Kriteria Diseminasi - Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia

Report
Latar Belakang
• Indonesia rangking 6
dunia untuk industri
kertas. (Buletin Berita Industri Pulp dan Kertas
Indonesia, APKI, Oktober 2013)
• Pertumbuhan pasar pulp
global diperkirakan
meningkat 2.6% per
tahun dari 26.5 juta ton di
tahun 2010 menjadi 38.9
juta ton di tahun 2025.
(http://duniaindustri.com/ri-produsen-pulp-dankertas-terbesar-ke-9-di-dunia/)
http://www.upm.com/EN/INVESTORS/Reports-andPresentations/2012/Documents/Pulp_Heikki%20Vappula
_FINAL.pdf
Latar Belakang
• Peningkatan konsumsikertas harus diimbangi oleh
pasokan pulp sebagai bahan baku kertas
• Diversifikasi bahan baku nonkayu antara lain
– Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS)
– Kenaf
– Jute
– Rami
– Bambu
• Metode Pembuatan pulp
– TKKS
• Mechanical (Gonzalo, 2007)
• Chemical (Rushdan, 2007; Tanaka, 2003)
Latar Belakang
• Konsumsi kertas kemas (industri) mencapai 40 % dari
total konsumsi kertas dunia, kedua setelah Tisu.
• Kotak Karton Gelombang (KKG) merupakan jenis
kemasan yang tersusun dari kertas lainer dan medium.
• Umumnya dibuat dari KKG daur ulang sebagai sumber
serat sekunder
• Biasanya diperkuat dengan NUKP (serat panjang)
• Pulp Mekanis dari TKKS diharapkan sebagai sumber
serat untuk kertas lainer dan medium.
• Telah dilakukan penelitian “Pembuatan Linerboard dari
Serat Tandan Kosong Sawit dengan Mechanical
Pulping” skala laboratorium pada tahun 2010.
Deskripsi Teknologi
• Penelitian ini merupakan hasil kerjasama antara
Pusat Penelitian Kelapa Sawit, Balai Besar Pulp dan
Kertas, PT. Kertas Padalarang dan PT. Makmur
Rekasantika.
• Penelitian dilaksanakan pada tahun 2013 selama satu
tahun.
• Pembuatan pulp dan kertas dilaksanakan di PT. Kertas
Padalarang dan Pembuatan Kotak Karton Gelombang
dilaksanakan di PT. Makmur Rekasantika.
• Penelitian sudah bisa diterapkan dalam skala industri.
Proses Pembuatan Pulp Kimia Mekanis Skala Lab.
Tandan
Kosong
Sawit
(TKS)
Handsheet
Making
Pulp Sheet for
Physical
Analysis
Pulping in Rotary
Digester with Soda
(6-12%)
Refining to
300 CSF
Coarse
Refining
Pulp Kimia
Mekanis TKS
Fine
Refining
Washing
PROSES PEMBUATAN PULP DAN
KERTAS DI PT. KERTAS PADALARANG
Diagram alir proses pulping TKS di Pulp
Plant PT. Kertas Padalarang
Digester
Refiner
Washing
Hollander
Kondisi di Rotary Digester
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
Bahan baku
Jumlah bahan baku
Bahan kimia (NaOH)
Rasio
Suhu
Tekanan
Waktu
:
:
:
:
:
:
:
TKS
Sekitar 12 ton
15 %
1:6
150°C
7 kg/cm2
4 jam
Diagram alir proses di Mesin Kertas
Kondisi di Penguraian Serat
oleh Hollander Beater
Konsistensi
Tekanan
Waktu
Initial freeness
Target freeness
: 4% (akhir)
: 20 kgf/cm2
: 4 -8 jam (rata-rata)
: 700 ml CSF (rata-rata)
: 500 ml CSF (rata-rata)
HASIL PENELITIAN
Sifat fisik pulp semikimia
dari TKS skala laboratorium
60
50
40
30
20
10
0
NaOH 5 %
NaOH 10 %
NaOH 15 %
Indeks Tarik,
Nm/g
Indeks Sobek,
kN/g
Indeks Retak,
kPa.m2/g
Sifat fisik kertas lainer dan medium
dari TKS skala laboratorium
Hasil Pembuatan Pulp Tandan
Kosong Sawit
1. Rendemen pulp
: 53%
2. Kappa number rata-rata : 51
3. Ash content rata-rata
: 3,28%
4. Freeness rata-rata
: 500 ml CSF
5. Jam efektif
: 192 jam
6. Laju produksi
: 25 kg/jam
Komposisi Furnish Kertas
Lainer
1. Old Corrugated Carton (OCC)
2.
3.
4.
5.
6.
7.
Sizing Agent
Tawas
Cationic starch
Antifoaming
Rendemen
Laju mesin kertas
: Sampai dengan
50%
: 0,2 – 0,6 %
: 0,6 – 1,0 %
: 0,1 – 0,4 %
: 0,008 %
: 55 %
: 241 kg/jam
Tearing Index
Hasil pengujian kertas lainer
dibandingkan dengan spesifikasi SNI
SNI
Kadar air, %
TKS Lainer
Daya serap air, g/m2
Indeks retak, kPa m2/g
Ketahanan tekan lingkar, N
Gramatur, g/m2
0
20
40
60
80
100
120
140
Komposisi Furnish Kertas
Medium
1. OlldCorrugated Carton
(OCC)
:
Sampai
2.
3.
4..
5.
6.
7.
:
:
:
:
:
:
dengan 30 %
1,0-1,5 %
1,5 -2,0 %
0,4 -0,8 %
0,02 %
61 %
235 kg/jam
Sizing Agent
Tawas
Cationic starch
Antifoaming
Rendemen
Laju mesin kertas
Hasil pengujian kertas medium
dibandingkan dengan spesifikasi SNI
Kadar Air, %
TKS Medium
SNI Medium Grade B
Panjang putus, km
Ketahanan tekan datar, N
Ketahanan tekan lingkar, N
Ketebalan, mikron
Gramatur, g/m2
0
50
100
150
200
250
Skema Mesin Corrugator
Skema Mesin Corrugator
Nama Barang
Jumlah
Kotak Karton
Gelombang Cetak
Uk. 620 X 360 X 417
mm
KKG cetak
L125/M112/L125
1190 buah
Lembaran Karton
Gelombang
Uk. 1050 x 850 mm
L125/M112/L125
KG 1520
buah
Harga jual produk Pulp pada kondisi PT.
Kertas Padalarang
Biaya tidak tetap
1.
2.
3.
4.
Bahan baku TKS
NaOH
Listrik
Uap
:
:
:
:
Dikirim oleh PPKS
Rp. 9.453.500
Rp. 4.785.021,93
Rp. 3.694.151,09
:
:
Rp. 18.861.810,70
Rp. 14.265.064,60
Biaya tetap
1.
2.
Biaya pegawai
Biaya pemeliharaan
Harga jual produk
Pulp pada kondisi
yang seharusnya
di pabrik pulp
Total Biaya
Harga pokok pulp
Rp. 50.959.548,32
Rp. 11.054,13
Harga pokok pulp
Rp. 2.618,06
Harga jual produk Kertas Lainer pada kondisi
PT. Kertas Padalarang
A.
B.
C.
D.
E.
Biaya bahan baku serat dan pengisi (Eks. PT. KP)
Biaya bahan perekat dan lainnya
Biaya bahan penolong
Biaya pegawai dan lainnya
Total Biaya
Rp. --Rp. 1.309.942
Rp. 8.885.506,70
Rp. 6.489.823,67
Rp. 16.685.272,37
Harga pokok bruto Rp. 12.293,08
Harga pokok netto Rp. 16.727,09
Harga jual produk Kertas Lainer pada kondisi
yang seharusnya di pabrik kertas
Harga pokok bruto
Harga pokok netto
Rp. 4.043,66
Rp. 5.776,66
Harga jual produk Kertas Medium pada
kondisi PT. Kertas Padalarang
A.
B.
C.
D.
E.
Biaya bahan baku serat dan pengisi (Eks. PT. KP)
Biaya bahan perekat dan lainnya
Biaya bahan penolong
Biaya pegawai dan lainnya
Total Biaya
Rp. --Rp. 2.863.026
Rp. 4.899.191,84
Rp. 9.168.222,55
Rp. 16.930.440,16
Harga pokok bruto Rp. 5.138,01
Harga pokok netto Rp. 7.629,76
Harga jual produk Kertas Medium pada
kondisi yang seharusnya di pabrik kertas
Harga pokok bruto
Harga pokok netto
Rp. 3.514,16
Rp. 4.685,55
Harga pembuatan karton gelombang
Rp. 1.525,00/m2
Harga pembuatan kotak karton gelombang
Rp. 3.600,00/m2
Keunggulan Teknologi
• Pembuatan kotak karton gelombang dari tandan
kosong sawit dapat diterapkan pada skala pabrik.
Tandan kosong sawit dapat digunakan sebagai
alternatif bahan baku pembuatan kertas lainer dan
medium untuk kotak karton gelombang.
• Pembuatan pulp tandan kosong sawit
menggunakan proses kimia mekanis sehingga
menghasilkan rendemen yang cukup tinggi
• Indonesia belum memiliki industri pulp dari bahan
baku nonkayu dan menggunakan proses mekanis,
sehingga teknologi pembuatan pulp kimia mekanis
tandan kosong kelapa sawit ini bisa
direkomendasikan
Potensi TKS
Pemanfaatan Sebagai Bahan Baku Pulp
20-22% TBS
713 unit PKS (kemenperin, 2013)
28.520 ton TBS/jam
113.000 ton TKS/hari
Tandan Kosong Sawit
Kapasitas PKS 30; 45; 90; 120 ton TBS/jam
PTPN 13%; SLN 18%; SN 89%
Peluang Pasar
Market share :
• Produksi medium fluting dan kraft liner
indonesia tahun 2010 adalah 3,086 juta
metrik ton
• Ekspor 262.226 Metrik ton tahun 2010
Analisa Kompetitif
• Bahan baku
– Mayoritas bahan baku untuk pembuatan kertas
medium dan lainer adalah impor
– Bahan baku lokal sharenya masih sedikit
– Pengunaan TKS menjadi salah satu peluang
sebagai bahan baku lokal
• Peralatan
– Peralatan atau teknologi pembuatan pulp
umumnya masih impor.
Analisa Resiko
Resiko dan tindakan mitigasi yang dapat diusahakan
terhadap teknologi yang dihasilkan meliputi :
• Proses
– Proses pembuatan pulp dengan proses mekanis dengan
rendemen yang acukup tinggi
• Design Peralatan
– Perancangan peralatan preparasi bahan baku, digester yang
sesuai dan refiner yang sesuai untuk proses kimia mekanis,
peralatan washing, cleaning yand sesuai dan mesin kertas
yang akan digunakan
• Pabrikasi
– Perencanaan pasokan peralatan
• Pasar
– Target pemasaran lokal untuk mengurangi bahan baku impor
Insentif yang Diperlukan untuk
Implementasi Hasil Teknologi
Hal-hal yang perlu difasilitasi agar hasil
penelitian dapat diimplementasikan :
• Bantuan untuk studi kelayakan pendirian
pabrik dengan bahan baku TKS
• Bantuan untuk pemasaran/partner
• Bantuan pajak bea masuk bahan
baku/peralatan
TERIMA KASIH 
PROSES INTI TEKNOLOGI TAIZEN
Ilustrasi Untuk Deinking :
CRUSHING
MASHING
KNEADING
SCREENING
REFINING - 1
CLEANING
WASHING
REFINING-2
Pilihan-1
PRESSING
CKnP = Chemi Kneading Pulp
(Dryness 30-35 %)
Pilihan-2
HEAT DRYING
CKnP = Chemi Kneading Pulp
(Dryness 88-90 %)
TARGET PRODUK PULP TKS
• PILIHAN-1 :
– Wet Lap atau Granul, dryness 30-35 %
– Konsekuensi : Investasi Peralatan Murah
(Cukup dengan Screw Press)
– Masalah : Transportasi tidak efisien
• PILIHAN-2 :
– Dry Lap, dryness 88-90 %
– Konsekuensi : Investasi Peralatan Sangat Mahal
(Memerlukan Pulp Dryer)
– Transportasi sangat efisien
CONTOH PULP TKS GRANUL
(MALAYSIA)

similar documents