Oral Mucosa - WordPress.com

Report
STUCTURE & COMPOSITION
ORAL MUCOSA
drg.Juwita Raditya Ningsih
FKG UMS
Oral Mucosa
Definitions and general
considerations
Definition
Essential histological
structure
The Epithelium
The lamina
propria
Classification of oral
mucosa
The
submucosa
Specialized
mucosa
Functions of
oral mucosa
Keratinized
Lining mucosa
Organization of
oral mucosa
Nonkeratinized
Masticatory
mucosa
Clinical
features
Intercellular
junction
Nonkeratinocyte
s cell
Epitheliumconective tissue
interface
Definitions and general
considerations
Oral Mucosa



Merupakan jaringan pelapis rongga mulut yang
selalu dalam kondisi lembab.
Mukosa rongga mulut di bibir berbatasan dengan
kulit/kutis sedangkan di faring berbatasan dengan
mukosa intestinal
Mukosa rongga mulut menyerupai kulit, sangat
mirip dengan mukosa esofagus, serviks dan
vagina tetapi jauh berbeda dari mukosa
intestinal. 2(p:3)
Functions of oral mucosa





Protection
Sensory Sensation
Synthesis/ Secretion
Esthetics
Thermal regulation2(p:5-8)
Organization of oral mucosa
Clinical features


Warna mukosa rongga mulut: pink pucat
Intensitasnya berbeda, dipengaruhi:
1.
2.
3.
4.
Banyak sedikitnya pembuluh kapiler
Derajat keratinisasi
Ketebalan epitel
Konsentrasi pigmen melanin
Perbedaan kulit dan mukosa rongga mulut
Essential histological structure
The Epithelium

Keratinized
 Stratum
basale (Basal/ germinative layer)
 Stratum spinoum (spinous cell layer
 Stratum granulosum (granular layer) Keratohyaline
granule
 Stratum corneum (Keratinized layer)
Stratum Basale/ germinativum





Merupakan sel progenitor, namun hanya sedikit
yang merupakan stem sel
Sel dalam stratum basalis ditopang oleh
membrana basalis (specialized extracellular
molecular network, constructed jointly by epithelial
and connective tissue cells)1
Bentuk sel basal: kuboid, nukleus bulat terletak didasar
sel,
Sitoplasma relatif kecil
Merupakan lapisan yang aktif mitosis
Stratum spinosum




Merupakan sel yang mengalami diferensiasi
pertama,
Ikatan antar sel semakin kuat (peningkatan aktin
mikrofilamen)
Ukuran selnya lebih besar dari sel basal
Rasio sitoplasma nukleus lebih besar dari sel basal
Stratum granulosum




Mengandung granula keratohialin
Terjadi produksi lipid: barier terhadap air
Di mukosa rongga mulut tidak terdapat stratum
lusidum ( di kulit: peralihan dari s.granulosum ke
s.corneum)
Rasio sitoplasma dengan nukleus lebih besar dari
sel spinosum
Stratum Corneum


Merupakan lapisan terluar yang selalu mengelupas,
digantikan sel dibawahnya (turn over)
Sel, termasuk granula dan nukleus, mengalami
autolisis proses apoptosis (kematian sel
terprogram)
Stratum corneum
Intercellular junction



Desmosome (DE) is the most common
hemidesmosome present on basal cell attachment
plaque
Gap junction ( GJ )
Tight junction ( TJ
Nonkeratinocyces cells
10% of the oral epithelial cells are nonkeratinocytes(clear cell)

All lack the tonofilaments and desmosomes(except for Markel cells)
1. Melonocytes

Sell yang memproduksi pigmen

Terletak di stratum basalis

Memiliki prosesus yang panjang ke segala arah

The pigment in melanocytes is packaged in small granules termed melanosomes
2. Langerhan's cell

Dapat ditemukan di lapisan suprabasal

Tidak memiliki desmosomes , tampak pucat pada pengecatan HE.

The cells contain characteristc rod-shaped granules called Birbeck granules.
Antigen yang penetrasi ke lapisan superficial akan diikat oleh langerhas cell sebaga dendritic
antigen-presenting cells yang menstimulai T-lymphocytes.
3. Merkel cells

Berperan sebagai reseptor yang berasal dari neural crest.

It is found in the basal layer and is often closely apposed to nerve fibers.

Interface epithelial-conective tissue
The lamina propria

Lamina propria merupakan lapisan jaaringan ikat fibrous (connective tissue) yang terdiri
atas

Serabut collagen tipe I dan III dan serabut elastin fibers

Substansi dasar: proteoglikan, glikosaminoglikan

Sel yang utama di lamina propria

1.
Fibroblas : untuk produksi serabut dan matriks esktraseluler.
2.
Makrofag : sebagai antigen-presenting cells
3.
Sel mast :sebagai sel pertahanan tubuh (cell-mediated immunity)
Lamina propia terbagi atas
1. Lamina papillary

Merupakan lapisan superfisial pada lamina propia. Terdiri atas papila jaringan ikat
pembuluh darah dan syaraf.
2. Lamina densa


Terdiri atas serabut jaringan ikat dalam jumlah besar.
Diantara lamina papilary dan lamina densa terdapat capillary plexus, wyang menyediakan
nutrisi bagi kedua lamina dan sebagai jalur kapiler menuju papila jaringan ikat.
The lamina propria


A. Pembuluh kapiler
tampak pada
potongan melintang
B. Akhiran serabut
syaraf masuk ke
intraepitelial
The submucosa





Jaringan submukosa tidak terdapat di semua regio
rongga mulut (palatum)
Terdiri atas jaringan ikat longgar (loose connective
tissue):
1. Jaringan adiposa
2. Kelenjar saliva
3. Muskulus
Classification of oral mucosa
Oral Mucosa

Specialized mucosa:


Lining mucosa







Lidah
Mukosa bukal
Mukosa labial
Palatum lunak
Ventral lidah
Dasar mulut
Mukosa alveolar
Masticatory mucosa


Gingiva
Palatum keras
Papila Lidah




Papila filiformis
Papila fungiformis
Papila foliata
Papila circumvalata
Daftar Pustaka
1.
2.
3.
Garrant, P.R., 2003, Oral Cells and Tissues,
Quintessence Pub., London
Squier, C., Brogden, K.,Human Oral Mucosa:
Development, Structure and Function,WilleyBlackwell, West Sussex,UK
http://course.jnu.edu.cn/yxy/eruption/zp/english
/Englishtext7.htm
Pustaka gambar
1.
2.
3.
4.
5.
6.
http://www.uchospitals.edu/images/nci/CDR000057
9036.jpg
http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTlvLN0q
E66PddHTNz2Kxw7OTjqXWvv3USBFuF4a_wu6fNPz1
Fb
http://home.cse.edu/~ikessler/student/atlas/epi/dia
gskinen.jpg
http://www.knowyourbody.net/wpcontent/uploads/2013/01/Stratum-basale-Image.jpg
http://www.rci.rutgers.edu/~uzwiak/AnatPhys/APFall
Lect7_files/image003.jpg
http://www.neuro.ki.se/neuro/KK2/BBBbasalm01.gif


Materi kuliah dapat di download di
www.juwitaradityaningsih.wordpress.com

similar documents