NHC Basic Hypnosis Program - Nusantara Hypnosis Center

Report
BASIC HYPNOSIS PROGRAM
Nusantara Hypnosis Center
Modul Ver. 01. 2014
FOUNDER NHC
• Nama
: Muhammad Hujairin, C.Ht, E.Ht, C.I, CT. NNLP
• TTL
: 04 Nopember 1979
• Agama
: Islam
• Pendidikan Terakhir
: Akademi Militer
Adalah praktisi dan penggemar segala ilmu pengetahuan berbasis hipnosis,
hipnoterapi dan NLP serta pengembangan diri. Pelatihan yang pernah diikuti :
• Indonesian Board of Hypnotherapy : Certified Hypnotist, Certified Hypnotherapist,
Certified Instructor
• Neo NLP Society : NNLP Practitioner, NNLP Master Practitioner, Certified Trainer
NNLP
• Silva Mind International : Certified Practitioner
• New Code NLP
• Greatness Institute : Ericksonian Hypnotherapist
• Founder Nusantara Hypnosis Center (NHC)
Nama
: Andi Kurniawan (Aan)
TTL
: Palembang, 29 Nopember 1982
Agama
: Islam
Pendidikan Formal :
• SD
• SMP
• SMU
• Poltek Sriwijaya
• Universitas Sriwijaya
Adalah seorang pecinta seni musik sekaligus pecinta seni komunikasi
dengan metode hypnosis.
Pelatihan yang pernah diikuti :
• Hypnosis Fundamental (NHC – M Hujairin)
• Advanced Hypnotherapy (NHC – M Hujairin)
• NHC Training for Trainer (NHC – M Hujairin)
• Neo Neuro Linguistik Program NNLP (NHC – M. Hujairin)
TRAINER
Nama
: Andriko Okta Pratama, ST., C.Ht
TTL
: Palembang, 01 Oktober 1984
Agama
: Islam
Alamat
: Jl. Ogan Lr. Bersatu Komp Putri Ogan No. 03 RT. 37 Rw. 12 Kel.
Bukit Lama Palembang.
Pendidikan
: S.1 Teknik Kimia Univ Muhammadiyah Palembang.
Pelatihan yang pernah diikuti :
• Mystery of Mindset with bpk. Tukiyo Suryo Atmojo
• Tahun 2010 & 2011 Palembang.
• NAQSDNA “Quantum Mind Technology” with Bpk. Edi Sugianto, 16 – 17
Nopember Palembang.
• Fundamental Hypnosis Workshop; (NHC-M. Hujairin)
• Advanced Hypnotherapy, (NHC-M. Hujairin)
• Training for Trainer (NHC-M.Hujairin)
• Neo NLP Practitioner Workshop, (NHC-M. Hujairin)
TRAINER
NUSANTARA BASIC HYPNOSIS PROGRAM
• Adalah pelatihan hipnosis dasar yang menjadi pondasi utama dalam menguasai berbagai
aplikasi hipnosis dengan pemahaman yang lebih komprehensif. Berbeda dengan
hypnosis classic yang dikembangkan oleh budaya Western yang memilah perlakuan
pada berbagai tipe sugestibilitas, dalam program ini sama sekali tidak memilah-milah
tipe dan tingkatan sugestibilitas dan memandang siapa pun juga dapat masuk ke dalam
kondisi hipnosis asalkan mau/bersedia
• Pelatihan bebas dari unsur klenik, mistik atau pelibatan hal-hal ghaib lainnya, dalam
artian bahwa pelatihan ini benar-benar menggunakan pendekatan nalar dan logis serta
tidak bertentangan dengan ajaran agama mana pun.
• Nilai tambah yang dikedepankan dalam program-program pelatihan NHC adalah
mengupas budaya trance yang sudah melekat dalam budaya nusantara yang dipelajari
secara ilmiah
LEARNING PATH
Langkah dan arah pembelajaran anda agar dapat menguasai hipnosis secara komprehensif :
Practitioner
Workshop (20 Jam)
Master Practitioner
Workshop (20 Jam)
NHC Comprehensive
Hypnotherapy
Program (70 Jam)
Ericksonian Approach
PELENGKAP
NHC Advanced
Hypnotherapy (20
Jam)
NLP
NHC Basic Hypnosis
Program (10 Jam)
Ericksonian
Hypnotherapy (16 Jam)
Master Ericksonian
Hypnotherapy (16 Jam)
WORKSHOP OUTCOME
KONSEP
DASAR
TARGET
PELATIHAN
TRANCE
STATE
FAKTA &
MITOS
MIND
SEJARAH
SKILL
APA YANG AKAN ANDA DAPATKAN DALAM
WORKSHOP INI?
• Memahami konsep dasar hipnosis dengan pemahaman yang benar, logis dan ilmiah.
• Memahami dan mampu mengenali kondisi trance alami manusia baik pada diri
sendiri maupun orang lain
• Memahami fakta dan mitos seputar hipnosis
• Mengetahui sejarah western hypnosis dan fenomena hypnosis dalam budaya
nusantara
• Memahami mekanisme kerja pikiran sadar dan bawah sadar
• Memiliki keterampilan hipnosis dasar dan stage hypnosis
KOSAKATA BAKU
1.
Hipnosis.
(Kb) Adalah suatu kondisi kesadaran dimana faktor kritis pikiran sadar berhasil terlampaui dan
meningkatnya sugestibilitas ditandai dengan penurunan gelombang otak manusia dar beta ke alpha lalu
ke theta.
(Kk) Adalah tindakan untuk memasukkan seseorang ke dalam kondisi hipnosis dan memberikan sugesti
kepada orang tersebut.
2.
Hipnotis. Adalah pelaku hipnosis.
3.
Hipnoterapi. Terapi yang memanfaatkan teknik-teknik hipnosis.
4.
Hipnoterapis. Orang yang memfasilitasi hipnoterapi.
5.
Operator . Hipnotis yang memfasilitasi proses hipnosis
6.
Subjek. Orang yang masuk dalam kondisi hipnosis. Di dalam dunia hipnotisme kita
tidak menggunakan kata ‘objek’ sebab setiap hipnosis sejatinya adalah self hypnosis.
Hipnosis tidak akan terjadi tanpa kesediaan atau kerjasama aktif dari orang yang
dihipnosis. Hipnotis hanyalah memfasilitasi kondisi tersebut.
KONSEP DASAR HIPNOSIS
1.
Definisi
“Adalah suatu keadaan alami dimana terlewatinya critical area / faktor kritis pikiran
bawah sadar manusia diikuti dengan turunnya gelombang otak dari beta ke alpha
lanjut ke theta sehingga semua input informasi berupa ide, saran / sugesti dapat
diterima dan dijalankan tanpa ada penolakan”
2.
Syarat terjadinya hipnosis formal :
• Subjek bersedia
• Kecakapan operator dalam membimbing
KONSEP DASAR HIPNOSIS
3.
Macam Hipnosis :
a.
b.
Ditinjau dari operatornya :
1)
Auto Hypnosis (Self Hypnosis), yaitu dibibing oleh diri sendiri dan
2)
Hetero Hypnosis, dengan dibimbing oleh orang lain
Ditinjau dari cara berlakunya :
1)
Formal hypnosis : proses lengkap terarah dari pre-induksi, induksi, deepening, sugesti,
terminasi)
2)
Informal hypnosis : terjadinya hipnosis secara terselubung (covert) melalui indirect
suggestion dalam percakapan biasa.
SYARAT HIPNOTIS (AHLI HIPNOSIS)
CITRA DIRI
CAKAP
BERKOMUNIKASI
KONSEP DIRI
YG BAIK
KETERAMPILAN MENSUGESTI
OTORITAS
PERCAYA DIRI
KREATIF
SYARAT SUBJEK HIPNOSIS (KLIEN)
BERSEDIA
TANPA KESEDIAAN SUBJEK MAKA
HIPNOSIS FORMAL SULIT DILAKUKAN
BERSEDIA
MAMPU
BERKOMUNIKASI
MAMPU
BERKOMUNIKASI
MAMPU FOKUS
MAMPU FOKUS
BAIK SECARA VERBAL / NON VERBAL,
MEMILIKI KECERDASAN YG CUKUP UTK
MEMAHAMI KOMUNIKASI DAN TDK CACAT
TDK AUTIS, EPILEPSI ATAU DLM PENGARUH
NARKOBA/OBAT PENENANG
APLIKASI YANG MEMANFAAKAN HIPNOSIS
Stage
Hypnosis
Hypnotherapy
Anodyne
Awareness
Forensic
Hypnosis
Hipnosis
Metafisika
MITOS VS FAKTA
Mitos
Fakta
1. Dalam keadaan hipnosis seseorang menjadi tak
sadar
1. Hipnosis hanyalah perpindahan referensi
kesadaran
2. Hipnosis adalah bentuk penguasaan pikiran
2. Seseorang dapat menolak untuk dihipnosis
3. Dala keadaan hipnosis bisa membuat kita tak
dapat ‘kembali’
3. Dari kondisi trance hipnosis dapat berlanjut
menjadi tidur normal atau bangun
4. Semakin bodoh semakin mudah dihipnosis
4. Semakin cerdas seseorang semakin mudah
masuk kondisi trance hipnosis
5. Perlu ritual khusus
5. Cukup pahami teori dan tekniknya
6. Hipnosis dapat membuat orang jadi lemah akal
/ lupa ingatan
6. Amnesia hanyalah fenomena hipnosis, bukan
efek. Dapat juga malah terjadi hypermnesia
(sangat ingat) hingga 600%
7. Hipnosis berbahaya
7. Sangat bermanfaat jika diterapkan oleh orang
yang terlatih dan bertujuan baik
8. Hipnosis memakai kekuatan gaib/jin
8. Hipnosis hanyalah fenomena keseharian
manusia dan dipelajari secara nalar, logis & ilmiah
SEJARAH HYPNOSIS
• Sejarah hipnosis adalah catatan tentang perkembangan konsep, keyakinan, dan praktik yang
berkaitan dengan fenomena Trance, Hipnosis dan Hipnoterapi dari zaman prasejarah sampai zaman
modern. Karena hipnosis adalah fenomena alamiah manusia, maka sejarah hipnosis juga berumur
setua manusia. Pemanfaatan Fenomena hipnosis untuk pengobatan sudah tercatat sejak ribuan tahun
yang lalu, meskipun istilah hipnosis baru pertama kali diperkenalkan oleh James Braid pada tahun
1842. Braid memberi nama hypnosis pada suatu kondisi kesadaran yang menurutnya kala itu mirip
dengan kondisi tidur somnambulisme.
• Hypnosis berasal dari kata hypnos (dewa tidur dalam mitologi Yunani)., kemudian Braid ingin
mengubah istilah ini dengan monoideaism namun istilah hypnosis sudah telanjur melekat dalam
kosakata keseharian masyarakat luas.
• Perlu dicermati bahwa Braid mengadopsi istilah hipnotisme sebagai suatu kondisi pikiran (state of
mind) subject dan bukan teknik yang diaplikasikan oleh operator. Dengan pemahaman ini, Braid
telah memiliki suatu konsep bahwa hipnosis merupakan kondisi yang unik dan berpusat
(tergantung) kepada subjek/klien. Berbeda dengan pemahaman para Mesmerist (animal
magnetism) yang berpusat kepada operator.
SEJARAH & TOKOH HIPNOSIS
TRADITIONAL
MESMERISM
KONVENSIONAL
MODERN
•
•
•
•
•
• Paracelcus
• Johann Joseph
Gassner
• Maximillian Hell
• Franz Anton
Mesmer
• Marquis De
Puysegur
• Abbadictus Faria
• Dr. James
Esdaille
• James Braid
• Ambroise
Auguste Liebault
• Hyppolyte
Barnheim
• Jean Martin
Charcot
• Sigmund Freud
• Milton H
Erickson
• Dave Elman
• Dr. John Kappas
• Charles Tebbet
• Ormond Mc. Gill
Babylonia
Mesir
China
Inggris
Nusantara
< Abad 18
PERBANDINGAN EASTERN DAN WESTERN
EASTERN (NUSANTARA)
WESTERN
1. Memanfaatkan trance alami dari hal-hal yang 1. Memanfaatkan trance alami dari perilaku
memukau hingga berbau ‘mistik’
sehari-hari
2. Autosugesti lebih diperuntukkan bagi
operator untuk performa tertentu berupa :
mantra, jampi2 & doa
2. Sugesti diperuntukkan bagi subjek yang
dirancang oleh operator untuk tujuan tertentu
3. Dipelajari secara turun-temurun dan sangat
bergantung pada memetika budaya
3. Dipelajari secara ilmiah dengan pendekatan
yg rasional, logis dan dapat dinalar secara
ilmiah
4. Untuk melestarikan nilai-nilai budaya/adat
yang berlaku dan mengendalikan perilaku
kelompok
4. Berbagai tujuan; psikologis dan medis
TRANCE DALAM BUDAYA NUSANTARA
• Kesenian dan Budaya
• Shamanic (perdukunan ; lelaku dan pengobatan)
• Ritual keagamaan
Memahami western hipnosis bukan berarti membuat diri kita menolak mentah-mentah
budaya yang ada. Justru kita harus lebih arif dan mencermati pola yang ada untuk dikaji
strukturnya. Pemahaman yang lebih komprehensif akan membuat kita mampu memodifikasi
untuk tujuan tertentu (contoh apa yg telah dilakukan Sunan Kalijaga)
MIND MECHANISM
CONSCIOUS MIND :
1. Rasional
2. Analisa
3. Membandingkan
4. Memory jangka pendek
(short term memory)
1. Memutuskan tindakan
SUBCONSCIOUS MIND :
1. Kebiasaan
2. Emosi
3. Ingatan jangka panjang
(Long Term Memory)
4. Kepribadian
5. Intuisi
6. Kreatifitas
7. Keyakinan
8. Fungsi otomatis
MIND MECHANISM
CONSCIOUS MIND :
1. Rasional
2. Analisa
3. Membandingkan
4. Memory jangka pendek
(short term memory)
1. Memutuskan tindakan
SUBCONSCIOUS MIND :
1. Kebiasaan
2. Emosi
3. Ingatan jangka panjang
(Long Term Memory)
4. Kepribadian
5. Intuisi
6. Kreatifitas
7. Keyakinan
8. Fungsi otomatis
PENGARUH PIKIRAN BAWAH SADAR
FENOMENA GUNUNG ES :
Pikiran sadar berpengaru hanya 12% bagi
kehidupan dan perilaku manusia dan hanya tampak
sebagai “surface’
Pikiran bawah sadar berpengaruh hingga 88% bagi
kehidupan dan perilaku manusia dan sebagai deep
structure dari kehidupan manusia tsb
Mempengaruhi apa yang tersimpan di bawah sadar
= mempengaruhi jalannya kehidupan manusia ysb
PROSES INPUT INFORMASI
VISUAL
AUDITORI
GUSTATORY
PINTU
PERSEPSI
DENGAN PEMAHAMAN INI HIPNOTIS
DLM MEMBERIKAN SUGESTI HARUS
MELIBATKAN SEBANYAK MUNGKIN
UNSUR VAKOG
OLFACTORY
KINESTETIK
23
BERBAGAI CARA MENEMBUS
FAKTOR KRITIS
REPETISI
IDENTITAS
KELOMPOK
HIPNOSIS/
HIPNOTERAPI
MIND
EMOSI
INTENS
FIGUR
OTORITAS
MEMAHAMI TRANCE
Teori awal :
1.
Penyatuan energi
2.
Tidur
3.
Kerasukan
4.
Kemampuan menerima sugesti
5.
Kemampuan melepaskan diri daru suatu pengalaman (disasosiasi)
6.
Regresi ke pengalaman sebelumnya (TDS)
7.
Penghayatan peran
8.
Pelibatan diri yang kuat (asosiasi)
9.
Pemerolehan pembelajaran
10. dll
MEMAHAMI TRANCE
• Trance adalah hal yang alamiah dan lintas konteks
• Trance dihayati dalam ragam situasi
• Trance dibangun dalam beragam cara
• Trance mengharuskan keadaan biologi
• Trance melayani aneka ragam fungsi
• Trance bukanlah tidak sadar melainkan suatu keadaan kesadaran dimana dorongan
dari bawah sadar sangat mempengaruhi perilaku, baik dlm bentuk emosi atau
gerakan
PENDAPAT AHLI TTG TRANCE
• Kegiatan trance tidak dapat dipisahkan dari kegiatan manusia sehari-hari (Stephen
Giligan – Murid Milton H Erickson)
• Trance sangat biasa terjadi, seperti halnya penggemar bola yang sangat menikmati
siaran pertandingan di televisi sangat sadar akan jalannya permainan namun tidak sadar
akan badannya yang sedang duduk di kursi atau istrinya yang sedang memanggilmanggil untuk makan malam (Ronald Havens)
• Kita semua berkeliaran dalam trance. Ibarat berjalan dalam tidur di sepanjang kehidupan
kita, mengikuti ide sejak lahir / cita-cita sejak kecil tentang bagaimana jati diri kita dan
untuk berperilaku dan berpikir menurut cara tertentu. (Roger Straus)
TRANCE ALAMI (NATURAL TRANCE)
• Asyik membaca buku.
• Asyik memainkan game (Play Station, Game OnLine, dll.)
• Asyik bermain musik
• Asyik menari
• Asyik menikmati perjalanan ketika berkendara.
• Asyik menikmati pemandangan alam (pantai, hutan, gunung, dll.)
• Asyik menikmati makanan favorite.
• Asyik berbaring di tempat tidur.
• Asyik menikmati film.
• Asyik bermain dengan saudara, keluarga, anaknya, dll.
• Asyik ngobrol dengan teman, pacar, saudara, dll.
• Dan, masih banyak yang lainnya
MEMBANGUN TRANCE HIPNOSIS. 1
• Induksi alami :
• Bagaimmana anda merasa saat anda benar-benar rileks dan nyaman? Dapatkah
mengingat saat itu?
• Dapatkah anda mengingat saat anda benar-benar merasa aman dan nyaman?
• Dapatkah anda mengingat merasakan kembali saat mandi air hangat ketika lelah?
• Bridging dari trance alami : minta menghayati kembali saat asyik membaca buku, bermain
game dsb..lalu konversi ke hypnotic theme
• Dapat juga dengan bercerita ttg hobi dan amati perubahan dalam diri subjek, ketika telah
tampak unconscious movement ajak subjek menutup mata
MEMBANGUN TRANCE HIPNOSIS. 2
• Regresi alami :
• Apakah anda punya nama panggilan khas sewaktu kanak-kanak?
• Dimana anda dibesarkan? Berapa banyak kamar tidur di rumahmu?
• Dapatkah anda mengingat suara ibu saat beliau sangat baik padamu?
Sugesti susupan :
• Ada ragam cara untuk mulai masuk ke dalam kondisi trance, ...
• Satu hal yang perlu anda ketahui, betapa mudahnya untuk mengembangan keadaan
nyaman
• Dan anda benar-benar dapat rileks penuh
INDIKATOR TRANCE HIPNOSIS
• Jika mata membuka : berkurang atau hilangnya refleks berkedip; bola mata bergerak; bola mata diam; perluasan pupil
(dilatasi pupil); melambat atau mencepatnya gerakan bola mata; atau mata langsung menutup.
• Tiadanya gerakan fisik
• Ada hambatan dalam bicara
• Otot rileks
• Perubahan ritme nafas; dari perut dan lebih teratur
• Melambatnya detak jantung
• Melambatnya tekanan darah
• Menghalus atau mengerasnya otot2 wajah (pipi)
• Berkurang atau kehilangan kontak thd suara-suara di sekeliling
• Perubahan warna wajah menjadi lebih terang atau lebih gelap
• Ada jeda waktu dalam merespon (bicara atau gerakan)
• Tindakan ideomotorik spontan (unconscious movemment) ; jari bergerak-gerak, tangan mengangkat, bola mata bergerakgerak
LATIHAN INDUKSI TRANCE ALAMI
• Ajak bercerita tentang hobi
• Observasi perubahan dalam diri subjek; amati unconscious movement yang muncul
• Minta subjek menutup mata
• Elisitasi (accept-utilize) unconscious movement yang ada
• Laporkan (validasi) gerakan tersebut dan
• Amplify atau masukkan ke dalam hypnotic theme (rileks, tenang, nyaman,
damai..dsb)
• Perkenalkan kondisi tsb dan anchor
SEBAGAI HIPNOTIS...
• Go First..sebelum menghipnosis orang maka (keadaan mental) anda sendiri harus
trance terlebih dahulu
• Bangun connectedness (kurangi kecerdasan pikiran sadar..know nothing state)
• Perhatikan intensi (dalam konteks apa hipnosis ini diterapkan)
• Teknik
YG PERLU DIPERHATIKAN
POLA DAN STRUKTUR SUGESTI HIPNOSIS
DELAYED ACTION
REPETITION
DOMINANCE
REVERSE ACTION
ASSOCIATION
Prinsip dasar sugesti
Sering-sering berlatih dengan menggunakan pola sugesti agar
semakin fasih
KONSEP SUGESTI HIPNOSIS

Permissive
Sugesti hipnosis akan lebih baik dan efektif ketika berperan untuk mengajak, bukan serta
merta memerintah. Lebih baik mengatakan, “Mari kita tutup kelopak mata ini perlahan”, dari
pada mengatakan, “Tutup mata sekarang”. Sepertinya terasa lebih halus kan?

Pacing – leading
Sugesti hipnosis akan lebih efektif jika menggunakan prinsip fakta – saran. Contohnya adalah
sebagai berikut, “Anda sudah menutup mata dan merasa nyaman, sekarang Anda dapat
mengatur nafas untuk memasuki kondisi yang jauh lebih nyaman, damai, tenang dan rilek”.

Repetition
Sugesti hipnosis akan bekerja lebih efektif ketika disampaikan secara berulang kali.
Mengapa? Pengulangan yang dilakukan secara terus menerus akan semakin memperkuat dan
memperkokoh bangunan keyakinan dari sugesti yang disampaikan.

Client language preference
Sugesti yang diberikan harus memenuhi kriteria bahasa interaktif. Maksudnya bahasa sugesti
yang disampaikan dipahami oleh klien.
TRANCE HYPNOTIC DEPTH SCALE
• Davis Husband Scale
• Aaron Scale
• Klik disini
STRUKTUR
HIPNOSIS FORMAL
Kumpulan teknik dan tata urut dalam hipnosis klasik
STRUKTUR DASAR HIPNOSIS FORMAL
Sadar normal
PRE-INDUKSI
UJI SUGESTIBILITAS
Pengenalan kondisi hipnosis dan uji sugestifitas
HYPNOSIS STATE
INDUKSI
DEEPENING
DEPTH LEVEL TEST
SUGESTI POST HYPNOTIC /
ANCHOR
TERMINASI
POST HYPNOTIC
Sadar normal
DILAKUKAN SECARA BERURUTAN
Memperdalam kondisi trance dan uji kedalaman
PRE-INDUKSI
Adalah pre-talk / obrolan / percakapan / perbincangan akrab yang mengarahkan subjek untuk siap masuk
ke kondisi hipnosis. Dalam sesi hipnoterapi dilakukan sambil menjelaskan metode terapi yang akan dijalani
subjek. Dalam pre-induksi kunci penting yang harus dilaksanakan adalah membangun keakraban
(building rapport) dengan subjek dilakukan dengan cara bertanya/berbincang hal2 umum terkait informasi
pribadi (sekolah, keluarga, pekerjaan, minat/hobi dll), pacing-leading, matching and mirroring. Hal ini
penting agar tidak ada resistensi dari pikiran bawah sadar subjek.
Praktisi hipnosis biasanya mempelajari pola-pola kalimat NLP untuk membantu keberhasilan praktek pre –
induksi.
“Boleh dikatakan pre-induksi adalah ‘hipnosis’ sebelum dilakukannya hipnosis untuk membangun
keakraban dengan subjek”
Jika pre-induksi gagal maka kemungkinan besar hipnosis akan GAGAL.
PRE-INDUKSI
• Anda berniat untuk membangun keakraban dengan lawan bicara, anggap sebagai teman lama yang
baru jumpa. Dalam diri anda sendiri buang segala bentuk resisten dan terbukalah!
• Ngobrol santai dengan topik yang ringan seputar hal-hal pribadi. Mulailah menanyakan nama /
nama panggilan.
• Amati ritme nafas dan mulailah menyamakan ritme nafas anda dengan lawan bicara.
• Amati frasa kata dan modalitas dominan (visual/auditori/kinestetik) dan samakan gaya bicara,
sesekali gunakan frasa kata & modalitas lawan bicara. (Representational system)
• Matching dan mirroring bahasa tubuh (non verbal) dimulai dengan niat dalam hati.
• Jika lawan bicara mulai mengikuti frasa kata yang anda gunakan atau gerakan tubuh anda maka preinduksi sudah cukup berhasil.
HAL2 YG PERLU DIPERHATIKAN
DLM PRE-INDUKSI
• Tujuan utama adalah mengakrabkan diri dengan lawan bicara, maka terlebih dahulu anda pun
harus bersikap terbuka.
• Hindari bahasa tubuh negatif misal bersedekap, berkacak pinggang atau muka cemberut. Hal ini
berarti resistensi.
• Atur emosi anda dalam mood yang baik.
• Jika lawan bicara ingin ngobrol sambil berdiri maka anda pun berdiri, jika lawan bicara anda
duduk maka anda pun duduk. Usahakan dalam kondisi ‘state’ yang nyaman.
• Hilangkan kesan klenik, mistik, magic atau ketakutan lawan bicara anda tentang hipnosis. Jelaskan
bahwa hipnosis adalah hal yang alami dan pasti selalu pernah kita alami setiap hari.
• Matching dan mirroring secara tepat. Lihat film 1, 2, 3 dan 4
UJI SUGESTIBILITAS
• Hanya digunakan saat stage hypnosis untuk menyaring subjek yang kompeten untuk
stage hypnosis
• Teknik :
• Eyes catalepsy
• Hand rigid
• Jari O (jari lengket)
• Hand locking test
• Magnetic Finger
• dll
Diperagakan di kelas
INDUKSI FORMAL
Adalah upaya untuk membawa subjek masuk ke dalam kondisi trance hipnosis.
Berbagai pendekatan induksi adalah antara lain :
1. Eye Fixation (Fiksasi Mata)
2. Relaxation or Fatigue of Nervous System. ->>Mendasari teknik relaksasi
progresif dan Marx Howell’s Non Verbal, Dave Elman
3. Mental Confusion ; 7±2, Flower Method, Dave Elman
4. Mental Misdirection (Menyesatkan pikiran). ->> eye catalepsy.
5. Loss of Equilibrium ->> (menghilangkan keseimbangan) postural sway, Marx
Howell’s non verbal.
6. Shock to Nervous System. ->> shock / rapid induction
TEKNIK INDUKSI
• Shock Induction (konversi dari uji sugestibilitas dan direct shock induction)
• Eyes Fixation
Tingkat keberhasilan shock induction sangat tergantunng dari kepercayaan diri
operator dan timing. Tidak cocok untuk terapi dan hanya berhasil bagi yang berhasil
uji sugestibilitas (stage hypnosis). Bagus untuk menciptakan efek terpukau bagi
penonton.
Perhatikan contoh di kelas
DEEPENING
• Dalam hipnosis formal dilakukan untuk memperdalam kondisi trance. Dilakukan
dengan cara menghitung mundur atau teknik-teknik lain :
• 1. Hand drop
• 2. Stairway
• 3. Elevator
• 4. Hall Way
DEPTH LEVEL TEST
• Untuk menguji kedalaman trance hipnosis. Dilakukan dengan cara :
• 1. Observasi (melihat tanda-tanda trance subjek atau lakukan hand drop)
• 2. Ideomotor response
• 3. Beri sugesti dan bandingkan dengan skala kedalaman
SUGESTI POST HYPNOTIC
• Adalah sugesti yang diberikan saat subjek dalam keadaan trance hipnosis dan
diharapkan sugesti tsb bekerja setelah subjek keluar dari kondisi trance hipnosis tsb
:
• Contoh kalimat sugesti :
• “setelah anda bangun nanti, anda merasakan seluruh tubuh anda menjadi sangat
hangat dan bersemangat bagaikan sedang terbangun di suasana hari raya..”
• “setelah saya bangunkan pada hitungan ke limma nanti, anda melupakan angka
tersebut..dan angka itu betul-betul hilang darii pikiran anda..”
ANCHOR
• Adalah menanamkan trigger (pemicu) yang mana ketika anchor tersebut diaktifkan maka
akan muncul reaksi yang diinginkan.
• Langkah2 :
• 1.
Access : Minta subjek merasakan satu jenis perasaan tertentu, misal ‘geli’.
• 2.
Amplify : Perkuat perasaan geli tsb dgn mengelisitasi pengalaman yang berkaitan,
juga elisitasi submodalitasnya.
• 3.
Anchor : tanamkan anchor, misal “saat anda mendengar jentikan tangan saya, entah
kenapa rasa geli itu kembali muncul dan menguat kembali..semakin anda tahan malah
semakin geli rasanya..”
• 4.
Exit dan test.
• 5.
Selain keperluan hiburan sebaiknya digunakan untuk anchor hal-hal positif.
TERMINASI
• Adalah tindakan untuk menggiring subjek / klien dari kondisi trance hipnosis.
• Dilakukan dengan cara perlahan (tidak mendadak) untuk menghindari hypnic jerk.
• Contoh “ saya hitung 1 sampai 5..perlahan-lahan dalam kehitungan kelima anda
kembali ke kesadaran normal anda...”
• Atau “silakan perlahan-lahan bangun, keluar dari kondisi trance hipnosis anda
..”(untuk subjek yang berpengalaman sering keluar masuk kondisi trace hipnosis)
MENGATASI SUBJEK YG MENOLAK BANGUN
• Katakan “saya tahu anda mungkin sangat menikmmati kondisi ini...saya bisa
memberikan waktu lebih lama lagi tapi ini saatnya untuk bangun..di lain kesempatan
anda dapat masuk ke kondisi seperti ini lagi kapan pun anda mau...SEKARANG,
saatnya bangun..”
APLIKASI STAGE HYPNOSIS
ROUTINE STAGE HYPNOSIS
• Perkenalkan diri anda dan maksud anda untuk tampil
• Lakukan pengujian sugestibilitas (dapat dilakukan sebelum tampil di panggung/
subjek disiapkan)
• Pilih yang lulus uji (*idem)
• Lakukan permainan dengan catatan jangan melanggar etika / norma yang berlaku
• Sebagai tanda terimakasih beri sugesti positif pada subjek yang menjadi relawan
stage hypnosis
SELF HYPNOSIS
Cara efektif melakukan self hypnosis
NHC-SELF HYPNOSIS
Dilakukan untuk pemberdayaan diri (self empowerment atau ego strengthening)
• Masuk dalam kondisi trance, sesuaikan tingkat kedalaman senyamannya
• Affirmasi / visualisasi
• Bersyukur pada Tuhan YME dan keluar dari kondisi trance tsb
Lihat :
Affirmasi yang powerful
INDONESIA NEEDS YOU
WITH GREAT POWER COMES GREAT RESPONSIBILITY

similar documents