Tujuan dan Peranan HEI - Materi Kuliah FH Universitas Brawijaya

Report
Pendahuluan
Hanif Nur Widhiyanti, S.H.,M.Hum.
Istilah-istilah yang terkait dengan HEI
• Hukum Pembangunan Internasional (International Development
Law)
• Hukum Komersial Internasional (International Commercial Law)
• Hukum Transaksi Bisnis Internasional (International Business
Transaction Law)
• Hukum Pembangunan Ekonomi Internasional (International
economic development law)
• Hukum Bisnis Internasional (International Business Law)
• Hukum Perdagangan Internasional (International Trade Law)
• Hukum Organisasi Perdagangan Internasional (Organization Trade
Law)
Definisi HEI
• Pengertian HEI :
 ilmu yang mempelajari alokasi sumber daya yang langka
guna memenuhi kebutuhan manusia.
 Problematik ekonomi dipelajari dalam ruang lingkup internasional
artinya, masalah alokasi dianalisa dalam hubungan antara pelaku
ekonomi satu Negara dengan Negara lain.
 Hubungan ekonomi internasional ini dapat berupa perdagangan,
investasi, pinjaman, bantuan serta kerja sama internasional.
 Oleh karena itu ekonomi internasional lebih luas pengertiannya
apabila dibandingkan dengan perdagangan internasional yang
hanya menyangkut pertukaran barang dan jasa.
• Beberapa definisi yang diberikan oleh para sarjana :
 Verloren van Themaat, “international economic law can bedescribed in overall
terms as the total range of norms (directly or indirectly based on treaties) of
public international law with regard to transnasional economic relations”
 GeorgeS charzenberger, “the branch of international public law which s
concerned with the ownership and exploitations of national resources,
production and distribution of goods,invisible international transactions of an
economic and financial character, currency and finance, related services and
organizations of the entities in such activities.”
 Louis Henkin, “All international law and international agreements governing
economic transactions that cross state boundaries or otherwise have
implications for more than one state, such as those involving movements of
goods, funds, person, intagibles, technology or aircraft”.
 J.H Jackson, “Hukum ekonomi internasional adalah hukum yang memiliki
subyek hukum yang mengandung elemen internasional dan ekonomi dalam
suatu hubungan integral dan tidak memerlukan pembatasan yang jelas antara
hukum ekonomi internasional dan hukum internasional publik”.
Ruang Lingkup HEI
• Ruang lingkup HEI :
1.
HEI dalam definisi sempit
2.
HEI dalam definisi luas
 HEI publik : penekanannya adalah pada kebijakan pemerintah/negara atau
organisasi ekonomi internasional, dan kegiatannya anatara lain; loan,
trade, investment, dll.
 HEI privat : penekanannya adalah pada kontrak perbuatan hukum
ekonominya tersebut, dan kegiatannya antara lain; trade, ekspor-impor,
investment, dll.
• Dalam HEI publik, kita TIDAK berbicara tentang kontrak, tetapi kita bicara
pada masalah keputusan-keputusan/policy ekonomi yang dibuat oleh
international economic organization dan states sertadampak dari
keputusan-keputusan mereka terhadap masyarakat
Tujuan dan Peranan HEI
• Tujuan hukum ekonomi internasional dapat diklasifikasikan
secara beragam antara lain :
1. Economic Purposes;
2. Development process in developing countries);
3. Integration of value consideration into economics goals.
• Peranan HEI :
1. Membatasi atau mengatur tindakan-tindakan negara agar
tidak merugikan kepentingan negara-negara atau warga
negara lain
2. Mewjudkan ketertiban dalam hubungan ekonomi
internasional antar pelaku
3. Menciptakan kepastian hukum dalam hubungan ekonomi
internasional
4. Melindungi para pihak, terutama pihak yang lemah
5. Mengubah perilaku negara, melalui prinsip, dan kaidah
hukum ekonomi internasional
Substansi HEI
• Substansi atau content HEI dapat di bagi dalam 3 hal :
1. Hukum Pembangunan Internasional, kajiannya mencakup
organisasi yang berfungsi memberi bantuan ekonomi
berupa pinjaman internasional untuk memperlancar
pembangunan ekonomi di suatu negara (World Bank)
2. Hukum Moneter Internasional (IMF)
3. Hukum Perdagangan Internasional (international trade
law).
Refrensi
• J.G Starke, Pengantar Hukum Internasional 2, diterjemahkan
oleh Bambang Iriana Djajaatmadja, Sinar Grafika, Jakarta,
2001.
• Huala Adolf, Hukum Ekonomi Internasional Suatu Pengantar,
Rajawali, 2011.
• N. Rosyidah Rakhmawati, Hukum Ekonomi Internasional
dalam Era Global, Bayumedia, Publising, 2006.

similar documents