Unduh

Report
METODOLOGI
PENELITIAN
Dr. H. M. Lutfi Mustofa, M.Ag.
Apa itu Penelitian?

Penelitian adalah proses
pengumpulan dan analisis data
secara sistematis untuk
meningkatkan pemahaman tentang
fenomena atau realitas yang
menjadi perhatian dan minat studi.

Penelitian sedikitnya melibatkan tiga
langkah utama:



Perencanaan
Pengumpulan Data
Analisis
Proses Penelitian






Bermula dari adanya masalah
atau persoalan.
Menghendaki adanya
pernyataan tujuan secara jelas.
Mengikuti perencanaan
prosedur yang spesifik.
Adanya rumusan hipotetik yang
memandu penelitian.
Menerima asumsi-asumsi kritis
tertentu.
Memerlukan pengumpulan dan
penafsiran data untuk menjawab
pertanyaan penelitian.
Proses Penelitian
Jenis-jenis Desain
Penelitian
Apa itu
Penelitian Sosial?

Ia adalah penelitian yang melibatkan
metode-metode, teori-teori dan konsepkonsep ilmu sosial, yang dapat
meningkatkan pemahaman peneliti
terhadap proses-proses dan masalahmasalah sosial yang dihadapi oleh
individu-individu maupun kelompokkelompok dalam masyarakat.

Penelitian sosial dilaksanakan oleh para
ahlisosiologi, psikologi, ekonomi, politik,
antropologi, dan pendidikan.

Penelitian sosial bukan merupakan
pengetahuan keseharian, yang
didasarkan pada fakta-kata tanpa teori,
yang memanfaatkan pengalaman hidup
personal atau yang melestarikan mitosmitos media.
Penelitian Sosial
adalah Proses Ilmiah






Ia melibatkan pengumpulan metodemetode untuk menghasilkan
pengetahuan sistematis.
Ia bersifat obyektif.
Ia dapat menuturkan segala sesuatu
yang tidak dikehendaki sekalipun.
Ia terdiri dari teori-teori and observasi.
Terkadang ia disebut dengan ‘soft
sciences’ karena pokok kajiannya
(manusia) bersifat cair dan sulit untuk
diukur secara tepat.
Penenlitian sosial adalah penelitian
empirik, yaitu fakta-fakta diasumsikan
ada mendahului teori-teori yang
menerangkan mereka.
Dua Bentuk
Penelitian Sosial

Penelitian Dasar atau Murni:


Bertujuan mengembangkan
pengetahuan umum untuk
memahami tingkah laku sosial
manusia dengan cara
mengkombinasikan penyelidikan
empirik dan penerapan teori.
Penelitian yang Berorientasi
Aplikasi atau Kebijakan:

Bertujuan menyediakan
pengetahuan dan informasi yang
dapat digunakan untuk
mempengaruhi kebijakan sosial.
Dua Bentuk
Penelitian Sosial




Penelitian Dasar/Murni dilaksanakan
oleh para akademisi.
Penelitian Terapan/Kebijakan
dilaksanakan oleh para peneliti sosial
terapan yang dibiayai oleh sponsor.
Keberhasilan para peneliti sosial dasar
adalah ketika hasil penelitiannya
dipublikasikan jurnal yang dikaji oleh
sebayanya dan memiliki dampak pada
komunitas ilmiah.
Keberhasilan bagi para peneliti sosial
terapan adalah ketika hasil penelitian
mereka digunakan oleh pihak sponsor
dalam pengambilan keputusan.
Komponen-komponen
Penelitian
Teori
Metode
Epistemologi
Teori dan Penelitian

Teori dalam penelitian dapat
dikategorikan kepada:



Arah penalaran (deduktif/induktif)
Tingkat kanyataan sosial yang
diterangkan (makro/meso/mikro)
Apakah teori itu bersifat formal
(umum) atau substantif (spesifik).
Pendekatan Metodologis:
Epistemologi
Terdapat Tiga Perspektif Utama
Epistemologi :

Positifisme


Fenomenologi


Tertarik pada sebab-sebab dan
memprediksi kemiripan peristiwa-perisitiwa,
mencari keterangan, dan menciptakan
“fakta-fakta” sosial.
Tertarik pada makna-makna sosial,
mencari pemaknaan, menggunakan
keterlibatan langsung, dan menciptakan
data berdasarkan interaksi sosial.
Kritis

Tertarik memahami fenomena-fenomena
sosial dalam konteks sosialnya sendiri,
menemukan hubungan-hubungan struktur,
data sejarah, struktur dan ideologi.
Pertimbanganpertimbangan Ontologis

Objektifisme



Fenomena tidak terikat pada aktor-aktor
sosial.
Organisasi dan budaya dikatakan ada
sebagai obyek yang nyata, di luar aktor
sosial.
Konstruksionisme


Fenomena sosial dan makna-maknanya
secara terus menerus diciptakan oleh
aktor-aktor sosial.
Bukan hanya diproduksi melalui interaksi
sosial, tetapi berada pada keadaan yang
senantiasa direvisi.
Desain Penelitian

Desain penelitian ini meliputi:
 Mendefinisikan masalah atau



pertanyaan penelitian
Melakukan kajian pustaka yang
relevan
Merencanakan penelitian
 Metodologi apa yang akan
dipakai?
 Data apa yang ingin
digunakan/dihasilkan?
 Bagaimana pendekatan
penelitiannya dapat dilaksanakan?
Pertimbangan etis.
Apa itu
Desain Penelitian?



Desain penelitian menyediakan
kerangka pengumpulan dan
analisa data.
Sebuah pilihan desain penelitian
merefleksikan keputusan tentang
prioritas yang diberikan pada
dimensi-dimensi proses
penelitian.
Melibatkan metode penelitian.

Metode penelitian sederhananya
adalah teknik pengumpulan data. Ia
juga mencakup instrumen tertentu,
kuesioner atau wawancara
terstruktur, dan seterusnya.
Alat-alat Penelitian





Perpustakaan dan sumber-sumbernya.
Komputer dan perangkat lunaknya.
Teknik-teknik pengukuran.
Statistik-statistik .
Fasilitas bahasa.

Alat-alat tidak sama dengan metodemetode penelitian, seperti penelitian
kepustakaan dan penelitian statistik
adalah istilah yang kurang bermakna.

Alat-alat adalah bantuan untuk metodemetode penelitian.
Seberapa akrab anda dengan alat-alat
tersebut?
Apa yang Perlu
Direnungkan ttg Desain
Penelitian?





Apa yang menjadi maksud dari
penelitian?
Apa unit analisis penelitiannya?
Apa yang menjadi fokus
penelitian?
Bagaimana dimensi waktunya?
Desain sebuah proyek penelitian:



Konseptualisasi
Operasionalisasi
Reliabilitas, Replikasi dan
Validitas.
Perbedaan Tujuan
Penelitian (1)

Eksploratori







Bertujuan menghasilkan banyak
gagasan.
Mengembangkan teori dan dugaan
secara tentatif.
Mengenal fakta-fakta dasar, orang
dan apa saja yang terlibat di
dalamnya.
Merumuskan pertanyaanpertanyaan dan memperbaiki
pokok-pokok persoalan untuk
penelitian berikutnya.
Digunakan jika masih sedikit yang
menulis tentang pokok persoalan.
Ini merupakan penelitian awal.
Biasanya berupa penelitian kualitatif
Perbedaan Tujuan
Penelitian (2)

Penelitian Deskriptif:






Menyajikan sebuah profil kelompok atau
menggambarkan sebuah proses,
mekanisme atau hubungan, maupun
menyajikan informasi latar belakang dasar
atau suatu konteks.
Sering digunakan dalam penelitian
terapan.
Misalnya, survei kehidupan rumah tangga
pada umumnya – menggambarkan
karakteristik demografi, faktor-faktor
ekonomi dan kecenderungan sosial.
Dapat digunakan untuk memonitor
perubahan-perubahan dalam struktur
keluarga dan komposisi rumah tangga.
Dapat juga digunakan untuk memperoleh
wawasan tentang perubahan sosial dan
lingkungan ekonomi dari kelompokkelompok populasi.
Sering dipakai dalam penelitian survei.
Perbedaan Tujuan
Penelitian (3)

Analitik (atau eksplanatori)



Melampaui deskripsi sederhana
secara empiris tentang investigasi
suatu model fenomena sosial.
Ia melibatkan pengujian suatu teori
atau elaborasi teori.
Paling banyak digunakan dalam
penelitian dasar/murni.
Perbedaan Tujuan
Penelitian (4)

Evaluasi



Dicirikan dengan fokus pada
pengumpulan data untuk to
mengetahui dampak dari beberapa
perubahan yang direncanakan.
Digunakan dalam penelitian terapan
untuk mengevaluasi suatu inisiatif
kebijakan atau program sosial untuk
menentukan apakah ia berjalan atau
tidak.
Bisa dilaksanakan dalam skala besar
atau kecil, misalnya ketidakefektifan
program pencegahan kejahatan pada
perumahan lokal.
Unit Analisis
Dapat berupa:

Individu,
 Kelompok,
 Organisasi,
 Peninggalan-peningalan sosial:
(yaitu, produk-produk sosial, seperti buku-buku,
syair, gambar, kendaranbermotor, bangunan, lagu,
puisi, gurauan, dan temuan-temuan ilmiah).
 Tingkah laku
(misalnya, interaksi sosial, seperti pilihan-pilihan
persahabatan, kasus-kasus hukum, kejadian-kejadian
di jalan raya, dan lain-lain).
 Pesta perkawinan (sebagai sebuah unit
analisis):
dapat disifati sebagai religius atau sekuler atau
tercampur secara etnis/religius yang menghasilkan
perceraian atau tidak atau perkawinan tersebut dicirikan
deskripsi tentang salah satu atau kedua pasangan
pengantin.
Pokok Persoalan
tentang Fokus


Karakteristik-karakteristik
Orientasi-orientasi
(sikap-sikap, kepercayaan, prasangka,
dorongan-dorongan kepribadian)

Organisasi-organisasi
(berhubungan dengan kebijakan, prosedur
dan seterusnya)

Interkasi-interaksi sosial dan
tindakan-tindakan.
Catatan-catatan
yang Lain

Dimensi waktu – lintas sektor atau
longitudinal

Konseptualisasi – yakni peneliti harus
mengkhususkan makna-makna tentang konsep dan
variabel yang sedang dikaji.

Operasionalisasi – bagaimana peneliti
mengukur variabel yang sedang diteliti secara tepat?

Reliabilitas – apakah hasil-hasilnya dapat
diulang? – relevan dengan penelitian sosial
kuantitatif.

Replikasi – dapatkah orang lain mereplikasi
hasil tersebut?

Validitas – sekalipun pengujiannya belakangan,
namun apakah hasilnya telah mencerminkan dunia
secara benar? Internal (apakah mereka mengukur
fenomena yang sedang diteliti?) external
(menjeneralisasi populasi)
Langkah-langkah
Mendesain Penelitian

Memilih topik.

Memfokuskan pertanyaan
penelitian.

Mendesain kajian.

Mengumpulkan data.

Menganalisa data.

Menginterpretasi data.

Melaporkan hasil.
Mendefinisikan
Masalah Penelitian

Nyatakan masalah penelitian anda.
 Apakah ada sub-masalah?
 Bagaimana latar belakang (kajian
pustaka) masalah tersebut?
 Bagaimana cara-cara menyelesaikan
masalah tersebut? Mengapa peneliti
tertarik untuk menjawab masalah
tersebut?
 Diskusikan masalah tersebut dengan
teman sebaya atau para ahli.
 Sudahkah peneliti melihat masalah
tersebut dari semua sisi untuk
meminimalkan kejutan yang tidak
diinginkan?
 Fikirkan prosesnya. Apakah peneliti
mampu menyelesaikan pokok persoalan?
Dapatkah peneliti memprediksi berbagai
perangkap dalam mengumpulkan dan
menganalisa data? Alat-alat apa saja
yang dapat peneliti pakai?
 Prosedur penelitian apa yang akan
peneliti jalankan?
Batasan Utama
Penelitian
BERPIKIR ILMIAH
Proses Berpikir yang Didasari oleh Landasan Teori,
Konsep ataupun Fakta Empirik, yang Sistematis dan
Rasional (Logis)
BERPIKIR LOGIS
Proses Berpikir yang Didasari oleh ‘Consistent Sets of
Beliefs’ , yang Didukung oleh ‘Valid Argument’
KONSEP
Penjelasan atau Pengertian dan Ciri Suatu Variabel
atau Obyek Kerangka Berpikir yang Membentuk
Suatu Teori
VARIABEL
Faktor yang Selalu Berubah-ubah, atau Suatu Konsep
yang Mempunyai Variasi Nilai
Tiga Model
Prosedur Penelitian
N. Rebustes
Treece & Treece Jr
Cooper
Identifikasi &
formulasi masalah
Menentukan
masalah
Menemukan dileme
manajemen &
mendefinisikan
masalah pnltn
Menyusun desain
penelitian
Menyusun hipotesis
Proposal penelitian
Membuat isntrumen
pengumpulan data
Kajian pustaka
Mendesain riset,
termasuk desain
strategi, strtg
pengumpulan data &
desain sampling
Pemilihan sampel
Mendesain studi
Persiapan
pengumpulan data
Pengumpulan data
Pengembangan
istrumen
pengumpulan data
Analisis dan
interpretasi data
Analisa data
Analisa data
Melaporkan
penelitian
Menulis &
menyajikan data
Menentukan
implikasi & konklusi
dar i temuan pnltn
Keputusan
manajemen
Membuat laporan
penelitian
Membuat
rekomendasi untuk
pnltn selanjutnya
Delapan Proses
Penelitian
Delapan Proses
Penelitian
Desain Penelitian

Dari mana memulainya?











Kompilasikan pertanyaanpertanyaan.
Judul.
Latar belakang/informasi.
Kajian pustaka.
Maksud dan tujuan.
Metode-metode.
Skedul.
Analisa data.
Isu-isu etik.
Sumber-sumber.
Deseminasi?
MendesainPenelitian
Setelah menyatakan masalah
penelitian, maka anda perlu untuk
memikirkan pendekatan yang akan
dipakai untuk menjawab masalah
tersebut.
Apakah akan menggunakan
pendekatan quantitatif ataukah
qualitatif?
Tugas:

Aksi perkelahian antarpelajar di
Ibu Kota hampir tidak bisa
dikendalikan oleh aparat
keamanan. Bagaimana sekolah
menemukan solusi atas hal ini?
Proposal Penelitian
(Lebih Formal dari pada Desain
Penelitian)


Judul
Pernyataan masalah penelitian








Ingat untuk menekankan argumentasi kenapa masalah
tersebut penting!
Argumentasi/justifikasi
Pernyataan maksud penelitian
Pertanyaan penelitian
Rumusan tujuan penelitian
Metode-metode
Analisis data
Untuk aplikasi pendanaan,
tambahkan:




Sumber-sumber
Pembiayaan
Skedul
Deseminasi
Perbedaan Topik,
Masalah, Tujuan, dan
Pertanyaan Penelitian
Proposal Penelitian
Qualitatif

Proposal penelitian qualitatif lebih sulit
untuk ditulis, karena ia kurang
terstruktur dan menekankan praperencanaan.
1.
2.
Tunjukkan kemampuan anda untuk
melengkapi proyek kualitatif yang diajukan
– lakukan diskusi tentang literatur yang
seluas mungkin dan sumber-sumber lain
yang signifikan. (Hal ini akan menunjukkan
pada tim pembahas bahwa anda familiar
dengan penelitian qualitatif dan metodemetode yang diperlukan untuk mengkaji
masalah penelitiannya).
Gambarkan juga pilot studi qualitatif yang
sedang anda laksanakan. (Hal ini
menunjukkan semangat, motivasi, dan
keakraban anda dengan teknik-teknik
penelitian dan kemampuan untuk
melengkapi laporan penelitian yang tidak
terstruktur sekalipun).
Ethical Issues







Informed Consent.
Respect for privacy.
Confidentiality and anonymity of data.
What is permissible to ask?
No harm to researchers or subjects.
No deceit or lying in the course of
research.
Consequences of publication.


www.the-sra.org.uk
www.britsoc.org.uk/about/
ethics.htm
Latihan Mendesain
Penelitian

Buat draf sebuah outline proposal
tentang salah satu isu berikut:
 Perkelahian antarpelajar
 Seksualitas remaja

Diskusikan outline proposal
tersebut dengan menggunakan
kerangka berfikir berikut:
 Bagaimana anda akan mengklarifikasi
alasan-alasan untuk merencanakan
studi?
 Apa tujuan studi yang akan dicapai?
 Bagaimana studi tersebut
akandilakukan?
 Akankah temuan-temuan penelitiannya
berguna?
TERIMA KASIH
Selamat Berkarya

similar documents