materi pembekalan kkn 2013

Report
 Tugas
utama sebuah Perguruan Tinggi, adalah
melaksanakan pendidikan dan pengajaran,
penelitian, dan melakukan pengabdian
kepada masyarakat yang disebut dengan
istilah Tri Darma Perguruan Tinggi








Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945 pasal 20, pasal 21, dan pasal
31.
Undang-undang No. 12 Tahun 2012 tentang pendidikan Tinggi
Undang- Undang No 20 tahun 2003 tentang system pendidikan nasional.
Peraturan Presiden Ri no. 2 Tahun 2005 tentang perubahan IAIN Sultan
Syarif Qasim Pekanbaru menjadi UIN Suska Riau
Peraturan Mentri Agama RI No. 56 Tahun 2006, atas perubahan Peraturan
mentri Agama RI No. 8 Tahun 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja UIN
Suska Riau
Keputusan Mentri Keuangan RI No. 77/KMK.05/2009 entang Penetapan
UIN Suska Riau pada Departemen Agama sebagai Instansi Pemerintah yang
menetapkan Pengelolaan Keuangnan Badan Layanan Umum (BLU).
Surat Keputusan Rektor UIN Suska Riau tentang Peraturan Akademik UIN
Suska Riau Tahun 2011
Surat keputusan Rektor UIN Suska Riau Nomor:53 R/2013 tentang Panitia
Pelaksana Kuliah kerja Nyata (KKN) Angkatan Ke XXXVII Lembaga
Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Suska Riau
Tahun 2013









Membuat Rancangan kegiatan KKN
Menetapkan tema kegiatan KKN tahun berjalan
Melakukan pendaftaran peserta KKN, bekerja sama dengan
fakultas.
Menetapkan Lokasi KKN bersama pemerintah daerah setempat
sebagai tempat kegiatan Mahasiswa melakukan pengabdian
masyarakat.
Melakukan survey ke lokasi yang menjadi tempat kegiatan KKN
Menyususn nama –nama Peserta KKN , pada setiap lokasi yang
ditetapkan oleh LPPM melalui Kepala Pusat Pengabdian Kepada
Masyarakat, selanjutnya diitetapkan Melalui Surat Keputusan
Rektor sebagai peseta KKN
Melakukan penjaringan dosen pembimbing, dengan cara
mengumumkan atau meminta Kepada Dekan Fakultas untuk
mengirim nama-mama pembimbing KKN.
Menetapkan Tim Monitoring, yang bertugas memonitor kegiatan
KKN di lokasi diselenggarakan Kuliah Kerja Nyata.
Melakukan evaluasi untuk diberikan penilaian dengan bobot 4 SKS
MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
DAN MENGHAPUSKAN KEMISKINAN.
 MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DAN OUTPUT
YANG BERKUALITAS
 MENINGKATKAN KEMEMPUAN MASYARAKAT DALAM
BERAGAMA DAN MEMAHAMI ATURAN
 MEMBERIKAN MEMOTIVASI KEPADA MASYARAKAT
UNTUK MEMBERDAYAKAN MASJID SEBAGAI PUSAT
IBADAH DAN SOSIAL KEAGAMAAN.
 MEMBERDAYAKAN MASYARAKAT DALAM BIDANG
PERTANIAN DAN PETERNAKAN.
 MEMBERDAYAKAN MASYARAKAT DALAM BIDANG
TEKNOLOGI.

 (1)PEMBANGUNAN
PRO RAKYAT DALAM
BENTUK PENANGGULANGAN KEMISKINAN
BERBASIS KELUARGA, PEMBERDAYAAN
MASYARAKAT DAN USAHA MIKRO DAN KECIL.
 (2). KEADILAN UNTUK SEMUA, MELIPUTI
KEADILAN UNTUK ANAK, PEREMPUAN,
KETENAGAKERJAAN, HUKUM SERTA
KELOMPOK MISKIN DAN TERMARJINAL.
 (3). PENCAPAIAN TUJUAN MILLENIUM DENGAN
SASARAN UTAMA PENGENTASAN KEMISKINAN.
 Keperluan
mahasiswa dalam melakukan KKN,
berupaya mengerakan Posdaya untuk membatu
mahasiswa, meningkatkan kemempuannya
untuk menyatu dalam masyarakat. Sekaligus
menerapkan Ilmu dan teknologi yang telah
dipelajari secara langsung. Apakah proses
peenerapannya sesuai dengan teori yang
dipelajari, apakah membewa memfaat bagi
masyarakat.
 Mahasiswa sebagai motivator melatih dan
mendidik masyarakat untuk selalu
berpartisipasi dalam pembangunan,
selanjutnya mahasiswa melakukan penelitian
guna mengembangkan ilmu yang bermanfaat
bagi masa depan bangsa.
 Keperluan
Keluarga dan masyarakat, bahwa
KKN yang berorentasi pada pembentukan
posdaya, adalah untuk membetuk
pemberdayaan keluarga dan masyarakat
Melalui penerapan ilmu dan teknologi dalam
bidang Wirausaha, pendidikan, keterampilan,
Keluarga Berencana dan Kesehatan
masyarakat, serta pemeliharaan lingkungan
dalam rangka membangun keluarga yang
bahagia sejahtera.
 Membantu
mahasiswa dalam meningkatkan
kemampuan belajar bersama masyarakat, dengan
menerapkan ilmu pengetahuan agama yang
berintegrasi dengan teknologi, seni dan budaya
yang diperoleh selama mengikuti perkuliahan yang
dapat diaplikasikan secara langsung kepada
masyarakat.
 Membantu pemberdayaan keluarga dan masyarakat
melalui pembinaan keagamaan, penerapan ilmu dan
teknologi, wirausaha, pendidikan ekonomi keluarga,
keterampilan, Keluarga Berencana dan kesehatan,
pemeliharaan lingkungan yang sehat, pembinaan
keluarga sakinah yang memiliki ketahanan mental
dan spiritual yang tangguh dan kuat.
 BAGI
DOSEN PEMBIMBING, UNTUK
MENGEMBANGKAN PROFESIONALISME
DOSEN DALAM MEMBERDAYAKAN
MASYARAKAT DAN MELAKUKAN PENELITIAN
SOSIAL KEAGAMAAN DAN SOSIAL
KEMASYARAKATAN SERTA TEKNOLOGI TEPAT
GUNA, DAN TETAP BERORENTASI DENGAN
ISU-ISU PEMBANGUNAN YANG
BERKEADILAN.
Mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam
mengatasi permasalahan masyarakat melalui
bantuan penyusunan rencana dan
pendampingan pada pelaksanaan program yang
inovatif dan kreatif melalui penerapan ilmu
dan teknologi bersama masyarakat dan
lembaga terkait.
 Mengembangkan kemampuan mahasiswa
dalam melaksanakan berbagai kegiatan sosial
keagamaan dan pengembangan masyarakat
sesuai kompetensi, potensi, sumber daya dan
kemampuan lingkungan dalam wadah
kerjasama masyarakat, pemerintah, swasta dan
lembaga lainnya.

 Mengembangkan
komitmen, kepedulian dan
kerjasama berbagai stakeholders (tokoh agama,
pemerintah, setempat, swasta, LSM dan swadaya
masyatrakat) dalam upaya pembinaan
keagamaan, pengentasan kemiskinan, mengatasi
permasalahan dan ketidak berdayaan masyarakat
melalui pengabdian masyarakat dengan
membentguk posdaya yang berorentasi pada
Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Agama
(PMBK)
 Membantu masyarakat mewujudkan keluarga
sejahtera dalam suasana sakinah, mawaddah dah
warahmah.
 Ikut
serta dalam mempersiapkan keluarga dan
masyarakat yang mempunyai kemampuan untuk
menggunakan semua fasilitas, yang di dukungan
oleh mitra kerja pembangunan seperti, Pemda,
Lembaga Swasta dan LSM dalam perencanaan dan
pengelolaan program yang bersifat partisipatif.
 Mengembangkan kompetensi, bakat dan minat
mahasiswa sesuai dengan bidang keilmuan yang
dimilikinya
 Mengembagkan
profesioanalisme dosen pembimbing
dalam pengabdian kepada masyarakat sebagai
tuntutan Tri Darma Perguruan Tinggi.
 Bertujuan
mempererat hubungan antara Perguruan
Tinggi (UIN Suska Riau) dengan masyarakat, guna
mendapat input dalam menyusun pengembangan
lembaga yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
 Mempersiapkan
mahasiswa untuk
 memahami komplesitas permasalahan yang
dihadapi masyarakat dan mampu melakukan
bekerjasama dan menyelesaikannya secara praktis
dan terpadu.
Memberikan kemampuan mahasiswa untuk
memahami dan menghayati tentang:
 (1). Bagaimana cara seorang mahasiswa
berfikir dan bekerja dengan multi displiner
dan lintas sektoral.
 (2). Mengetahui tentang kegunaan hasil
pendidikan dan penelitian untuk pembangunan
daerah maupun nasional dan khususnya
pembangunan di Pedesaan / kelurahan.
 (3). Memahami tentang kesulitan yang selalu
dihadapi oleh masyarakat dalam pembanguan
dan pengembangan daerah, khususnya di
pedesaan / kelurahan.

 Mengembangkan
dan mendewasakan cara
berpikir mahasiswa dalam menggatasi
permasalahan yang muncul dalam masyarakat
secara sistematis dan ilmiah serta tetap berpijak
pada konsep agama.
 Menimbulkan sikap mencintai, kepedulian sosial
dan rasa tanggung jawab seorang mahasiswa
terhadap kemajuan masyarakatnya.
 Membimbing dan megarahkan mahasiiswa
mempunyai keterampilan untuk melakukan
program-program pembangunan daerah, khususnya
di wilayah pedesaan
 Memberikan
bimbingan kepada mahasiswa agar
mempunyai kemampuan menjadi seorang
inovator, motivator dan prblem solver.
 Memberikan berbagai macam keterampilan dan
skill (kemampuan) serta pengalaman sebagai
kader pembangunan kedepan di daaerahnya
masing-masing.
 Terbentuknya posdaya sebagai sarana
pemberdayaan keluarga dan penduduk untuk
mengembangkan sumber daya manusia dan
pengentasan kemiskinan






1.Mendapatkan bantuan dalam ide, pemikiran dan tenaga
untuk merencanakan serta melaksanakan pembangunan
masyarakat.
(2). Mengembangkan kemampuan berpikir , bersikap dan
bertindak dalam menyelesaikan berbagai macam
permaslahan.
(3). Melakukan berbagaimacam pembaharuan yang
dibutuhkan oleh daerah dalam rangka pemberdayaan
daerah, terutama di pedesaan.
(4). Berupaya membetuk kader-kader posdaya pembangunan
dalam upaya pemberdayakan masyarakat, khususnya di
pedesaan.
(5). Memberdayakan masyarakat untuk meningkatkan
kemapunan berusaha dalam meningkatkan kesejahteraan
masyarakat.
(1). Perguruan tinggi lebih mengarahkan
kepada pengembangan ilmu dan pengetahuan.
Dengan ada umpan balik sebagai hasil integrasi
mahasiswa dengan masyarakat. Dengan
demikian kurikulum perguruan tinggi dapat
disesuaikan dengan dinamika masyarakat.
 (2). Pada darasnya sebuah perguruan tinggi
dapat menjalin kerjasama dengan berbagai
instasi pemerintah atau lembaga-lembaga
lainnya dalam pembanguan IPTETS.
 (3). Sebuah perguruan Tinggi dapat
mengembangkan IPTEKS, yang bermanfaat bagi
masyarakat dan khususnya masyarakat
Pedesaan.

 Sebuah
perguruan tinggi akan terus
mengembangkan kemampuan mahasiswa
dalam berbagai bidang kealian sesuai
dengan kebutuhan masyarakat pada saat
ini dan mendatang.
 (5). Sebuah perguruan tinggi selalu
berupaya meningkatkan kemampuan
mahasiswa untuk terus mendalami bidang
kealiannya, sehingga apabila turun ke
masyarakat mereka telah siap memnjawab
permasalahan sesuai dengan bidang dan
keahlannya
 Pengembangan
sosial budaya masyarakat
yang berorentasi kepada pemberdayaan
Masyarakat Agama, melalui Kegiatan KKN
yang berorentasi pada peningkatan
kesejahteraan masyarakat yang
berkelenjutan.
 Pemberdayaan Masyarakat melalui
pendidikan dan Pelatihan untuk
meningkatkan keterampilannya, dalam
rangka mengangkat kesejahteraan
keluarga dan masyarakat yang berorentasi
pada konsep agama dan berkelanjutan.
Melakukan Pemberantasan Buta aksara dalam
masyarakat yang mungkin masih ditemukan
atau bagi umat muslim yang buta aksara AlQur’an.
 .Pengembangan usaha Kecil dan Menengah
pada masyarakat dalam kontek syari’ah, yang
berkelanjutanngkan usaha pertanian,
perternakan, perikanan dan kehutanan yang
terintegrasi dengan konsep Ke Islaman yang
berkelanjutan
 Pengembangkan Sains dan Teknologi yang
terintegrasi dengan konsep keIslam, yang
berkelanjutan.

Mengembangkan potensi daerah untuk
memperoleh energi terbarukan dalam rangka
meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
 Pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan
serta peningkat kesehatan masyarakat secara
menyeluruh.
 Upaya membatu pengembangan wilayah,
peningkataan infrastruktur serta ketahanan
dan keamanan di wilayah dan Nasional.
 Membatu perbaikan tata pamong dan tata
kelola dalam bidang administrasi
pemerintahan.

Mahasiswa mempunyai kemampuan untuk
mengumpulkan data dan berbagai informasi
sesuai dengan bidang dan keahliannya.
 Mahasiswa melakukan analisis terhadap
berbagai macam data dan informasi sesuai
dengan bidang dan keahliannya.
 Mahasiswa mempunyai kemampuan melakukan
identifikasi masalah sesuai dengan bidang dan
keahliannya.
 Mahasiswa mempunyai kemampuan melakukan
identifikas potensi yang ada.
 Mahasiswa mempunyai kemampuan untuk
merencang program pemberdayaan masyarakat
dan suber daya.

 Mahasiswa
mempunyai kemampuan
melakukan kerjasa dengan semua unsur
(Networking).
 Mahasiswa mempunyai kemampuan untuk
menefrapkan ilmunya untuk memecahkan
masalah.
 Mahasiswa mempunyai kemampuan bekerja
secara Interdispliner (Aspek fisik, sosial,
ekonomi budaya dan agama) untuk
memecahkan masalah
 Mahasiswa
mempunyai kemampuan
mengembangkan motivasi diri dan
kelompoknya.
 Mahasiswa mempunyai kemampuan
berkomunikasi dan memotivasi masyarakat
dan mengali kearifan lokal.
 Mahasiswa mempunyai rasa tanggung jawab,
disiplin, kesetiakawanan, disiplin dan efisesin
waktu serta mampu mengelola keuangan
secara efisein dan transparan.
 Mahasiswa mempunyai kemampuan untuk
menyesuaikan diri dengan lingkungannya.
 Komposisi
Tim sesuai program garapan
posdaya yang meliputi: agama, Pendidikan,
Sains dan teknologi, Petanian, peternakan,
Kesehatan, kewirausahaan, lingkungan dan
lain sebagainya.
 Satu tim / Kelompok mahasiswa KKN-PMBK
terdiri dari 5-10 mahasiswa. Kemudian
mahasiswa yang bertugas di dalam suatu
lokasi perlu dipertimbangkan dengan jumlah
penduduk, luas wilayah dan kelencaran
transportasiny
 Setiap
Kelompok mahasiswa yang akan membentuk
posdaya, harus mempertimbangkan unit administrasi
dalam membentuk posdaya yang berdasarkan
jumlah penduduk, potensi yang dikembangkan dan
luas wilayah yang paling kecil, seperti Dusun, Rt,
atau kelompok masyarakat yang lebih kecil.
 Proses penjajagan, Tim dapat memlebur diri dalam
sub Tim atau tetap bersama-sama dalam tim yang
dimulai denga advokasi dan sosialisasi dalam
melakukan pendekatan kepada masyarakat Dusun/
Rt/ Lingkungan dan wilayah yang dikembangkan
dengan membentuk posdaya
 Di
susun berdasarkan hasil observasi dengan
memperhatikan berbagai pendapat yang
berkembang di dalam masyarakat melalui
pertemuan atau sarasehan. Dalam
penyusunan program, telah dibuat jawal
waktu, bentuk kegiatan, anggota mahasiswa
pendamping serta masyarakat sebagai
pelaksana. Mahasiswa sebagai pendaping
dijadawalkan dengan baik. Selanjutnya
dalam penyusunan kegiatan pengurus
posdaya pengurus bersama kader dilibatkan
secara aktif, disini Mahasiswa bertindak
sebagai fasilisator yang dinamis
 Program
Kerja yang di susun bersifat
sementara, karena perlu untuk
dikonfermasikan kepada seluruh masyarakat
melalui pertemuan atau lokakarya kecil.
Program kerja dibuat oleh Pengurus atau
Kader Posdaya bersama Mahasiswa sebagai
pendamping. Dalam program kerja dibuat
Ringkasan data, Penduduk dan keluarga,
jumlah segmentasi sasaran per Dusun/
lingkungan/ RT / RW dan kelompok usaha
serta data tentang potensi Lembaga yang
dapat dikembagkan sebagai inti Posdaya
yang ada di Dusun / Rt / Rw lingkungan
termasuk jumlah kader yang sudah terlatih
atau dilatih.
 Lembaga
masyarakat yang akan ditingkatkan
perannya sebagai posdaya adalah lembaga
yang bergerak dibidang ekonomi UKM,
UKBE,KUK atau Koprasi Kecil (Pra Koprasi).
Jika kelompok usaha ini tidak ada maka
dapat memilih kelompok yang bisa
dikembangkan menjadi sarana pemberdayaan
Ekonomi, seperti Kelompok PKK, Pengajian
Ibu-Ibu (Majlis Ta’lim), kelopok ini
dikembangkan menjadi Kelompok Ekonomi
Masyarakat (KEM), Pokja Ekonomi Masyarakat
(PEM) atau Pra Koprasi dan lain sebagainya.
 Jika
tidak mampu membentuk
posdaya dari lembaga ekonomi
atau yang memiliki potensi menjadi
lembaga ekonomi, maka dapat
mencari lembaga lain, yang punya
potensi menjadi lembaga ekonomi
mansayarakat, Seperti Kelompok
Keluaga Berencana, Kelompok
kesehatan, kelopok belajar, karang
teruna potensi lain yang ada di
desa tersebut.
 Pelatihan
pengurus dan Kader dengan
meteri sebagai berikut:
 Menyangkut materi organisasi
 Manajemen Posdaya
 Ruangl ingkup tugas pengelolaan
 Program-program Posdaya
 Memilih kegiatan ekonomi yang berpotensi
untuk dikembangkan.
 Pemberyaan aggota Posdaya
 Sumber dana da penngelolaannya
 Cara dan Teknik pengembangan Usaha
 Menguatkan
fungsi Wirausaha, dengan
mengembangkan kelompk Usaha bersama
atau Usaha kelompok, Kelompok Usaha
simpan pimjam, Usaha Ekonomi keluarga,
Usaha ekonomi Masyarakat Kecil dalan lain
sebagainya
 Menguatkan
Fungsi pendidikan dengan
mengembangkan kelompok Bina Keluarga
Balit (BKB), Pendidikan Anak Usia Dini
(PAUD), Pelatihan ketermpilan Usaha dan lain
sebagainya
 Menguatkan
fungsi kesehatan dengan
mengembagkan posyandu, Bina Keluaga
Sehat (BKS) dan bentuk-bengtuk lainnya.
 Menguatkan fungsi Lingkungan dengan
mengembangkan Balai Latihan Kerja (BLK),
seperti Kegiatan Pengembangan Kebun
bergizi (KPKB), yaitu menanam halaman dan
perkarangan rumah dengan obat-otan herbal,
sayur-sayuran, pembuatan kolam Ikan, dan
pengolahan sampah orgamik sebagai pupuk
terhadap semua tanaman.
 MELAKUKAN KEGIATAN SOSIAL KEAGAMAAN,
PENYULUHAN AGAMA, CERAMAH, BACA
QURAN, PERLOMBAAAN KEAGAMAAN, SENIA
AGAMA, DLL.

.

Menbuat Laporan Kuliah Kerja Nyata (KKN-PMBSA) Meliputi:
Caver
:_____________________________
Nama Peserta
;_____________________________
NIM
:_____________________________
Kecamatan
:_____________________________
Desa/Kelurahan
:_____________________________
Di buat mulai dari menggu pertama sampai
seterusnya............................
Nama Kegiatan
:____________________________
Jenis Kegiatan
:____________________________
Pelaksanaaan Acara
:____________________________
Uraian Kegiatan
:____________________________
Biaya Kegiatan
:____________________________
Penaggung Jawab
:____________________________



























.
Caver Laporan KKN
Pengatar dari Koordinator Kecamatan
Sekapur siri dari pembimbing KKN-PMBK
Sekapur sirih dari Camat
Daftas Isi
Pendahuluan
Profel Desa / Kelurahan
Uraian Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata
Faktor pendukung dan Penghambat
Faktor Pendukung
Faktor Penghambat
Output Kegiatan KKN-PMBK
Penutup / Kesimpulan
Lampiran-lampiran: .
Mahasiswa mengikuti secara lengkap kegiatan
pembekalan KKN-PMBK.
 2). Mahasiswa Ikut bertanggung jawab terhadap
kelancaran dan ketertiban pelaksanaan kegiatan
Kuliah Kerja Nyata UIN Suska angkatan ke XXXVII
tahun 2013,
 3). Mahasiswa mempersiapkan keperluan yang
dibutuhkan dalam pelaksanaan KKN-PMBK
sebelum tiba di lokasi.
 4). Mahasiswa telah sampai di Lokasi KKN
bersama pembimbing, melakukan pertemuan
atau silaturahmi dengan pemerintah dan tokoh
agama, tokoh masyarakat dan masyarakat
sebagai objek kegiatan KKN-PMBK.

Mahasiswa sebagai Peserta KKN-PMBK bermukim
di lokasi selama pelaksanaan Pengabdian Kepada
Masyarakat yang sedang berjalan.
 6). Masing kelompok mahasiswa KKN,
membetuk Koordinator Kecamatan (Korcam) dan
Koordinator Desa (Kordes), sebelum berangkat ke
lokasi KKN-PMBK.
 7). Maahasiswa peserta KKN-PMBK bersama
pembimbing melakukan Observasi Desa / Lurah
guna melaksanakan langkah-langkah yang akan
diambil dalam penyusunan Program kerja di
lokasi masing-masing

 Mahasiswa
wajib menjaga Etika, pergaulan
dengan pemerintah dan masyarakat di lokasi
KKN-PMBK.
 9). Mahasiswa menjaga Nama baik
atmamatir (UIN Sultan Syarif kasim Riau)
dimana saja kegiatan KKN-PMBK
dilaksanakan.
 10).
Mahasisw Peserta KKN-PMBK selalu
bekerjasama dengan unsur pemerintah,
pemuka agama, tokoh masyarakat tingkat
Kecamatan, Kelurahan dan Desa dalam
memecahkan setiap persoalan yang
berhubungan dengan program KKN-PMBK.
Mahasiswa tidak dibenarkan mengikuti kegiatan
politik praktis, kriminal dan kegiatan yang
berbau sara serta melibatkan diri dalam
kegiatan yang dapat meresahkan masyarakat.
 12). Mahasiswa membembentuk Kader Posdaya
dari kalangan masyarakat dan pemuda dalam
meningkatkan kesejahteraan masyarakat di
lokasi KKN- PMBK.
 13). Mahasiswa peserta KKN-PMBK UIN Suska
Riau, harus menjadi tauladan bagi masyarakat
dimana saja KKN-PMBK dilaksanakan.
 14).
Mahasiswa mencatat, mengabadikan
dan melampirkan seluruh kegiatan harian oleh
setiap induvidu Mahasiswa dalam pelaksanaan
kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang
bertemakan Pemberdayaan Masyarakat Berbasis
Keagamaan (PMBK).





15). Mahasiswa Peserta Kuliah Kerja Nyata wajib
membuat laporan.
(a). Membuatan laporan kegiatan untuk setiap
induvidu mahasiswa (Laporan Induvidu).ditanda tangani
oleh mahasiswa KKN-PMBK diketahui oleh Kepala Desa /
Lurah dan Dosen Pembimbing.
(b). Membuat laporan kegiatan kelompok Desa /
Kelurahan yang dikordinir oleh Koordinator Desa (Kordes)
masing-masing serta ditanda tangani oleh Kordes dan
diketahui oleh Kepala Desa dan Dosen :Pembimbing.
(c). Membuat laporan Kegiatan Koordinator Kecamatan
(kotcam), dimana setiap koordinator Desa (Kordes)
memberikan laporan kepada Korcam terhadap
kegiatannya. Kemudian dirangkum menjadi satu laporan
kegiatan tingkat Kecamatan. yang ditanda tangani oleh
Koordinator Kecamatan (Korcam) dan diketahui oleh Camat
dan Dosen Pembimbing dimana kegiatan KKNPMBK.dilaksanakan.
 Koordinator
Kecamatan mengumpulkan
laporan dari setiap kordes dan kemudian
disusun dalam sebuah laporan untuk
didiskusikan di Kecamatan yang dihadiri
oleh seluruh mahasiswa, Pemerintah
daaerah, tokoh agama dan Tokoh masyarakat
kecamatan
Pembimbing KKN-PMBK adalah Dosen Tetap UIN
Suska Riau.
 Pembimbing KKN-PMBK yang ditunjuk atau yang
mengajukan permohonan menjadi pembimbing
Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan menyatakan siap
melaksanakan tugas sebagai pembimbing dengan
mengisi surat pernyataan kesediaan menjadi
pembimbing dengan mengikuti segala ketentuan
yang berlaku sebagai pembimbing.
 Pembimbing bersedia mengantar, memantau
pada pertengahan pelaksanaan KKN dan
menjemput mahasiswa KKN-PMBK kelokasi .

 Atas
Nama Rektor, pembimbing mengatur
pertemuan dengan Pemerintah Kabupaten
Kota, camat sampai ke desa / kelurahan
sekaligus menyerahkan mahasiswa KKN-PMBK
untuk melakukan kegiatan pengabdian
kepada masyarakat selama 2 bulan (60) hari.
 Pembimbing bersama mahasiswa
berkewajiban mengurus pemondokan
mahasiswa KKN-PMBK dan memastikan
keadaan mahasiswa di lokasi, benar-benar
telah memperoleh pemondokan dan
diterima oleh Kepala Desa / Lurah serta
masyarakat.
 Pembimbing
siap mendampingi mahasiswa di
lokasi KKN dalam pelaksanaan KKN-PMBK
 Pembimbing siap untuk berada di lokasi KKN,
sekurang-kurangnya 2 hari 2 malam pada
waktu mengantar, monitoring dan
menjemput di lokasi KKN, mendampingi
mahasiswa dengan tujuan membantu
masyarakat mencarikan jalan keluar
terhadap permasalahan yang berkembang di
dalam Masyarakat.
 Pembimbing siap untuk menyelesaikan
masalah yang mungkin muncul di lokasi
antara pemeritah daerah Camat / Kepala
Desa / Lurah dengan Mahasiswa yang
mengikuti kegiatan KKN-PMBK.
 Pembimbing
melaporkan hasil kegiatan
kunjungan ke lokasi KKN kepada Pengelola
dan Panitia KKN-PMBK UIN Suska Riau secara
tertulis.
 Pembimbing bersama mahasiswa memilih
atau menetapkan Koordinator Kecamatan
(Korcam) dan Koordinator Desa (Kordes)
sebagai orang yang bertanggung jawab di
lokasi masing-masing dalam berbagai
kegiatan yang dilaksanakan dalam masyaraka
 Pembimbing
bersama mahasiswa membuat
program kegiatan yang dilaksanakan dalam
kegiatan KKN-PMBK, di sesuaikan dengan
potensi dan kebutuhan daerah lokasi KKN
masing-masing.
 Dosen Pembimbing bersama mahasiswa
mengumpulkan data kegiatan Selama
berlangsungnya KKN-PMBK. Hasil KKN-PMBK
di setiap Desa / Kelurahan, selanjutnya
disusun menjadi sebuah laporan untuk
didiskusikan di Kantor Camat .
Dosen Bersama mahasiswa mengatur waktu
pertemuan dengan Camat untuk melakukan
diskusi / seminar tentang pelaksanaan KKN-PMBK
UIN Suska Riau di kecamatan berdasarkan
Laporan dari Kordes dari masing-masing desa/
lurah, yang diikuti seluruh peserta KKN-PMBK sekecamatan dan pemuka masyarakat serta
pemerintah setempat. Hasil kegiatan menjadi
laporan Akhir pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata
(KKN-PMBK) di Kecamatan bersangkutan.
 Dosen Pembimbing bersama Mahasiswa KKNPMBK mengatur waktu acara perpisahan dengan
pemerintah Desa / Lurah dan masyarakat,
sebelum mereka meninggalkan lokasi.
 Dosen Pembimbing membawa kembali peserta
KKN-PMBK ke Kampus UIN Suska Riau dan
menyerakan kepada Pelaksana dan Panitia KKNPMBK

Nama KK, Jumlah dan aalamt seluruh keluarga
yang menjadi cakupan posdaya
 Jumlah anggota keluarga berdasarkan jenis
kelamin
 Julalah anggota keluarga berdasarkan umur
 Jumlah anak balita ( 0-5 tahun)
 Jumlah anak balita yang ikut dan tidak ikut
posdaya
 Jumlah anak balita yang ikut dan yang tidak ikut
BKB/PAUD
 Jumlah anak usia sekolah (6-12 tahun, 13-15
tahun, 15-19 tahun)
 Jumlah anak usia yang bersekolah dan yang tidak
bersekolah menurut kelompok umur

 Jumlah
anggota keluarga dewasa menurut
pekerjaan (bekerja/tidak bekerja)
 Jumlah keluarga yang menjadi anggota
koperasi atau kelompok usaha bersama dan
yang mendapat bantuan permodalan (dari
berbagi sumber bantuan)
 Jumlaj ibu rumah tangga yang berusaha
 Jumlah ibu hamil
Jumlah ibi hamil yang memeriksa kehamilan ke
fasilitas tenaga kesehatan
 Jumlah pasangan usia subur (PUS) yang ikut KB
 Jumlah keluarga dan remaja yang mengikuti
berbagai kegiatan pembinaan dan pendapingan
 Jumlah keluarga lansia yang mengikuti berbagai
kegiatan pembinaan dan pendampingan
 Tahapan masing-masing keluarga, menurut
tahapan keluarga sejahtera dengan berbagai
variable dan indikatornya.

No Uraian
1
Kessesuain Kegiatan dengan Kebutuhan masyarakat
2
Ketercapaian tujuan pengabdian tematik secara umum
3
Bentuk pemberdayaan yang dilakukan
4
Metode pendampingan yang dilakukan
5
Kompetensi mahasiswa dalam pendampingan
6
Ektifitas kinerja mahasiswa dalam KKN Pengabdian
masyarakat tematik
Hubungan sosial antara mahasiswa dengan tokoh
masyarakat/Toko agama
Partisifasi masyarakat dalam mendukung program KKN
pengabdian masyarakat tematik pemberdayaan berbasis
7
8
9
Dukungan pemerintah untuk melaksanakan KKN pengabdian
masyarakat tematik
10 Terdapat rencana tindak lanjut dari program KKN pengabdian
masyarakat
11 Terdapat rencana tindak lanjut dariprogram KKN pengadian
masyarakat
12 Harapan masyarakat terhadap KKN Pengabdian Masyarakat
Tematik di lanjutkan atau tidak
1
Kurang
2
Cukup
3
Baik
4
Baik
Sekali
N HARI/TGL
O
1
2
3
KEGIATA
N
TARGET
SASAR
AN
HASIL YANG DICAPAI
KETER
ANGAN
4
Mengetahui
Dosen Pembimbing Lapangan
……………………
………….,……………20….
Peserta KKN
……………………
Tanda Tangan & Nama Terang
No
1
2
3
4
Nama
mahasiswa
NIM
Fakultas/J
URUSAN/
PRODI
Nilai
PEMBEKA
LAN
(TEORI)
20 %
NILAI
KEPALA
DESA
40 %
NILAI
PEMNBIM
BING
40%
NILAI DARI
KEPALA DESA
40%
TOTAL

similar documents