Revisi 12 Juni 2010 - BERMUTU LPMP JATENG

Report
Monitoring dan Evaluasi
Program BERMUTU 2010
Dr. Jamisten Situmorang
Tujuan ME
• Mendapatkan informasi tentang kelompok kerja yang aktif
dan efektif;
• Peningkatan Manajemen Kelompok Kerja Guru, Kepsek n Ps;
• Optimalisasi pembinaan Kelompok Kerja;
• Menghindari penyimpangan dari tujuan pengembangan
profesionalitas guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah;
• Mendapatkan informasi tentang ketercapaian indikator
keberhasilan (tagihan) Program BERMUTU;
• Informasi tentang kontribusi pemerintah daerah;
• Inventaris kendala yang dihadapi kelompok kerja untuk
memenuhi tagihan.
Tujuan ...
• Memperoleh masukan terhadap efektifitas dan
efisiensi penyelenggaraan program BERMUTU
• Memetakan kinerja Kelompok Kerja dalam
melaksanakan berbagai program BERMUTU
• Menyusun rekomendasi sebagai bahan masukan
perbaikan dan peningkatan program BERMUTU.
Tujuan
 Tergalinya data dan informasi tentang pelaksanaan
program BERMUTU di KKG, MGMP, KKKS, MKKS,
KKPS dan MKPS, dan LPMP dalam implementasi
Dana Bantuan Langsung (DBL) dengan menerapkan
berbagai strategi, prosedur, dan instrumen yang
telah dirancang sehingga memberikan hasil yang
sahih, ajeg, dan relevan.
 Diberikannya masukan dan rekomendasi bagi
semua pihak terkait guna meningkatkan
pelaksanaan kegiatan yang didukung oleh Dana
Bantuan Langsung (DBL)
KOMPONEN/ASPEK ME
• Kurikulum dan Silabus
• RPP (Rencana Program Pembelajaran)
• CPD (Continuing Professional Development)
• Kajian Kritis
• Kisi-kisi dan Bank Soal
• Learning Journal dan Portofolio
• On-service Teacher Quality Improvement
• PTK (Penelitian Tindakan Kelas)
Komponen ME
• Kesesuaian pelaksanaan dan rencana kerja
 kegiatan program,
 jadwal,
 volume kegiatan,
 prosedur, dan hasil.
• Partisipasi anggota
• Fasilitasi dari nara sumber;
• Identifikasi permasalahan;
• Solusi dan rencana tindak lanjut.
Pemantauan dan evaluasi
Evaluasi Mandiri
• Sekolah melakukan evaluasi mandiri dua kali
dalam setahun, yaitu tengah tahunan dan akhir
tahun.
• Kelompok Kerja melakukan evaluasi mandiri
dua kali dalam setahun.
• Hasil evaluasi mandiri merupakan bahan dan
lampiran laporan keseluruhan.
Pemantauan Internal
• Tim Dinas Kabupaten/Kota, Tim LPMP,
Konsultan Manajemen, Dinas Pendidikan
Provinsi, dan Tim Ditjen PMPTK memantau
kegiatan operasional di Kelompok Kerja;
• Tim Fasilitator Kabupaten/Kota, Tim Fasilitator
Provinsi dan LPMP, Tim Pengembang dan
P4TK memantau pelaksanaan pelatihan di
kabupaten/kota.
• Tim Fasilitator Kabupaten/Kota, Tim Fasilitator
Provinsi dan LPMP, Tim Pengembang, dan Tim
P4TK memantau kegiatan guru tingkat KKG
dan FKKG.
Pemantauan Eksternal
• Kegiatan pemantauan eksternal dilakukan oleh
pihak ketiga yang independen.
• Kegiatan yang dipantau mencakup kegiatan
operasional maupun kegiatan teknis akademis.
• Pemantauan dilaksanakan setiap tahun, mulai
akhir tahun 2010
SISTEM
Nasional
Provinsi
P4TK membentuk Tim
Pengembang (instruktur
senior, dosen, dan para
ahli lainnya*)
Dinas & LPMP menyeleksi
Tim Inti Prov. (TIP)
LPMP memilih TIP
(10KKG, 20 MGMP)
TIP ditetapkan oleh LPMP
Kab/Kota
Dinas & LPMP memilih
anggota TIK (7orang:
pengawas, kepsek,
instruktur senior, Dinas,
Bappeda, dll.)
TIK ditetapkan oleh Dinas
Gugus
Tutor/Guru Inti
Mengkoordinasikan
implementasi kegiatan
gugus
Kembangkan
kurikulum &
silabus
Tim Pengembang:
- Mengembangkan
sistem dan modul
pelatihan *
-Melatih TIP dan TIK
Bindiklat, Profesi dan
Tendik melakukan
simposium &
menerbitkan Buletin
TIP memberikan orientasi
Bagi Kepala Sekolah dan
Pengawas
Dinas & LPMP melakukan
Simposium & menerbitkan
Buletin
TIK melakukan
pelatihan untuk
Tutor/Guru Inti (2 per
gugus)
Forum melakukan Rapat
Koord. & menerbitkan
Newsletter
LPMP terima &
mendokumentasikan
hasil DBL KKG/MGMP
Monitoring
Universitas gunakan hasil
tsb sbg dasar utk
memberikan kredit (SKS)
Tim Pengembang
memonitor pelatihan
TIK dan Gugus/Pokja
& memberikan umpan
balik
Dinas & TIP
memonitor
pelatihan TIK & beri
umpan balik
Dinas menggunakan
hasil DBL untuk
promosi karir (KUM)
Dinas & TIK
memonitor kegiatan
gugus & beri umpan
balik
Analisis ujian
& bank soal
Rencana
pembelajaran
Pndalaman
Materi, Telaah
Kritis,
Materi Penunjang
Jurnal
pembelajaran,
Portfolio
IP & PTK,
& ICT utk
pembelajaran
On Service
Kualitas
Guru
Evaluasi
Kinerja
Guru
Keluaran:
•Kurikulum, Silabus,
Rencana Pembelajaran
LKS
•Bahan ujian, bank soal
•Laporan CAR & model pembljrn
•Telaah Kritis,Jurnal, &portofolio
•Peta Guru
Evaluasi-diri Gugus
Sekolah
Laporan dan
Diseminasi
Guru
mengimplementasikan
kegiatan di kelas
•Kurikulum Sekolah
•Rencana Belajar
•Ujian
•PTK
•Critical Review
•Jurnal Pembelajaran
Keterlibatan
Masyarakat
Pelatihan on-service
oleh Tutor/Guru Inti
Evaluasi kinerja guru
oleh tim independen
Evaluasi-diri
Sekolah
Catatan:
Pelatihan utk TIK pada tingkat nasional dilakukan di daerah, berdasarkan pada kebutuhan peningkatan mutu guru: Kelompok Jawa dan Bali; Kelompok
Sumatera, Sulawesi, NTB dan Kalimantan; Kelompok NTT, Maluku dan Papua
STRATEGI DIKLAT
SISTEM ME
Program BERMUTU
KAJIAN
PERFORMANSI 8
KOMPONEN DAN
INSTRUMEN ME
SIMULASI
REVIEW
HASIL
SIMULASI
STANDAR
PELAKSANAAN ME
PROGRAM BERMUTU
Alur Kegiatan secara Umum
Dinas
KKG
KKKS
KKPS
MGMP
MKKS
MKPS
Dinas
L
P
M
P
*
Indikator Keberhasilan
• Terjadi saling tukar pengalaman dan umpan
balik antar anggota kelompok kerja;
• Meningkatnya pengetahuan, keterampilan,
sikap, dan kinerja anggota kelompok kerja
dalam melaksanakan proses pembelajaran
yang lebih profesional;
• Pemanfaatan hasil kegiatan kelompok kerja
dalam rangka peningkatan mutu pembelajaran
di sekolah.
Kegiatan Kelompok Kerja
• Kegiatan dilaksanakan atas dasar kebutuhan
• program kegiatan didahului pemetaan
kualifikasi dan kompetensi
• Pengurus melakukan analisis kebutuhan
program
• kegiatan analisis dikonsultasikan dengan
Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah dan/atau
Kepala Dinas Pendidikan Kecamatan/
PTD/Kabupaten/Kota.
Kegiatan Kelompok Kerja
• Kegiatan in-service selama 3 hari.
• Pertemuan rutin guru dilaksanakan minimum
sebanyak 16 kali/tahun 4 kali/tahun untuk
KKG terpencil
• Memilih lesson learned dan best practices
• Pertemuan rutin di Forum dengan perwakilan
masing-masing 2 orang 2 kali per tahun.
BUKTI FISIK DOKUMEN KINERJA
GURU/ KEPALA SEKOLAH/
PENGAWAS SEKOLAH
NO
INDIKATOR KEBERHASILAN
SASARAN
GURU
KEPALA SEKOLAH
PENGAWAS
SEKOLAH
1
Kurikulum (Form silabus
/KTSP dan self assessment /
independent assessor
Guru
kelas,
mapel
KTSP sekolah
Kemajuan KTSP
kab/kota
2
RPP (Form RPP, self
assessment / independent
assessor )
Guru
kelas,
mapel
RPP semua mapel
1 sekolah
Laporan
peningkatan
kualitas RPP se
kab/ kota
3
CPD (raport kompetensi dan
tupokasi guru) dg self
assessment / independent
assessor
guru
Kepala sekolah dan
sekolah
Pengawas sekolah
4
Kajian kritis, pendalaman
materi (Form dan self
assessment / independent
assessor)
Tematik
dan
mapel
Seluruh mapel
Seluruh mapel
5
Kisi-kisi dan bank soal (Form
dan self assessment /
independent assessor )
Soal
Tematik/
mapel
Soal semua mapel
Laporan kualitas
soal se kabupaten/
kota
6
PTK (Struktur PTK minimal)
PTK
PTS
PTS
Instrumen ME
• Instrumen utama Petugas ME
• Penilaian berdasarkan fakta, informasi atau
data
• Mengurangi subjektivitas
• Lembar observasi
• Pedoman wawancara
• Studi dokumen
• Lain-lain
Contoh Instrumen
Uraian
No
1
Angka absensi (ketidak hadiran) guru di Sekolah (%)
2
jumlah guru yang mengikuti program BERMUTU dan telah
berkualifikasi S-1
3
Jumlah guru yang mengikuti program BERMUTU dan
mendapat pengakuan RPL (Recognition of prior learning)
Juml
ah
0
0
0
4
5
6
7
Jumlah guru yang aktif mengimpelementasikan metode
pembelajaran yang interaktif (minimal PAKEM)
Jumlah guru muda yang mengikuti program induksi di KKG
program BERMUTU
jumlah guru di KKG program BERMUTU yang telah
mendapat sertifikasi
0
0
0
Data based jumlah guru yang mengikuti program BERMUTU
dan telah diinput dalam DSS (Desission Support System)
0
Wawancara
 pengumpulan data (kualitatif atau deskriptif
kuantitatif) secara lisan
 Bisa perorangan atau kelompok
 Persiapan  daftar pertanyaan
 Bentuk pertanyaan  terbuka, terstruktur,
tertutup
 Kondisikan hubungan yang baik dengan
responden
 Lakukan perekaman / pencatatan
 Dapat dilakukan interpretasi langsung
Observasi
 Pengumpulan data dengan pengamatan
terhadap kegiatan
 Partisipatif atau nonpartisipatif
 Pedoman observasi  kualitatif hanya butir-butir
umum kegiatan; kuantitatif lebih rinci
 Bisa dikembangkan dalam bentuk skala
Studi Dokumenter
 Menghimpun dan menganalisis dokumen
 Dokumen dipilih dan dihimpun berdasarkan
tujuan dan fokus pengendalian
 Dokumen diurutkan sesuai dengan urutan
kronologis, kekuatan, dan kesesuaian
 Dilakukan analisis (bukan hanya sekedar
kompilasi !)
Kriteria Penilaian
1:
2:
3:
4:
5:
Sangat kurang
Kurang
Cukup
Baik
Istimewa
Penilaian Hasil
• Keterangan kesimpulan sementara untuk nilai
N:
• 0 < N ≤ 1: sangat kurang
• 1 < N ≤ 2: Kurang
• 2 < N ≤ 3: Cukup
• 3 < N ≤ 4 : Baik
• 4 < N≤ 5 : Istimewa
THANK YOU
25

similar documents