Biaya Produksi - WordPress.com

Report
BIAYA
PRODUKSI
Robinhot Gultom, SE, M.Si
1
Pengertian Biaya Produksi
Semua pengeluaran yang di gunakan dalam
proses produksi untuk menghasilkan barang
atau jasa.
Ada beberapa konsep biaya yang perlu
diketahui:
1. Biaya langsung (Mis : DRM & DL) dan biaya
tidak langsung (Mis : FOH)
2. Biaya Eksplisit (Biaya Nyata) dan Biaya
Implisit (Nilai dari Input --- tapi tdk sbg
pengeluaran nyata)
Robinhot Gultom, SE, M.Si
2
3. Biaya Kesempatan (Nilai suatu sbr daya dlm
penggunaan alternatif terbaik) dan Biaya Historis
4. Biaya Incremental (Biaya tambahan)
Biaya Relevan (Biaya yg hrs dipergunkan dlm
situasi keputusan tertentu).
Cth : Sepeda dimodifikasi sebanyak 100 unit
dengan harga Rp. 179.000 per unit, sedangkan
harga normal sepeda sebesar Rp. 249.000
dengan biaya produksinya sebesar Rp. 182.000
per unit (DRM = 86.000. DL = 45.000, FOH =
51.000).
Robinhot Gultom, SE, M.Si
3
Ternyata setelah kita cek kapasitas masih
memungkinkan untuk memproduksi 100 sepeda
lagi dan dampaknya ke biaya adalah:
Overhead pabrik sebesar Rp. 51.000 per unit
tersebut, overhead pabrik variabel per unit adalah
sebesar Rp 6.000 dan ada tambahan biaya variabel
sebesar Rp. 17.000 per unit serta tambahan biaya
tetap sebesar Rp 1.200.000.
Pesanan khusus tersebut ternyata menguntungkan
karena ada total tambahan laba neto sebesar
Rp.1.300.000.
5. Biaya Variabel dan Biaya Tetap
Robinhot Gultom, SE, M.Si
4
Analisis Biaya Jangka Pendek
Analisis Biaya Jangka Pendek adalah analisis
biaya dengan membedakan biaya tetap dan
biaya variabel
Dalam analisis biaya jangka pendek konsepkonsep biaya yang digunakan adalah:
a. Biaya tetap
b. Biaya variabel
c. Biaya total
d. Biaya rata-rata (AC), AFC & AVC
e. Biaya marginal (MC)
Robinhot Gultom, SE, M.Si
5
Biaya Tetap Total (TFC)
TC
TFC
C
0
Q
6
Biaya Variabel Total (TVC)
TVC
TC
A
0
Q
7
Total Cost (TC)
Rp
TC
TVC
c
A
TFC
0
Q
8
Analisis Biaya Produksi Jangka Pendek
Biaya Rata-rata
Biaya Produksi
1. Average Fixed Cost,
AFC = TFC/Q
2. Average Variabel Cost,
AVC = TVC/Q
3. Average Cost,
AC 
TC

TFC  TVC
Q
AC
AVC
C
 AFC  AVC
Q
Biaya Marjinal (Marginal Cost)
MC = ∆TC/ ∆Q
MC
B
A
AFC
Q
Gambar AVC
Biaya Variabel Rata-rata (AVC)
10
Soal : Isilah kolom yang belum di lengkapi.
Jlh
TK
Jlh
Produk
si
TFC
(Rp)
TVC
(Rp)
0
0
50.000
0
1
1
50.000
50.000
2
3
50.000
100.000
3
6
50.000
150.000
4
10
50.000
200.000
5
15
50.000
250.000
6
19
50.000
300.000
7
22
50.000
350.000
8
24
50.000
400.000
9
25
50.000
450.000
10
25,5
50.000
500.000
TC AFC
(Rp) (Rp)
Robinhot Gultom, SE, M.Si
AVC
(Rp)
AC
(Rp)
MC
(Rp)
11
Profit Maximization
Syarat Pemaksimuman Keuntungan
1. Perbedaan antara hasil penjualan (Total Pendapatan) dengan total
biaya yang paling maksimum.
2. Pada saat MR = MC
($ )
300
TC
240
TR
180
MC
120
60
MR
0
Q
0
1
2
3
5
4
60
30
0
-3 0
-6 0
P ro fit
Robinhot Gultom, SE, M.Si
12
Analisis Biaya Jangka Panjang
Dalam
Jangka
semua
biaya
bersifat variabel.
Robinhot Gultom, SE, M.Si
Panjang
produksi
13
Kurva Biaya Jangka Panjang
C
Titik potong antara ac1 dan ac2 adalah yang
Paling maksimum dari ac1,bila ingin produksi
Harus pindah ke ac2…
ac1
ac7
LRAC
ac6
ac2
ac5
ac3
ac4
LRAC = kurva
yg menunjukkan
biaya rata-rata
yg paling
minimum utk
berbagai tingkat
produsi apabila
prsh dpt selalu
mengubah
kapasitas
memproduksi.
Q
q1 q2 q3 q4
q5 q6 Robinhot
q7 Gultom, SE, M.Si
q8
q9 q10
14
Skala Ekonomi & Tidak Ekonomi
Hal yang menimbulkan skala ekonomi
1. Spesialisasi faktor-faktor produksi
2. Pengurangan harga bahan mentah dan kebutuhan
produksi lain.
3. Memungkinkan barang sampingan diproduksikan.
4. Perusahaan besar mendorong pengembangan
kegiatan di luar perusahaan yang berguna kepada
perusahaan.
Skala Tidak Ekonomi
Jika
pertambahan
produksi
mengakibatkan
bertambahnya biaya produksi, maka hal ini berarti
perusahaan mencapai skala tidak ekonomis.
Robinhot Gultom, SE, M.Si
15
Analisa Pulang Pokok
Dalam pokok bahasan ini juga dibahas tentang analisa
pulang pokok atau break even point analysis sebab
berkaitan dengan biaya.
Analisa pulang pokok
digunakan untuk menentukan besarnya volume produksi
pada saat perusahaan tidak memperoleh laba dan tidak
menderita rugi.
Analisa pulang pokok juga dapat
digunakan untuk menentukan volume produksi sehingga
perusahaan memperoleh sejumlah laba tertentu, baik
sebelum pajak maupun setelah pajak.
Analisa pulang pokok dapat dilakukan dengan
menggunakan pendekatan grafik ataupun dengan
menggunakan pendekatan aljabar, yaitu melalui
persamaan matematika. Aplikasi analisa pulang pokok
juga dapat dilakukan atas dasar cash basis maupun
accounting basis.
Robinhot Gultom, SE, M.Si
16
P
BEP Dalam Kurva
TC
TR
P2
BEP
BEP
TC<TR
P1
TC > TR
FC
Q
Q1
Robinhot Gultom, SE, M.Si
Q2
17
Soal
1. Sebuah perusahaan mempunyai fungsi biaya total
jangka pendek sebagai berikut :
TC = 2.500 + 325 Q – 24 Q2 + 2 Q3
Pertanyaan :
a. Tentukanlah fungsi MC, AVC dan AC
b. Carilah output pada saat MC minimum
c. Carilah tingkat output pada saat AVC minimum
Robinhot Gultom, SE, M.Si
18
2.
Biaya Tetap yang dikeluarkan suatu perusahaan sebesar Rp 120.000,-.
Total Biaya Variabel pada berbagai tingkat produksi adalah seperti
ditunjukkan dalam tabel berikut :
Jumlah Produksi
(Unit)
Total Biaya Variabel
(Rp)
1
10.000
3
30.000
6
45.000
10
60.000
15
70.000
19
100.000
22
150.000
24
250.000
Diminta : a. Hitunglah TC, ATC, AVC, AFC & MC
b. Gambarkan Kurvanya
Robinhot Gultom, SE, M.Si
19
Pulang
lah Pak
Robin
Apa !!!
Ok
Robinhot Gultom, SE, M.Si
20

similar documents