Ringkasan JDU

Report
KEPRIBADIAN
Keseluruhan sifat-sifat yang
ada pada individu / seseorang
sebagai watak
Organisasi dinamis dari sistem
psikofisik yang menentukan
penyesuaian diri yang unik
terhadap lingkungan
Balap.
HIKMAH PERBEDAAN MANUSIA
Manusia diciptakan berbeda agar yang satu bisa
memberi kepada yang lain.
Perbedaan adalah hal yang esensial dalam suatu
kehidupan.
Dinamika hanya terjadi apabila terdapat perbedaan
Ragam Perbedaan :
Keturunan
Fisiognomi
Kepandaian
Kemampuan Fisik
Perwatakan
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI
PERKEMBANGAN KEPRIBADIAN
Bawaan
Lingkungan
Interaksi bawaan dan lingkungan
Pengembangan kepribadian hendaknya selalu
memperhatikan tata nilai yang dianut oleh masyarakat
DINAMIKA KEPRIBADIAN
Terjadi akibat berbagai sumber tegangan
Pertumbuhan fisiologis
Psikologis
Frustasi
Konflik
Ancaman
Tantangan
Harapan
Butterfly
MASLOW
SIFAT-SIFAT PRIBADI YANG DIANGGAP
SEHAT/IDEAL
Mampu melihat secara jelas, tidak melihat kehidupan
sebagaimana diinginkan dan tidak emosional
Memiliki pandangan yang lebih jelas mengenai apa yang
benar dan apa yang salah, selanjutnya dapat meramalkan
masa depan
Memiliki kerendahan hati, dapat mendengarkan orang lain
Persepsinya tidak begitu dipalsukan oleh kecemasan,
ketakutan, harapan-harapan atau optimisme yang palsu
• Tidak memiliki pandangan yg obyektif terhadap
sesuatu kesukaran, krn sifat pribadinya yg kaku,
kurang mampu melihat kemungkinan yg lain yg
sekiranya lebih cocok dan dapat dikerjakan
• Bersifat egosentris yg dapat menghambat
hubungan baik dgn orang lain
• Merasa bersalah setiap kali gagal menghadapi
kesulitan, shg selalu merasa tdk puas dan tdk
senang
MANUSIA
Keterbatasan
 Fisik
 Ukuran
 Kekuatan
 Kecepatan
 Panca indra
dll.
Kelebihan
 Naluri – Nalari Nurani
 Jiwa – Raga – Sukma
 Intelektual –
Emosional – Spiritual
Mudah beradaptasi dengan lingkungan
Khalifah di muka bumi
• Manusia makhluk ber-Tuhan
– Manusia Indonesia yg religious
• Manusia - makhluk sosial
– Etika dan Hukum
– Etika dan Perilaku
• Manusia – alam sekitar
– Etika thd lingkungan
MANUSIA
Mahluk berpikir yang bijaksana (homo sapiens)
Dapat membuat alat (homo faber)
Dapat berbicara dan berkomuniasi (homo languens)
Dapat bermasyarakat (homo sosius)
Berbudaya (homo humanis)
Mampu mengadakan usaha (homo economis)
Berkeparcayaan dan beragama (homo religius)
LATAR BELAKANG BERDIRINYA UNVERSITAS
JENDERAL SOEDIRMAN
• Menampung keinginan dan hasrat putra-putri anggota
masyarakat (di Karesidenan Banyumas) yang ingin
melanjutkan studi ke Perguruan Tinggi
• Mendirikan monumen hidup, sebagai pernyataan
hormat dan penghargaan atas jasa almarhum
Panglima Besar Jenderal Soedirman pada perang
kemerdekaan RI.
11
• Partisipasi masyarakat (Banyumas) mendirikan
lembaga pendidikan tinggi yang dapat berfungsi
sebagai wahana mencerdaskan kehidupan
bangsa
• Sebagai sumbangsih Angkatan Darat kepada
masyarakat (Banyumas) yang telah berjasa
dalam ikut menumpas gerombolan DI/TII di
daerah Banyumas
12
SEJARAH BERDIRINYA
UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
Di tahun 60-an, mulai terbentuk
Panitia Pendiri Perguruan Tinggi (PPPT)
Berubah menjadi
Panitia Pendiri Universitas Pangsar Soedirman
Berkembang menjadi
Panitia Pendiri Universitas Jenderal Soedirman (PP
Unsoed), dilaksanakan oleh Yayasan Pembina Unsoed.
13
BerdasarkanSK Mentri PTIP No. 121
tanggal 20 September 1962
berdiri Fakultas Pertanian Unsoed
sebagai embryo UNSOED, dibawah naungan UNDIP Semarang.
Berdasarkan Surat Keputusan Presiden No. 195
tanggal 23 September 1963
dan
Surat Menteri Pendidikan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan (PTIP)
No. 153 tanggal 12 September 1963.
Lahirlah
UNIVERSITAS NEGERI JENDERAL SOEDIRMAN
di kota
PURWOKERTO
14
Peresmian
UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
Dilakukan oleh :
Menteri PTIP Prof.Dr.Ir. Tojib Hadiwidjaya
Pada hari Minggu 27 Nopember 1963
di
Rumah Dinas Residen Banyumas di Purwokerto
15
VISI
Universitas Jenderal Soedirman
UNGGUL DALAM ILMU
PENGETAHUAN, TEKNOLOGI DAN
ATAU SENI YANG RELEVAN DENGAN
PENGEMBANGAN SUMBERDAYA
PEDESAAN
16
TRI DHARMA PERGURUAN TINGGI
PENDIDIKAN
PENELITIAN
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
17
MISI
Universitas Jenderal Soedirman
Menyelenggarakan pendidikan guna menghasilkan lulusan
yang bermoral, memiliki sikap akademik dan professional,
keunggulan kompetitif, kemampuan kepemimpinan yang
memadai, kemampuan memecahkan masalah dan
kemampuan beradaptasi.
Menyelenggarakan penelitian untuk mengembangkan ilmu
pengetahuan, teknologi dan atau seni yang relevan dengan
pengembangan sumber daya pedesaan, tuntutan
pembangunan daerah dan nasional.
Menyebarluaskan hasil penelitian melalui publikasi, kaji
tindak dan penerapan teknologi inovatif pada masyarakat,
terutama dalam pengembangan sumberdaya pedesaan
secara berkelanjutan.
18
TUJUAN
Universitas Jenderal Soedirman
 Meningkatnya kualitas proses pendidikan guna
menghasilkan lulusan yang bermoral; memiliki
kompetensi akademik dan professional
khususnya di bidang pengembangan sumber
daya pedesaan; memilki kemampuan
kewirausahaan, komunikasi, kepemimpinan dan
adaptasi yang baik.
 Meningkatnya kemampuan akademik dan atau
professional tenaga kependidikan dan karyawan.
 Meningkatnya kinerja manajemen internal
19
• Meningkatnya daya tampung dan
kesempatan belajar.
• Meningkatnya kesiapan pelaksanaan
otonomi perguruan tinggi.
• Meningkatnya kualitas penelitian yang
relevan dan aplikatif serta deseminasinya
bagi pengembangan sumber daya
pedesaan secara berkelanjutan.
20
SASARAN
Universitas Jenderal Soedirman
• Meningkatnya relevansi program studi terhadap
kebutuhan dan tuntutan stakeholder serta
perkembangan IPTEKS.
• Meningkatnya kemandirian, kepemimpinan dan
adaptabilitas lulusan.
• Meningkatnya efisiensi, efektivitas dan produktivitas
proses pembelajaran dan pengelolaan pendidikan.
21
• Meningkatnya atmosfir / suasana akademik
• Meningkatnya sistem informasi manajemen internal
yang berkualitas
• Meningkatnya system pemantauan dan evaluasi
pendidikan yg akuntabel untuk penjaminan mutu.
• Meningkatnya kualitas staf akademik dan staf
penunjang.
22
• Meningkatnya kualitas pengukuran dan evaluasi
kinerja manajemen internal.
• Meningkatnya kualitas manajemen pendidikan tinggi
yang professional.
• Bertambahnya jenis / jumlah program studi yang
relevan dengan pengembangan IPTEKS.
• Meningkatnya fungsi dan peran badan normatif
universitas dan fakultas
23
• Terwujudnya Revenue Generating Unit dan Revenue
Generating Activities
• Meningkatnya partisipasi masyarakat dalam
pendanaan penyelenggaraan pendidikan tinggi
• Meningkatnya relevansi luaran dan layanan Unsoed
• Meningkatnya kesehatan organisasi perguruan tinggi
• Bertambahnya deseminasi hasil riset pada tingkat
nasional dan internasional
24
• Bertambahnya perolehan dana penelitian,
pengembangan dan pengabdian kompetitif.
• Bertambahnya pengembangan IPTEKS yang aplikatif.
25
NILAI KEJUANGAN
PANGSAR SOEDIRMAN
Nilai
Konsep (abtraksi atau gambaran) mengenai
masalah dasar yang sangat penting dan
bernilai dalam kehidupan manusia
26
Nilai Kejuangan
Nilai yang terkandung dalam usaha dengan penuh
kesukaran dan bahaya untuk merebut sesuatu
dengan mengadu tenaga, pikiran dan usaha yang
penuh dengan bahaya
Nilia luhur hasil wujud interaksi sosial termasuk
berbagai persaingan dan konflik.
27
JATIDIRI
Gambaran atau keadaan khusus seseorang,
identitas, kepribadian, inti dan jiwa, semangat
daya gerak dari dalam serta spiritualitas.
atau
Kepribadian (personality), yaitu susunan unsur
akal dan jiwa yang menentukan perbedaan
tingkah laku atau tindakan tiap-tiap individu
(manusia)
28
Peran & tanggung jawab mahasiswa
• Sebagai generasi muda bangsa :
Menjadi calon pemimpin masa depan yang
mewujudkan cita-cita bangsa
• Sebagai generasi muda intelektual :
Mengikuti perkembangan dan implementasi
ipteks dan memecahkan masalah bangsa
dengan pendekatan iptek yang dimiliki
• Ilmu pengetahuan :
Usaha manusia untuk mempelajari, mengerti dan memahami
dirinya, tata hubungan antar pribadi, lingkungan fisik dan
lingkungan spiritual serta keseluruhan interaksi dan pengaruh
antara hal-hal tersebut dengan waktu,ruang, materi dan
energi
• Rekayasa :
Usaha untuk memanfaatkan ilmu, pengetahuan, pengalaman dan
rekayasauntuk dituangkan menjadi tatacara atau prosedur dalam
menghasilkan barang dan jasa yang berguna bagi masyarakat.
• Teknologi :
Usaha untuk memanfaatkan ilmu, pengetahuan, pengalaman dan
rekayasauntuk dituangkan menjadi tatacara atau prosedur dalam
menghasilkan barang dan jasa yang berguna bagi masyarakat.
NILAI KEJUANGAN PANGSAR
SOEDIRMAN
Soedirman sang pendidik
Soedirman sang mubaligh
Soedirman sang demokrat
Soedirman sang prajurit pejuang
31
Soedirman sang pendidik
Intelektualitas
Motivasi
Kesungguhan mencari ilmu
Kemampuan komunikasi
Kemampuan sosialisasi
Kemampuan interaksi
Wawasan yang luas
Percaya pada diri sendiri
Sederhana
Soedirman sang mubaligh
Religius
Keberanian menyampaikan kebenaran
Kesungguhan belajar
Kemampuan memimpin
Ketauhidan
Kesadaran beragama dan berbangsa
Jiwa keiklasan, kesabaran
Ahlakul kharimah
Keteladanan
Soedirman sang demokrat
• Mudah bergaul
• Kemampuan beradaptasi
• Egalitarian ; tidak membeda-bedakan, tidak
eklusif, memperlakukan semua teman dengan
baik
• Kepercayaan diri yang tinggi
• Berani memberi dan menerima
• Kerjasama yang baik
• Mengutamakan kepentingan bersama
• Menghargai orang lain
• Rajin, disiplin dan santun
• Bijaksana
• Berani mengambil keputusan, demi kepentingan
bersama
Soedirman sang prajurit pejuang
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Kemampuan fisik dan mental
Jiwa kepemimpinan
Patrioisme
Keberanian
Kemauan keras/ motivasi tinggi
Kerja keras
Kesungguhan
Tidak mudah putus asa
Menghadapi masalah dengan bijaksana
Tekad yang kuat
Kemampuan strategis
Ketegasan dalam memimpin

similar documents