Simulasi PK GURU

Report
SIMULASI
PENILAIAN KINERJA GURU
(Performance Appraisal)
Oleh:
Drs Suharji, M.Pd
08122703396
Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga
Kependidikan Pendidikan Dasar
Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar
Kementerian Pendidikan Nasional
2011
PELAKSANAAN PKG
DI SEKOLAH

Penilaian dilakukan oleh kepala sekolah atau
wakil kepala sekolah atau guru senior yang
kompeten, yang ditunjuk oleh kepala sekolah
(yang telah mengikuti pelatihan penilaian)

Penilaian dilakukan 2 kali dalam satu tahun
(penilaian formatif pada awal tahun dan
penilaian sumatif pada akhir tahun)
PELAKSANAAN PKG
DI SEKOLAH

Hasil penilaian formatif digunakan
sebagai dasar penyusunan profil dan
perencanaan program PKB tahunan
bagi guru

Hasil penilaian sumatif digunakan untuk
memberikan nilai prestasi kerja guru
(menghitung perolehan angka kredit
guru pada tahun tersebut)
KETERKAITAN PKG, dan PKB
PKG formatif
(awal tahun ajaran)
Refleksi dan
evaluasi diri
Profil
kinerja guru
Rencana tahunan
PKB
Angka kredit
(pembelajaran)
Pelaksanaan
PKB
PKG sumatif
(akhir tahun ajaran)
Penilaian kemajuan
PKB
Analisis kemajuan
PKB
PENILAIAN KINERJA DI SEKOLAH
• Penilaian dilakukan terhadap 14 subkompetensi guru dengan instrumen
khusus, baik untuk guru kelas, guru mata
pelajaran, maupun guru BK
• Hasil penilaian untuk setiap sub-kompetensi
dinyatakan dengan skala nilai 1 sampai 4
– Jumlah nilai minimum 14
– Jumlah nilai maksimum 56
INDIKATOR KOMPETENSI
Kompetensi 4: Kegiatan Pembelajaran yang Mendidik
Pernyataan kompetensi:
Guru menyusun dan melaksanakan rancangan pembelajaran yang
mendidik secara lengkap. Guru melaksanakan kegiatan pembelajaran
yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Guru menyusun dan
menggunakan berbagai mata pembelajaran dan sumber belajar sesuai
dengan karakteristik peserta didik. Jika relevan, guru memanfaatkan
teknologi informasi komunikasi (TIK) untuk kepentingan pembelajaran.
Indikator
1. Guru melaksanakan aktivitas pembelajaran sesuai dengan rancangan
yang telah disusun secara lengkap dan pelaksanaan aktivitas tersebut
mengindikasikan bahwa guru mengerti tentang tujuannnya
2. Guru melaksanakan aktivitaspembelajaran yang bertujuan untuk
membantu proses belajar peserta didik, bukan untuk menguji sehingga
membuat peserta didik merasa tertekan
3. Dst.
PENILAIAN KINERJA
Kinerja di atas standar
Kinerja sesuai standar
4
3
PKR
2
1
Kinerja di bawah standar
PKR
Kinerja yang tidak diterima
TAHAP PENILAIAN
1. Persiapan penilaian
2. Pelaksanaan penilaian
• Pertemuan sebelum masuk kelas
• Pengamatan/observasi di kelas (video)
• Pertemuan setelah masuk kelas
• Monitoring data administratif di sekolah,
wawancara guru piket dan kepala sekolah
3. Analisis hasil observasi/monitoring dengan
pembandingan terhadap indikator standar
4. Penetapan nilai untuk setiap sub-kompetensi
pertemuan
setelah
masuk kelas
catatan hasil
observasi/
monitoring
analisis hasil
observasi/
monitoring
indikator
kinerja
observasi
di kelas
pertemuan
sebelum
masuk kelas
Penilai
Pedoman PKG
Instrumen PKG
Indikator kompetensi
Daftar pertanyaan
pemberian nilai
per sub-kompetensi
Nilai PKG
(14 sub-kompetensi)
guru dan penilai
setuju
JUSTIFIKASI PEMBERIAN NILAI
PER KOMPETENSI
MEMBANDINGKAN
MEMBERI NILAI
(SKALA 1 s/d 4)
Catatan hasil
observasi/monitoring
Standar kompetensi/
Indikator kompetensi
Nilai PKG
(per kompetensi)
INSTRUMEN PENILAIAN
Kompetensi 4: Kegiatan Pembelajaran yang Mendidik
Nama Guru : ..................................................................
Nama Penilai: ..................................................................
Sebelum Pengamatan
Tanggal
Dokumen dan bahan
lain yang diperiksa
Tanggapan penilai terhadap dokumen dan atau keterangan guru:
Tindak lanjut yang diperkukan:
Selama Pengamatan
Tanggal
Dokumen dan bahan lain yang diperiksa
Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan:
Tindak lanjut yang diperkukan:
Setelah Pengamatan
Tanggal
Dokumen dan bahan lain yang diperiksa
Tanggapan penilai terhadap dokumen dan atau keterangan guru
Tindak lanjut yang diperkukan
Penilaian untuk Kompetensi 4: Kegiatan Pembelajaran Yang Mendidik
Skor
Tidak ada
bukti (tidak
terpenuhi)
Terpenuhi
sebagian
Terpenuhi
seluruhnya
1. Guru melaksanakan aktivitas pembelajaran
sesuai dengan rancangan yang telah disusun
secara lengkap dan pelaksanaan aktivitas
tersebut mengindikasikan bahwa guru mengerti
tentang tujuannya
0
1
2
2. Guru melaksanakan aktivitas pembelajaran
yang bertujuan untuk membatu proses belajar
peserta didik, bukan untuk menguji sehingga
membuat peserta didik merasa tertekan.
0
1
2
3. dst
0
1
2
Indikator
Total skor kompetensi 4
Contoh:
16
Skor maksimum kompetensi 4 = jumlah indikator x
2
Contoh:
11 x 2 = 22
Persentase = (total skor/skor maksimum) x 100%
Contoh: (16/22) x 100 = 72,73%
Nilai untuk kompetensi 4
(0% < X ≤ 25% = 1; 25% < X ≤ 50% = 2;
50% < X ≤ 75% = 3; 75% < X ≤ 100% = 4)
3
Format hasil penilaian kinerja
Kriteria
Nilai
Kompetensi 1
1
2
3
4
Kompetensi 2
1
2
3
4
Kompetensi 3
1
2
3
4
Kompetensi 4
1
2
3
4
Kompetensi 5
1
2
3
4
Kompetensi 6
1
2
3
4
Kompetensi 7
1
2
3
4
Kompetensi 8
1
2
3
4
Kompetensi 9
1
2
3
4
Kompetensi 10
1
2
3
4
Kompetensi 11
1
2
3
4
Kompetensi 12
1
2
3
4
Kompetensi 13
1
2
3
4
Kompetensi 14
1
2
3
4
Nilai PKG
Min 14 – Maks 56
Nilai PKG
Nilai min 14
Nilai maks 56
Nilai PKG menurut
Permenegpan & RB 16/2009
Nilai 0 - 100
KONVERSI
• Karena skala penilaian berbeda, maka
diperlukan konversi hasil penilaian kinerja
di lapangan ke skala penilaian menurut
Permenegpan No.16/2009
• Konversi PK Guru ke skala nilai 0-100 sesuai
Permenegpan No16/2009 menggunakan
formula matematika :
Nilai PKG
Nilai PKG (100) = ---------------------------- x 100
Nilai PKG Tertinggi
Permenegpan No.16/2009
a 91  100 Amat baik
9
b
76  90
Baik
14
c
61  75
Cukup
14
d
51  60
Sedang
9
e
≤50
Kurang
spatial nilai
50% bernilai kurang
PENGHARGAAN ANGKA KREDIT
dari Penilaian Kinerja
(Permenegpan No.16/2009 pasal 15)
Amat baik
125%
Baik
100%
Cukup
75%
Sedang
50%
Kurang
25%
dari jumlah angka
kredit yang harus
dicapai setiap tahun
GURU DENGAN TUGAS TAMBAHAN
• Nilai kinerja pembelajaran
= 100/56 × Nilai kinerja (untuk 14 sub-kompetensi)
=X
• Nilai kinerja tugas tambahan
(dinilai dengan instrumen khusus, dengan skala nilai 100)
=Y
NILAI KINERJA
(guru dengan tugas tambahan)
• Kepala sekolah = 25% X + 75% Y
• Wakil kepala sekolah = 50% X + 50% Y
• Kepala laboratorium = 50% X + 50% Y
• Kepala perpustakaan = 50% X + 50% Y
• Kepala bengkel = 50% X + 50% Y
LAPORAN KENDALI
Kepala sekolah diwajibkan untuk memonitor
kemajuan peningkatan kinerja guru dari tahun
ke tahun dengan mengisi laporan kendali
Tahun ajaran:
Nama guru
Formatif
Sasaran
Tahun ajaran:
Sumatif
Formatif
Sasaran
Sumatif
Simulasi
perolehan angka kredit
JENJANG JABATAN FUNGSIONAL GURU
(Permenegpan No.16/2009 pasal 12)
Penata Muda, III/a
Guru
Pertama Penata Muda Tingkat I, III/b
Guru
Muda
Guru
Madya
Guru
Utama
100
150
Penata, III/c
200
Penata Tingkat I, III/d
300
Pembina, IV/a
400
Pembina Tingkat I, IV/b
550
Pembina Utama Muda, IV/c
700
Pembina Utama Madya, IV/d
850
Pembina Utama, IV/e
1050
50
50
100
100
150
150
150
200
Kebutuhan
Angka Kredit
Kumulatif
(AKK) untuk
kenaikan
pangkat dan
jabatan
KEBUTUHAN ANGKA KREDIT
(Guru Pertama III/b ke Guru Muda III/c)
Pendidikan
Unsur
utama
50
Kegiatan Pembelajaran
dan Tugas Tambahan
45
≥90%
PKB
Unsur
penunjang
≤10%
5
Publikasi/
Karya Inovatif
38
Penilaian
Kinerja
Guru
4
Compulsory
Pengembangan
diri
3
ANGKA KREDIT AKHIR TAHUN
dari Penilaian Kinerja
Bagi Guru Pertama Gol III/b dengan predikat:
Amat baik {38×(24/24)×125%}/4
38
11,675
Baik
{38×(24/24)×100%}/4
9,50
Cukup
{38×(24/24)×75%}/4
7,125
Sedang
{38×(24/24)×50%}/4
4,75
Kurang
{38×(24/24)×25%}/4
2,375
Simulasi
(untuk kenaikan pangkat Guru Muda dari III/b ke III/c)
Bila guru berkinerja “amat baik”
a. Angka kredit pembelajaran dalam 3 tahun
= 3 x 11,675 = 34,9
b. Angka kredit dari publikasi/karya inovatif dalam 3 tahun = 4
c. Angka kredit pengembangan diri dalam 3 tahun = 3
d. Angka kredit dari unsur penunjang dalam 3 tahun = 5
Total angka kredit dalam 3 tahun
= 34,9 + 4 + 3 + 5 = 46,9
Simulasi
(untuk kenaikan pangkat Guru Muda dari III/b ke III/c)
Bila guru berkinerja “baik”
a. Angka kredit pembelajaran dalam 4 tahun
= 4 x 9,50 = 38
b. Angka kredit dari publikasi/karya inovatif dalam 4 tahun = 4
c. Angka kredit pengembangan diri dalam 4 tahun = 3
d. Angka kredit dari unsur penunjang dalam 4 tahun = 5
Total angka kredit dalam 4 tahun
= 38 + 4 + 3 + 5 = 50
Simulasi
(untuk kenaikan pangkat Guru Muda dari III/b ke III/c)
Bila guru berkinerja “cukup”
a. Angka kredit pembelajaran dalam 4 tahun
= 4 x 7,125 = 28.5
b. Angka kredit dari publikasi/karya inovatif dalam 4 tahun = 4
c. Angka kredit pengembangan diri dalam 4 tahun = 3
d. Angka kredit dari unsur penunjang dalam 4 tahun = 5
Total angka kredit 4 tahun = 28,5 + 4 + 3 + 5 = 40,5
Untuk dapat naik pangkat dalam 4 tahun, guru memerlukan
angka kredit PKB tidak hanya 7, tetapi 16,5
Hal ini nampaknya sangat berat bagi guru
Simulasi
(untuk kenaikan pangkat Guru Muda dari III/b ke III/c)
Bila guru berkinerja “cukup”
kemungkinan dapat naik pangkat dalam 5 tahun
a. Angka kredit pembelajaran dalam 5 tahun
= 5 x 7,125 = 35,615
b. Angka kredit dari publikasi/karya inovatif dalam 5 tahun = 4
c. Angka kredit pengembangan diri dalam 5 tahun = 3
d. Angka kredit dari unsur penunjang dalam 5 tahun = 5
Total angka kredit 5 tahun
= 35,615 + 4 + 3 + 5 = 47,615
Guru masih perlu menambah 3 angka kredit dari PKB

similar documents