Materi Perkuliahan Pertemuan I

Report
STATISTIKA
pertemuan 1
DR.EUIS ETI ROHAETI,M.PD
PENGERTIAN STATISTIK DAN
STATISTIKA SECARA ASAL KATA
Statistika berasal dari:
1. Bahasa latin : status
2. Bahasa Inggris : State
Artinya kesatuan politik (berkaitan dengan suatu
negara). Karena dahulu statistika lebih
berfungsi untuk melayani keperluan
administrasi negara atau catatan kekayaan
negara
PENGERTIAN
STATISTIK DAN STATISTIKA
Statistika: ilmu pengetahuan yang mempelajari
tentang bagaimana cara kita mengumpulkan,
mengolah, menganalisis dan
menginterpretasikan data sehingga dapat
disajikan dengan lebih baik.
Statistik: kumpulan fakta yang berbentuk angka
yang disusun dalam bentuk daftar atau tabel
yang menggambarkan suatu persoalan
PENGGOLONGAN STATISTIKA
1.Statistika Deskriptif
2.Statistika Inferensial
a. Statistika parametrik
b. Statistika non parametrik
STATISTIKA DESKRIPTIF
Statistika deskriptif membahas cara-cara
pengumpulan data, penyederhanaan angkaangka pengamatan yang diperoleh (meringkas
dan menyajikan), serta melakukan pengukuran
pemusatan dan penyebaran data untuk
memperoleh informasi yang lebih menarik,
berguna dan mudah dipahami.
Informasi yang dapat diperoleh dengan statistika
deskriptif antara lain pemusatan data,
penyebaran data, serta kecenderungan gugus
data.
STATISTIKA INFERENSIAL
Statistika inferensial membahas mengenai cara
menganalisis data serta mengambil kesimpulan
(berkaitan dengan estimasi parameter dan
pengujian hipotesis)
Metode statistika inferensial berkaitan dengan
analisis sebagian data sampai ke peramalan atau
penarikan kesimpulan mengenai keseluruhan
data
Disebut juga statistika induktif karena kesimpulan
yang ditarik didasarkan pada sebagian data saja
(sampel)
STATISTIKA PARAMETRIK
Statistika parametrik: merupakan statistika yang
mempertimbangkan nilai dari satu atau lebih
parameter populasi.
Statistika parametrik biasanya dihubungkan
dengan data yang bersifat kuantitatif
Prosedur penggunaan analisis statistika
parametrik mempersyaratkan bentuk data
harus berdistribusi normal.
STATISTIKA NON PARAMETRIK
Statistika non parametrik merupakan statistika
yang tidak memperhatikan nilai dari satu atau
lebih parameter populasi.
Metode statistika non parametrik digunakan
untuk menganalisis data yang distribusinya
tidak dapat diasumsikan normal.
PERANAN STATISTIKA DALAM
PENELITIAN
1. Alat untuk menghitung besarnya anggota
sampel yang diambil dari suatu populasi.
2. Alat untuk menguji validitas dan reliabilitas
instrumen yang digunakan untuk penelitian.
3. Teknik-teknik untuk menyajikan data,
sehingga data lebih komunikatif.
4. Alat untuk menganalisis data.
POPULASI DAN SAMPEL
Populasi adalah totalitas semua nilai
yang mungkin, hasil menghitung
ataupun pengukuran kuantitatif
maupun anggita kumpulan yang
lengkap dan jelas yang ingin dipelajari
sifat-sifatnya.
Sampel adalah sebagian yang diambil
dari populasi
MACAM-MACAM DATA PENELITIAN
1. Data kualitatif: data yang dikategorikan menurut lukisan
kualitas obyek
2. Data kuantitatif: data yang berbentuk bilangan
a. Data diskrit/ data nominal: data hasil
menghitung
b. Data kontinu: data hasil mengukur
 Data ordinal: data yang berjenjang atau berbentuk
peringkat
 Data interval: data yang yang jaraknya sama, tetapi
tidak mempunyai nilai nol absolut atau mutlak
 Data rasio: data yang yang jaraknya sama, dan
mempunyai nilai nol absolut atau mutlak
PEMBULATAN ANGKA
1. Jika angka terkiri yang harus dihilangkan 4 atau
kurang maka angka terkanan yang mendahuluinya
tidak berubah
2. Jika angka terkiri yang harus dihilangkan 5 diikuti
oleh angka bukan nol maka angka terkanan yang
mendahuluinya bertambah Satu jika angka terkiri
yang harus dihilangkan hanya angka 5 atau 5
diikuti oleh angka nol belaka, maka angka
terkanan yang mendahuluinya tetap jika ia genap
dan bertambah satu jika ganjil
CONTOH SOAL
Bulatkan bilangan berikut hingga bulat terdekat!
• 29,49
• 600,51
• 38,50
• 47,5
STATISTIKA DESKRIPTIF
(Pertemuan-2)
MACAM-MACAM DISTRIBUSI
• Distribusi frekuensi
• Distribusi frekuensi relatif
• Distribusi frekuensi kumulatif
DISTRIBUSI FREKUENSI
Cara Membuat:
a. Tentukan rentang; rentang = data terbesar – data
terkecil
b. Tentukan banyak kelas interval:
• Gunakan aturan sturges yaitu KI= 1 + 3,3 log n
c. Tentukan panjang kelas interval, p = rentang/KI
d. Pilih ujung bawah kelas interval pertama, dengan cara :
• Ambil data terkecil
• Ambil data yang lebih kecil dari data terkecil tetapi
selisihnya
CONTOH SOAL
Buatlah distribusi frekuensi dari data berikut:
16 17 19 19 20 20 21 21 22
22 22 23 23 24 24 25 25 25
25 25 26 26 26 27 27 27 28
28 29 29 30 30 31 31 32 33
PENYELESAIAN
a. Tentukan rentang; rentang = data terbesar – data terkecil=
33-17= 16
b. Tentukan banyak kelas interval, gunakan aturan sturges yaitu
KI= 1 + 3,3 log n = 1 + 3,3 log 36 = 1+3,3 (1,56)=6,15
c. Tentukan panjang kelas interval, p = rentang/KI =16/6,15
=2,60 (dipilih 3)
d. Pilih ujung bawah kelas interval pertama, dengan cara :
• Ambil data terkecil
• Ambil data yang lebih kecil dari data terkecil tetapi
selisihnya
DISTRIBUSI FREKUENSINYA
INTERVAL KELAS
fi
16-18
19-21
22-24
25-27
28-30
31-33
JUMLAH
2
6
7
11
6
4
36
Keterangan:
Tepi bawah : 16, 19, 22, 25, 28, 31
Tepi atas : 18, 21, 24, 27, 30, 33
Batas bawah : Tepi bawah-0,5
Batas atas : Tepi atas + 0,5
Titik Tengah : (tepi bawah+tepi atas)/2
Panjang kelas: tepi bawah kelas sesudahnya-tepi bawah sebelumnya
DISTRIBUSI FREKUENSI RELATIF
INTERVAL KELAS
fi
f rel
16-18
19-21
22-24
25-27
28-30
31-33
JUMLAH
2
6
7
11
6
4
36
5,56%
Contoh mengisi frekuensi relatih di kelas pertama:
2
36
x 100 %  5,56%
100%
DISTRIBUSI FREKUENSI KUMULATIF
KURANG DARI
UKURAN
<15,5
<18,5
<21,5
<24,5
<27,5
<30,5
<33,5
f kum
DISTRIBUSI FREKUENSI KUMULATIF
LEBIH DARI
UKURAN
>15,5
>18,5
>21,5
>24,5
>27,5
>30,5
>33,5
f kum
OGIVE
Ogive: Kurva dari distribusi frekuensi kumulatif
Cara membuat dalam microft excell:
• Blok distribusi frekuensi kumulatifnya
kemudian masuk ke insert
• Pilih line untuk membuat ogive nya

similar documents