Spektroskopi - WordPress.com

Report
SPEKTROSKOPI
DMJS
2014
PENENTUAN STRUKTUR
Difraksi Sinar-X
 Spektroskopi massa
 Spektrometer infra merah
 NMR

E=hv
 h= 6,63 x 10-34 Js
 dengan c = 3,0 x 108 m/s
 c=vλ

SPEKTRUM GELOMBANG
ELEKTROMAGNETIK
Frekuen
si
tinggi
Sinar
kosmi
k
Frekuensi ν (Hz)
Frekuensi
rendah
1019
Sinar ϒ
Sina
rx
sina
r uv
Sinar tampak Sinar ir
Gel
micr
o
Gel.
radio
nm
r
Panjang gelombang λ (μm)
KELEMAHAN SINAR-X
Difraksi sinar X hanya dapat bekerja pada solid
kristal
 Mrmbutuhkan waktu yg lama
 Unsur H tidak jelas karena terlalu ringan dan
sulit mendifraksi sinar x

KARAKTERISTIK
Infra merah→jenis gugus fungsi
 Spektroskopi massa → massa molekul
 Nmr → atom H dan C dan ikatannya dalam
senyawa organik
 C nmr → jumlah dan jenis atom C
 Uv spektra → apakah senyawa terkonjugasi atau
tidak

TIGA TAHAP DALAM PENENTUAN
STRUKTUR MOLEKUL
1.
Rumus Molekul
a.
b.
2.
Gugus fungsi
a.
b.
3.
Menentukan dengan EA dan MS
Menentukan dengan IHD (indeks kekurangan
hidrogen) berdasarkan jumlah cincin dan ikatan π
Dengan IR dan C NMR
Menentukan simetri dengan membandingkan c
nmr dengan rumus molekul
Hubungan/konektivitas C-H
a.
Data H NMR
INDEKS KEKURANGAN HIDROGEN

f = X-1/2Y+1/2Z+1
X= atom tetravalen (C,Si)
 Y= atom monovalen (H, halogen)
 Z= atom trivalen (N,P)

SPEKTROSKOPI MASSA
Lebih dari 20 jenis
 salah satu yang sering dipakai yaitu elektron
ionisasi
 Prinsip alat ada 3 yang pasti ada

tampila
n
sampel
Sumber
pengion
Mass
analyzer
detektor
SPEKTRUM PENTANA
SPEKTRUM ISOPENTANA
KLASIFIKASI SENYAWA ORGANIK
VIBRASI MOLEKUL DALAM IR
Ketika molekul menyerap sinar IR, → tereksitasi
→ bervibrasi
 Mode vibrasi → tarikan dan uluran

mode tarikan
simetris
asimetris
TEKUK/ULUR
rocking
In plane
scicorring
Out of plane
wagging
twisting
FINGERPRINT

Daerah antara 4000-1400 cm-1


/ SIDIK JARI
Merupakan daerah gugus fungsi
Daerah sidik jari 1400- 400 cm-1

Daerah ini merepresentaasikan keseluruhan molekul
NMR
energi
BAGAIMANA NMR BEKERJA

Energi diserap
Energi dilepas
Inti yang dapat teramati (spin =1/2) yaitu 1H,
13C, 19F, 15N dan 31P
NMR PROTON

Pergeseran kimia
v s  v TMS
 
 10 ppm
Frekuensi Operasi
 δ =nilai pergeseran kimia
 vs = frekuensi sampel
 vTMS= frekuensi TMS(tetrametil silan)

6
Makin besar densitas elektron (σ), makin kecil
frekuensinya, makin kecil pula nilai pergeseran kimianya
SPEKTRUM 1H NMR KLOROFORM PADA
200 MHZ
SPEKTRUM 1 BROMO, 2,2 DIMETIL
PROPANA

similar documents