pengolah kata (misal MS Word) atau
menggunakan media presentasi (seperti MS
PowerPoint).
- Setiap kelompok mengumpulkan hasilnya via e-mail
kepada guru dan siswa lain.
- Setiap kelompok menyajikan dan mendiskusikannya di
depan kelas dengan memanfaatkan pengolah grafik
presentasi (MS Power Point).
Copy Right © Uwes A. Chaeruman, 2011
Contoh RPP yg MengintegrasikanTIK
Agar siswa mampu menulis monolog “aspect of love”
dalam bentuk puisi, guru meminta siswanya secara
individu membuka http://iearn.org. Siswa kemudian
diminta untuk memilih salah satu proyek membuat
puisi terkait dengan “aspek kasih sayang” tersebut
dan mengikuti prosedur yang disarankan. Siswa
menulis puisi secara kreatif dalam bentuk MS Word
atau MS Powerpoint dan kemudian mengirimkan
puisinya ke http://iearn.org untuk mendapatkan
umpan balik dari siswa lain di seluruh dunia. Hasil
kerja, plus umpan balik dari siswa lain di seluruh
dunia dijadikan sebagai portfolio siswa tersebut
sebagai salah satu bahan penilaian oleh guru
tersebut.
Sumber: Hasil Pelatihan ICT-based Lesson Development, Chiang Mai, Thailand, 2006
Copy Right © Uwes A. Chaeruman, 2011
ragam aktifitas belajar yang
mengintegrasikan TIK
Tool
kolaborasi:
Tool
Penyajian
informasi:
Copy Right © Uwes A. Chaeruman, 2011
• Instant messenger: googletalk, yahoo messenger,
blackberry messenger, chatting
• Surat elektronik: e-mail, mailing list
• Konferensi: konferensi komputer, audio, video
• Pengolah kata (MSWord)
• Pengolah angka (MSExcel)
• Slide presentasi (MSPowerPoint)
• Desktop Publishing: adobe photosop,
macromedia flash
• Video editor
Rubrik penilaian RPP
No
Aspek Penilaian
Skala Nilai
1
1.
Kemungkinan mendorong peningkatan literasi
TIK siswa
2.
Kemungkinan menghasilkan prakarsa dan
karya otentik siswa
3.
Kemungkinan mendorong kemampuan berpikir
kritis dan memcahkan masalah
4.
Kemungkinan mendorong kemampuan bekerja
secara kolaboratif
5.
Kemungkinan mendorong kemampuan
mengkomunikasikan ide, gagasan, solusi,
kesimpulan, dll. secara efektif oleh siswa
Copy Right © Uwes A. Chaeruman, 2011
2
3
4
5
Kecakapan Standar Guru Abad 21
1
Memfasilitasi dan menginspirasi belajar dan kreatifitas siswa
2
3
4
5
Merancang dan mengembangkan pengalaman belajar dan
assessmen era digital
Menjadi model cara belajar dan bekerrja di era digital
Mendorong dan menjadi model tanggung jawab dan
masyarakat digital
Berpartisipasi dalam pengembangan dan kepemimpinan profesional
diadaptasi dari International Society for Technology in Education. www.iste.org/nets
Kecakapan Siswa Abad 21
Kecakapan
Belajar
dan
Inovasi
Kecakapan
Informasi,
Media dan
Literasi
Kecakapan
Hidup dan
Karir
Copy Right © Uwes A. Chaeruman, 2011
Kecakapan Belajar dan Inovasi
Kreatif dan
Inovatif
Komunikasi
dan
Kolaborasi
Copy Right © Uwes A. Chaeruman, 2011
Berpikir Kritis
dan
Memecahkan
Masalah
24
Kecakapan Informasi, Media
dan Teknologi
Literasi
Informasi
Literasi
ICT
Copy Right © Uwes A. Chaeruman, 2011
Literasi
Media
25
Kecakapan Hidup & Karir
Luwes & mampu beradaptasi
Mandiri dan penuh inisiatif
Produktif dan akuntable (dapat diandalkan dan
bertangung jawab)
Memiliki kemampuan leadership dan
tanggungjawab
Pemahaman lintas budaya
Copy Right © Uwes A. Chaeruman, 2011
26
Copy Right © Uwes A. Chaeruman, 2011
27
Sepintas tentang saya
Uwes A. Chaeruman …
Lahir di Rangkasbitung, 11 Maret 1974. Mendapat
gelar S1 dan S2 bidang Teknologi Pendidikan dari Uni
versitas Negeri Jakarta. Sedang mengikuti studi S3 di
almamater yang sama dengan program studi yang
sama.
Sehari-hari aktif sebagai blogger, PNS di Pustekkom, Dosen Luar Biasa di
Universitas Negeri Jakarta, STIKIM, PPs Untirta, dan PPs Univ Islam
Asyafi’iyah Jakarta. Jika beruntung, suka diundang untuk cuap-cuap dalam
seminar, lokakarya, pelatihan dan lain-lain sebagai pembicara/instruktur.
Dipercaya juga sebagai konsultan pendidikan di Balai Tekkom Dinas
Pendidikan Banten, Pusdiklat Teknis Keagamaan Depag, dan Pusdiklat
Kesehatan Depkes.
Aktif menulis di jurnal-jurnal ilmiah, menulis buku, blogging, berkebun dan
sekedar membersihkan akuarium dan kolam ikan.
Copy Right © Uwes A. Chaeruman, 2011
28

similar documents