File - Annisa Puspitasari

Report
Tips Membuat Pesan Iklan
• Teknik penulisan Ad Headline
Fungsi utama. Yaitu, menarik indra mata (eye
cather) untuk tidak melihat pesan lain, kecuali
memberikan perhatian hanya pada ilan yang
kita tulis.
a. Judul harus menarik
Ikalan televisi, harus menarik mata dan telinga.
b. Judul sebaiknya singkat
Gunakan sedikit kata, namun sarat makna.
Misal :
IKALAN LAYANAN MASYARAKAT ASI
JODOHNYA BAYI YA ASI
(Sementara gambarnya adalah bayi yang
memanggil IBU kepada seekor sapi)
C. Judul sebaiknya dipilih dari kata atau kalimat
yang padat makna
Contoh : Iklan BMW
SPARE PARTS FOR HUMANS ARE NOT
AS ORIGINAL AS THOSE FOR CARS
gambarnya kaki manusia yang
tulangnya adalah besi.
d. Judul sebaiknya ditulis dengan bahasa yang
sederhana
Sebuah konsep tertentu bisa jadi dianggap rumit
oleh kelompok orang tertentu, namun
dikatagorikan sederhana bagi kelompok
masyarakat lainnya.
e. Judul pesan sebaiknya langsung pada maksud
pesan
Contoh: Iklan XL
TARIF MURAH Rp 1/dtk
f. Judul hendaknya merangsang minat khalayak
Misalnya :
Contoh iklan roti.
jenis huruf yang lembut, tipis, ringan seperti TIMES
NEW ROMAN, Lucida Calligraphy, Lucida
Handwritting, Monotype Corsiva, Kunstler Script. Dan
sejenisnya tentu jauh akan lebih baik dibanding tipetipe huruf yang kaku dan tegas.
Bila huruf yang kaku, kasar dan berat, maka akan beda
lagi kesan yang ditimbulkannya. Selain itu, sertakan
pula warna-warna yang mampu menggambarkan
lezatnya roti anda.
g. Provokatif
Provokator dicitrakan sebagai orang yang
memprovokasi atau menggerakan orang lain
untuk tujuan negatif, misalnya kerusuhan dan
perusakan.
Pesan yang tidak provokatif membuat pesan kita
lambat menghasilkan berpengaruh bahkan
mungkin saja gagal menghasilkan dampak.
h. Bombastis
Dalam hal ini diartikan sebagai dramatis, dan
spektakuler atau menyampaikan sesuatu
secara berlebih-lebihan.
Sebab bombastis pada umumnya mampu
menciptakan perhatian yang kuat di tengah
khalayak.
i. Judul sebaiknya ditulis secara mencolok
Ciri khas judul iklan dalam sebuah iklan biasanya
diperlihatkan dalam ukuran berbeda.
Bisa lebih besar dan atau dengan warna yang
mencolok. Agar menarik perhatian.
2. MACAM-MACAM Ad Headline
Dapat ditulis dengan sangat bervariasi
a. Benefit Ad Headline
Adalah judul iklan yang memberikan keuntungan apa saja baik
langsung maupun tidak langsung pada konsumen.
Yaitu, keuntungan ekonomis, adalah keuntungan yang dihubungkan
dengan perhitungan untung rugi secara material,
Contoh :
Paket ekonomis di saat KRISIS
(Iklan sabun kemasan isi ulang)
Gratis satu buah handphone keren
(Iklan undian berhadiah)
Beli Satu Dapat Dua
(Iklan Sabun Cuci)
Bentuk keuntungan kedua adalah keuntungan sosial.
Misalnya ; dalam kasus membeli mobil, sebenernya dapat dilihat
dalam dua perspektif. Pertama, perspektif fungsional di mana
konsumen membeli mobil karena mereka membutuhkan mobil
sebagai sarana transportasi.
Contoh:
Iklan Sunslik yang menawarkan keuntungan sosial dengan menuliskan
‘no dendrurf, get friends’.
CITRA EKSEKUTIF SEJATI
(Iklan Rokok)
KELAS TERSENDIRI
(Iklan kendaraan mewah merek BMW)
Bentuk keuntungan kategori ketiga yang ditawarkan iklan adalah
keuntungan psikologis, yaitu keuntungan yang dikaitkan dengan
menggambarkan perasaan yang dialami oleh konsumen pada waktu
atau setelah mengkonsumsi produk.
Misalnya : seorang yang menggunakan pakaian bermerk terkenal,
maka orang itu jadi merasa lebih cantik dan percaya diri, dibanding
tidak mengenakan pakaian bermerk.
Contoh:
Rambut Anda Lebih Hitam Berkilau
(Iklan Sampo)
Membuat gigi lebih putih dan sehat
(Iklan pasta gigi)
Wajah putih bersinar
(Iklan pemutih wajah)
b. News Ad Headline
Seperti halnya Jurnalistik, Judul yang mempunyai
arti membawa berita atau menginformasikan
sesuatu kepada khalayak.
Judul ini memperkenalkan produk baru,
menyapaikan tentang perubahan atau
penambahan fungsi produk dll.
Contoh:
Kami Temukan Cara Menyelamatkan Nyawa Anda
(Iklan Asuransi Jiwa)
c. Selektive Ad Headline
Headline ini memiliki ciri khas, seolah-olah iklan
yang kita sampaikan hanya untuk komunitas atau
target audience tertentu, tidak dimaksudkan
untuk semua orang.
Contoh:
UNTUK PRIA PEMBERANI
Buat kamu yang suka gaul
KHUSUS DEWASA
d. Curiosty Ad Headline
Judul ini membangkitkan keingintahuan atau
rasa penasaran khalayak. Jadi judul ini
berteka-teki.
Contoh:
Apa yang membuat pria perkasa bertekuk lutut?
Tahukah anda siapa pencipta Busi Motor?
e. Reverse benefit ad headline
Mengungkapkan keuntungan atau
menyampaikan sisi baik suatu produk namun
dinyatakan dengan cara terbalik.
“Coba kalau ikut asuransi kami, pasti tak jadi
rugi besar !” (Iklan asuransi kecelakaan)
“Anti Narkoba Tak Membuat Menderita”
f. Gimmic ad headline
Judul iklan yang menggunakan permainan kata,
sehingga gimmic merupakan rekayasa kesan
dalam persepsi khalayak. Biasanya produknya
sama dengan produk-produk yang lain.
Dengan Pil Tuntas,
Haid jadi tuntas, tas..., tas..., taaass...!
(Menekankan ketuntasan dengan pil ini, lain dari pil
jamu-jamu sejenis)
AQuality
g. Headline iklan menakut-nakuti
Seolah-olah menuk-nakuti khalayak sehingga
mereka takut dan mengikuti apa yang di
pesankan oleh pengiklan.
AWAS AIDS !
(Kampanye bahaya penyakit AIDS)
AWAS KUMAN ADA DI MANA-MANA
(Iklan sabun antiseptik)
WASPADA POLITISI HITAM !
(Iklan Politik)
h. Split ad headline
Teknik penyampaian judul ini secara fisik dipisah
oleh gambar atau ilustrasi tertentu
i. Text display ad headline
Teknik penulisan judul yang menggunakan
beberapa baris kata/kalimat, sehingga
kumpulan kata/kalimat tersebut menjadi
sebuah display.
ANAK AKAN SEHAT
IBU AKAN BAHAGIA
AYAH AKAN CERIA
(Iklan layan KB)
Lautan luas membentang,
Gelombang menerjang, tak surut semangat.
Kembangkan terus layar, singgahi semua pelabuhan.
(Headline iklan jasa pelayaran)
j. Headline cuplikan
Yaitu headline yang seolah-olah diambil dari ucapan
seseorang; kalimat kitab suci atau buku, yang
diharapkan akan dapat dipercaya oleh khalayak.
“Saya bahagia karena KB”
(Widyawati, Artis)
“...dengan mengikuti program impression, kudapat
bentuk tubuh yang ideal...Terimakasih
Impression”
(Krisdayanti, Artis)
k. Headline Slogan
Menggunakan rangkaian kata tertentu untuk
membangunn keyakinan, kabangaan, semangat dan
kecintaan.
1. Enak dibaca dan perlu (slogan majalah tempo)
2. Selera pemberani (slogan rokok merek djarum)
3. Terus terang, terang terus
4. Mengatasi masalah tanpa masalah
5. RCTI Oke
6. Satu untuk semua
7. Inovasi tiada henti (LG)
8. Comitted 2U (telkom)
9. Menguras, menuntup dan mengubur
10. Connecting people
l. Judul pertanyaan
Menjalin komunikasi dengan khalayaknya, yaitu
sesuai dengan namanya, memberikan pertanyaan
kepada pembaca.
Sudahkah anda memilikinya?
Apa jadinya bila gigi anda tidak pernah
disikat?
SUDAHKAH ANDA MINUM YAKULT (logo yakult)
HARI INI?
m. Headline perintah
Judul iklan yang seolah memerintahkan kepada membacanya untuk
melakukan sesuatu.
Ayo, Sekolah !
(Iklan wajib belajar)
Beli Sekarang, Sebelum Harga Naik (Lagi) !
(Iklan Mobil)
JANGAN PERGI DI HARI MINGGU
Ada sinetron seru di SCTV
(Iklan stasiun televisi)
AYO BURUAN...!!
(Iklan penjualan kaset yang produksi terbatas)
Daftarkan diri anda sekarang juga !
n. Judul menantang
Menantang keberanian siapapun yang membacanya.
Membangkitkan pengetahuan; berkesan meremehkan
atau meragukan kemampuan dan keberanian khalayak.
Siapapun tak akan bisa mengalahkanya.
(sari kuring)
Anda Tak Akan Berani Memilikinya.
Uang Anda tak akan cukup MENGGANTIKANNYA
SETAN PUN TIDAK AKAN BISA MENGGODANYA
O. Headline sapaan
Mengajak berdialog anda, saya atau kau dan
aku.
“Hallo...,para pembaca yang budiman...”
“Maukah Anda saya beri hadiah?”
“Saya butuh Anda setiap Minggu...”
p. Claim ad headline
Adalah segala kata-kata paling nomor satu, super, satusatunya, tiada duanya dll
Nomor satu di Dunia
Kecap Paling Enak
SUSU FORMULA PALING SEMPURNA
Shampoo terlaris di dunia
Satu-satunya Sekolah Sulap di Indonesia
TERHEBAT SEPANJANG MASA
Q. Identification Headline
Langsung menyebutkan identitas, nama merk dari
produk yang ditawarkan.
BMW, TOSHIBA, SONY, FUJI, KODAK, Panasonic, Pos
Indonesia, Sony Ericson, Bata, Nike, LG, M3,
Pertamina dll.
r. Headline gambar dan keterangan
Menggunakan perpaduan antara gambar dan
keterangan yang dituliskan di dekatnya(bisa di
bawah, samping atau atas)
Permaianan Tebak logo
ANATOMI IKLAN
1. Logo
Adalah tanda bagi merek dagang. Logo biasanya
dibangun dari perpaduan antara garis,
gambar, angka, huruf, suku kata atau kalimat
serta warna.
Logo sangat penting yang menjadi identitas
perusahaan atau produk dalam bentuk visual.
2. Slogan
Secara sederhana slogan di artikan sebagai motto yang
dipakai sebagai ekspresi ide atau tujuan yang mudah
diingat dan mengandung arti khusus.
a. Katagori makanan, minuman, obat-obatan, suplemen
kesehatan, rokok.
- Jagonya ayam
- Healty inside, fresh outside
- Apapun makanannya, minumnya Teh Botol Sosro
- Siap Action
- Buat anak kok coba-coba
- Ga ada lo ga rame
-
Citra exclusive
Pria punya selera
Jinggi..jinggo..jinggo..huu!
Go a head
Memang bikin bangga
Talk less do more
My life, my adventure
Selera pemberani
Enjoy aja
Buktikan merahmu
b. Katagori kendaraan
- Memang tiada duanya
- Yamaha nomor 1 di dunia
- Asal Yamaha, yang lain makin ketinggalan
- Lebih baik naik Vespa
- Inovasi tiada henti
- Everybody’s can fly
c. Katagori elektronik
- Ideas for life
- Life’s good
- Terus terang, terang terus
- Intel inside
d. Katagori media
- Enak dibaca dan perlu
- Korannya jawa tengah
- Satu koran segala berita
- Satu untuk semua
- Milik kita bersama
- Memang beda
- Memang untuk anda
- Seru
- Menjalin kesatuan dan persatuan
- Ini baru beda
e. Katagori tempat wisata
- Never ending asia
- Truly asia
- Uniquely singapore
- Discover hongkong
F. Katagori sepatu
- Just do it
- Imposible is nothing
g. Katagori telekomunikasi
- GSM yang baik
- Mau? Hanya di 3
- Nyambung teruuus
- Telkom flexi bukan telepon biasa
- Punya indosat
- SMART...hebat, hemat
h. Katagori produk kecantikan
- Berani kotor itu baik
- Lebih muthakhir
- Cantik alami seutuhnya
- Cantik itu sinzui
- Cantik itu berasal dari diri sendiri
- Rasakan mandi mewahnya
i. Katagori intuisi pemerintah
- Orang bijak taat pajak
- Melindungi, melayani dan mengayomi KAPORLI
3. Warna
Arti warna secara psikologis
MERAH : kekuatan, Bertenaga, Kehangatan, Nafsu,
Cinta, Agresivitas, Bahaya.
BIRU : Kepercayaan, konservatif, keamanan,
teknologi, kebersihan, perintah.
HIJAU : Alami, Kesehatan, Pandangan yang Enak,
Kecemburuan, Pembaruan.
KUNING : Optimis, Harapan, Filosofi,
Ketidakjujuran/kecurangan, Pengecut,
Pengkhianatan.
UNGU : Spiritual, Misteri, Keagungan,
Perubahan, Bentuk, Galak, Arogan
ORANGE : Energi, Keseimbangan, Kehangatan
COKLAT : Buni, Dpat dipercaya, Nyaman,
Bertahan
ABU-ABU : Intelek, Futuristik, Modis,
Kesenduan, Merusak.
PUTIH : Kemurnian/suci, Bersih, Kecermatan,
Inocent (Tanpa dosa), Steril, Kematian.
HITAM : Kekuatan, Seksualitas, Kemewahan,
Kematian, misteri, ketakutan,
ketidakbahagiaan, keanggunan.
Menurut widyatama (1993) ada 8 manfaat
warna bagi tujuan komunikasi,
Pertama, warna dapat dijadikan sebagai
penyampai pesan tertentu.
Kedua, warna dapat digunakan untuk maksud
identifikasi. Berfungsi sebagai ciri khas atau
pengenal
Ketiga, warna untuk menarik perhatian.
Keempat, warna dapat digunakan untuk menimbulakn
pengaruh psikologis
Kelima, untuk mengembangkan asosiasi. Atau untuk
menghubungkan warna untuk dihubungkan dengan hal
tertentu.
Keenam, untuk membangun ketahanan minat.
Ketujuh, Warna menciptakan suatu suasana tertentu.
Kedelapan, warna lebih mengefektifkan dalam usaha
pencapaian tujuan komunikasi.
Dalam kajian ilmu komunikasi, warna
merupakan simbol-simbol yang membawa
makna pesan tertentu. Bahkan biasanya lebih
efektif dibanding kata-kata.
Iklan politik biasanya menggunakan warna
merah putih, mencerminkan semangat
nasionalisme sebagaimana warna bendera
indonesia.
Kesimpulan dari berbagai penelitian yang
dilakukan. Terbukti warna merah mampu
membangkitkan rangsangan pada susunan
syaraf, terutama otomatis yang peka.
Sedangkan dalam percobaan dengan
menggunakan warna biru membuktikan
adanya penurunan tekanan darah, membuat
gerakan jantung dan tarikan nafas lebih
perlahan. Sehingga warna biru memberikan
pengaruh yang lebih menyenangkan dan
memberikan ketenangan.
Warna kuning memberikan kesan cerah,
gembira, bercahaya, gemilang penuh cita-cita,
bijaksana dan megah.
Orang menimbulkan pengaruh terang, spirit,
harapan, keberanian, dan membuat suasana
menjadi semarak.
Cokelat berkesan kesatria, tetapi juga bisa
suram. Warna cokelat yang mantap akan
membuat suasana ruang menjadi damai dan
terang.
Ungu berkesan anggun, namun bisa pula sendu
dan berkabung, bersih dan luxs.
Hijau terkesan segar, kalem, dan tenang.
Abu-abu memberikan kedamaian, ketenangan,
dan berkesan formal namun masih berkesan
lembut.
Putih berkesan tenang, formal, netral dan teduh.
• Namun sesuaikan dengan warna dominan di
lingkungan, penggunaan warna yang sama
dengan dominan di tempat lingkungan akan
membuat iklan luar ruang anda tidak dapat
meonjol mencuri perhatian khalayak.

similar documents