What is IEEE - Web Blog Nyoman Suryadipta

Report
Lapisan OSI 1 – Physical
Nyoman Suryadipta, ST, CCNP
Nyoman Suryadipta, ST, CCNP - Computer Science Faculty
1
What OSI Layer do
When we access
www.facebook.com
Nyoman Suryadipta, ST, CCNP - Computer Science Faculty
2
Open Browser -> domain/ Host / Website
PRESS ENTER -> OSI LAYER PROCESS BEGIN
OSI L7
http://www.facebook.com
DNS : domain name to IP Public
OSI L6
File Format : html
OSI L5
Pembentukan Sesi Hubungan Client-Server
HTTP://GET
OSI L4
Protocol : TCP
Port Sumber : random
& Port tujuan : 80
OSI L3
IP Address Sumber & Tujuan
OSI L2
MAC Address Sumber & Tujuan
FINALLY !!!
OSI L1
All information to bit
Ready to go … facebook webserver in USA
DATA
L7
L6
L5
L4
L3
0001001010101000101010101001 …
L2
Nyoman Suryadipta, ST, CCNP - Computer Science Faculty
12
South Korea
FO
Facebook server
USA
FO
Singapore
Indonesia
Campus
Hotspot
ISP
DNS Check
FO
FO
Wireless
FO
Nyoman Suryadipta, ST, CCNP - Computer Science Faculty
IIX
Gateway
Local website
13
Decoding
bit
Encoding
OSI L1
Modulasi
IEEE
Standards
Elektrik
Konektor
Nyoman Suryadipta, ST, CCNP - Computer Science Faculty
15
MEDIA AKSES OSI L1 BERTUGAS MENERUSKAN
BIT INFORMASI KE TUJUAN
JIKA TERJADI KERUSAKAN MEDIA
(KABEL/NIRKABEL) MAKA BIT YANG AKAN
SAMPAI DISISI PENERIMA AKAN MENGALAMI
KERUSAKAN
Nyoman Suryadipta, ST, CCNP - Computer Science Faculty
16
PERBAIKAN BIT YANG RUSAK DENGAN CARA
ERROR CORRECTION ATAU PENGIRIMAN ULANG
(RETRANSMISSION)
MELAKUKAN PROSES ENCODING/DECODING,
SIGNALLING DI PERANGKAT PENGIRIM &
PENERIMA
Nyoman Suryadipta, ST, CCNP - Computer Science Faculty
17
BIT YG DITERIMA
MENGALAMI
KERUSAKAN
SETELAH
ERROR CORRECTION
Proses transmisi ulang sering kita lakukan jika halaman web error
Dengan menekan tombol refresh di browser maka proses
OSI L7 s/d OSI L1 akan diulang kembali dari awal
MEDIA AKSES TIDAK BERPENGARUH
TERHADAP CONTENT/ISI DATA YANG
DIKIRIMKAN, YANG BERPENGARUH ADALAH
PROSES ENCODING/DECODING,
SIGNALLING DI PERANGKAT PENGIRIM &
PENERIMA
Nyoman Suryadipta, ST, CCNP - Computer Science Faculty
20
ENCODING
Perubahan Informasi menjadi bit untuk
selanjutnya dirubah menjadi sinyal elektrik
(kabel tembaga), gelombang electromagnet
(wireless) atau cahaya (fiber optic)
Nyoman Suryadipta, ST, CCNP - Computer Science Faculty
21
DECODING
Kebalikan dari Encoding yaitu proses
dimana sinyal elektrik (kabel tembaga),
gelombang electromagnet (wireless) atau
cahaya (fiber optic) yang diterima akan
dikonversi kembali menjadi bit-bit informasi
Nyoman Suryadipta, ST, CCNP - Computer Science Faculty
22
SIGNALLING/MODULATION
Proses pensinyalan (merubah aliran bit)
menjadi bentuk gelombang yaitu dengan
memodifikasi Amplitudo (tinggi rendah),
Frekuensi (kerapatan), Fase (sudut) atau clock
(detak/timer)
Nyoman Suryadipta, ST, CCNP - Computer Science Faculty
23
Why we need
signaling/Modulation ?
24
The Fastest is ?
Modulasi ?
Anda = Sinyal Asli = Energi kecil = Lambat
Pesawat = Sinyal Pembawa = Energi Besar = Cepat
Apakah modulasi ?
Anda = Sinyal Asli = Energi kecil =
Lambat
Pesawat = Sinyal Pembawa = Energi Besar = Cepat
=
Membawa banyak sinyal dalam sekali jalan
SIGNALLING/MODULATION
Jadi aliran bit hasil encoding yang mengalami proses
pensinyalan/modulasi akan ditumpangkan ke sinyal
frekuensi tinggi sebelum dikirim ke tujuan
Analogi : Sebuah Bus (Sinyal Modulasi) yang bisa
membawa banyak orang (data) sekali jalan
Nyoman Suryadipta, ST, CCNP - Computer Science Faculty
28
Frekuensi Modulasi
Wifi ?
Sinyal Frekuensi Tinggi
Untuk Modulasi
(Pembawa Data)
SIGNALLING/MODULATION
Hasil dari proses signaling/pensinyalan adalah
bentuk gelombang siap kirim yang akan
dilewatkan media
Elektrik – kabel tembaga
Gel Elektromagnetik – Wifi, Satelit, BWA
Cahaya – Fiber Optik
Nyoman Suryadipta, ST, CCNP - Computer Science Faculty
30
CONTOH MODULASI
Seorang penyiar stasiun radio melalui
Microphone melakukan siaran pagi dan
disebarkan melalui Antena pemancar
keseluruh kota
Disinilah Peran Modulasi
Nyoman Suryadipta, ST, CCNP - Computer Science Faculty
31
Untuk mendengar siaran radio favorit kita maka tunner radio
Harus sama dengan Frekuensi Stasiun Radio
4 KHz
Radio A
100 MHz
Voice 4 KHz
Voice 4 KHz
Stasiun radio
Radio Tunner
Contoh :
Sebuah Stasiun Radio memiliki Ijin Frekuensi 100,3 MHz
100,3 Mhz = Sinyal Pemodulasi
4 Khz = Suara Penyiar / Broadcast Voice
(Melalui Mic suara manusia dikonversi menjadi sinyal listrik dengan range frekuensi = 300 Hz – 4 KHz)
Transmitter / Pemancar
Pemancar Radio
Kombinasi
Informasi
Gel Radio
Antena
Pembangkit
Sinyal Pembawa
Transmitter membangkitkan Gel pembawa
Berupa sinyal sinusoidal menggunakan osilator
Source : Prof. Shalinee Kishore,Summer Workshop on Wireless Communications, Lehigh University,2004
Receiver / Penerima
Penerima Sinyal Radio
Antena
Pemisah
Informasi
Sine Wave
Source : Prof. Shalinee Kishore,Summer Workshop on Wireless Communications, Lehigh University,2004
Modulasi Analog & Digital
Modulasi Analog
•Modulasi berdasarkan sudut &
Frekuensi
• Modulasi Fase (Phase Modulation – PM)
• Modulasi Frekuensi (Frequency Modulatio – FM) – digunakan
di Radio FM
•Modulasi Amplitudo (Amplitudo
Modulation – AM)
• Double-sideband modulation with unsuppressed carrier
(used on the radio AM band)
• Double-sideband suppressed-carrier transmission (DSB-SC)
• Double-sideband reduced carrier transmission (DSB-RC)
• Single-sideband modulation (SSB, or SSB-AM), very similar to
single-sideband suppressed carrier modulation (SSB-SC)
• Vestigial-sideband modulation (VSB, or VSB-AM)
• Quadrature amplitude modulation (QAM)
Modulasi Digital
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Amplitudo Shift Keying (ASK)
FSK Frequency shift keying
PSK Phase shift keying
MSK Minimum shift keying (a form of FSK)
GMSK Minimum shift keying using Gaussian filtered data –
digunakan di perangkat selluler
BFSK Binary frequency shift keying
BPSK Binary phase shift keying
QPSK Quadrature PSK
OQPSK Offset QPSK
SOQPSK Shaped Offset QPSK
SBPSK Shaped BPSK
FOQPSK Feher Offset QPSK
8PSK 8-state phase shift keying
3π/8-8PSK 3 π/8, 8-state phase shift keying
16PSK 16-state phase shift keying
QAM Quadrature amplitude modulation
OFDM – digunakan di perangkat Wifi & selluler
Modulation in Our Life
OSI LAYER 1 & STANDARD IEEE
What is IEEE
IEEE (Institute of Electrical and Electronics
Engineers) : asosiasi Profesional di bidang
teknologi dengan 400.000 anggota dari 160
Negara berkantor pusat di New York
OSI L1 berhubungan erat dengan standard IEEE
karena semua protocol Lapisan Fisik ada dialam
standar IEEE
Pendahuluan
Definisi (Cont 1)
Standard IEEE khususnya 802.11 mengatur
Frekuensi dan Teknis teknologi WLAN
Setiap negara memiliki badan regulasi yang
mengatur Power Output & Manajemen Spektrum
frekuensi, misal FCC di Amerika, ETSI di Eropa dan
POSTEL/DEPKOMINFO di Indonesia
Nyoman suryadipta.st.ccnp – computer science faculty narotama university
43
Nyoman suryadipta.st.ccnp – computer science faculty narotama university
44
Contoh Spektrum Frekuensi Wifi
Pembagian Kanal – 2,4 GHz
Ref : http://en.wikipedia.org/wiki/File:2.4_GHz_Wi-Fi_channels_(802.11b,g_WLAN).svg
Nyoman suryadipta.st.ccnp – computer science faculty narotama university
47
Spektrum Frekuensi
Pembagian Kanal – 2,4 GHz (Cont-2)
802.11b/g/n menggunakan 2,4 GHz atau memiliki range mulai dari
2,4 GHz – 2,5 GHz
Frekuensi 2,4 GHz tersebut dibagi menjadi 13 kanal saluran transmisi
mulai dari kanal pertama 2,412 Ghz s/d Kanal terakhir 2,472 GHz
Setiap kanal memiliki lebar kanal 22 Mhz
Spasi / Jarak antar kanal 5 Mhz
Kanal 1,6 dan 11 disebut 3 kanal yang tidak saling overlapping, dan
cocok untuk digunakan di perangkat AP yang saling berdekatan
Sama dengan konsep TV UHF dalam range frekuensi tertentu dibagi
lagi sesuai alokasi untuk setiap stasiun TV
Nyoman suryadipta.st.ccnp – computer science faculty narotama university
48
Spektrum Frekuensi
Pembagian Kanal – 5 GHz
Nyoman suryadipta.st.ccnp – computer science faculty narotama university
49
OSI L1 TOPOLOGY
MENGHUN 2 LAN
DENGAN 2 SEGMEN IP YANG BERBEDA
NEEDS ROUTER
TERHUBUNG KE INTERNET /
JARINGAN WAN PRIVAT
NEEDS ROUTER
sebagai
GATEWAY
Standards Star Topology
NO ROUTER
MENGHUBUNGKAN PERANGKAT YANG BERBEDA
STRAIGHT CABLE
MENGHUBUNGKAN PERANGKAT YANG SAMA
CROSSOVER CABLE
STRAIGHT – KEDUA SISI T568A ATAU T568B
CROSSOVER – SATU SISI T568A & SISI LAINNYA T568B
WAN CABLING & CONENCTOR

similar documents