Nama kelompok Delia Desi Zulaini

Report
Aritmia adalah kehilangan
ritme jantung, lebih tepatnya
ketidakteraturan denyut
jantung.

KELAS I
Obat antiaritmia kelas I menghambat kanal
natrium yang sensitif oleh mekanisme yang
sama oleh anestesi lokal.
 KELAS
II
Kelas II ini termasuk antagonis β-Adrenergik,obatobat ini mengurangi depolarisasi fese 4 sehingga
memerlukan otomatisasi,memperpanjang konduksi
AV,menurunkan denyut jantung dan kontraksi.

KELAS III
obat-obat kelas III menghambat kanal kalium
dan karenanya mengurangi arus kalium keluar
selama repolarisasi sel jantung.Obat ini
memperpanjang lama potensial aksi tanpa
mengganggu depolarisasi fase 0 atau potensial
membran istirahat.
 Kelas
IV.
Obat-obat antiaritmia kelas IV adalah
penghambat kanal Ca++. Efek klinis penting
dari antagonis Ca++ untuk pengobatan
aritmia adalah penakanan potensial aksi
yang Ca++ dependent dan perlambatan
konduksi di nodus AV.
Mekanisme terjadinya aritmia ini adalah
reentri (masuknya kembali) yang biasanya
dikaitkan dengan penyakit jantung yang
menyebabkan distensi atrium (penyakit jantung
hipertensif, kelainan katup jantung). Penyakit
lainnya yang terkait dengan aritmia ini adalah
emboli paru akut dan penyakit paru kronis,
menyebabkan hipertensi pulmonal dan cor
pulmonale.
1.Kuinidin
Efek samping:
 Menyebabkan tuli
 Penglihatan kabur
 Keluhan saluran cerna
2. Disopiramid
Efek samping:
 mulut kering
 penglihatan kabur
 mual,muntah dan diare.
3. lidokain
Efek samping:
 Pendengaran berkurang
 Kedutan otot
 Kejang
 Henti nafas.
Anti kejang
Antiaritmia
Mengalami gangguan
pencernaan.
 Medika,
Widyb. 1995. Farmakologi dan Terapi
Edisi 4 : Jakarta
 Setyabudy, Rianto. 2007. Farmakologi dan
terapi Edisi 5 : Jakarta
 My cek, mary j. 2001. Farmakologi dan terapi
Edesi 2 : jakarta.
 http://sienvisgirl.wordpress.com/2012/09/23/fa
rmakoterapi-aritmia/
 http://skydrugz.blogspot.com/2013/04/refaratmekanisme-kerja-obat.html
TERIMA KASIH

similar documents