Sistem Pertahanan Tubuh Organ yang berperan dalm sistem

Report
Sistem Pertahanan Tubuh
Wiwin Novianingsih
Standar Kompetensi
Apa yang akan
kita pelajari?
Kompetensi Dasar
Indikator
Standar Kompetensi:
3. Menjelaskan struktur dan fungsi
organ manusia dan hewan tertentu,
kelainan dan/atau penyakit yang
mungkin terjadi serta implikasinya pada
Salingtemas.
Kompetensi Dasar:
3.8 Menjelaskan mekanisme
pertahanan tubuh terhadap benda
asing berupa antigen dan bibit
penyakit.
Indikator:
Pertemuan ke-3:
Menjelaskan organ yang berperan
dalam sistem pertahanan tubuh.
Menjelaskan cara memperoleh
kekebalan tubuh.
Sumsum Tulang
Organ apa saja yang berperan
dalam sistem pertahanan
tubuh?
Kelenjar Timus
Limpa
Tonsil
Sumsum Tulang
Sumsum tulang merupakan pabrik pembuatan sel-sel
penting bagi tubuh. Di dalam sumsum tulang dihasilkan
berbagai jenis sel yang berperan dalam pertahanan tubuh.
Sejumlah sel yang dihasilkan oleh sumsum tulang berperan
dalam sel-sel fagosit, sebagian berperan dalam
penggumpalan darah, dan sebagian lagi berperan dalam
penguraian senyawa.
Kelenjar Timus
Di dalam kelenjar timus, limfosit T dibentuk dan mendapat
semacam “pelatihan” yang berupa transfer informasi.
Informasi ini berguna untuk mengenali karakteristik khusus
sel-sel tubuh. Di sini limfosit dilatih untuk mengenal
identitas sel-sel di dalam tubuh dan diprogram untuk
membentuk antibodi melawan mikroorganisme spesifik.
Terakhir limfosit tersebut meninggalkan timus. Ketika
limfosit bekerja dalam tubuh, mereka tidak menyerang selsel yang identitasnya telah dikenali.
Limpa
Fungsi utama limpa adalah menghancurkan sel-sel
darah merah yang rusak, bakteri, dan bendabenda asing dalam darah serta menghasilkan
limfosit dan antibodi. Limfosit yang telah dibuat di
limpa akan mengikuti aliran darah.
Tonsil
Tonsil berperan dalam pertahanan tubuh
terhadap infeksi (sebagai penghasil
limfosit) yang dapat tersebar dari hidung,
mulut, dan tenggorokan.
Kekebalan Alami
Bagaimana cara
memperoleh
kekebalan tubuh?
Kekebalan Dapatan
Kekebalan Aktif
Kekebalan Pasif
Kekebalan Alami
•Kekebalan alami adalah pertahanan tubuh dasar
yang kita miliki sejak lahir dan bersifat nonspesifik.
•Sistem kekeblan alami tidak memiliki kemampuan
mengingat antigen yang pernah masuk ke dalam
tubuh.
•Komponen-komponen yang terlibat dalam sistem
kekebalan alami meliputi kulit, mukosa, senyawasenyawa kimia (asam lambung, enzim dll)
Kekebalan Dapatan
•Kekebalan dapatan adalah kekebalan
yang didapat setelah lahir. Komponen
yang terlibat adalah limfosit B dan
limfosit T.
•Kekebalan dapat bersifat spesifik dan
memiliki memori atau ingatan.
Kekebalan Aktif
• Kekebalan aktif adalah kekebalan yang muncul karna
tubuh organisme membentuk antibodi sendiri akibat
infeksi antigen tertentu.
• Kekebalan aktif ada yang diperoleh secara alami, disebut
kekebalan aktif alami. Contohnya ada kekebalan yang
diperoleh seseorang setelah menderita cacar.
• Kekebalan aktif juga dapat diperoleh dengan cara
memasukkan sejumlah kecil antigen, yait vaksin.
Kekebalan seperti itu dinamakan Kekebalan aktif buatan .
Contohnya untuk mencegah penyakit polio, seorang anak
dberikan vaksin yang berasal dari virus polio yang telah
dilemahkan.
Kekebalan Pasif
• Jika kekebalan diperoleh dari antibodi yang dimasukkan ke
dalam tubuh, dinamakan kekebalan pasif.
• Kekebalan pasif dibedakan menjadi kekebalan pasif aktif
dan kekebalan pasif buatan.
• Kekebalan pasif alami meliputi antibodi yang diperoleh
janin dari darah ibunya melalui plasenta. Selain itu juga
dari kolostrum.
• Sementara kekebalan pasif buatan diperoleh dari antibodi
siap pakai yang dimasukkan ke dalam tubuh
Imunisasi
Imunisasi adalah pemberian vaksin untk mencegah
terjadinya penyakit tertentu.
•Imunisasi BCG adalah imunisasi yang akan memberikan
kekebalan aktif terhadap penyakit TBC.
•Imunisasi TT (Tetanus Toxoid) akan memberikan kekebalan
aktif terhadap penyakit tetanus.
•Imunisasi MMR untuk memberikan perlindungan terhadap
campak, gondongan, dan campak jerman.
•Imunisasi Varisella untuk memberikan perlindungan
terhadap cacar air.
1
2
3
5
4
6
7
8
10
9
11
12 13 14
15
16
17 18 19
20
1.Apa perbedaan pertahanan tubuh nonspesifik
dan pertahanan tubuh spesifik?
1. Pertahanan tubuh nonspesifik bertujuan untuk
menangkal masuknya segala macam zat atau
bahan asing ke dalam tuuh, yang dapat
menimbulkan kerusakan tubuh (penyakit) tanpa
membedakan jenis zat atau bahan asing tersebut.
• Sedangkan pertahanan tubuh spesifik, sel-sel
pertahanan dapat merespon keberadaan sel-sel
asing, molekul asing, ataupun sel yang abnormal
dengan cara yang spesifik.
2.Apa saja contoh pertahanan tubuh nonspesifik
eksternal?
2. Kulit dan Membran Mukosa.
3. Apa fungsi kulit bagi pertahanan tubuh?
3. Kulit berfungsi melindungi tubuh dari panas,
dingin, dan sinar matahari, kulit juga memiliki
kemampuan untuk melindungi tubuh dari
mikroorganisme yang merugikan.
4. Jelaskan bagaimana kulit memberikan
perlindungan perlindungan secara kimia?
4. Kulit menghasilkan keringat dan minyak yang
memberikan suasana asam pada kulit
sehingga mencegah timbulnya
mikroorganisme patogen pada kulit. Media
bersifat asam di permukaan kuit ini
menciptakan lingkungan yang tidak
bersahabat bagi mikroorganisme berbahaya.
5. Jelaskan bagaimana kulit memberikan
perlindungan ketika kulit terluka?
5. Ketika terjadi luka, sel-sel pertahanan tubuh
akan segera bergerak ke daerah luka untuk
memerangi mikroba asing serta membuang
sisa-sisa jaringan yang sudah rusak. Kemudian,
sejumlah sel pertahanan lainnya akan
memproduksi benang-benang fibrin, yaitu
suatu protein yang berfungsi untuk menutup
luka.
6. Jelaskan bagaimana bentuk pertahanan tubuh
yang dilakukan oleh lapisan mukosa lambung?
6. Lapisan mukosa lambung mensekresikan
asam klorida atau HCl. Asam lambung
menyebabkan sebagian besar mikroba asing
yang masuk ke lambung tidak dapat bertahan
hidup.
7. Jelaskan bagaiman bentuk pertahanan tubuh
yang dilakukan oleh lapisan mukosa yang
terdapat pada saluran respirasi?
7. Lapisan mukosa yang terdapat pada sistem
respirasi misalnya trakea, menghasilkan mukus
yang berguna untuk menjerat mikroba asing
atau partikel asing yang masuk bersama udara
pernapasan.
8. Enzim apa pada air mata yang berfungsi untuk
merusak dinding sel bakteri sehingga bakteri
tidak dapat masuk menginfeksi mata?
8. Enzim Lisozim.
9.Apa yang dimaksud dengan Sel Natural Killer
(Sel Pembunuh Alami)?
9. Sel Natural Killer adalah suatu limfosit
granular yang berespon terhadap mikroba
intraseluler dengan cara membunuh sel yang
terinfeksi dan memproduksi sitokin untuk
mengaktivasi makrofag.
10. Apa yang dimaksud dengan peradangan atau
imflamasi?
10. Peradangan adalah tanggapan atau respon
cepat setempat terhadap kerusakan jaringan
yang disebabkan oleh tergigit, tersengat,
atau infeksi mikroorganisme.
11. Pada respon peradangan, fagosit apa yang
pertama kali berperan?
11. Pada respon peradangan, fagosit yang
pertama kali berperan adalah neutrofil dan
diikuti monosit yang berubah menjadi
makrofag.
12. Pada respon peradangan, apa fungsi dari
pembekuan darah?
12. Pembekuan darah berfungsi untuk
melokalisir mikroba penginfeksi agar tidak
menyebar ke bagian tubuh yang lain.
13. Bagaimana cara kerja senyawa/protein
antimikroba?
13. Cara kerja protein antimikroba adalah
menghancurkan sel-sel mikroba yang masuk
atau untuk menghambat agar mikroba asing
tersebut tidak dapat bereproduksi.
14. Jelaskan perbedaan limfosit B dan limfosit T!
14. Limfosit B dihasilkan oleh sel-sel punca
(Stem cells) di dalam sum-sum tulang.
Limfosit T dihasilkan di sumsum tulang
kemudian bermigrasi ke kelanjar timus.
15. Organ apa saja yang berpean dalam sistem
pertahanan tubuh?
15. Sumsum tulang, Kelenjar Timus, Limpa, dan
Tonsil.
16. Jelaskan perbedaan kekebalan alami dan
kekebalan dapatan!
16. Kekebalan alami adalah pertahanan tubuh
dasar yang kita miliki sejak lahir dan bersifat
nonspesifik (artinya, tidak bersifat khusus
terhadap antigen tertentu).
• Kekebalan dapatan adalah kekebalan yang
didapat atau diperoleh setelah lahir.
17. Jelaskan dan berikan contoh perbedaan antara
kekebalan aktif alami dan kekebalan aktif
buatan!
17. Kekebalan aktif alami adalah kekebalan yang
diperoleh secara alami. Contohnya adalah
kekebalan yang diperoleh seseorang setelah
menderita penyakit cacar.
• Kekebalan aktif buatan adalah kekebalan aktif
yang diperoleh dengan cara memasukkan
sejumlah kecil antigen, yaitu vaksin ke dalam
tubuh. Contohnya pemberian vaksin untuk
mencegah penyakit polio.
18. Jelaskan perbedaan antara kekebalan pasif
alami dan kekebalan pasif buatan!
18. Kekebalan pasif alami meliputi antibodi yang
diperoleh janin dari darah ibunya melalui
plasenta.
• Kekebalan pasif buatan diperoleh dari antibodi
siap pakai yang dimasukkan ke dalam tubuh.
Antibodi tersebut biasnaya diperoleh dengan cara
menyuntikkan antigen yang sesuai dengan
penyakit tertentu ke dalam tubuh hewan yang
cocok. selanjutnya antibodi yang terbentuk
diambil.
19. Apa fungsi imunisasi BCG dan imunisasi TT?
19. Imunisasi BCG akan memberikan kekebalan
aktif terhadap penyakit TBC.
• Imunisasi TT untuk memberikan kekebalan
aktif terhadap penyakit tetanus.
20. Apa fungsi imunisasi MMR dan imunisasi varisella?
20. Imunisasi MMR diberikan sebanyak 2 kali
untuk memberikan perlindungan terhadap
penyakit campak, gondongan, dan campak
jerman (rubela).
• Imunisasi Varisella untum memberikan
perlindungan terhadap penyakit cacar air.

similar documents