Penyusunan Kurikulum Berbasis KKNI FP UB 2014

Report
Tim Pengembang Krikulum Pendidikan Tinggi
Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan DIKTI Tahun 2013
Alasan Perubahan Kurikulum
PERGESERAN PARADIGMA
08 FEBRUARI 2013
Lokakarya Pengembangan Kurikulum Fak.Ilmu Budaya
UB
a. RENCANA
b. PEMBELAJARAN
(CURRICULUM PLAN)
(ACTUAL CURRICULUM)
RANCANGAN TUGAS
Tgs 1
Studi kasus
RENCANA PEMBELAJARAN
Mng
Pokok Bahasan
1
Lingkup
manajemen DAFTAR MATA KULIAH
2
Manajemen
3
1
Manjemen I
Perkembangan
.
UTS
.
.
15
UAS
PROSES
PEMBELAJARAN
Ref.
SEMESTER I
sks
4
2
Pengantar Ekonomi
3
3
Statistik
3
4
Bahasa Indonesia
2
5
Bahasa Inggris
2
6
Pancasila
2
7
Olah raga
2
18
PROSES EVALUASI
(Assessment)
PENCIPTAAN
SUASANA AKADEMIK
[email protected]
Dilakukan untuk evaluasi kurikulum lama
Dirumuskan oleh Senat dan Pimpinan PT
Analisis
SWOT
dan
Tracer
Study
Rumusan tujuan Pendidikan
Mata kuliah & sks
ACUANNYA
Kurikulum program
studi yang sudah
ada atau yang
baku
Tim
Pengembang
Kurikulum
Program
studi
Setiap dosen pengampu mata kuliah
Struktur kurikulum
Bahan kajian setiap
bidang ilmu
GBPP dan SAP
[email protected]
Kebijakan
Universitas &
Program Studi
Tracer study
Analisis SWOT
(Need assessment)
(Market signal)
(University values)
(Scientific vision Prodi)
Masukan
Asosiasi &
Stake holders
PROFIL LULUSAN
Tugas Tim
Pengembang
Kurikulum Prodi
Kelompok Studi/
Bidang studi /
Laboratorium
Peta keilmuan
Program Studi
RUMUSAN
CAPAIAN PEMBELAJARAN
(Learning Outcomes)
Pemilihan bahan
kajian :
Tingkat keluasan,
Tingkat kedalaman,
Tingkat kemampuan
yang ingin dicapai
Matriks bhn kajian capaian pembelajaran
Konsep mata kuliah
dan besarnya sks
Keterlibatan
semua dosen
Konsep mata kuliah
terintegrasi
Ketetapan
Program studi
Struktur kurikulum &
Rancangan pembelajaran
DOKUMEN KURIKULUM BARU
4 pilar pendidikan
UNESCO
Tugas Tim
Pengembang
Kurikulum Prodi
Konsep
kurikulum
Konsep &
Strategi
pembelajaran
[email protected]
PENYUSUNAN PROFIL LULUSAN PS
BERBASIS KKNI
TAHAP (1)
(Kebijakan)
Universitas &
Program studi
Analisis SWOT
(University values)
(Scientific vision Prodi)
Tracer study
(Need assessment)
(Market signal)
(Masukan)
Asosiasi &
Stakeholders
Profil Lulusan
(Tugas) Tim
Pengembang
Kurikulum Prodi
Capaian
Pembelajaran
(Learning outcomes)
Deskripsi
KKNI &
SNPT
[email protected]
Profil lulusan adalah jawaban terhadap pertanyaan
program studi ini akan menghasilkan lulusan seperti apa?
‘Peran apa’ yang dapat dilakukan oleh lulusan di masyarakat
(outcomes ).
CONTOH PROFIL
SARJANA ARSITEKTUR
CONTOH PROFIL
KEDOKTERAN
The Five Star Doctor
•
•
•
•
•
Care Provider
Community Leader
Decision Maker
Communicator
Manager
•
•
•
•
Arsitek profesional
Peneliti/Akademisi
Birokrat lingkungan
Kontraktor
[email protected]
Untuk dapat berperan dalam profil tersebut dibutuhkan
sejumlah kemampuan yang harus dimiliki oleh lulusan
Contoh :
profil lulusan
Kemampuan pembeda yang harus dimiliki
peneliti
• Penguasaan metode penelitian
• Memiliki kepekaan masalah nyata
manajer
• Memiliki leadership
• Mampu menerapkan prinsip manajemen
perencana
• Mampu merencanakan program
• Mampu melaksanakan dan mengendalikan
[email protected]
PENGEMBANGAN ROAD MAP DAN
MATRIK LEARNING OUTCOMES PS
BERBASIS KKNI
KLASIFIKASI KOMPETENSI
menurut Kepmendiknas no 045/U/2002
KOMPETENSI
UTAMA
KOMPETENSI
PENDUKUNG
Penciri Lulusan Program Studi
KOMPETENSI
LAINNYA
Penciri Lulusan Perguruan Tinggi
KOMPETENSI LULUSAN DIRUMUSKAN DALAM
CAPAIAN PEMBELAJARAN
CAPAIAN
PEMBELAJARAN SESUAI
JENJANG DAN JENIS
CAPAIAN
PEMBELAJARAN
PROGRAM STUDI
SIKAP DAN
TATA NILAI
PENGUASAN
PENGETAHUAN
KETRAMPILAN
KERJA UMUM
KETRAMPILAN
KERJA KHUSUS
Rumusan yang
tercantum pada
SNPT
Kesepakatan forum prodi
sejenis yang ditetapkan
dengan SK Menteri
CAPAIAN
PEMBELAJARAN
CIRI PT
sesuai visi misi
program studi - PT
sendiri
PROFIL
LULUSAN S1
1
2
Manajer /
Administrator
Peneliti
CAPAIAN PEMBELAJARAN
MINIMUM
Mampu mengelola bagian dari industri
pertanian berdasarkan prinsip
manajemen
Memiliki leadership
Mampu melakukan penelitian sesuai
kaidah keilmuan dan mampu
mengkomunikasikan hasilnya.
Memiliki kepekaan terhadap masalah
pertanian
Menguasai prinsip-prinsip
3
Pendidik
CAPAIAN PEMBELAJARAN
TAMBAHAN SESUAI
VISI-MISI PT SENDIRI
Memiliki kemampuan untuk belajar
sepanjang hayat
Dikaji apakah
kemampuan
lulusannya sudah
setara dengan
level 6 KKNI (S1)
Mampu berkomunikasi dalam forum
ilmiah bidang pertanian
4
Penyuluh
Mampu merencanakn dan melaksanakan
program penyuluhan bidang pertanian
[email protected]
KAITAN PROFIL LULUSAN, CAPAIAN PEMBELAJARAN DAN KKNI
PROFIL LULUSAN
TERKAIT
DENGAN:
CAPAIAN
PEMBELAJARAN
(LO)
PENYESUAIAN DENGAN KKNI
KemampuanBid
ang Kerja
Pengetahuan
yang Dikuasai
Kemampuan
Manajerial
LO Spesifik Profil Lulusan
LO 1.1
Quality
Assurance
Supervisor
LO 1.2
LO 1.n
LO 2.1
Junior Quality
Control
LO 2.2
LO 2.n
LO 3.1
Peneliti
LO 3.2
LO 3.n
LO Inclusive Semua Profil
LO1
LO2
LO n
Pengelompokan LO berdasarkan
deskriptor KKNI
Etika dan Tata
Nilai
KAITAN PROFIL LULUSAN, CAPAIAN PEMBELAJARAN DAN KEPMEN
045/U/2002
PROFIL LULUSAN
TERKAIT DENGAN:
CAPAIAN
PEMBELAJARAN (LO)
Elemen Kompetensi Berdasarkan Kepmen 045/U/2002
A
B
C
D
LO Spesifik Profil Lulusan
LO 1.1
Quality Assurance
Supervisor
LO 1.2
LO 1.n
LO 2.1
Junior Quality
Control
LO 2.2
A
Landasan Kepribadian
LO 2.n
B
Penguasaan Ilmu dan
Keterampilan
C
Kemampuan Berkarya
D
Sikap dan Prilaku dalam
Berkarya
E
Pemahaman Kaidah
Berkehidupan dan
Bermasyarakat
LO 3.1
Peneliti
LO 3.2
LO 3.n
LO Inclusive Semua Profil
LO1
LO2
LO n
E
PENETAPAN BAHAN KAJIAN DAN
MATAKULIAH PS BERBASIS KKNI
TAHAP (2)
Kel-Bid. Studi/
Laboratorium
Peta keilmuan
Proram studi
Keterlibatan
semua dosen
Rumusan
Capaian Pembelajaran
(tahap I)
Pemilihan bahan
kajian :
• Tingkat keluasan
• Tingkat kedalaman
• Tingkat kemampuan
yang ingin dicapai
Matriks bhn kajian
dgn capaian pmbljrn
Konsep mata kuliah
dan besarnya sks
Konsep integrasi
(sistem blok)
Tugas Tim
Pengembang
Kurikulum
Prodi
Konsep
kurikulum
[email protected]
3. Menetapkan bahan kajian yang akan dipelajari
Bahan kajian
• diambil dari peta keilmuan (rumpun ilmu : UUPT 2012)
yang menjadi ciri program studi atau dari khasanah
keilmuan yang akan dibangun oleh program studi.
• bisa ditambah bidang/cabang IPTEKS tertentu yang
diperlukan untuk antisipasi pengembangan ilmu di
masa depan, atau
• dipilih berdasarkan analisis kebutuhan dunia kerja/
profesi yang akan diterjuni oleh lulusan.
Tim DIKTI 2011
1
Kemampuan merancang arsitektur
2
Kemampuan mengkomunikasikan ide.
3
Kemampuan bekerjasama
4
Memiliki kepekaan masalah nyata
5
Kemampuan membaca gambar
6
Memiliki kemampuan managerial & leadership
7
Mempunyai kemampuan dasar praktek
8
Kemampuan belajar sepanjang hayat
9
Berfikir & berkomunikasi secara akademik& etis.
10
kemampuan mengembangkan arsitektur
11
Menjunjung tinggi norma akademik
12
Memiliki penget. strategi pembangunan
A
Mk
B
m
k
C
Bahan
Kajian
Ciri
PT
Lingk & IT
Strategi pemb
Permukiman
Mata kuliah
Untuk
ms dpn
CAD
Yang
dikemb
Ars nusantara
IPTEKS
pelengk
Interior
Sains ars-tek
Perk. Ars.
IPTEKS
pendukung
Perencanaan
Seni
Struktur bang.
Teori, metode
Desain ars.
RUMUSAN
CAPAIAN
PEMBELAJARAN
Inti keilmuan
Lansekap ars
BIDANG KEILMUAN PRODI
PROFIL
LULUSAN
CAPAIAN
PEMBELAJARAN
BAHAN
KAJIAN
1
2
3
Mata kuliah A bersifat komprehensif  KONSEP BLOK
Mata kuliah B bersifat parsial
MATA
KULIAH
KOMPETENSI
(CP)
BAHAN KAJIAN
1
2
3
…
MK1
1
MK2
MK3
2
3
MK4
4
5
MK6
6
7
8
9
10
MK5
N
MK1 & MK2
beda jenis bahan
kajian dalam satu
capaian pembelajaran
MK3
tiga bahan kajian dgn
capaian pembelajaran
yang sama.
MK5 & MK6
satu bahan kajian
untuk mencapai
berbagai capaian
pembelajaran
MATA KULIAH
ADALAH BUNGKUS
DARI
BAHAN KAJIAN
Tim DIKTI 2011
Standar Isi SNPT: Mata Kuliah Umum,
Wajib dan Pilihan
Jenis mata kuliah dalam suatu kurikulum program studi terdiri atas:
1. sejumlah mata kuliah wajib umum, yang ditujukan untuk membentuk
sikap dan tata nilai;
2. sejumlah mata kuliah wajib program studi, yang ditujukan untuk
menghasilkan kemampuan kerja, penguasaan pengetahuan, dan
kemampuan mengelola kewenangan serta tanggung jawabnya; dan
3. sejumlah mata kuliah pilihan di dalam atau di luar program studi yang
bersangkutan, yang ditujukan untuk pengembangan kemampuan sesuai
minat mahasiswa.
Mata kuliah wajib umum terdiri atas mata kuliah:
1. agama;
2. Pancasila;
3. kewarganegaraan; dan
4. bahasa Indonesia.
Perguruan tinggi dapat melakukan pembelajaran terintegrasi pada mata
kuliah wajib umum dengan syarat bahwa capaian pembelajaran paling
sedikit sama dengan capaian pembelajaran masing-masing mata kuliah.
PENETAPAN BESARNYA SKS
• Unsur penentu dalam menetapkan besarnya sks:
– Tingkat kedalaman elemen capaian pembelajaran
(kompetensi) dan keluasan bahan kajian
– Metode/strategi pembelajaran yang diperlukan untuk
mahasiswa memiliki kedalaman elemen kompetensi dan
keluasan bahan kajian
50 menit
60 menit
3 jam
BEBAN STUDI
• BELAJAR = minimal 8 jam/ hari
maksimal 10 jam/hari
• Perminggu dihitung 6 hari
• Hitungan = 8 jam x 6 hari = 48 jam (minimal)
10 jam x 6 hari = 60 jam (maksimum)
 minimal 48 jam : 3 jam = 16 sks
maksimal 60 jam : 3 jam= 20 sks
• Rata-rata = 18 sks per semester
• S1 selama 8 semester = 8 x 18 sks = 144 sks (min)
= 8 X 20 sks =160 sks (mak)
MATA KULIAH
Semester
ALTERNATIF
sks
A
B
C
Sem 8
18
12
10
Sem 7
18
18
18
Sem 6
18
19
19
Sem 5
18
19
19
Sem 4
18
19
19
Sem 3
18
19
19
Sem 2
18
19
20
Sem 1
18
19
20
1
2
3
4
5
6
7
Program
Pendidikan
Akademik
Sem 12
Sem 11
Sem 10
Sem 9
Tim DIKTI 2011
6. MEMBANGUN STRUKTUR KURIKULUM
• Berdasar logika keilmuan.
• Asumsi dasar, ada prasyarat.
• Parsial, integrasi diakhir
Huminity, Social science,
profesional practice & Ethic
Engineering Displine
Specialization
Mathematic & Basic
Science
Engineering Design
Basic Engineering
(Engineering Principle)
Basic Engineering
(Engineering Principal)
Engineering Design
Mathematic &
Basic Science
Engineering Disipline
Specialization
Humanistic,social science ,
profesional practice & ethic
(ada dua model struktur kurikulum)
• Berdasar strategi pembelajaran
• Prasyarat dieliminir dalam
proses pembelajaran
• Integrasi lebih awal.
Tim DIKTI
(1)
CAPAIAN PEMBELAJARAN
(Learning outcomes)
(Kopetensi Lulusan)
(2)
BAHAN KAJIAN/
materi ajar yang
harus dikuasai
(3)
DICAPAI LEWAT
strategi
pembelajaran
(4)
PENILAIAN/ASSES.
tingkat
ketercapaian
• Sesuai dengan
deskripsi KKNI baik
kelengkapan unsur
deskripsinya maupun
level kualifikasinya
• Sesuai dengan
rumpun ilmunya
• Dipilih
berdasarkan
capaian
pembelajaran
yang diharapkan
• Penilaian proses
sama pentingnya
dengan penilaian
produk/hasil
belajar.
• Dengan
pertimbangan 3
aspek:
mahasiswa,
dosen, dan
sumber belajar
• Penggunaan
instrumen rubrik
dan porto folio
• Merupakan hasil
kesepakatan prodi
sejenis
• Tetapi setiap Prodi
tetap bisa menambah
kemampuan
lulusannya sesuai
dengan visi dan misi
PT nya masingmasing.
• Dipilih yang
diperlukan untuk
memenuhi capaian
pembelajaran
tersebut
• Berdasarkan bidang
keilmuan yang akan
dikembangkan
• Ditambah dengan
keilmuan yang
dibutuhkan lulusan
untuk masa depan
[email protected]
Rencana Kegiatan Pembelajaran Semester (RKPS)
Mata kuliah : ……………………………….. Sem …… Kode : …… sks : ………
Jurusan
: .. .…………………………….. Dosen : ………………………………
KOMPETENSI :
(1)
MINGGU
KE
(2)
KEMAMPUAN
AKHIR YANG
DIHARAPKAN
(3)
MATERI
PEMBELAJAR
AN
(4)
BENTUK
PEMBELA
JARAN
(5)
KRITERIA
PENILAIAN
(INDIKATOR)
(6)
BOBOT
NILAI
(%)
49
BIDANG
KEMAMPUAN
DESKRIPSI
TINGKAT
KEMAMPUAN
DESKRIPSI TINGKAT
KELUASAN DAN
KERUMITAN MATERI
KEILMUAN
KOGNITIF
Menganalisis
masalah prasarana
pertanian pedesaan.
PSIKOMOTOR
Membuat peta
potensi pedesaan.
AFEKTIF
Menyajikan
data sesuai fakta.
Kompetensi yang mahasiswa miliki: Mampu menganalisis prasarana pertanian pedesaan dan
membuat peta potensi pedesaan berdasarkan analisis tersebut, serta mampu menyajikannya
sesuai data
50
Program Studi
Nama dan Kode Mata Kuliah
Semester
SKS
Dosen Pengampu
Capaian Pembelajaran
:
:
:
:
:
:
Bahan
Strategi/ Waktu
Cara Bobot
Miggu
Capaian
Kajian/
Indikator
Metode
Pembe
Assessm Penila Referensi
Ke- Pembelajaran Pokok
Penilaian
Pembelajaran lajaran
ent
ian
Bahasan
1
2
16
(1)
M
KE
1
6
(2)
KEMAMPUAN
AKHIR YANG
DIHARAPKAN
Mahasiswa mampu
memahami
Mengenali
tandatanda tanah
dan lahan rusak,
serta
mengkaji
proses, penyebaran
dan
dampak
terhadap kehidupan
manusia,
Mahasiswa mampu
mendiskripsikan
dan
trampil
menginventaris
komponen
klasifikasi
kemampuan lahan,
menetapkan
arahan
penggunaan lahan
untuk konservasi
sumberdaya lahan
dan menjelaskan
hubungannya
dengan konservasi
tanah dan air
(3)
MATERI PEMBELA
JARAN
(4)
BENTUK PEMBELA JARAN
Nilai
penting
Sumberdaya Lahan bagi
kehidupan manusia dan
khususnya
dibidang
pertanian, kondisi ideal
pengelolaan
lahan,
Pengertian tanah dan
Lahan rusak, proses
kerusakan
tanah,
pencemaran tanah dan
dampak
kerusakan
tanah
Contextual Instruction: Mhs: (1)
Membahas konsep (teori) kaitannya
dengan situasi nyata, (2) Dosen: (1)
Menjelaskan
bahan kajian yang
bersifat teori dan mengkaitkannya
dengan
situasi nyata dalam
kehidupan sehari-hari, atau kerja
profesional, atau manajerial, (2)
Menyusun
tugas
untuk
studi
mahasiswa terjun ke lapangan dalam
memahami kerusakan sumberdaya
Lahan
Pengertian
kemampuan
lahan,
sifat dan kualitas lahan
dan
tanah,
kelas
kemampuan
lahan,
penetapan
arahan
penggunaan
lahan
untuk
konservasi
sumberdaya lahan
Project Based Learning: Mhs: (1)
Mengerjakan tugas (berupa proyek)
yang
telah
dirancang
secara
sistematis. (2) Menunjukan kinerja
dan mempertanggung jawabkan
hasil kerjanya di forum. Dosen:
Merancang suatu tugas (proyek)
yang sistematik agar mahasiswa
belajar
pengetahuan
dan
ketrampilan
melalui
proses
pencarian/ penggalian (inquiry),
yang terstruktur dan kompleks.
Merumuskan dan melakukan proses
pembimbingan dan asesmen.
(5)
(6)
KRITERIA
BOBOT
(INDIKATOR)
NILAI
PENILAIAN
Kebenaran
dan 5%
kelengkapan
indentifikasi, sintesis,
analisis,
responsif,
apresiasi,
pengalaman
Kebenaran
dan 10%
kelengkapan
indentifikasi,
inisiatif, kerjasama
dan tanggung jawab,
Ketajaman
dan
kelengkapan analisis
(Berfikir
komprehensif)
[email protected]
Contoh
KULIAH DAN TUTORIAL
Ketercapaian
Bahan
kajian
A
Bahan
kajian
B
Bahan
kajian
C
Bahan
kajian
D
Kemampuan analisis
& komunikasi
Kemampuan
memilah
Kemampuan
menulis
Kemampuan
desain
TUGAS &
PRESENTASI
PRAKTIKUM
SEMINAR
MEMBUAT
MODEL
endrotomoits @ yahoo.com
SNPT 2013: Standar Kompetensi
Lulusan
Pasal 6
• Standar kompetensi lulusan merupakan kriteria capaian pembelajaran
lulusan pendidikan tinggi yang merupakan internalisasi ranah sikap,
pengetahuan, dan keterampilan.
• Capaian pembelajaran DAPAT dicapai secara kurikuler, dan dapat
ditambah secara kokurikuler dan/atau ekstrakurikuler.
• Capaian pembelajaran sebagaimana dimaksud pada ayat (2) terdiri atas:
– Capaian pembelajaran minimal yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri
ini; dan
– Capaian pembelajaran yang ditetapkan oleh perguruan tinggi masing-masing
sesuai visi dan misinya yang melampaui capaian pembelajaran minimal;
• Capaian pembelajaran sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dirumuskan
ke dalam deskripsi yang mencakup aspek:
–
–
–
–
sikap dan tata nilai;
penguasaan pengetahuan/keilmuan;
keterampilan kerja umum; dan
keterampilan kerja khusus.
Capaian Pembelajaran: Sikap dan Tata
Nilai (pasal 8)
•
Deskripsi capaian pembelajaran minimal aspek sikap dan tata nilai sebagaimana
dimaksud dalam Pasal 6 ayat (4) huruf a bagi lulusan pendidikan akademik, vokasi,
dan profesi:
– bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius;
– menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral dan
etika;
– berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta
rasa tanggungjawab pada negara dan bangsa;
– berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara
berdasarkan Pancasila;
– bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan
lingkungan;
– menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat
atau temuan orisinal orang lain;
– taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara;
– menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri;
– menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik
– menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan.
Capaian Pembelajaran: Pengetahuan/Keilmuan
dan Keterampilan Kerja Khusus (Pasal 8)
Deskripsi capaian pembelajaran minimal aspek penguasaan
pengetahuan/ keilmuan dan keterampilan kerja khusus
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 ayat (4) huruf b dan huruf d
bagi lulusan pendidikan akademik, vokasi, dan profesi dirumuskan
oleh forum atau pertemuan pengelola program studi sejenis,
dengan tahap sebagai berikut:
– melibatkan kelompok ahli terkait, dan dapat melibatkan organisasi
profesi, instansi Pemerintah terkait, dan/atau pengguna lulusan;
– hasil perumusan disampaikan kepada Menteri untuk dikaji oleh tim
ahli yang ditunjuk oleh Menteri.
– rumusan capaian pembelajaran minimal sebagaimana dimaksud pada
huruf b ditetapkan dengan Keputusan Menteri, dan dimuat dalam
Pangkalan Data Pendidikan Tinggi untuk digunakan sebagai rujukan
nasional bagi program pendidikan terkait;
– rumusan capaian pembelajaran minimal mengacu pada Kerangka
Kualifikasi Nasional.
Capaian pembelajaran minimal aspek
keterampilan kerja umum
• Deskripsi capaian pembelajaran minimal aspek keterampilan kerja
umum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 ayat (4) huruf c bagi lulusan
pendidikan akademik, vokasi, dan profesi:
• Lulusan pendidikan akademik pada Program sarjana mampu:
– menerapkan ilmu pengetahuan dan/atau teknologi di bidang keahliannya
melalui penalaran ilmiah berdasarkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan
inovatif;
– mengkaji pengetahuan dan atau teknologi di bidang keahliannya berdasarkan
kaidah keilmuan, atau menghasilkan karya desain/seni beserta deskripsinya
berdasarkan kaidah atau metoda rancangan baku, yang disusun dalam bentuk
skripsi atau laporan tugas akhir;
– mempublikasikan hasil tugas akhir atau karya desain/ seni, yang memenuhi
syarat tata tulis ilmiah, dan dapat diakses oleh masyarakat akademik;
– menyusun dan mengkomunikasikan ide dan informasi bidang keilmuannya
secara efektif, melalui berbagai bentuk media kepada masyarakat akademik;
– mengambil keputusan secara tepat berdasarkan analisis dalam melakukan
supervisi dan evaluasi terhadap pekerjaan yang menjadi tanggungjawabnya;
– mengelola pembelajaran diri sendiri;
– mengembangkan dan memelihara jaringan kerja dengan pembimbing,
kolega, sejawat baik di dalam maupun di luar lembaganya.
Standar Isi: Definisi Kurikulum
Pasal 10
• Standar Isi merupakan kriteria minimal bahan kajian sesuai capaian
pembelajaran yang dituangkan dalam kurikulum yang harus
dipenuhi oleh lulusan pendidikan tinggi.
• Standar isi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) memuat:
– kurikulum program studi pada suatu program pendidikan; dan
– beban pembelajaran.
Pasal 11
• Kurikulum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 ayat (2) huruf a
merupakan seperangkat rencana dan pengaturan mengenai
tujuan, isi dan bahan ajar serta cara yang digunakan sebagai
pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk
mencapai tujuan pendidikan tinggi.
• Kurikulum program studi ditetapkan dan dikembangkan oleh
setiap perguruan tinggi berdasarkan SNPT.
Standar Isi: Mata Kuliah Umum, Wajib
dan Pilihan
Pasal 13
1. Jenis mata kuliah dalam suatu kurikulum program studi terdiri atas:
a)
b)
c)
2.
Mata kuliah wajib umum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a
terdiri atas mata kuliah:
a)
b)
c)
d)
3.
sejumlah mata kuliah wajib umum, yang ditujukan untuk membentuk sikap
dan tata nilai;
sejumlah mata kuliah wajib program studi, yang ditujukan untuk
menghasilkan kemampuan kerja, penguasaan pengetahuan, dan
kemampuan mengelola kewenangan serta tanggung jawabnya; dan
sejumlah mata kuliah pilihan di dalam atau di luar program studi yang
bersangkutan, yang ditujukan untuk pengembangan kemampuan sesuai
minat mahasiswa.
agama;
Pancasila;
kewarganegaraan; dan
bahasa Indonesia.
Perguruan tinggi dapat melakukan pembelajaran terintegrasi pada
mata kuliah wajib umum dengan syarat bahwa capaian pembelajaran
paling sedikit sama dengan capaian pembelajaran masing-masing mata
kuliah.
SNPT 2013 - Standar Proses - RPS
• RPS paling sedikit memuat:
– nama program studi dan nama, kode, semester, sks, dosen,
serta capaian pembelajaran mata kuliah;.
– kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap
pembelajaran;
– waktu yang disediakan untuk mencapai kemampuan pada
tiap tahap pembelajaran;
– bahan pembelajaran atau bahan kajian;
– kriteria atau indikator penilaian;
– bobot penilaian;
– strategi pembelajaran/pengalaman belajar mahasiswa;
– daftar referensi yang digunakan;
– rincian/deskripsi semua tugas yang harus dikerjakan oleh
mahasiswa.
Kebijakan Pengembangan Kompetensi pendidikan
di Indonesia
Elemen-elemen Kompetensi
(Kepmen RI No. 045/U/2002)
•
•
Learning to know
• Landasan Kepribadian
•
Learning to do
•
Learning to be
• Penguasaan Ilmu dan
Keterampilan
Learning to live
together
THE FOUR PILLARS
OF EDUCATION
• Kemampuan Berkarya
• Sikap dan Prilaku dalam Berkarya
Menurut Tingkat Keahlian
Berdasarkan Ilmu dan
Keterampilan yang dikuasai
• Pemahaman Kaidah Kehidupan
Bermasyarakat Sesuai dengan
Pilihan Keahlian dalam Berkarya

similar documents