estetik suturing Hands On 1

Report
SEMINAR PABMI
ESTETIK SUTURING
PRESENTED BY :
Drg. RAHARDJO, SU, Sp. BM
MENJAHIT LUKA ADALAH
SUATU
ILMU & SENI, ART
PERLU PENGETAHUAN TENTANG
•
•
•
•
•
MA
WOUND MANAGEMENT
MATERI SUTURE
TECHNICAL SUTURE
WOUND HEALING
WOUND CARE
Nilai estetik
pada bekas
luka adalah
Luka dengan
skar yang
halus tanpa
bekas jahitan
SYARAT MENDAPATKAN SKAR
YANG ESTHETIK
Salah satunya :
Surgical needle
Traumatik
Atraumatik
SYARAT JAHITAN YANG IDEAL
 MUDAH DI MANIPULASI
 REAKSI MINIMAL PADA KULIT
•
 MENCEGAH PERTUMBUHAN BAKTERI
 IKATAN SIMPUL YANG KUAT
 NONALERGI, NONVCARCINOGENIK
JENIS SUTURE
MULTIFILAMENT
SUTURE SILICON COATED
Black Braided Silk Suture
MONOFILAMENT
Polyester Braided Suture Silicon Coated
Benang
suturing
Keberadaannya
didalam tubuh
Bahan
Natural
Sintetis
Absorbable
Penampang
benang
Non
absorbable
Mono
filamen
seide
Catgut
ethilon
vitalene
Cotton
steelwire
vicryl
Plain
catgut
chromic
catgut
ethibon
Multi
filamen
TATA CARA MENJAHIT LUKA
1.
2.
3.
4.
5.
6.
Alat dan tempat alat steril
Operator steril (prosedur bedah)
Bersihkan luka dan sekitar luka dengan desinfektan
Duk/kain penutup steril
Anestesi blok/infiltrasi  1 cm dari luka
Jahit dengan metode yang cocok
Jenis Jahitan
1. Interrupted Pattern
 - Simple
interrupted
- Interrupted horizontal mattress
 - Interrupted Vertical mettress
2. Continuous Pattern
 - Simple continuous
 - Continuous lock stitch
 - Continuous horizontal mattress
 - Sub cuticular
Interrupted Suture Techniques
Teknik
suturing
Kelebihan
Simple
interrupted
Pengembalian tepi luka yang  Teknik
pengembalian
tepi
baik. Umum digunakan dan memerlukan pengalaman
dapat dikerjakan dengan cepat  Pengembalian tidak sebagus
teknik yang lain
 Tidak mengurangi ekstrinsic
tensions dari tepi luka
Pengembalian tepi luka yang  Pengerjaannya cukup lama
baik
dan
aposisi
yang  Menciptakan lebih banyak
sempurna
cross-marks
Mengurangi tension dari tepi
kulit
Menguatkan jaringan subkutan  Tidak menciptakan aposisi tepi
Mengurangi tension dari tepi luka sebaik vertical mattress
kulitlebih efektif dibanding
vertical mattress
Vertical
mattress


Kekurangan
Horizontal
mattress


Half-buried
horizontal
mattress
 Mengurangi intrinsic tension  Memerlukan skill tinggi untuk
dan vascular compromise menciptakan aposisi yang baik
ketika mencapai ujung flap
dari tepi luka
Gambar
Continuous Suture Techniques
Teknik
suturing
Kelebihan
Kekurangan
Continuous  Dapat dikerjakan dengan  Aposisi tepi luka lebih
over and over cepat untuk menutup sulit diperoleh
laserasi multipel dan luka  Inclusion cyst dapt
besar
terbentuk
Continuous
single lock
Continuous
mattress
 Dapat dikerjakan dengan  Aposisi tepi luka tidak
cepat
sebaik simple
 Aposisi tepi luka lebih interrupted, kecuali jika
baik dari Continous over prosedurnya dikerjakan
and over
dengan baik
 Epitelisasi yang lebih
rendah dari tracts
Dapat dikerjakan dengan Tidak
menyediakan
cepat pada laserasi besar aposisi tepi luka yang
di daerah yang tertutup baik
(cosmetically
unimportant)
Gambar
SYARAT JAHITAN YANG BENAR
1.
2.
3.
4.
5.
6.
Jarak jahitan teratur
Jarak dari pinggir luka teratur
Melintasi luka sudut 90 º
Tidak terlalu erat
Tidak tumpang tindih
Ujung / pangkal jahitan tidak boleh
melipat (istilahnya)
Macam-macam simpul
1. Reef knot
2. Surgeon’s knot
3. Deep tying
4. Slip knot
Surgeon’s knot
Simpul pertama dilakukan 2 kali lilitan
selanjut nya simpul 1 kali lilitan dengan
arah/gerakan yang berbeda dengan
sebelumnya.
Dipakai jika regangan tinggi

Interrupted Suture
- Satu jahitan, disimpulkan kemudian dipotong.
- Lebih banyak benang
- Bila satu jahitan putus jahitan lainnya tidak terganggu.
- luka yang terinfeksi (mudah membuka jahitan jika ada satu tempat
yang mengalami infeksi sehingga tidak mengganggu jahitan lainnya
Tekniknya :
1. Penjahitan dimulai di tengah  dilanjutkan setiap pertengahan dari
insisi yang tersisa.
2. Arah jarum yang tegak lurus dengan permukaan kulit dan juga tegak
lurus sayatan kulit.
3. Jarak masuk dan keluarnya jarum dari tepi sayatan sama dengan
dalamnya jaringan yang diambil
Keuntungan interupted:
 Mudah
 Kekuatan jahitan besar
 Kecil kemungkinan menjerat sistem sirkulasi sehingga
mengurangi edema
 Mudah untuk mengatur tepi-tepi luka
Kerugian:
 Lama
 Bekas jahitan lebih terlihat
Interupted simpel
Horizontal Mattress Suture
 Membuat pinggir luka menjadi eversi (menjorok keluar) dan
membagi rata tekanan pada seluruh pinggir permukaan luka
 Luka yang memiliki jarak kedua permukaan pinggir luka yang
cukup jauh, sehingga regangan cukup kuat
 initial suture untuk mendekatkan dua permukaan pinggir
luka.
 luka yang rapuh seperti kulit di telapak tangan dan kaki.
 Efektif untuk hemostasis akibat perdarahan bawah kulit di
tepi luka (misalnya di kulit kepala).
 Horizontal mattress suture juga berguna untuk aproksimasi
tanpa mengganggu sesuatu struktur yang berjalan sejajar
dengan luka sayatan, seperti pembuluh darah, nervus dll
JAHITAN SUBKUTAN ( Estetic Suture )
dibawah lapisan epidermal.
 continuous atau interrupted dan tidak diangkat
setelah operasi.
 searah atau paralel dengan luka.
 Jahitan pendek-pendek, dibagian lateral
sepanjang luka.
 Setelah jahitan selesai dilakukan, kedua ujung tali
diikat.
 Keuntungannya : kosmetik baik, kulit tidak
terlukai oleh bekas jahitan.
 Simpul pertama di subkutis (absorbable).
 Pengambilan subkutis harus sama dalam dari
permukaan kulit.
 Keluar masuknya jarum harus sejajar dari sisi
luka berseberangan.
Hands On Video Suturing
 3 Interrupted Sutures Simple, Vertical Mattress, _
Horizontal Mattress.mov.mp4
 The Subcuticular Suture.mp4

similar documents