Statistical power

Report
Perencanaan eksperimen dan
Pengolahan hasil
Cleo Yusainy, PhD
Perencanaan eksperimen:
Subjek eksperimen
Populasi dan sampel (random sampling vs.
non random sampling)
Berapa jumlah minimum sampel yang
dibutuhkan dalam sebuah eksperimen?
Mengapa kita perlu menetapkan jumlah
sampel minimum?
Uji hipotesis
 Pengaruh IV terhadap DV atau perbedaan antara KE
dan KK bisa terjadi karena faktor kebetulan 
Hipotesis null (H0)
 Jika pengaruh atau perbedaan tadi tidak disebabkan
oleh faktor kebetulan maka Ho ditolak. Artinya?
 Perlu kriteria yang jelas untuk menolak H0 :
 alpha level (, biasanya 0.05 or 5%).
 H0 ditolak hanya jika:
 P-value  alpha level.
Error Tipe I dan Tipe II
H0: no wolf
1-

"crying wolf" without
a wolf in sight

fail to see a wolf
1-
Statistical power
Statistical power dibutuhkan untuk
mendeteksi adanya pengaruh atau
perbedaan yang sesungguhnya.
Statistical power (P) dirumuskan: P = 1 – 
Statistical power biasanya ditetapkan
pada 0.80 or 80%. Artinya?
Effect size
G*power
G* power http://www.gpower.hhu.de/
http://www.optometry.co.uk/uploads/articles
/STATISTICAL%20ARTICLE.pdf
http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/P
MC3409926/
Prosedur randomisasi
(random assignment)
 Definisi randomisasi?
 Tujuan randomisasi?
 Cara randomisasi?
 http://www.randomizer.org/
 Contoh hasil randomisasi
Teknik analisis data
Mempertimbangkan apakah distribusi DV
normal/non-normal
Tergantung pada jumlah dan tipe IV dan DV
Apakah data unpaired atau paired
Preliminary analysis  excluded data
http://wwwusers.cs.umn.edu/~ludford/Table_of_Content.htm

similar documents