ppt 5 komponen e-learning

Report
Musdalifah Dj.
102904017
PTIK-A
Untuk
membangun
dan
mengembangkan
e-learning,
diperlukan
komponen-komponen pendukungnya. Komponen-komponen ters ebut
adalah:
1. Infrastruktur e-Learning
Infrastruktur e-Learning dapat berupa personal computer (PC), jaringan
komputer, internet dan perlengkapan multimedia. Termasuk didalamnya
peralatan teleconference apabila kita memberikan layanan synchronous
learning melalui teleconference,
.
2. Sistem dan Aplikasi e-Learning
Sistem perangkat lunak yang mem-virtualisasi proses belajar
mengajar konvensional. Bagaimana manajemen kelas, pembuatan
materi atau konten, forum diskusi, sistem penilaian (rapor), sistem
ujian
online
dann
segala
fitur
yang
berhubungan
dengan
manajemen proses belajar mengajar. Sistem perangkat lunak
tersebut sering disebut dengan Learning Management System
(LMS).
LMS
banyak
yang
open
source
sehingga
bisa
kita
manfaatkan dengan mudah dan murah untuk dibangun di sekolah
dan universitas kita
3. Konten e-Learning
Konten dan bahan ajar yang ada pada e-Learning system
(LearningManagement System). Konten dan bahan ajar ini bisa
dalam
bentuk
Multimedia-based
Content
(konten
berbentuk
multimedia interaktif) atau Text-based Content (konten berbentuk
tteks seperti pada buku pelajaran biasa). Biasa disimpan dalam
Learning Management System (LMS) sehingga dapat dijalankan
oleh siswa kapanpun dan dimanapun. Depdiknas cukup aktif
bergerak
dengan
membuat
multimedia pembelajaran.
banyak
kompetisi
pembuatan
Teknologi pembelajaran terus berkembang. Namun pada
prinsipnya teknologi tersebut dapat dikelompokkan menjadi
dua, yaitu: Technology based learning dan Technology based
web-learning. Technology based learning ini pada prinsipnya
terdiri dari Audio Information Technologies (radio, audio tape,
voice mail telephone) dan Video Information Technologies
(video tape, video text, video messaging).
Sedangkan technologybased}web-learningpada dasarnya
adalah Data Information Technologies (bulletin board, Internet,
e-mail, telecollaboration). Dalam pelaksanaan pembelajaran
sehari-hari,
teknologi
yang
yang
sering
dituliskan
dijumpai
di
atas
adalah
kombinasi
dari
(audio/data,video/data,
audio/video). Teknologi ini juga sering di pakai pada pendidikan
jarak jauh (distance education), dimasudkan agar komunikasi
antara murid dan guru bisa terjadi dengan keunggulan teknologi
e-learning ini.
1.
e-learning
bersifat
membuatnya
mampu
cepat,
menyimpan
jaringan,
memperbaiki
atau
kembali,mendistribusikan,
pembelajaran dan informasi
yang
secara
memunculkan
dan
sharing
3. E-learning
melalui
dikirimkan
komputer
kepada
dengan
pengguna
menggunakan
standar teknologi internet.
4. e-learning
pembelajaran
terfokus
yang
pada
paling
pandangan
luas,
solusi
pembelajaran yang menggungguli paradikma
tradisional dalam pelatihan.
1.
paradigma virtual teacher resources, yang dapat
mengatasi
terbatasnya
jumlah
guru
yang
berkualitas, sehingga siswa tidak haus secara
intensif
memerlukan
dukungan
guru,
karena
peranan guru maya (virtual teacher) dan sebagian
besar diambil alih oleh system belajar tersebut.
2.
virtual school system, yang dapat membuka
peluang
menyelenggarakan
pendidikan
dasar, menengah dan tinggi yang tidak
memerlukan ruang dan waktu. Keunggulan
paradigma ini daya tampung siswa tak
terbatas. Siswa dapat melakukan kegiatan
belajar
kapan
darimana saja.
saja,
dimana
saja,
dan
3.
paradigma cyber educational resources system, atau dot
com leraning resources system. Merupakan pedukung
kedua paradigma di atas, dalam membantu akses terhadap
artikel atau jurnal elektronik yang tersedia secara bebas
dan gratis dalam internet.







Keuntungan menggunakan e-Learning diantaranya
sebagai berikut (Wahono, 2005, p. 2):
1. Fleksibel karena siswa dapat belajar kapan saja,
di mana saja, dan dengan tipe pembelajaran yang
berbeda-beda.
2. Menghemat waktu proses belajar mengajar
3. Mengurangi biaya perjalanan
4. Menghemat biaya pendidikan secara
keseluruhan (infrastruktur, peralatan, buku-buku)
5. Menjangkau wilayah geografis yang lebih luas
Melatih pembelajar lebih mandiri dalam
mendapatkan ilmu pengetahuan






Kelemahan Menggunakan E-learning
Kelemahan menggunakan e-learning diantaranya sebagai
berikut (Rosenberg, 2006):
1. Karena e-learning menggunakan teknologi informasi, tidak
semua orang terutama orang yang masih awam dapat
menggunakannya dengan baik.
2. Membuat e-learning yang interaktif dan sesuai dengan
keinginan pengguna membutuhkan programming yang sulit,
sehingga pembuatannya cukup lama.
3. E-learning membutuhkan infrastruktur yang baik sehingga
membutuhkan biaya awal yang cukup tinggi.
4. Tidak semua orang mau menggunakan e-learning sebagai
media belajar.

pendidikan jarak jauh, atau pembelajaran jarak jauh, adalah bidang
pendidikan yang berfokus pada, teknologi, dan desain sistem instruksional
yang bertujuan untuk memberikan pendidikan kepada para siswa yang
tidak secara fisik "di situs" di kelas tradisional atau kampus. Ini telah
digambarkan sebagai "suatu proses untuk membuat dan menyediakan akses
ke sumber belajar ketika informasi dan peserta didik dipisahkan oleh waktu
dan jarak, atau keduanya" program pendidikan jarak jauh yang
memerlukan kehadiran fisik di tempat karena alasan apapun (termasuk
mengambil ujian) dianggap kursus hibrida atau dicampur studi Teknologi
baru ini menjadi banyak digunakan di universitas-universitas dan lembaga
di seluruh dunia. Dengan tren baru-baru ini kemajuan teknologi,
pembelajaran jarak jauh menjadi lebih diakui untuk potensialnya dalam
memberikan perhatian individual dan komunikasi dengan siswa
internasional



Memperluas akses: pendidikan jarak jauh dapat mencapai
terlayani populasi siswa yang tidak dapat mengikuti sekolah
yang menawarkan pelayanan pendidikan yang mereka
inginkan, mungkin karena mereka tinggal terlalu jauh.
Pengurangan biaya: pendidikan jarak jauh dapat mengubah
produksi konten ke dalam tahan lama alat pembelajaran dan
berulang yang tidak memerlukan banyak infrastruktur. As
most material can be packaged in an easy to deliver "just-intime" format, the expanding payroll of educational
institutions becomes unnecessary. Sebagai bahan yang paling
dapat dikemas dalam yang mudah untuk memberikan "justin-time" format, penggajian berkembangnya lembagalembaga pendidikan menjadi tidak perlu.
Beradaptasi dengan teknologi baru dan lingkungan: Institusi
pendidikan dapat mengadopsi pendidikan jarak jauh sebagai
sarana untuk beradaptasi dengan perubahan yang cepat
dalam teknologi yang digunakan dalam pendidikan saat ini.





Penggunaan istilah ini didasarkan pada berbagai alas an berikut:
1. e-learning tidak hanya sebatas internet saja sebagai media
pembelajaran, namun juga melibatkan media-media elektronik
lainnya.
2. Penyempitan makna istilah e-learning yang hanya mengacu pada
pembelajaran menggunakan sarana internet. Hal ini bisa diamati
dari pengertian-pengertian yang disampaikan oleh banyak pakar.
3. Istilah i-learning dapat memberi batasan yang lebih jelas antara
pembelajaran dengan media elektronik dan pembelajaran dengan
media internet.
4. Internet mempunyai berbagai kelebihan dibanding alat elektronik
lain. Kelebihan-kelebihan tersebut adalah: a) Dapat diakses
kapanpun dan dimanapun oleh mahasiswa, b) Bila mahasiswa
memerlukan tambahan infomasi yang erkaitan dengan bahan yang
dipelajarinya, ia dapat langsung melakukan pencarian informasi
tambahan lebih mudah dan cepat., c) Menuntut mahasiswa lebih
proaktif mengikuti perkuliahan, d) mahasiswa dapat berinteraksi
langsung denga dosen tanpa menunggu pertemuan tatap muka di
kelas.






E-learning memiliki fitur-fitur sebagai berikut (Clark & Mayer,
2008, p. 10):
1. Konten yang relevan dengan tujuan belajar
2. Menggunakan metode instruksional seperti contoh dan
praktek untuk membantu belajar.
3. Menggunakan elemen media seperti kalimat dan gambar
untuk mendistribusikan konten dan metode belajar.
4. Pembelajaran dapat secara langsung dengan instruktur
(synchronous) ataupun belajar secara individu (asynchronous)
5. Membangun wawasan dan teknik baru yang dihubungkan
dengan tujuan belajar


3. E-learning mendukung
sekelompok orang atau grup
untuk belajar bersama. Elearning bukan aktivitas individu
saja, tetapi juga mendukung
sekelompok orang atau grup
untuk belajar bersama, baik
untuk berkomunikasi,
berkolaborasi, berbagi ilmu, dan
membentuk sebuah komunitas
online yang dapat dilakukan
secara langsung (synchronous)
atau tidak langsung
(asynchronous).
4. E-learning membawa
pembelajaran kepada pelajar
bukan pelajar ke pembelajaran.
Bentuk pembelajaran tradisional
bahwa pelajar harus pergi keluar
untuk mencari pembelajaran
mereka sendiri. Sedangkan
Model e-learning disebut juga
Pull Model of Learning (Knight,
2005, p. 11).






E-learning memiliki fitur-fitur sebagai berikut (Clark & Mayer,
2008, p. 10):
1. Konten yang relevan dengan tujuan belajar
2. Menggunakan metode instruksional seperti contoh dan
praktek untuk membantu belajar.
3. Menggunakan elemen media seperti kalimat dan gambar
untuk mendistribusikan konten dan metode belajar.
4. Pembelajaran dapat secara langsung dengan instruktur
(synchronous) ataupun belajar secara individu (asynchronous)
5. Membangun wawasan dan teknik baru yang dihubungkan
dengan tujuan belajar

similar documents