Penulisan Naskah TV Pertemuan 14

Report
PERTEMUAN XIV (EMPAT BELAS)
MATA KULIAH : PENULISAN NASKAH
SEMESTER
: GANJIL
DOSEN
: BAMBANG SUDJATI
TAHUN
: 2011
Bentuk Lakon
• a. Tragedi :
Salah satu bentuk lakon dimana tokoh tragis
yang optimistis hancur dalam perjuangan
karena mempunyai cacat tragis
b. Komedi :
Salah satu bentuk lakon dimana terdapat banyak hal atau
peristiwa tentag tokoh-tokoh tertentu yang menimbulkan
kelucuan, kegelian dan atau kemuakan moral
c. Tragedikomedi :
Salah satu bentuk lakon dengan tokoh utama atau tokohtokoh yang lainnya, diperistiwakan, disuasanakan,
dikarakterisasikan penulis secara lucu, tapi sekaligus kadang
atau seringkali mengerikan, menyeramkan atau
menimbulkan rasa iba prihatin atau simpati
• d. Melodrama :
salah satu bentuk lakon dimana tokoh
protagonis secara total, baik, antagonis secara
total, jahat, sementara aksi-aksi dramatis dan
pengkarakterisasian dibuat untuk
menghasilkan efek yang gagal atau hebat
Alur Cerita/Plot
1. Plot Lurus,
Biasa disebut Plot Linier, plot yang alur ceritanya
terfokus hanya pada konflik seputar tokoh sentral
Plot ini banyak digunakan dalam membuat
skenario cerita lepas (Telesinema, FTV, Film, Serial
lepas)
2. Plot Bercabang,
Biasa disrepute Multiplot, jalan ceritanya sedikit
melebar ke tokoh lain
Setting Cerita
Lokasi tempat cerita ini ingin
ditempatkan/diwadahi
1. Media/Tempat
Dalam arti media dapat dibedakan menjadi
In door/Interior dan Out doorExterior
2. Budaya
Semua unsur yang terkait dengan setting
tersebut disesuaikan dengan daerah dan
budaya yang akan kita tampilkan
Kerangka Tokoh
Menjelaskan hubungan antar tokoh yang ada
dalam skenario.
Tokoh-tokoh yang ditampilkan sebaiknya
dibatasi pada tokoh sentral/utama dan
pembantu saja.
Profil Tokoh/Karakter Tokoh
Penjabarannya bukan hanya sebatas pada karakter,
melainkan juga fisik, dan latar belakang tokoh
1. Nama Tokoh,
Diseuaikan dengan banyak hal, misal, tokoh remaja
kota trendi, anak orang kaya, tentu tidak pas diberi
nama Tuginem
2. Usia Tokoh,
Ini perlu diperjelas, misal tokoh ini berperan dari usia
muda hingga tua, perlu mencatumkan usia tokoh, ini
penting untuk urusan casting (penentuan pemain)
Macam Karakter
Flat Character,
Tokoh yang dibekali karakteristik oleh pengarang
secara datar/bersifat hitam putih
Round Character,
Tokoh yang diberi pengarang secara sempurna
Karakteristiknya kaya dengan pesan-pesan dramatik
Caricatural Character,
Karakter yang tidak wajar, satiris dan menyindir
Theatrical Character,
Karakter yang tidak wajar, unik, bersifat simbolis
•
Tipologi Tokoh
Istilah psikologis untuk membedakan manusia berdasarkan
beberapa tipe
Tipologi Tipe Fisik
(Penggolongan manusia berdasarkan bentuk tubuh)
1. Piknis, (Pendek, gemuk berat badan melebihi berat
normal)
2. Leptosom, (Tinggi, Kurus berat badan kurang dari
normal)
3. Atletis, (Tinggi dan Kekar berat badan seimbang)
4. Displatis, (Bentuk tubuh yang khas/tidak umum, tidak
dapat dijabarkan dengan detail tertentu, mengingat tipe ini
menyimpang dari konstituisi normal/spesifik
Tipologi Tipe Psikis
Penggolongan manusia berdasarkan
temperamen/karakter
1. Sanguinis, (Periang, ramah, supel)
2. Melankolis, (Pemurung, penuh angan-angan
muram, mudah kecewa, pesimistis)
3. Koleris, (Hidup keras, bersemangat, daya juang
besar, optimistis, mudah marah, kasar)
4. Flegmatis, (Kalem, tenang, tidak suka tergesagesa, tidak mudah dipengaruhi, setia
Status Tokoh,
Dalam arti umum misal pelajar, mahasiswa, lajang, sudah
menikah, suami, isteri, anak, janda, duda
Agama Tokoh,
Pencantuman agama sebenarnya tidak mutlak, tergantung
dari kepentingan skenario
(natal atau ramadhan), masala agama menjadi penting
untuk kebutuhan tata cara ibadah/doa untuk mengisi
setting rumah
Profesi dan Jabatan Tokoh,
Profesi dana jabatan tikoh perlu ditulis jika dalam skenario
profesi/jabatan tokoh akan menjadi bagian yang dceritakan
Ciri Khusus Tokoh
Ciri-ciri Fisik,
Pada fisiknya dan harus berkaitan dengan
peran, misal bekas luka pada tubuhnya
Ciri-ciri Kelakuan,
Gerak geri yang menjadi kebiasaan tokoh,
misal menggaruk kepala, tertawa terbahakbahak
Latar Belakang Tokoh
Hal-hal yang berkaitan dengan masa lalu tokoh yang
masih mempengaruhi sikap hidup tokoh hingga saat ini
1. Latar Belakang Kelurga,
Hal-hal yang berkaitan dengan asal usul tokoh,
2. Latar Belakang Budaya,
Berkaitan dengan budaya yang mempengaruhi
Kehidupan sang tokoh, misal sejak kecil sekolah di luar
negeri, atau sejak kecil diasuh neneknya
3. Latar Belakang Ekonomi,
Berkaitan dengan kondisi perekonomian si tokoh, misal
orang kaya yang punya pengaruh sombong
4. Latar Belakang Sosial,
Berkaitan dengan kondisi bersosialisasi yang
mempengaruhi masa sekarang atau berpengaruh
pada rasa sosialnya saat ini, misal si tokoh suka
menolong orang, ternyata perbuatannya itu
berpengaruh pada saat dia kesulitan
5. Latar Belakang Pendidikan,
Hal-hal yang mempengaruhi kehidupan sang
tokohpada saat ini, misal si tokoh berpendidikan
rendah, pakerjaannyapun sebagai pembantu
rumah tangga atau kuli bangunan
Peran Tokoh
1. Peran Protagonis,
Peran yang harus mewakili hal-hal positif dalam kebutuhan cerita
(disakiti)
2. Peran Antagonis,
Peran yang harus mewakili hal-hal negatif dalam kebutuhan cerita
(menyakiti)
3. Peran Tritagonis/Confidante,
Peran pendamping, baik untuk protagonis maupun antagonis (peran
pembantu utama)
4. Peran Pembantu/Utility,
Tokoh pelengkap untuk mendukung rangkaian cerita, kehadiran
tokoh ini tidaka ada pada semua cerita tergantung kebutuhan cerita

similar documents