Teori atom Thomson

Report
Teori atom
Thomson
Adabina Husna Y. F.
Dela Cynthia Fitri
Dwi Fera Nur Latifah
Indira Novadiani
Nurul Rahmi
Silmi Sabila
Rozma Khumaira
Tiara Risma A.
ATOM
• Salah satu konsep ilmiah tertua adalah
bahwa semua materi dapat dipecah menjadi
zarah (partikel) terkecil, dimana partikelpartikel itu tidak bisa dibagi lebih lanjut.
• A = Tidak, Tomos = memotong. Dinamakan
atom karena dianggap tidak dapat dipecah
lagi
J.J Thomson (1856-1940)
seorang Fisikawan
Inggris telah berhasil
memperoleh hadiah
Nobel Fisika pada tahun
1906 atas penemuan
elektron.
• Teori atom Thomson ditemukan oleh J.J.
Thomson pada tahun 1897
• Teori atom Thomson ini penyempurna dari teori
atom dalton.
• Hasil eksperiman adalah: bahwa dalam atom
terdapat partikel yang bermuatan negatif yang
disebut elektron.
• Thomson juga menambahkan bahwa atom
bersifat netral sehingga jumlah proton dalam
bola sama dengan jumlah elektron yang ada di
dalamnya
.
Teori atom Thomson ini
menyempurnakan teori atom dalton
yang menyatakan bahwa
“atom merupakan bagian terkecil dari materi
yang tidak dapat dibagi lagi”
Ternyata dalam teori atom thomson ini
ditemukan bahwa, di dalam atom
terdapat partikel-partikel, sehingga
atom bukanlah partikel terkecil yang
tidak dapat dibagi lagi.
Di alam atom berada dalam keadaan
yang stabil dan memiliki muatan yang
netral, dengan demikian Thomson lebih
lanjut mengasumsikan bahwa didalam
atom itu sendiri pasti terdapat bagian
yang bermuatan positif. Dari asumsi
tersebut maka Thomson mengajukan
struktur atom sebagai bulatan awan
bermuatan posistif dengan elektron yang
terdistribusi random di dalamnya.
Gambar ini
menggambarkan
bentuk aom
menurut teori
atom thomson
Kelemahan :
model atom thomson ini tidak
dapat menjelaskan susunan
muatan positif dan negatif dalam
bola atom tersebut
Sekian dan
terimakasih 

similar documents