Bab 15: Manajemen Kas Internasional

Report
Bab 15: Manajemen Kas Internasional
Kelompok 2:
Ika Fatmawati
Yanti Megawati
Safrina Ayunita P
080810201087
080810201110
080810201132
1.
2.
3.
4.
Pendahuluan
Manajemen Arus Kas Terpusat
Teknik-teknik Optimisasi Arus Kas
Kerumitan-kerumitan dalam Optimisasi Arus
Kas
5. Investasi Kelebihan Kas
Pendahuluan
• Istilah manajemen kas secara luas dapat
didefinisikan sebagai optimisasi arus kas dan
penginvestasian kelebihan kas
• Dari perspektif internasional,manajemen kas
sangat kompleks karena berbedanya kebijakan
pemerintah berkenaan dengan transfer kas
antarnegara dan fluktuasi nilai tukar
back
Manajemen Arus Kas Terpusat
• Adalah suatu grup yang memonitor dan
mengelola arus kas antara perusahaan induk
dengan perusahaan anak dan arus kas antar anak
perusahaan
• Peran ini sangat penting karena akan
menguntungkan perusahaan anak individual yang
membutuhkan dana atau yang sangat terekspose
terhadap risiko nilai tukar
• Manajemen kas internasional dapat dipisahkan
ke dalam 2 fungsi: (1)optimisasi pergerakan arus
kas dan (2) penginvestasian kelebihan kas
Back
Teknik-Teknik Optimisasi Arus Kas
Arus kas dapat dioptimisasikan melalui:
• Percepatan arus kas masuk
• Minimisasi biaya konversi valuta
• Minimisasi pajak atas arus kas
• Pengelolaan blocked funds
• Pengelolaan transfer kas antar perusahaan
anak
Keterangan:
1. Percepatan arus kas masuk
Tujuan pertama dalam MKI adalah mempercepat arus
kas masuk, karena semakin cepat arus kas diterima,
semakin cepat kas bisa diinvestasikan atau digunakan
untuk tujuan-tujuan lain.
2. Minimisasi biaya konversi valuta
Teknik ini dapat mengoptimalkan arus kas dengan
mengurangi biaya-biaya transaksi dan administratif
yang ditimbulkan oleh konversi valuta dengan cara
menggabungkan semua transaksi yang terjadi antar
2perusahaan anak di dua negara yang berbeda,selama
suatu periode untuk menentukan pembayaran neto
tunggal
Back
Lanjutan
3. Minimisasi pajak atas arus kas
Untuk lebih mengoptimalkan arus kas, MNC harus
memperhitungkan konsekuensi-konsekuensi pajak dari
pengubahan jumlah arus kas. Misalnya, dengan
memodifikasi kebijakan transfer pricing, menghindari pajak
yang tinggi dengan strategi pembiayaan (hutang dapat
mengurangi pajak).
4. Pengelolaan blocked funds
Blokade dana terjadi jika pemerintah tamu meminta semua
dana tetap berada dalam negaranya dalam rangka
menciptakan lapangan kerja. Strategi yang bisa digunakan
adalah menaikkan biaya yang ditanggung oleh perusahaan
anak. Karena pemerintah akan lebih toleran jika dana yang
dikirimkan untuk menutupi biaya.
5. Pengelolaan transfer kas antar perusahaan anak
Yaitu pengelolaan arus kas pada perusahaan anak yang
membutuhkan dana dan kelebihan dana.
Back
Kerumitan-kerumitan dalam
Optimisasi Arus Kas
Sebagian besar kerumitan yang ditemui dalam
upaya mengoptimalkan arus kas dapat
diklasifikasikan ke dalam 4 kategori:
 Karakteristi-karakteristik yang berhubungan
dengan perusahaan
 Restriksi-restriksi pemerintah
 Karakteristik-karakteristik dalam sistem
 Distorsi kinerja perusahaan anak
Keterangan
1. Karakteristik-karakteristik yang berhubungan
dengan perusahaan
Optimisasi arus kas bisa sangat rumit akibat
karakteristik-karakteristik perusahaan. Misal, jika
anak perusahaan A melakukan penundaan
pembayaran ke perusahaan anak B, akibatnya
perusahaan B tersebut harus meminjam uang
sampai pembayaran dilakukan.
2. Restriksi-restriksi pemerintah
Keberadaan restriksi-restriksi pemerintah dapat
mengganggu upaya optimisasi arus kas. Misal,
Sejumlah pemerintah melarang pemakaian
sistem netting.
Back
Lanjutan
3. Karakteristik-karakteristik dari sistem perbankan
Kemampuan dari bank-bank untuk memfasilitasi
transfer kas bagi perusahaan multinasional berbedabeda antar negara. Bank-bank di AS telah cukup maju
dalam bidang ini, tetapi bank-bank di sejumlah negara
lain tidak menyediakan jasa-jasa yang dibutuhkan oleh
perusahaan-perusahaan multinasional.
4. Distorsi kinerja perusahaan anak
Berbagai jenis teknik yang dapat digunakan oleh
sebuah perusahaan multinasional untuk
mengoptimalkan arus kas biasanya akan mendistorsi
laba dari tiap perusahaan anak individual.
Back
Investasi Kelebihan Kas
Beberapa aspek investasi jangka pendek yang perlu
diperhatikan oleh perusahaan multinasional:
 Pemisahan atau penggabungan dana lebih dari
semua perusahaan anak
 Mengestimasi tingkat pengembalian efektif dari
tiap alternatif yang mungkin
 Implikasi-implikasi dari paritas suku bunga
 Pemanfaatan kurs forward sebagai peramal
 Penggunaan ramalan nilai tukar
 Diversifikasi ke dalam berbagai valuta
Keterangan
 Pemisahan atau penggabungan dana lebih dari
semua perusahaan anak
Kebijakan investasi jangka pendek sebuah
perusahaan multinasional bisa memanfaatkan
strategi investasi yang terpisah untuk setiap
perusahaan anak atau bisa juga mempergunakan
pendekatan terpusat. Sentralisasi memungkinkan
pemakaian dana menjadi lebih efisien, dan bisa
jadi, tingkat pengembalian yang lebih tinggi.
Istilah terpusat menyiratkan bahwa dana lebih
dari tiap perusahaan anak digabungkan sampai
dibutuhkan oleh suatu perusahaan anak tertentu.
Mengestimasi tingkat pengembalian efektif
dari tiap alternatif yang mungkin
Yang paling penting bagi manajer kas
adalah tingkat pengembalian efektif, bukan
suku bunga deposito. Penentuan tingkat
pengembalian efektif dari deposito harus
memperhitungkan baik suku bunga maupun
tingkat apresiasi atau depresiasi dari valuta
yang mendenominasi deposito.
 Implikasi-implikasi dari paritas suku bunga
Covered Interest Arbitrage adalah suatu
investasi jangka pendek di luar negeri yang diikuti
dengan penjualan forward valuta yang
mendominasi investasi. Para investor tidak bisa
mengunci pengembalian yang lebih tinggi dari
pengembalian domestik dari pelaksanaan
covered interest arbitrage, jika paritas suku bunga
eksis. Tetapi walaupun terdapat paritas suku
bunga eksis, investasi jangka pendek di luar
negeri bisa tetap memberikan keuntungan, jika
dilakukan tanpa terlindungi(tanpa pemakaian
kontrak forward).
 Pemanfaatan kurs forward sebagai peramal
Jika paritas suku bunga eksis, kurs forward
bisa menjadi indikator untuk menilai keputusan
investasi jangka pendek. Pada saat berinvestasi
dalam valuta asing, tingkat pengembalian efektif
akan lebih tinggi daripada pengembalian
domestik jika kurs spot pada saat investasi jatuh
tempo lebih tinggi daripada kurs forward pada
saat investasi dimulai. Dan sebaliknya, tingkat
pengembalian efektif dari investasi luar negeri
akan lebih rendah daripada tingkat pengembalian
dari investasi domestik jika kurs spot lebih rendah
dari kurs forward.
Penggunaan ramalan nilai tukar
Tingkat pengembalian efektif dapat
dihitung dengan memasukkan proyeksi
perubahan nilai valuta asing ke dalam
persamaan.
E(r) = (1+if)[1+E(ef)] – 1
ket: if = suku bunga luar negeri
ef = perubahan nilai valuta asing
Diversifikasi ke dalam berbagai valuta
Karena tidak bisa memastikan bagaiman
nilai tukar akan berubah dari waktu ke waktu,
sebuah perusahaan multinasional mungkin
memilih untuk mendiversifikasikan kasnya ke
dalam banyak sekuritas dalam berbagai
valuta. Hal ini dapat menghindarkan
perusahaan multinasional dari kerugian yang
substansial yang bisa ditimbulkan jika satu
valuta tertentu mengalami depresiasi.
Kesimpulan
Manajemen kas internasional harus
dikelola dengan baik agar perusahaan tidak
salah dalam pengambilan keputusan tentang
transfer kas antarnegara dan penginvestasian
kelebihan dana.

similar documents