2-Perdagangan Internasional

Report
Sari Yuniarti,SE.,MM.
[email protected]
Pengertian
Suatu kegiatan jual beli yang
melintasi batas teritorial negara
yang pada dasarnya dimiliki oleh
dua pihak, yaitu penjual
(eksportir) dan pembeli (importir).
Namun, pada praktiknya, juga
melibatkan pihak-pihak (instansi)
lain
2
Perdagangan
Internasional - Alasan




Keragaman kondisi produksi
Penghematan biaya
Perbedaan selera
Keunggulan komparatif
3
Perdagangan Internasional - Sebab
Perbedaan
Sumber
alam
Perbedaan
Tingkat SDM
Keunggulan
Komparatif
Sistem
Perekonomian
Terbuka
Perbedaan
Tingkat
Teknologi/
Inovasi
4
Keunggulan Komparatif
di Indonesia
Getah Perca
Tembakau Deli
Teh
5
Manfaat Perdagangan Internasional
Perdagangan terbuka di dalam
tatanan moneter akan
bermanfaat bagi negara anggota
Perdagangan dunia yg terbuka
akan memperbaiki saling
ketergantungan ekonomi secara
global
Menciptakan sistem pasar
internasional yang saling
menguntungkan
6
Instansi-instansi yang Terkait



Pembuat barang ekspor (kalau produksi
ekspor tidak dilakukan sendiri)
Ekspor merchant house (yang membeli
barang dari perusahaan pembuat barang
dan mengkhususkan diri dalam
perdagangan dengan negara-negara
tertentu yang membutuhkan barang-barang
tersebut)
Confirming house (lazim dikenal di luar
negeri), bertindak sebagai perantara
pembuat barang di luar negeri dan importir
dalam negeri, biasanya bertanggung jawab
atas pengapalan barang-barang dan
pembayaran kepada penjual.
7
Instansi-instansi yang Terkait
(lanjutan)




Buying agent, bertindak sebagai agen untuk
satu atau lebih pembeli tertentu di luar
negeri,
Trading house, badan usaha yang
mengumpulkan barang-barang keperluan
untuk diekspor dan diimpor.
Consignment agent, bertindak sebagai agen
penjual di luar negeri.
Factor, lembaga yang setuju untuk membeli
piutang-piutang dagang/barang-barang
ekspor yang dipunyai eksportir untuk
kemudian ditagih kepada importir/pembeli.
8
Instansi-instansi yang Terkait
(lanjutan)
 Bank
 Freight forwarder, EMKL (Ekspedisi
Muatan Kapal Laut) / EMKU (Ekspedisi
Muatan Kapal Udara)
 Maskapai pelayaran
 Asuransi
 Bea cukai
 Kedutaan
 Surveyor (badan pemeriksa)
9
Kerjasama Perdagangan
Internasional
Multilateral
Bilateral
10
Kerjasama Multilateral
Suatu kerjasama perdagangan yang
melibatkan berbagai banyak negara
di dunia.
11
•
•
Kerja sama regional adalah kerja sama
antara beberapa negara dalam satu
kawasan. Contoh: ASEAN, AFTA, ADB,
MEE, dan lain-lain.
Kerja sama internasional adalah kerja
sama antara negara-negara di dunia dan
tidak terbatas dalam satu kawasan.
Contoh: IMF, ILO, OPEC, WTO, dan lainlain.
12
13
Sales Contract
(Kontrak Perdagangan)
Merupakan awal dari proses jual
beli dalam ranah perdagangan
internasional. Sales contract
memuat kesepakatan atau
perjanjian antara penjual dan
pembeli dalam bentuk dokumen
yang pada prinsipnya menyatakan
hak dan kewajiban mereka.
14
Klausula-2 dalam Sales Contract
meliputi:
Rincian barang, meliputi: jenis barang
(kind of goods), tipe barang (type of
goods), spesifikasi barang (spesification
of goods), keaslian barang (originality of
goods), asal barang (origin of goods).
Jumlah dan kualitas barang (quantity and
quality of goods).
Harga barang (price of goods).
15
Klausula-2 dalam Sales Contract

Meliputi:
Pelabuhan muat dan pelabuhan
tujuan (port of loading and port of
destination)
Pengiriman sebagian (partial
shipment) diperbolehkan atau tidak
Pindah kapal (transhipment)
diperbolehkan atau tidak
16
Klausula-2 dalam Sales Contract
Mengacu pada International
Commercial Terms (INCOTERMS)
2000 untuk menyeragamkan penafsiran
pelaksanaan syarat penyerahan
barang, peralihan risiko dan biaya dari
penjual kepada pembeli berdasarkan
jenis sarana transportasi yang
digunakan.
17
Klausula-2 dalam Sales Contract
INCOTERMS meliputi:
• Ex Works (EXW)
• Free Carrier At (FCA)
• Free Alongside Ship (FAS)
• Free on Board (FOB)
• Cost and Freight (CFR)
• Cost Insurance and Freight (CIF)
18
Klausula-2 dalam Sales Contract
INCOTERMS meliputi:
• Carrier Paid To (CPT)
• Carrier and Insurance paid (CIP)
• Delivered at Frontier (DAF)
• Delivered Ex Ship (DES)
• Delivered At Quay (DEQ)
• Delivered Duty Unpaid (DDU)
• Delivered Duty paid (DDP)
19
INCOTERMS 2000
VS
INCOTERMS 2010
20
Klausula-2 dalam Sales Contract
Pembayaran dengan L/C:
- Commercial documentary credit
- General L/C
- Standby L/C
- Special L/C
- Back to back L/C
21
Klausula-2 dalam Sales Contract
Pembayaran dengan L/C:
- Red clause L/C
- Green Clause L/C
- Negotiable L/C
- Transferable L/C
- Untranferable L/C
22
Klausula-2 dalam Sales Contract
Pembayaran dengan L/C:
- Preliminary L/C
- Straight L/C
- Clean L/C
- Revolving L/C
- Merchant’s L/C
23
Klausula-2 dalam Sales Contract
 Syarat pembayaran (terms of
payment)
Pembayaran tanpa L/C (non L/C),
meliputi:
- Open account
- Advance payment
- Consignment (konsinyasi)
- Collection
- Counter trade
24
Klausula-2 dalam Sales Contract
Klausul ini berisi kesepakatan
tentang dokumen-dokumen apa saja
yang diperlukan dalam rangka
realisasi sales contract, terdiri dari:
 Dokumen finansial
 Dokumen Komersial
25
Klausula-2 dalam Sales Contract
 Dokumen Finansial
berupa wesel/draft/bill of exchange,
perintah tidak bersyarat untuk
membayar sejumlah uang
 Dokumen Komersial
berupa bill of lading, commercial
invoice, packing list, certificate of
origin, certificate of quality, certificate
of inspection, dokumen asuransi, dll.
26

similar documents