INTEGRATED MARKETING COMMMUNICATION (IMC)

Report
DEFINISI Komunikasi pemasaran terpadu (IMC) :
Adalah sebuah proses perencanaan marketing
communication yang memperkenalkan konsep
perencanaan komprehensif untuk mengevaluasi peranan
strategis dari berbagai elemen komunikasi pemasaran,
seperti public relation, advertising, direct selling, sales
promotion dan interactive marketing untuk memberikan
kejelasan, konsistensi serta pengaruh komunikasi yang
maksimum
DEFINISI IMC MENURUT THE AMERICAN ASSOCIATION
OF ADVERTISING AGENCY
Adalah konsep perencanaan komunikasi pemasaran
yang mengakui nilai tambah dari perencanaan
komprehensif yang mengkaji peran strategis masingmasing bentuk komunikasi, seperti, iklan, direct
response, promosi penjualan dan humas, dan
memaduknnya untuk meraih kejelasan pesan,
konsistensi dan dampak komunikasi maksimalmelalui
keterpaduan pesan.
IMC merupakan proses strategi bisnis dalammengelola
hubungan dengan konsumen yang intinya untuk
menggerakkan Brand Value
IMC memunculkan kesadaran perlunya konsistensi pesan
kampanye pemasaran serta keterkaitan media
komunikasi yang digunakan agar menghasilkan
konsistensi reputasi antara citra merek dengan citra
korporat
TUJUAN IMC :
 Mempengaruhi masyarakat dengan elemen-elemen promosi
sampai ketingkat kognisi, affeksi dan konasi.*)
 Elemen Promosi terbagi atas Soft Sell dan Hard Sell
 Soft Sell berupa : advertising, public relation, CSR, interactive
marketing yang bertujuan untuk mempengaruhi konsumen ke
tingkat kognisi dan affeksi.
 Hard Sell berupa : personal selling, direct marketing, sales
promotion untuk mempengaruhi konsumen kearah konasi
 KOGNISI :
Semua bentuk pengenalan, mengamati, melihat,
mempertimbangkan
 AFFEKSI :
Aspek kepribadian berupa perasaan/emosi pada diri individu
 KONASI :
Tingkah laku yang mempunyai tujuan dan impulse untuk
berbuat
Jadi Konasi merupakan wujud dari Kognisi & Affeksi dalam
bentuk tingkah laku, reaksi, berusaha berkemauan
CAKUPAN IMC MELIPUTI :
Aspek Filosofis, mulai dari visi hingga menjadi sasaran
korporat yang jadi pedoman semua fungsi dalam perusahaan
2. Keterkaitan kerja antar fungsi, yaitu operasi, SDM, Litbang,
pemasaran, distribusi, penjualan.
3. Menjaga keterpaduan atau integrasi berbagai fungsi tersebut
untuk mewujudkan positioning, untuk meraih reputasi yang
diharapkan, memelihara interaksi sehingga terjalin hubungan
yang kokoh serta menerapkan pemasaran berbasis misi untuk
mendongkrak nilai tambah.
4. Memantapka hubungan untuk membina loyalitas dan
memperkuat ekuitas merek
1.
Untuk menjaga keterpaduan antar fungsi dalam perusahaan :
 Menjaga konsistensi positioning supaya mengarah pada
reputasi yang diharapkan, dengan cara :
- menyebarkan pesan sesuai positioning merek
- fokus pada kebutuhan stakeholer
- memelihara konsistensi persepsi stkeholder melalui
penyampaian pesan yang mencerminkan posisi dan misi
- mengupayakan keterpautan standarisasi logo, pesan, jingle
 Memelihara interaksi komunikasi sehingga terjalin hubungan
kokoh dengan stakeholder.
 Menerapkan pemasaran berbasis misi untuk mendongkrak
nilai tambah. Misi perusahaan diwujudkan dengan program
pemasaran dan kehumasan.

similar documents