Kerajaan Majapahit bab 2

Report
Kerajaan-Kerajaan Hindu Buddha di indonesia
Disusun Oleh Kelompok 10
Nama Kelompok
Fopy Ayu meitiara
Fadilah Hasanah
Indah Verdya Alvionita
Kerajaan-Kerajaan Hindu - Buddha di
indonesia
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
Kerajaan Kutai
Kerajaan Tarumanegara
Kerajaan Holing / Kalingga
Kerajaan Melayu
Kerajaan Seriwijaya
Kerajaan Mataram Kuno
Kerajaan Medang Kamulan
Kerajaan Kediri
Kerajaan Sigasari
Kerajaan Pajajaran/sunda
Kerajaan Bali
Kerajaan Majapahit
Lokasi kerajaan majapahit
lokasi
Kerajaan
Majapahit
Corak
Raja-raja
Sumber
sejarah
Kerajaan majapahit
Kerajaan Majapahit
merupakan kelanjutan dari
kerajaan Singasari. Sejarah
Kerajaan Majapahit berawal
dari Desa Tarik di Delta
Sungai Brantas yang
merupakan hadiah dari Raja
Kediri bernama Jayakatwang.
Kerajaan Majapahit didirikan
oleh Raden Wijaya, menantu
Kartanegara.
Corak Kerajaan Majapahit
Kerajaan Majapahit adalah kerajaan HinduBuddha terakhir yang menguasai Nusantara dan
dianggap sebagai salah satu dari negara terbesar
dalam sejarah Indonesia
Lokasi Kerajaan Majapahit
Kerajaan
Majapahit adalah
kerajaan yang
berlokasi dijawa
timur, indonesia.
Yang lebih
tepanya lagi
bertempat di
Desa Tarik, Delta
Sungai Brantas
Raja-raja kerajaan majapahit
Raden Wijaya
Jayanegara atau Kalagemet
Tribhuwanatunggadewi Jayawisnuwardhani
Hayam Wuruk
Raden Wijaya
•Raden Wijaya dinobatkan menjadi Raja
Majapahit pada tahun 1293 M dengan gelar
Kartarajasa.
•Muncul beberapa pemberontakan yang
dilakukan oleh sahabat-sahabatnya, yaitu
Pemberontakan Rangga Lawe, Sora, dan Nambi.
•Pada tahun 1309 M, Raden Wijaya wafat dan
dimakamkan di Antapura serta Candi Simpang,
Blitar.
Jayanegara atau Kalagemet
Muncul beberapa pembrontakan, yaitu
pembrontakan Juru Demung 91313 M), Gajah Biru
(1314 M), Kuti (1319 M), dan Semi (1319 M).
Pemberontakan Kuti adalah pemberontakan
terbesar dan hampir meruntuhkan Majapahit.
Namun, semua pembrontakan tersebut dapat
dihancurkan pasukan Bhayangkari dibawah
pimpinan gajah Mada.
pada tahun 1328 M, Jayanegara terbunuh oleh Tabib
Tanca. Jenazah Jayanegara dimakamkan di Sila Petak,
bubat serta di Sukhalia.
Tribhuwanatunggadewi Jayawisnuwardhani
Pada masa pemerintahan Tribhuwanatunggadewi,
terjadi pembrontakan Sedeng dan pembrontakan Keta
pada tahun 1331 M. Pembrontakan tersebut dapat
dipadamkan oleh pasukan Gajah Mada.
Gaja Madah diangkat menjadi Mahapatih Majapahit.
Mahapatih Gaja Madah mengucapkan Sumpah Amukti
Palapa. Gaja Madah bersumpah tidak akan istirahat dan
menikmati kenikmatan dunia sebelum berhasil
menyatukan Nusantara di bawah Majapahit.
Hayam Wuruk
Hayam Wuruk membawa Majapahit kepuncak
kejayaan.
Peran Gaja Madah bagi kejayaan Majapahit sangat
besar, terutama dalam perluasan wilayah kekuasaan
Majapahit. Karena wilayah kekuasaannya sangat luas,
Majapahit disebut sebagai Negara Nasional kedua
Indonesia. Majapahit memiliki armada laut yang kuat
dibawah pimpinan Laksamana nala.
Kerukunan hidup beragama terjaga dengan baik. Agama
Buddha diatur oleh Dharmmadyaksa ringkasogatan.
Muncul karya sastra terkenal, kitab Negarakertagama
karya Empu Prapanca dan Arjunawijaya serta Sutasoma
karya Empu Tantular. Dalam Sutasoma terdapat istilah
Bhineka Tunggal Ika tan Hana dharma mangarawa.
terjadi Perang Bubat yang disebabkan perselisihan
antara rombongan pengantin Dyah Pitaloka dari
Kerajaan Sunda dengan Gaja Mada. Perselisihan
tersebut menimbulkan pertempuran di Bubat sehingga
Raja Sunda gugur dan Dyah Pitaloka bunuh diri.
Sumber sejarah kerajaan majapahit
Catatan dari kitap kuno merupakan sumber sejarah
utama
Kitab negara kertagama yang merupakan semacam
buku puisi yang ditulis dalam bahasa jawa kuno pada
masa kejayaan kerajaan majapahit dibawah
kekuasaan raja hayam wuruk
Kitab pararaton
Atau kitab raja-raja yang ditulis menggunakan bahasa
kawi. Kitab ini menceritakan tentang kenarok dan
sedikit catatan mengenai sejarah berdirinya kerajaan
majapahit
Sumber sejarah lainnya berupa
Berberapa prasasti yang ditulis dalam bahasa
jawa kuno
Dan catatan dari tengkorak
Namun sumber-sumber lain ini tidak terlalu
lengkap
Wilayah kekuasaan Majapahit sangat luas, meliputi
daerah pusat atau Negara Agung dan daerah-daerah
bawahan. Berikut pembagian wilayah Kerajaan
Majapahit.
1. Daerah pusat atau Negara Agung meliputi ibu kota
Wilwatikta dan daerah sekitarnya, seperti Singasari, Kediri,
Jenggala, Tuban, dan Madura.
Daerah-daerah bawahan meliputi Jawa, Andalas
(Sumatera), Tanjungnegara (Kalimantan), daerah
Semenanjung Malaya, Kepulauan Sundakecil,
Sulawesi, Maluku, dan Irian. Dareah ini disebut
Daerah Delapan. Selain daerah-daerah tersebut,
Majapahit memiliki negara-negara sahabat yang
meliputi Siam, Burma, Kamboja, Annam<India, dan
Cina. Negara-negara sahabat itu dikenal sebagai
Mitreka Stata. Setelah Gaja Madah dan Hayam
Wuruk meninggal, Majapahit mulai mengalami
kemunduran dan keruntuhan. Hal tersebut ditandai
dengan Candrasangkala berbunyi sirno ilang
kertaning bumi (1400 saka atau 1478 M).
Faktor-faktor penyebab keruntuhan Kerajaan Majapahit
Pudarnya kewajiban Majapahit setelah meninggalnya
Gaja Madah dan Raja Hayam Wuruk.
Terjadinya Perang Paregreg ( perang saudara) antara
Bhre Wirabhumi dan Raja Wikramawardhana.
Raja daerah banyak yang memisahkan diri dari
Majapahit.
Berkembangnya agama Islam dipesisir utara Pulau
Jawa dengan diikuti berdirinya Kerajaan Demak.

similar documents