Marketing politics

Report
Marketing politics
By Dyan Rahmiati
Mata kuliah Komunikasi Politik
• Marketing adalah proses :
• menyeleksi customer,
• menganalisa kebutuhan mereka,
• mengembangkan inovasi produk atau jasa,
periklanan, harga, strategi distribusi berdasar
pada informasi yang didapatkan.
• Marketing is specific form of economic
rationality that offers insight into the strategic
options and behaviour of parties
• Prinsip marketing yang diaplikasikan dalam politik
juga berdasarkan pada proses yang sama, hanya
saja analisis kebutuhannya diberlakukan untuk
pemilih (voters) dan warga negara.
• Produk atau lebih tepatnya jasa yang dijual
merupakan kombinasi antara :
• politisi itu sendiri
• images
• platform kerja yang diinformasikan pada audiens
atau public
Marketing politik
• Marketing : proses menyeleksi, menganalisis
kebutuhan customer dan mengembangkan inovasi
produk atau jasa
Beda marketing berbasis bisnis & politik :
• Bisnis – orientasi keuntungan, konsumennya
pengguna, produk : brand
• Politik – orientasi value / nilai janji kebijakan yang
akan dihasilkan, konsumennya voters dan warga
negara, produknya : politisi, images, platform kerja
Adalah ...
• Bruce I Newman (1999) sebagai aplikasi
prinsip-prinsip dan prosedur marketing di
dalam kampanye politik yang dilakukan oleh
organisasi maupun individu
• Merupakan cara baru untuk mengerti politik
modern, yang dilakukan oleh partai politik
maupun kandidat agar dipilih (Margaret
Scammell, 1999)
Dalam melaksanakan marketing politik :
• Melakukan survey, untuk mengetahui yang
berpotensi jadi pemilih, apa yang publik
inginkan dan butuhkan
• Feedbacknya berupa strategi menjual
program yang sesuai dengan keinginan votersnya
pertarungan politik saat ini adalah pertarungan
wacana dan membangun images
Kemasan pesan, pemilihan media, sampai tampilan
politisi di ranah publik jadi penting dalam upaya
persuasi
Dalam membangun images yang baik, diperlukan
strategi marketing politik.
Demokrasi
• Kebebasan untuk mengemukakan pendapat
dan menentukan pilihan
• Politisi bebas mengemukakan programprogram politiknya; voters bebas untuk
menentukan siapa atau partai apa yang
mampu membawakan kepentingannya
Movement tecnique
• Awalnya commertial promotion
• 1950 an – lahir tehnik persuasi yg rasional
melalui : iklan, riset pasar, PR, yg diaplikasikan
dalam komunikasi politik
• 1970-1990 – menggunakan konsultan politik,
spesialis media, focus group organizer,
spesialist lobbyist, pengumpul opini publik,
profesional khusus grassroots, peneliti issue,
peneliti demographic pemilih
Professional political
• Professional, are more useful when the
organization moves its center of gravity from
members to voters (Panebianco, 1982)
• Are technicians endowed with specialist
knowledge – pengiklan, pakar PR, pakar
media, jurnalis, peneliti jajak pendapat,...
Professionalism area
• Kampanye
• Pooling – instrumen yg mendukung kampanye
dan pengambilan keputusan
• Media production and interaction – mengenali
bahwa media massa merupakan instrumen
utama dalam berhubungan dengan voters
• News management and spin doctors
• "Dalam perpolitikan, apa yang menjadikan
keyakinannya akan lebih penting daripada apa
yang sebenarnya terjadi “ (Talleyrand,1836)
• Rhetoric is the prototype of attacs on
instrumental approaches to communication
that aim to win, not to seek enlightment
through deliberation (Socrates)
• Seorang Konsultan marketing politik pada
umumnya bekerja lebih pada segi aspek
emosional pemilih dibandingkan dengan
pemaparan program-program kerja secara
spesifik atau penjelasan teknis program.
• Media akan memiliki peran utama dalam
bidang pekerjaan para konsultan marketing
politik
Peran media
• Medan pertarungan wacana
• Memberikan informasi pada publik tentang
‘realitas’
• Wadah kampanye politik
• Metode marketing politik :
• teknik-teknik penargetan dalam komunikasi
• metode persuasi dengan campuran retorika
melakukan rekayasa penggeseran tema
perdebatan dalam memengaruhi tingkah laku
pemilih.
• Pengolahan Tema kampanye
The winner takes
all...

similar documents