HAK-ASASI-MANUSIA - Blog IAIN Tulungagung

Report
HAK ASASI MANUSIA
Pengertian menurut :
- Teaching Human Rights yang
diterbitkan oleh PBB adalah hak-hak
yang melekat pada setiap manusia,
yang tanpanya manusia mustahil dapat
hidup sebagai manusia.
Menurut John Locke : HAM adalah hakhak yang diberikan langsung oleh Tuhan
Yang Maha Pencipta sebagai sesuatu
yang bersifat kodrati.
Dalam UU no. 39 tahun 1999 tentang Hak
Asasi Manusia dalam pasal 1 tersurat : HAM
adalah seperangkat hak yang melekat pada
hakekat dan keberadaan manusia sebagai
makhluk Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan
anugrah-Nya yang wajib dihormati, dijunjung
tinggi dan dilindungi oleh negara, hukum,
pemerintah, dan setiap orang demi
kehormatan serta perlindungan harkat dan
martabat manusia
• PERKEMBANGAN HAM
• Sebelum deklarasi Universal HAM : lahirnya
magna Charta (eropa) tahun 1215.isinya al :
raja yang melanggar aturan harus diadili dan
mempertanggungjawabkan kebijakanya di
hadapan parlemen.
• tahun 1689 lahir UU HAM (Bill of Rights) di
Inggris. Munculah istilah equality before the
law (manusia sama dimuka hukum)
• Paska Bill of Rights, Pada tanggal 4 Juli Tahun
1776 lahirlah The Amirican Declaration of
Independence yang isinya antara lain
“manusia dilahirkan sama dan merdeka”
• Tahun 1789 lahir Declarasi Perancis (The
French Declaration ) yang memuat aturanaturan hukum yang menjamin HAM dalam
proses hukum, seperti larangan penangkapan
dan penahanan seseorang tanpa alasan sah.
• Munculnya The Four Freedoms di Amerika
tahun 1941 : keempat hak kebebasan itu
adalah hak kebebasan berbicara dan
menyatakan pendapat, hak kebebasan
memeluk agama dan beribadah sesuai dengan
ajaran agama yang dipeluknya, hak kebebasan
dari kemiskinan dan hak kebebasan dari rasa
takut.
• Tahun 1944 ketika konferensi buruh
Internasional di Philadelphia AS dihasilkan
Declarasi Philadelphia yang memuat prinsipprinsip HAM dan pentingnya menciptakan
perdamaian dunia berdasarkan keadilan sosial
dan perlindungan seluruh manusia apapun
ras, kepercayaan dan jenis kelaminya.
• Tahun 1948 dirumuskanlah Deklarasi Universal
HAM (DUHAM) yang dikukuhkan oleh PBB
dalam Universal Declaration of Human Rights
(UDHR). Yang menurutnya terdapat 5 hak
asasi yang dimiliki oleh setiap individu yaitu :
hak personal, hak legal, hak sipil dan politik,
hak ekonomi, sosial dan budaya. (lihat hal
255).
Menurut pasal 3-21 duham, hak personal, hak legal,
hak sipil dan politik meliputi :
• 1. hak untuk hidup, kebebasan dan keamanan pribadi.
2. hak bebas dari perbudakan dan penghambaan, 3. hak
bebas dari penyiksaan atau perlakuan maupun
hukuman yang kejam, tak berprikemanusiaan atau
merendahkan derajat kemanusiaan. 4. hak untuk
memperoleh pengakuan hukum dimana saja secara
pribadi. 5. hak untuk pengampunan hukum secara
efektif. 6. hak bebas dari penangkapan, penahanan,
atau pembuangan yang sewenang-wenang. 7. hak
untuk peradilan yang independen dan tidak memihak
dsb. dsb.
• Setelah deklarasi Universal HAM 1948 tdp. 4
generasi pemikiran HAM
• Generasi pertama : pemikiran HAM hanya
berpusat pada hukum dan politik. (sebagai
dampak dari perang dunia ke II).
• Generasi kedua : tdk hanya hukum politik saja
, tapi juga menyerukan hak-hak sosial,
ekonomi, politik dan budaya.
• Generasi ketiga : sebagai penyempurnaan
menyerukan wacana kesatuan HAM antara hak
ekonomi, sosial budaya, politik dan hukum dalam
satu bagian integral yang dikenal dengan istilah
hak-hak melaksanakan pembangunan (the rights
of development)
• Generasi keempat : banyak menyoroti dan
mengkritisi secara tajam peran dominan negara
dalam proses ekonomi dan kecenderungan
pengabaian aspek kesejahteraan rakyat
• Pemikiran Ham generasi ke 4 banyak
dipelopori oleh negara-negara di kawasan Asia
dan melahirkan deklarasi HAM Asia yang
terkenal dg. Declaration of The Basic Duties of
Asia People and Government yang memuat al :
a. Pembangunan berdikari, b. perdamaian, c.
partisipasi rakyat, d. hak-hak budaya, dan e.
hak keadilan sosial.
Perkembangan HAM di Indonesia
• Perkemb. Ham di Ind. dibagi 2 periode : sebelum
dan sesudah kemerdekaan
• Sebelum kemerdekaan : (1908-1945) akibat
dijajah dpt kita jumpai pada pemikiran organisasi
pergerakan nasional seperti : Boedi oetomo
(1908), Serikat Islam (1911), Indische Partij
(1912), pki (1920), Perhimpunan Indonesia (1925)
dan Partai Nasional Indonesia (1927). Perdebatan
ttng HAM masa ini terjadi pada sidang-sidang
BPUPKI untuk merumuskan dasar
ketatanegaraan dsb.
Periode setelah kemerdekaan (1945sekarang) dpt dilihat hal 260-268
• Dalam UU no 39 Tahun 1999 tentang HAM
terdapat bentuk-bentuk HAM yaitu : 1. hak
untuk hidup, 2, hak berkeluarga dan
melanjutkan keturunan, 3. hak
mengembangkan diri, 4. hak memperoleh
keadilan, 5. hak atas kebebasan pribadi, 6. hak
atas rasa aman, 7. hak atas kesejahteraan, 8.
hak turut serta dalam pemerintahan, 9. hak
wanita dan 10. hak anak.
• Sedangkan HAM yang diatur dlm perubahan
UUD 1945 tdp dalam bab X A (pasal 28) lihat
halaman 267 buku sdr. !

similar documents