kul 02 desain 2012

Report
Desain dan Analisis
Eksperimen
Pertemuan ke-2
Apakah penelitian itu ?
“ Barang siapa seseorang hidupnya pada hari ini
LEBIH BAIK dari hari kemarin maka ia
termasuk hamba Allah yang SUKSES. Barang
siapa seseorang yang hidupnya pada hari ini
LEBIH BURUK dari hari yang kemarin maka
ia orang yang MERUGI. Barang siapa seseorang
yang hidupnya pada hari ini SAMA DENGAN
hari yang kemarin maka ia adalah termasuk
orang BODOH”.
Hadist Riwayat Ad-Dailami.
Penelitian/research
Asal kata dari
•
re
search
= kembali
= menemukan
Kegiatan yang dilakukan secara
teratur & terkendali, empiris serta
kritis untuk menyelidiki pernyataan
hipotesis
mengenai
hubungan
antara fenomena
• Penelitian adalah suatu penyelidikan atau
suatu usaha pengujian yang dilakukan
secara teliti, dan kritis dalam mencari faktafakta
atau
prinsip-prinsip
dengan
menggunakan langkah-langkah tertentu.
• Dalam mencari fakta-fakta ini diperlukan
usaha yang sistematis untuk menemukan
jawaban ilmiah terhadap suatu masalah.
• penelitian (research) dapat didefinisikan sebagai
kegiatan
atau
usaha
yang
sistematik
(terorganisasi) untuk menyelidiki suatu masalah
tertentu yang memerlukan solusi pemecahan
• Usaha
sistematis
untuk
meningkatkan,
memodifikasi dan mengembangkan ilmu
pengetahuan yang dapat dikomunikasikan dan
diuji oleh penelitian lain.
Science (Ilmu Pengetahuan)
Berasal dari bahasa latin : Scientia = Saya Tahu
Adalah kumpulan pengalaman, pengetahuan
dari banyak orang, kemudian dipadukan
secara harmonis dan sistematis sehingga
menjadi bangunan yang teratur berdasarkan
metode ilmiah
Sifat Ilmu Pengetahuan
1. Terbuka
Proses dan hasil science harus disebarkan
pada semua orang dengan kesempatan
untuk menguji kebenarannya
2. Kritis
Melakukan kajian secara objektif, sistimatik,
rasional dan tanpa kepentingan
3. Dapat dipercaya dan benar
Didikung dengan fakta empiris
diperoleh secara empiris
yang
Ragam
Pengetahuan
Tidak Perlu Digugat
Kebenarannya
(Dogma, Norma
Kepercayaan)
Perlu Digugat
Kebenarannya
(Pengetahuan Ilmiah)
Cara Mencapai
Kebenaran
Ilmiah
(Penelitian)
Non Ilmiah
(Wahyu, Intuisi,
Spekulasi)
Motif Science
Rasa ingin tahu
Ingin hidup
lebih baik
TUJUAN PENELITIAN
 PENEMUAN
Sebelumnya belum pernah diketahui
 PEMBUKTIAN
Membuktikan keraguan
pengetahuan tertentu
terhadap
informasi/
 PENGEMBANGAN
Memperdalam dan memperluas pengetahuan yang
sudah ada
KEGUNAAN PENELITIAN
 MEMAHAMI MASALAH
Peneliti memperjelas suatu masalah/ informasi
yang tidak diketahui dan selanjutnya menjadi tahu
 MEMECAHKAN MASALAH
Peneliti meminimalkan / menghilangkan masalah
 MENGANTISIPASI MASALAH
Peneliti mengupayakan agar masalah tidak terjadi
Delapan Kriteria yang Harus Dipenuhi dalam
Penelitian Ilmiah
purposiveness
parsimony
generalizability
rigor
Kriteria
Penelitian
ilmiah
testability
replicability
objektif
presisi
 Purposivenes (tujuan) : adanya suatu tujuan yang tertentu
(jelas atau terfokus)
 Rigor (kokoh) : (1) didasarkan pada suatu teori yang
tepat/kokoh (2) disertai oleh rancangan metodologi penelitian
yang baik (3) mencerminkan kehati-hatian.
 Testability (daya uji) : dugaan (hipotesis) yang dibuat dapat
diuji secara logis
 Replicability (daya ulang) : dapat diulang pada tempat/situasi
lain yang mirip/serupa.
 Presisi : dapat mencerminkan tingkat kedekatan antara hasil
temuan dengan kenyataan sebenarnya
 Objektif : kesimpulan yang ditarik didasarkan pada hasil
interpretasi dari hasil analisis data, bukan didasarkan atas
emosi atau nilai-nilai (opini) subjektif peneliti.
 Generalizability
(kemampuan
untuk
dapat
menghasilkan kesimpulan yang berlaku umum) :
sampai seberapa jauh daya aplikasi dari hasil-hasil
penelitian pada suatu objek penelitian juga berlaku
untuk objek-objek lainnya
 Parsimony (hemat) : kesederhanaan dalam
menjelaskan suatu fenomena atau masalah yang
terjadi selalu lebih disukai daripada penjelasan
yang rumit yang melibatkan banyak faktor yang
tidak dapat dikendalikan.
KODE ETIK PENELITIAN
Peneliti
Peneliti ialah insan yang memiliki kepakaran yang
diakui dalam suatu bidang keilmuan. Tugas utamanya
ialah melakukan penelitian ilmiah dalam rangka
pencarian kebenaran ilmiah. Kreativitas peneliti
melahirkan bentuk pemahaman baru dari persoalanpersoalan
di
lingkungan
keilmuannya
dan
menumbuhkan kemampuan-kemampuan baru dalam
mencari jawabnya. Pemahaman baru, kemampuan
baru, dan temuan keilmuan menjadi kunci pembaruan
dan kemajuan ilmu pengetahuan.
Kode Etik Peneliti
Kode Etika Peneliti adalah acuan moral bagi
peneliti dalam melaksanakan hidup, terutama
yang berkenaan dengan proses penelitian
untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan
teknologi. lni menjadi suatu bentuk pengabdian
dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa
Kejujuran
Peneliti
tidak
boleh
“mengarang”
(fabricate),
memalsukan (falsify)/mengelabui (misrepresent) data
atau hasil penelitian. Peneliti haruslah obyektif, tanpa
bias dan berpegang teguh pada semua aspek proses
penelitian.
Ketelitian
Peneliti harus menghindari kesalahan dalam penelitian,
terutama dalam menyajikan hasilnya. Harus diminimalis
kesalahan sistematik dan kesalahan manusia. Harus
dihindari kealpaan, bias serta konflik kepentingan.
Keterbukaan
Para peneliti hendaknya saling berbagi data, hasil,
metode, gagasan dan teknik. Mereka hendaknya
membiarkan peneliti lain untuk mereview pekerjaan
dan hendaknya terbuka terhadap kritik dan gagasan
baru
Penghargaan
Penghargaan harus diberikan kepada yang berhak
menerimanya dan bukan kepada yang tidak berhak
Tanggung jawab sosial
Peneliti harus menghindari tindakan yang merugikan
masyarakat. Peneliti harus berusaha untuk menghasilkan
keuntungan sosial bagi masyarakat. Peneliti harus
bertanggungjawab atas akibat penelitiannya tersebut dan
harus memberikan informasi kepada publik mengenai
akibat tersebut
Saling menghormati
Peneliti hendaknya saling
sejawat dengan hormat
memperlakukan
teman
Hormat terhadap manusia yang menjadi
obyek penelitian
Peneliti tidak boleh melanggar hak dan
martabat manusia yang menjadi obyek
penelitian
Perilaku peneliti tidak jujur
tampak dalam bentuk
• pemalsuan hasil penelitian (fabrication) yaitu
mengarang, mencatat dan atau mengumumkan hasil
penelitian tanpa pembuktian telah melakukan proses
penelitian;
• pemalsuan data penelitian (falsification) yaitu
memanipulasi bahan penelitian, peralatan, atau
proses, mengubah atau tidak mencantumkan data
atau hasil sedemikian rupa, sehingga penelitian itu
tidak disajikan secara akurat dalam caratan penelitian
• pencurian proses dan/atau hasil (plagiat) dalam
mengajukan usul penelitian, melaksanakannya,
menilainya dan dalam melaporkan hasil suatu
penelitian, seperti pencurian gagasan, pemikiran,
proses dan hasil penelitian, baik dalam bentuk data
atau kata-kata, termasuk bahan yang diperoleh melalui
penelitian terbatas (bersifat rahasia), usulan rencana
penelitian dan naskah orang lain tanpa menyatakan
penghargaan
•
pemerasan tenaga peneliti dan pembantu peneliti
(exploitation) seperti peneliti senior memeras
tenaga peneliti yunior dan pembantu penelitian
untuk mencari keuntungan, kepentingan pribadi,
mencari, dan/atau memperoleh pengakuan atas
hasil kerja pihak lain
• perbuatan tidak adil (injustice) sesama peneliti dalam
pemberian hak kepengarangan dengan cara tidak
mencantumkan nama pengarang dan/atau salah
mencantumkan urutan nama pengarang sesuai
sumbangan intelektual seorang peneliti. Peneliti juga
melakukan perbuatan tidak adil dengan mempublikasi
data dan/atau hasil penelitian tanpa izin lembaga
penyandang dana penelitian atau menyimpang dari
konvensi yang disepakati dengan lembaga penyandang
dana tentang hak milik karya intelektual (HAKI) hasil
penelitian
• kecerobohan yang disengaja (intended careless)
dengan tidak menyimpan data penting selama jangka
waktu sewajarnya, menggunakan data tanpa izin
pemiliknya, atau tidak mempublikasikan data penting
atau penyembunyian data tanpa penyebab yang dapat
diterima; dan
• penduplikasian (duplication) temuan-temuan sebagai
asli dalam lebih dari satu saluran, tanpa ada
penyempurnaan, pembaruan isi, data dan tidak
merujuk publikasi sebelumnya
Etika dalam penelitian
1. Peneliti membaktikan diri pada pencarian kebenaran
ilmiah untuk memajukan ilmu pengetahuan, menemukan
teknologi dan menghasilkan inovasi bagi peningkatan
peradaban dan kesejahteraan manusia.
2. Peneliti melakukan kegiatannya dalam cakupan dan
barisan yang diperkenankan oleh hukum yang berlaku,
bertindak dengan mendahulukan kepentingan dan
keselamatan semua pihak yang terkait dengan
penelitiannya, berlandaskan tujuan mulia berupa
penegakan hak-hak asasi manusia dengan kebebasankebebasan mendasarnya
3. Peneliti mengelola sumber daya keilmuan dengan
penuh rasa tanggung jawab, terutama dalam
pemanfaatannya, dan mensyukuri nikmat anugerah
tersedianya sumber daya keilmuan baginya
Etika dalam berperilaku
1. Peneliti mengelola jalannya penelitian secara jujur, bernurani
dan berkeadilan terhadap lingkungan penelitiannya
2. Peneliti menghormati obyek penelitian manusia, sumber daya
alam hayati dan non-hayati secara bermoral, berbuat sesuai
dengan perkenan kodrat dan karakter obyek penelitiannya,
tanpa diskriminasi dan tanpa menimbulkan rasa merendahkan
martabar sesama ciptaan Tuhan
3. Peneliti membuka diri terhadap tanggapan, kritik, dan saran
dari sesama peneliti terhadap proses dan hasil penelitian, yang
diberinya kesempatan dan perlakuan timbal balik yang setara
dan setimpal, saling menghormati melalui diskusi dan
pertukaran pengalaman dan informasi ilmiah yang obyektif.
Etika dalam kepengarangan
1. Peneliti mengelola, melaksanakan, dan melaporkan
hasil penelitian ilmiahnya secara bertanggungjawab,
cermat, dan seksama
2. Peneliti menyebarkan informasi tertulis dari hasil
penelitiannya, informasi pendalaman ilmiah dan/atau
pengetahuan baru yang terungkap dan diperolehnya,
disampaikan ke dunia ilmu pengetahuan pertama kali
dan sekali tanpa mengenal publikasi atau berganda
atau diulang-ulang
3. Peneliti memberikan pengakuan melalui: (i)
penyertaan sebagai penulis pendamping; (ii) melalui
pengutipan pernyataan atau pemikiran orang lain;
dan atau (iii) dalam bentuk ucapan terima kasih
yang tulus kepada peneliti yang memberikan
sumbangan berarti dalam penelitiannya, yang
secara nyata mengikuti tahapan rancangan
penelitian dimaksud, dan mengikuti dari dekat
jalannya penelitian itu.

similar documents