IHT - WordPress.com

Report
PENELITIAN TINDAKAN KELAS
Oleh :
Nani Rosdijati
Widyaiswara LPMP Jawa Tengah
2013
1
Nama
NIP
Pangkat /Golongan
Tempat/Tanggal Lahir
Pekerjaan
Alamat Rumah
Telepon
No HP
e-mail
: Dra.Hj.Nani Rosdijati,MM
: 195904051987032001
: Pembina Utama Muda/ IV c
: Bandung, 5 April 1959
: Widyaiswara LPMP Jateng
: Jalan Karonsih Utara 376,
Ngaliyan, Semarang.
: (024) 7626533
: 085641557476
: [email protected]
PENELITIAN TINDAKAN KELAS
PENELITIAN
Riset/research adalah kegiatan menganalisis
sesuatu yang dilakukan dengan menggunakan
logika proses berpikir eksplisit untuk memperoleh
informasi secara sistematis dan obyektif
(suhardjono:2002)
Kegiatan mencermati suatu objek,menggunakan
aturan metodologi tertentu untuk memperoleh data
atau informasi yang bermanfaat untuk menentukan
suatu hal yang menarik minat dan penting bagi
peneliti(suharsimi:2002)
4
TINDAKAN
Merupakan suatu kegiatan yang sengaja
dirancang oleh guru untuk dilakukan oleh
siswa dengan tujuan tertentu.
KELAS
Sekelompok siswa yang dalam waktu
yang sama menerima pelajaran yang
sama dari seorang guru
5
PENELITIAN TINDAKAN KELAS(PTK)
Penelitian tindakan (action research) yang
dilakukan dengan tujuan memperbaiki mutu
praktik pembelajaran di kelasnya
(suhardjono:2005)
Penelitian yang dilakukan oleh guru bekerjasama
dengan peneliti di kelas atau disekolah tempat
mengajar dengan penekanan pada penyempurnaan
atau peningkatan proses dan praktik pembelajaran
(suharsimi:2002)
6
PENELITIAN EKSPERIMEN-PTK
EKSPERIMEN
PTK
- Mengumpukan data/informasi
akibat perlakuan
- Mengetes hipotesis
- Adanya pengendali/Kel
Kontrol
- Adanya pengamatan dan
pengukuran variabel terikat
- Untuk menggeneralisasi
- Mencermati akibat dari
perlakuan
- Tidak mengetes sebuah
perlakuan/langsung menerapkan
perlakuan.
- Mencermati dan vokus kajiannya
pada proses dan akibat tindakan
- Fokus masalah yang dihadapi
adalah maslah pembelajaran di
kelas
- Tidak ada kelompok kontrol
- Tidak mengenal Populasi dan
sampel
- Tidak untuk menggeneralisasi
7
Tujuan PTK
PTK bertujuan untuk memperbaiki berbagai
persoalan nyata dan praktis dalam
peningkatan mutu pembelajaran di kelas
yang dialami langsung dalam interaksi antara
guru dengan siswa yang sedang belajar
(Suharsimi:2006)
8
KARAKTERISTIK PTK
1.Adanya tindakan (action) yang nyata .Tindakan
dilakukan pada situasi alami (bukan dalam
laboratorim),dan ditujukan untuk memecahkan
masalah praktis.Kegiatan dilakukan dalam rangkaian
siklus kegiatan
2.Hal yang dipermasalahkan bukan dihasilkan dari
kajian teoretis atau dari hasil penelitian terdahulu
tetapi berasal dari adanya permasalahan yang nyata
dan aktual yang terjadi dalam pembelajaran.PTK
berfokus pada masalah praktis bukan problem
teoretis .
9
LANJUTAN…
3.PTK dimulai dari permasalahan yang
sederhana nyata,jelas dan tajam mengenai
hal-hal yang terjadi di kelas
4.Adanya kolaboratif antara praktisi dan peneliti
dalam pemahaman,kesepakatan tentang
permasalahan pengambilan keputusan yang
akhirnya melahirkan kesamaan tindakan.
5.PTK tidak menguji perlakuan,tetapi sudah
memiliki keyakinan akan ampuhnya suatu
perlakukan
10
Prasyarat PTK
1.PTK harus tertuju atau mengenai hal-hal yang
terjadi di dalam pembelajaran
2.PTK menuntut dilakukannya pencermatan
yang secara terus menerus,objektif dan
sistematis.
3.PTK harus dilakukan sekurang-kurangnya
dalam dua siklus tindakan
yang
berurutan,dansetiap siklus 3 kali tatap muka
4.PTK terjadi secara wajar,tidak mengubah
aturan yang ada (semua siswa di kelas)
11
PRINSIP PTK
1. Tidak menganggu komitmen guru sebagai pengajar
2. Pengumpulan data tidak menuntut waktu
berlebihan sehingga menganggu PBM.
3. Metodologi yang digunakan taat azas PTK
4. Masalahnya muncul dari pengajar yang paling
merisaukan.
5. Konsisten dan peduli terhadap prosedur dengan
tugas
6. Tidak mengenal kelompok eksperimen dan kontrol
12
HAL YG PERLU DIPAHAMI
DALAM PTK
PTK untuk meningkatkan mutu pembelajaran
PTK adalah partisipatori
PTK melalui self-reflektif spiral
PTK adalah kolaboratif
PTK proses belajar sistematis
PTK memerlukan bangunan teori tentang
praktik pembelajaran
• PTK mementingkan proses
•
•
•
•
•
•
13
Empat Aspek Pokok dalam PTK
1. Perencanaan
2. Tindakan
3. Pengamatan, Analisis Hasil
4. Refleksi/ Evaluasi
Satu kegiatan penelitian sekurang-kurangnya 2 siklus
Dan setiap siklus 3 kali tatap muka (Suharsimi:2010)
14
Langkah 1 Siklus
2 Tindakan
3 Pengamatan, Analisis
Hasil
1.Perencanaan
4Refleksi,Evaluasi/
Tindak lanjut
15
16
PRINSIP SMART DALAM PERENCAAN
S - Spesific-khusus/tidak terlalu umum
M - Managable-dapat dilaksanakan
A - Acceptable-dapat diterima lingkungan
R - Realistic-dalam jangkauan
T - Time-Bound-diikat oleh waktu-terencana
17
a. Mengidentifikasi dan merumuskan
masalah
Garapan PTK antara lain adalah ;
1. Unsur Siswa
2. Unsur Guru
3. Unsur Materi Pelajaran
4. Unsur Sarana/Peralatan Pendidikan
5. Unsur Lingkungan
6. Pengelolaan Pembelajaran
18
a.Identifikasi Masalah PTK
Daftar masalah
pembelajaran
yang muncul di
kelas
Masalah pembelaj
yang akan dipilih
untuk diperbaiki
atau diangkat
sebagai PTK
Analisis Masalah
(Kemungkinan penyebab
dan alternatif solusinya)
1. MOTIVASI RENDAH
2. SISWA TIDAK SUKA
PENJAS
3. MASY TIDAK
MENDUKUNG
4.RENDAHNYA MINAT
BELAJAR ATLETIK
5.RENDAHNYA MINAT
MENGIKUTI PEMB
AKT SENAM
4. RENDAHNYA MINAT
BELAJAR ATLETIK
Pembelajaran kurang
menarik
MENGGUNAKAN METODE
BERMAIN
19
b. Manganalisis masalah
Memilah,memilih,mengkaji lebih jauh tentang
kemungkinan penyebab dan alternatif mencari
upaya untuk mengatasinya
20
c.Merumuskan hipotesis tindakan.
Rumusan hipotesis tindakan memuat tindakan yang
diusulkan untuk menghasilkan perbaikan yang
diinginkan. Untuk sampai pada pemilihan tindakan
yang tepat, peneliti hendaknya mencari masukan
dari orang lain yang terkait sehingga wawasannya
terbuka.
Apakah penerapan metode pemberian tugas dapat
meningkatkan
kedisiplinan dan keterampilan
bermain bola voli pada siswa kelas IX SMP 1
semarang tahun 2011 ?
21
d. Membuat rencana tindakan dan
pemantauannya
Hendaknya memuat informasi tentang hal sbg
berikut :
1. Apa yang diperlukan untuk menentukan kemungkinan
terpecahkannya masalah yang telah dirumuskan
2. Langkah-langkah kegiatan yang akan dilakukan
3. Kegiatan yang harus dilakukan oleh guru
4. Kegiatan yang harus dilakukan siswa
5. Perekaman/pencatatan data dan pengolahannya
6. Jenis instrumen yang akan digunakan pengumpulan
data dan cara penggunaannya.
22
Masalah yang diteliti dalam PTK
a. Riil (kewenangan guru,masalah dari KBM)
b. Masalah harus problematik
c. Masalah harus memberi manfaat yang jelas
d. Masalah PTK harus feasible (dapat Pecahkan
atau ditangani)
23
KESALAHAN UMUM USULAN PTK
• Penyebab terjadinya masalah tidak jelas
• Permasalahan tidak diangkat dari lapangan
• Relevansi masalah dan dasar teori tidak
memadai
• Kajian teori sangat dangkal
• Ciri-ciri langkah ptk tidak lengkap
• Indikator keberhasilan tidak ada
24
•Judul tidak menggambarkan PTK
•Cara pemecahan masalah tidak jelas
•Eksperimen/uji coba dilakukan
•Kegiatan tiap siklus tidak tepat
•Waktu penelitian tidak sesuai
25
KELEMAHAN UMUM (LANJUTAN)
•
•
•
•
•
Tidak ada pengesahan sekolah dan perpustakaan
Instrumen tidak konsisten
CV peneliti dan anggota peneliti tidak ada
Materi ajar/ klas terlalu luas
Pemecahan masalah tidak menggambarkan
tindakan
• Tidak diseminarkan (permenpan 16 RB tahun 2009
ttg jab Fungsional Guru dan AKnya
26
CONTOH JUDUL PTK
MENINGKATKAN MOTIVASI ,KREATIVITAS
DAN KETERAMPILAN BERMAIN SEPAKBOLA
MENGGUNAKAN METODE KELOMPOK BERMAIN
PADA SISWA…KELAS…TAHUN…
SEMESTER..TAHUN...
27
28
A.RENCANA TINDAKAN
Prosedur yang ditempuh dalam perencanaan tindakan
meliputi:
 memilih macam tindakan,
 memformulasikan hipotesis tindakan (jika diperlukan),
 mempersiapkan tindakan, dan menentukan indikator
keberhasilan tindakan. Dalam memilih macam
tindakan untuk mengatasi masalah yang dituangkan
dalam
skenario
pembelajaran
guru
harus
menggunakan landasan yang cukup, yakni dengan
mempertimbangkan kajian teori/pustaka, hasil-hasil
penelitian sejenis, atau dari pengalaman praktis guru.
29
B.Melaksanakan tindakan dan mengamatinya
• Pada saat tindakan dilaksanakan itulah pengumpulan
data dilakukan.
• Data mencakup Semua yang dilakukan oleh siapa pun
yang ada dalam situasi terkait dengan penelitian,
perubahan-perubahan
yang
perlu
dilakukan,
pengaruh suatu kegiatan (sikap, motivasi, prestasi),
pola interaksi yang terjadi, dan proses yang
berlangsung.
30
Instrumen
• Untuk mengamati guru peserta  terkait dengan
keterlaksanaan tindakan atau bagaimana guru peserta
melaks pembelajaran sesuai sintaks atau tahapan yang
direncanakan.
 Untuk pengamatan kelas  untuk merekam segala
kejadian dalam pembelajaran.
 pengamatan siswa  untuk mengungkapkan berbagai
aspek yang terkait dengan aktivitas atau proses belajar
dan hasil belajar yang dicapai siswa, baik secara
indivisual atau kelompok.
Bentuk instrumen yang biasa digunakan, yakni:
pedoman observasi, pedoman wawancara, kuesioner,
dan tes
31
3.Pengumpulan data dan analisis data
• Data dikumpulkan dari hasil observasi rekan
guru dengan menggunakan lembar observasi
yang tersedia, dan dari tes hasil belajar (pretes
dan postes) pada saat pelaksanaan tindakan
selama 2 siklus, serta refleksi diri yang
dilakukan guru terhadap kegiatan belajar
mengajar yang telah dilaksanakan sekurangkurangnya 2 siklus.
32
Pengumpulan data dan analisis data(2)
• Kumpulkan data kemudian dipilah berdasarkan
jenisnya, selanjutnya dianalisis dengan cermat.
• Gunakan metode analisis yang sederhana yang
dapat
menggambarkan
hubungan
antara
permasalahan dan perbaikan pembelajaran secara
tepat.
• Analisis data dilakukan terhadap dua jenis data,
yaitu data kualitatif berupa catatan hasil observasi
guru
serta
catatan
refleksi
guru,
dan
data
kuantitatif berupa skor pretes dan postes hasil
belajar siswa.
33
4.REFLEKSI DAN TINDAK
LANJUT
34
Refleksi dan Tindak Lanjut
Hasil analisis data kualitatif dan kuantitatif
beserta simpulannya didiskusikan guru dan rekan
sejawat
dalam
pertemuan
refleksi
untuk
mengkilas balik hal-hal yang sudah terjadi,
kendala, dan faktor-faktor yang berpengaruh
terhadap kegiatan belajar mengajar yang sudah
dilaksanakan
35
a.Mengelola dan menafsirkan data
• Semua data hendaknya diperiksa untuk
dijadikan
landasan
untuk
melakukan
refleksi.Perbandingan data antar pencatat/
peneliti atau antar teknik dilakukan untuk
meningkatkan objektivitas
• Hasil analisis disajikan secara kualitatif
deskriptif dan mungkin dalam aspek tertentu
secara kuantitatif
36
b.Melaporkan Hasil
• laporan hendaknya mencakup ulasan lengkap tentang
pelaksanaan tindakan yang telah direncanakan bersama
pelaksanaan pemantauannya serta perubahan yang terjadi.
• Laporan ditulis menggunakan format yang ditetapkan, dan
menjelaskan secara rinci permasalahan, rencana perbaikan,
pelaksanaan perbaikan, hasil yang diperoleh, dampak dari
solusi pemecahan masalah, serta kesimpulan dan saran.
• Gunakan format laporan yang telah ditetapkan. Jadikan
proposal sebagai acuan, jelaskan beda antara yang
diusulkan dalam proposal, yang dilaksanakan, serta yang
dihasilkan.
37
FORMAT USULAN PTK
38
FORMAT USULAN PTK
A. Judul
B. Pendahuluan
1. Latarbelakang masalah,
2. Identifikasi masalah
D.Metode
Penelitian.
3. Pembatasan masalah
4. Rumusan masalah,
5.Tujuan
E.Jadwal Kegiatan
6. Manfaat
C.Kajian teori dan
HipotesisTindakan
F.Daftar Pustaka
39
A. Judul Penelitian
Judul hendaknya ditulis dengan singkat dan spesifik,
tetapi cukup jelas menggambarkan masalah yang akan
diteliti dan tindakan untuk mengatasi masalahnya.
Contoh judul PTK:
MENINGKATKAN SIKAP PEDULI TERHADAP LINGKUNGAN HIDUP
MELALUI TEKNIK LEARNING BY DOING PADA SISWA KELAS VI SD
40
B. Pendahuluan
Pada bagian pendahuluan setidaknya
memuat faktor-faktor berikut:
1. Latar Belakang Masalah
2. Identifikasi Masalah
3. Pembatasan masalah
4. Rumusan masalah
5.Tujuan penelitian
6. Manfaat Penelitian
41
1.Latar Belakang Masalah
Menulis kenyataan yang ada (kondisi awal)
Kondisi awal yaitu kondisi sebelum dilakukan penelitian Tindakan.
Masalah pokok: mengandung kondisi awal dari
subjek yang diteliti.
Masalah lain: mengandung kondisi awal dari peneliti.
Menulis harapan yang dituju (kondisi akhir), yaitu
kondisi setelah dilakukan penelitian. Dapat berupa
kondisi akhir yang diteliti maupun kondisi akhir peneliti.
Menulis masalah : kesenjangan antara kenyataan
dan harapan
42
2.Identifikasi Masalah
Suatu langkah awal yang penting dalam memecahkan
masalah adalah mengenali masalah (fakta negatif) itu secara teliti
agar dapat ditemukan masalah sebenarnya
Contoh :
Hasil belajar rendah (Y)
• mungkin disebabkan metode pembelajaran yang
diterapkan yang kurang tepat.
• mungkin disebabkan model pembelajaran yang diterapkan
kurang bervariasi.
• mungkin disebabkan belum memanfaatkan alat peraga (X)
secara optimal
• mungkin disebabkan motivasi belajar siswa masih rendah.
• mungkin disebabkan ketrampilan dasar rendah.
43
3.Pembatasan Masalah
• Diperlukan adanya pembatasan masalah agar penelitian lebih
terfokus
• Langkah awal, membatasi banyaknya variabel yang diteliti,
variabel apa saja. ( dalam contoh di atas terdapat dua variabel
yaitu variabel X dan variabel Y)
• Membatasi atau menjelaskan variabel terikat, misalnya untuk
siswa mana, kelas berapa, semester kapan, tahun kapan,
materi apa dsb. (dalam penelitian kuantitatif semacam
definisi operasional)
• Membatasi atau menjelaskan variabel bebas, alat apa, apa
yang dilakukan, siapa yang melakukan, kapan tindakan itu
dilakukan.
44
4.Perumusan Masalah
• Dikembangkan dari identifikasi dan pembatasan masalah
• Umumnya berbentuk kalimat tanya
• Kalimat tanya yang diajukan mengacu ke variabel pada
masalah pokok (Y) dan variabel pada masalah lain yang
diteliti (X)
• Kalimat tanya pada rumusan masalah harus dijawab
Apakah melalui pendekatan bermain mampu
meningkatkan ketrampilan Bermain Bola Basket di
Kelas V Semester I tahun pelajaran 2011-2012 ?
45
Fungsi perumusan Masalah
 Sebagai dasar untuk penentuan teori yang akan
digunakan.
 Sebagai arah dalam menentukan judul penelitian
 Sebagai arah dalam menentukan metode penelitian
 Sebagai arah dalam menentukan jenis penelitian
Contoh:
Apakah melalui X dapat meningkatkan Y?
46
Tujuan penelitian
Kemukakan secara singkat tentang tujuan
penelitian yang ingin dicapai dengan
berdasarkan
pada
permasalahan
yang
dikemukakan.
Tujuan penelitian harus terjawab dalam
simpulan hasil penelitian.
47
5.Tujuan Penelitian
•
Merupakan jawaban terhadap masalah penelitian
• Tujuan diungkapkan secara optimis bahwa perbaikan
pembelajaran dapat dilakukan dengan tindakan
tersebut.
• Tujuan umum
Untuk meningkatkan Y melalui X ( secara khusus).
• Tujuan khusus
Meningkatkan sikap peduli terhadap lingkungan
hidup melalui teknik learning by doing pada siswa
kelas VI SD
48
6. Manfaat Penelitian
Uraikan kontribusi hasil penelitian tentang
kualitas pembelajaran sehingga tampak
manfaatnya bagi siswa, guru, maupun
komponen pendidikan di sekolah terkait.
Kemukakan inovasi yang akan dihasilkan dari
penelitian
a. manfaat teoretis
b.manfaat praktis
49
C.KAJIAN TEORI DAN HIPOTESIS TINDAKAN
•
•
•
•
Kajian Teori
Penelitian yang relevan (bila ada)
Kerangka berpikir
Hipotesis Tindakan
Kajian teori dan hipotesis tindakan
• Uraikan dengan jelas kajian teori dan pustaka yang
menumbuhkan gagasan dan mendasari usulan
rancangan penelitian tindakan.
• Kemukakan juga teori, temuan, dan bahan penelitian
lain relevan yang mendukung penelitian tersebut
• Pada bagian akhir dikemukakan kerangka berpikir
dan hipotesis tindakan.
51
Kerangka Berpikir
• Berisi analisis, kajian dan simpulan secara deduksi
hubungan antar variabel berdasar kepada teori dan
hasil penelitian yang telah dibahas
• Merupakan pendapat dan pandangan penulis terhadap teori
yang dikemukakan
• Sebagai dasar untuk menentukan pengajuan hipotesis
tindakan
DIDUGA JIKA PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN
BERMAIN MAKA KEBERANIAN BERTANYA BERMAIN PADA
MATA PELAJARAN IPS DAPAT MENINGKAT
52
CONTOH HIPOTESIS TINDAKAN
JIKA PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN
PENDEKATAN BERMAIN MAKA KEBERANIAN
BERTANYA PADA MATA PELAJARAN IPS DAPAT
MENINGKAT
53
BAB D.METODOLOGI PENELITIAN
A. Setting Penelitian
B. Subjek Penelitian
C. Sumber Data
D. Teknik dan Alat Pengumpulan Data
E. Validasi Data
F. Analisis Data
G. Indikator Kinerja
H. Prosedur Penelitian
E. Jadwal Pelaksanaan
Buatlah jadwal kegiatan penelitian yang
meliputi
persiapan,
perencanaan,
pelaksanaan, dan penyusunan laporan hasil
penelitian dalam bentuk Grant Chart.
Jadwal
penelitian
disusun
untuk
memberikan prediksi bagi penulis sendiri
dalam memprogram persiapan usulan
pengembangan profesi.
55
Jika ditujukan ke instansi tertentu
1. Identitas Peneliti
2. Rincian Dana
56
F. Daftar Pustaka
• Disusun daftar pustaka dengan menggunakan
pedoman yang berlaku
57
TUGAS MERUMUSKAN MASALAH
IDENTIFIKASI MASALAH RUMUSAN MASALAH
DAN HIPOTESIS TINDAKAN
No
Identifikasi Menetapkan/
masalah perumusan
mslh
Penyebab
masalah
Hipotesis
Tindakan
JUDUL
PENELITIAN
2.
3.
58

similar documents