disini - ppsil unpad

Report
Kajian Implementasi
Program Beasiswa Unggulan
BPKLN Kemendikbud
Jenjang S2 dan S3 Dalam dan Luar Negeri
Pendahuluan
 Salah satu prioritas pembangunan yang dilakukan oleh
Pemerintah Indonesia saat ini adalah pembangunan
sumber daya manusia yang mempunyai daya saing
global.
 Berbagai perencanaan dan program telah digulirkan,
antara lain program beasiswa untuk pendidikan gelar
dan non-gelar.
 Hasil yang diharapkan dari program beasiswa bersifat
jangka pendek s/d jangka panjang yang pada dasarnya
akan meningkatkan kualitas SDM Indonesia sebagai modal
dasar dalam melaksanakan pembangunan nasional.
 Investasi dalam bentuk pemberian beasiswa kepada
berbagai kalangan seperti aktivis lembaga nonpemerintah, pegiat di bidang seni dan budaya,
peneliti, dan para lulusan baru (fresh graduates)
perguruan tinggi memerlukan biaya cukup besar.
 Pemerintah Indonesia telah melakukan berbagai upaya
untuk menggali berbagai sumber pembiayaan dari
sumber-sumber
dalam
dan
luar
negeri

pertanggungjawaban atas penggunaan dana tersebut
harus dapat ditunjukkan dalam bentuk kinerja yang
sepadan dengan besarnya biaya yang telah
dikeluarkan.
 Salah satu program beasiswa yang saat ini
berada di bawah pengelolaan Kementerian
Pendidikan Nasional Republik Indonesia adalah
Program Beasiswa Unggulan yang dikelola oleh
BPKLN
 Beasiswa Unggulan diberikan kepada peserta
secara individual atau yang diusulkan oleh
institusi pendidikan tinggi dengan persyaratan
yang telah ditentukan oleh pengelola Beasiswa
Unggulan.
 Mengingat
cakupan
program
Beasiswa
Unggulan yang cukup luas, diperlukan
perencanaan dan pengelolaan program yang
baik agar tujuan pemberian beasiswa melalui
program ini dapat tercapai.
 Untuk itu diperlukan suatu kajian berkenaan
dengan
pelaksanaan
program
Beasiswa
Unggulan yang difokuskan pada kinerja
pengelolaan program Beasiswa Unggulan sejak
diluncurkan beberapa tahun yang lalu
Tujuan melakukan kajian
 Tujuan dari kajian adalah:
 Mengungkap bagaimana proses pelaksanaan Program
Beasiswa Unggulan oleh berbagai pihak yang terlibat
(pengelola, provider, dan mahasiswa)
 Mengetahui kinerja dari pelaksanaan Program
Beasiswa Unggulan berdasarkan indikator yang
disusun
 Menyusun arahan yang akan digunakan sebagai
landasan untuk meningkatkan kinerja dalam
pengelolaan Program Beasiswa Unggulan di masa
mendatang
Kerangka Konseptual
Kerangka konseptual yang digunakan dalam
kajian ini adalah pendekatan sistemik:
 Program BU dilihat sebagai suatu sistem yang terdiri
dari sejumlah subsistem berupa input, proses,
outputs dan outcomes yang antara satu dengan
yang lain saling berinteraksi;
 Melalui pendekatan ini diharapkan kajian yang
diusulkan
dapat
mengungkapkan
secara
komprehensif tentang bagaimana Program BU
dilaksanakan mulai dari tahap perencanaan sampai
dengan pemantauan.
Lingkup Kegiatan
Kegiatan yang akan dilaksanakan meliputi deskjob,
diskusi, dan kunjungan lapangan, lokakarya:
 Deskjob: mengkompilasi dan mengkaji berbagai
data dan informasi yang diperoleh dari pihak-pihak
yang terlibat dalam pelaksanaan Program Beasiswa
Unggulan.
 Diskusi: dengan pihak-pihak yang terlibat dalam
pengelolaan Program BU
 Kunjungan lapangan: wawancara dengan provider,
mahasiswa, dan alumni
Prosedur dan Teknik
Kajian mengadopsi prosedur dan teknik yang biasa
dilakukan dalam evaluasi berbasis outcome:
 Difokuskan pada dampak yang terjadi dengan adanya
Program BU untuk mengetahui apakah Program ini
telah membuat ‘perbedaan’ dalam hal membangun
sumberdaya manusia Indonesia.
 Dampak tersebut akan dijabarkan dalam hal
keuntungan (benefits) dan perubahan yang
dihasilkan Program BU.
Komponen yang dikaji
Komponen-komponen yang dikaji meliputi:
 Inputs dan proses (mulai dari penentuan mahasiswa
penerima Beasiswa Unggulan, kegiatan belajar
mengajar dan akademik lainnya sampai dengan
kelulusan mahasiswa)
 Outputs dan outcomes (perubahan yang dihasilkan,
target, dan indikator)
Data dan informasi
Data dan informasi yang diperlukan:
 Deskripsi Program Beasiswa Unggulan BPKLN
Kemendiknas
 Lingkup program dan kegiatan yang dikelola
Program BU
 Target dan indikator pencapaian
 Deskripsi, pengelolaan, dan kinerja providers
 Karir dan kinerja alumni
 Rencana masa datang
Rincian data dan informasi
INPUTS
Organisasi Pengelola Beasiswa Unggulan, antara lain:
 Struktur organisasi
 Tugas dan fungsi
 Jumlah personil pengelola: manajemen,
pelaksana,
 Status personil: PNS, honorer, kontrak
 Landasan hukum organisasi
Penyelenggara/Pelaksana BU
(Providers)
• Profil prodi pelaksana program BU
• Sumberdaya fisik/asset yang dimiliki; sarana dan
prasarana khusus untuk mahasiswa BU
• Proses, mekanisme, dan kriteria
penentuan/penunjukan/pemilihan prodi pelaksana BU
• Keberadaan unit/gugus/tim khusus pengelola program
BU di prodi pelaksana
• Kinerja prodi dalam mengelola program BU: ketepatan
batas waktu kelulusan, hasil penilaian SPI/auditor
dalam pengelolaan keuangan
• Rekam jejak prodi dalam melaksanakan tridarma PT:
mis. Penelitian skala nasional dan internasional,
publikasi ilmiah,…
Penerima beasiswa (mahasiswa)
 Jumlah mahasiswa yang diterima tiap tahun
oleh masing-masing prodi pelaksana BU
 Profil mahasiswa: asal daerah, status sosek
mhs/keluarga, prestasi, ...
PROSES
 Sistem recruitment calon penerima beasiswa
 Rasio pelamar dan mahasiswa yang diterima setiap
tahun
 SOP terkait proses belajar mengajar di prodi pelaksana
Beasiswa Unggulan
 Sistem evaluasi pelaksanaan program
 Sistem dan Mekanisme bimbingan mahasiswa
 Pelayanan administrasi akademik
 Sistem Penjaminan Mutu
OUTPUTS
 Jumlah mahasiswa penerima BU/tahun
 Jumlah mahasiswa penerima BU yang lulus/tahun
 Rasio mahasiswa penerima BU yang diterima dan yang
lulus pada tahun yang sama
 IPK mahasiswa penerima BU: IPK tiap semester, IPK
setelah lulus
 Rata-rata lama studi mahasiswa penerima Beasiswa
Unggulan
 Alumni berprestasi
 Masa tunggu untuk mendapatkan pekerjaan pertama
OUTCOMES
 Karir dan prestasi alumni di tempat bekerja
 Keberlanjutan program BU
 Perubahan Status akreditasi seluruh prodi
pelaksana BU
 Sistem Informasi Manajemen
Beasiswa Unggulan
 …..
INDIKATOR
(jangka pendek < 4 tahun setelah pelaksanaan BU)
 Semakin banyak program studi
penyelenggara beasiswa unggulan
berkualitas
sebagai
 Semakin banyak prodi bertaraf internasional sebagai
penyelenggara program joint/double degree dengan PT di
luar negeri
 Penyelenggaraan beasiswa semakin profesional
 Penyelenggaraan PBM oleh prodi penyelenggara Beasiswa
Unggulan semakin profesional
 Dihasilkan SDM Indonesia berkualitas yang mampu mengisi
lapangan kerja di berbagai sektor pembangunan
INDIKATOR
(jangka menengah 4 – 6 tahun)
 Semakin banyak SDM Indonesia yang berkualitas di
berbagai bidang keilmuan dan pada berbagai jenjang
pendidikan tinggi
 Semakin meratanya peluang mahasiswa berprestasi
mendapatkan beasiswa
 Singkatnya masa tunggu rata-rata lulusan penerima
beasiswa unggulan dalam mendapatkan pekerjaan
pertama
 Terserapnya lulusan penerima beasiswa unggulan
oleh lapangan kerja di berbagai sektor
 Semakin meningkatnya kualitas pendidikan tinggi di
Indonesia
INDIKATOR
(jangka panjang > 6 tahun)
Semakin baiknya pelaksanaan pemberian beasiswa
secara tepat sasaran
Semakin meratanya peluang studi di jenjang
pendidikan tinggi bagi mahasiswa berprestasi
Meningkatnya kualitas SDM Indonesia di berbagai
bidang
Semakin baiknya penyelenggaraan pendidikan tinggi
bertaraf internasional
Semakin terdorongnya perguruan tinggi di Indonesia
untuk melaksanakan internasionalisasi
Meningkatnya kepuasan masyarakat terhadap kinerja
institusi dimana para alumni BU bekerja

similar documents