695_MANSYU_RAMLY_PENGEMBANGAN_KARAKTER

Report
PENGEMBANGAN KARAKTER
STRAREGI PELAKSANAAN PENDIDIKAN
KARAKTER DI PERGURUAN TINGGI
Mansyur Ramly
Dosen Kopertis dpk pada Fakultas Ekonomi
Universitas Muslim Indonesia
RAKERWIL PTS KOPERTIS WILAYAH IX
SULAWESI
Hotel Clarion, Makassar, 20-21 April 2012
1
APA PENDIDIKAN KARAKTER?
Merupakan pendidikan nilai, pendidikan budi
pekerti, pendidikan moral, pendidikan watak
yang bertujuan mengembangkan kemampuan
peserta didik untuk memberikan keputusan baikburuk, memelihara apa yang baik & mewujudkan kebaikan itu dalam kehidupan sehari-hari
dengan sepenuh hati.
(Rencana Aksi Nasional Pendidikan Karakter, 2010)
2
Pendidikan Karakter Vs pendidikan Moral
• Pendidikan karakter mempunyai makna lebih
tinggi dari pendidikan moral, karena bukan
sekedar mengajarkan mana yang benar (baik)
dan mana yang salah (buruk);
• Lebih dari itu pendidikan karakter menanamkan
kebiasaan (habituation) tentang hal yang baik
sehingga peserta didik menjadi paham (domain
kognitif) tentang mana yang benar (baik) dan
salah (buruk), mampu merasakan (domain
afektif) nilai yang baik dan biasa melakukannya
(domain psikomotorik);
• Jadi pendidikan karakter erat kaitannya dengan
“habit” atau kebiasaan yang terus menerus
dipraktekan atau dilakukan.
3
KARAKTER DAN PERILAKU
PENGARUH LINGKUNGAN
JATI DIRI
Fitrah
Illahi
JATI
JATIDIRI
DIRI
K
A
R
A
K
T
E
R
P
E
R
I
L
A
K
U
PENGARUH PENDIDIKAN
DAN KELUARGA
...jati diri berinteraksi dengan lingkungan sehingga
membentuk karakter, sedangkan karakter akan
mempengaruhi perilaku...
4
GRAND DESIGN PENDIDIKAN KARAKTER
Agama, Pancasila,
PROSES PEMBUDAYAAN DAN PEMBERDAYAAN
UUD 1945,
UU No. 20/2003 ttg
INTERVENSI
Sisdiknas
Teori
Pendidikan,
Psikologi,
Nilai, Sosial
Budaya
Nilai-nilai
Luhur
Pengalaman terbaik
(best practices)dan
praktik nyata
SATUAN
KELUARGA
MASYARAKAT
PENDIDIKAN
Perilaku
Berkarakter
HABITUASI
PERANGKAT PENDUKUNG
Kebijakan, Pedoman, Sumber Daya,
Lingkungan, Sarana dan Prasarana,
Kebersamaan, Komitmen pemangku
kepentingan.
5
NILAI-NILAI YG DIHARAPKAN PENDIKAR
cerdas, kritis,
kreatif, inovatif,
ingin tahu, berpikir
terbuka, produktif,
berorientasi Ipteks,
dan reflektif
bersih dan sehat,
disiplin, sportif,
tangguh, andal,
berdaya tahan,
bersahabat,
kooperatif,
determinatif,
kompetitif, ceria,
dan gigih
OLAH
PIKIR
OLAH
HATI
OLAH
RAGA
OLAH
RASA/
KARSA
Nilai-nilai Luhur
Akhlak Mulia
beriman dan bertakwa,
jujur, amanah, adil,
bertanggung jawab,
berempati, berani
mengambil resiko,
pantang menyerah, rela
berkorban, dan berjiwa
patriotik
ramah, saling
menghargai, toleran,
peduli, suka menolong,
gotong royong,
nasionalis, kosmopolit ,
mengutamakan
kepentingan umum,
bangga menggunakan
bahasa dan produk
Indonesia, dinamis,
kerja keras, dan beretos
kerja
Olah Pikir
Olah Hati
Pertimbangan:
dimulai dari sedikit, yang
esensial, yang sederhana, yang
mudah dilaksanakan sesuai
dengan kondisi masing-2 PT
Nilai-nilai
Luhur dan
Perilaku
Berkarakter
Olah Raga
Olah Rasa
dan Karsa
CERDAS, PEDULI, TANGGUH,
JUJUR
LINGKUNGAN (BERSIH,
RAPIH,
NYAMAN),DISIPLIN,
SOPAN-SANTUN
7
7
STRATEGI KEBIJAKAN PENDIKAR
1. INTERVENSI MELALUI
KEBIJAKAN (Top-Down)





2. PENGALAMAN
PRAKTISI
(Bottom-Up)
SOSIALISASI
PENGEMBANGAN REGULASI
PENGEMBANGAN KAPASITAS
IMPLEMENTASI & KERJASAMA
MONITORING & EVALUASI
ILUSTRASI BEST
PRACTICE
,
3. REVITALISASI
PROGRAM
SOSIO PEDAGOGIS
Pramuka; Kantin Kejujuran;
UKS; PMR; Perlombaan/olimpiade sains & OR;
revitalisasi gugus satuan pend
INTEGRASI 3
PENDEKATAN
1.KBM
2.Pengembangan
Budaya Satuan
Pendidikan;
3.Keg. KoKurikuler &/
Ekstrakurikuler;
4.Kegiatan
keseharian di
rumah dan
masyarakat.
UNIVERSITY
CULTURE
8
IMPLEMENTASI PENDIKAR DALAM PBM
1. Integrasi dalam Mengembangkan silabus dan GBPP pada
mata kuliah yang kompetensi yang telah ada sesuai dengan nilai yang
akan diterapkan
ada
2. Mata kuliah
khusus
Ditetapkan oleh PTS ybs
Kompetensi dikembangkan oleh PTS ybs
3. Kegiatan
Pengembangan
Diri
Pembudayaan & Pembiasaan
Pengkondisian
Kegiatan rutin
Kegiatan spontanitas
Keteladanan
Kegiatan terprogram
Ekstrakurikuler
Pramuka; Kantin kejujuran
UKM; Olah raga, Seni;
Bimbingan Konseling
Pemberian layanan bagi mahasiswa yang
mengalami masalah
9
INDIKATOR AWAL PTS BERKARAKTER
•
•
-
BERSIH, RAPI DAN NYAMAN
Tersedia toilet yang selalu bersih dan tersedia air dan fasilitasnya
Bak sampah tersedia di tempat2 yg semestinya
Tanaman di halaman terpelihara dan menimbulkan rasa sejuk
DISIPLIN
Dosen dan mahasiswa datang tepat waktu dan pembelajaran berlangsung
dengan baik
- Aturan yang sudah disetujui oleh warga PTS harus dilaksanakan dengan
baik
• SOPAN
- Dosen, karyawan dan mahasiswa saling memberi salam jika bertemu
- Berpakaian rapi dan sopan
• JUJUR
• DILANJUTKAN DENGAN INDIKATOR NILAI-NILAI YANG LAIN
10
PENYIAPAN PERANGKAT DALAM RANGKA
PELAKSANAAN PENDIKAR DI PT
1. Desain Induk Pelaksanaan Pendidikan Karakter
2. Pembentukan Tim Sosialisasi
3. Menyiapkan bahan pelaksanaan Pendidikan Karakter pada
PTS ybs (Buku Panduan Pelaksanaan Pendidikan Karakter);
4. Pemetaan kesiapan pelaksanaan Pendidikan Karakterpd
masing-2 Fakultas/program studi
5. Penyiapan bahan sosialisasi berupa bahan/materi pelatihan
untuk pelaksanaan Pendidikan Karakter yang bervariasi;
booklet, leaflet diperuntukan bagi pemangku kepentingan
PTS ybs;
6. Best Practice pelaksanaan pendidikan karakter di PT
11
PROSEDUR PELAKSANAAN PENDIKAR
1. Komitmen seluruh civitas PT termasuk orang tua dan
masyarakat sekitar;
2. Melakukan analisis konteks utk menetapkan sumberdaya
dan sarana yg diperlukan, nilai-2 dan indikator yg
dikembangkan serta prosedur penilaian keberhasilan;
3. Menyusun rencana kerja dan rencana aksi PTS ybs;
4. Pemenuhan tagihan minimum pelaksanaan Pendikar:
• Penyiapan sdm;
• Penyiapan dokumen kurikulum;
• Penyediaan sarana dan prasarana;
• Penciptaan iklim kondusif;
• Penjadwalan, serta pembagian tugas dan tanggung jawab
5. Design implementasi: (1) Keteladanan; (2) Program
pembudayaan karakter;
6. Evaluasi keberhasilan, reward and punishment, dan
evaluasi diri
12
KENDALA-2 YG SERING DIJUMPAI
1. Peran serta orangtua di rumah belum satu
kesepahaman dan satu tindakan dalam
penerapan suatu nilai-nilai;
2. Minimnya sarana dan fasilitas pendukung;
3. Kurangnya keteladanan;
4. Lingkungan kampus yang kurang kondusif;
5. Dukungan masyarakat sekitar yg kurang
memadai;
6. Kurang tepatnya implementasi program
sosialisasi
13
MARI BERSAMA
MEMBANGUN
KARAKTER BANGSA
KITA
14

similar documents