Islam dan Kebudayaan

Report
Madah Ta’lim
Agama dan Etika Islam
Institut Teknologi Bandung
Kebudayaan adalah hasil karya cipta (pengolahan,
pengerahan dan pengarahan terhadap alam oleh)
manusia dengan kekuatan jiwa (pikiran, kemauan,
intuisi, imajinasi dan fakultas-fakultas ruhaniah
lainnya dan raganya yang menyatakan diri dalam
perlbagai kehidupan (hidup ruhaniah) dan
penghidupan (hidup lahiriah) manusia, sebagai
jawaban atas segala tantangan, tuntutan dan
dorongan dari intern diri manusia, menuju arah
terwujudnya kebahagiaan dan kesejahteraan
(spiritual dan material ) manusia, baik individu
maupun masyarakat.
Ruang Lingkup Kebudayaan
1. Kebudayaan Im-material
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
Filsafat
Ilmu Pengetahuan
Teknik
Kesenian
Bahasa
Pendidikan
Ekonomi
Politik
Agama Budaya
Dsb
2. Kebudayaan Material
Segala alat penguasaan alam dan alat-alat perlengkapan hidup
Nisbah Agama dan Kebudayaan
1. Agama adalah bagian dari Kebudayaan
2. Kebudayaan adalah bagian dari Agama
3. Agama dan Kebudayaan masing-masing
berdiri sendiri
Agama Budaya
• Agama Budaya, Agama Kebudayaan,
Agama Filsafat, Agama Bumi adalah
agama hasil ciptaan manusia.
• Kebudayaan agama ialah kebudayaan
yang dilandasi atau dijiwai oleh ajaran
agama tertentu
Islam dan Kebudayaan
• Kebudayaan ialah manifestasi dari Ruh,
Dzauk, Irodah dan Amal (Cipta, Rasa,
Karsa dan Karya) dalam seluruh segi
kehidupan insan sebagai fitrah, ciptaan
karunia Allah SWT.
• “Kultur Islam” karena dibangkitkan oleh
sistem keyakinan Islam
H.A.R. GIBB
“Islam is indeed much more than a system
of theology, it is complite civilization”
(Wither Islam, p. 12)
Theology tidak sama dengan agama
Theology tidak sama dengan peribadatan
Theology ialah studi tentang salah satu aspek agama,
yaitu Credo, Creed atau Akidah
Islam adalah wahyu, bukan satu sistem theology, karena
theology adalah “logy” (ilmu, science, studies)
sedangkan Islam bukanlah ilmu (ilmu adalah salah satu
cabang dari Kebudayaan, dan ciptaan manusia
H.A.R. GIBB
“Islam is indeed much more than a system
of theology, it is complite civilization”
(Wither Islam, p. 12)
• Islam adalah wahyu
• Islam bukanlah Civilization” walau pakai
sifat “Complite” karena “civilization” adalah
“Man-made”
Kebudayaan Muslim
• Kebudayaan Islam bukanlah Islam itu
sendiri
• Kebudayaan Islam adalah kebudayaan
karya orang –orang yang commited
terhadap Islam
Kabudayaan Muslim
• Dalam kebudayaannya orang Islam mengembangkan
pandangan hidup, sistem nilai, gambaran dunia
(weltanschauung), sistem ilmu, pemikiran falsafah, cita
rasa seni, pola pikir, gaya hidup dan lain sebagainya
melalui sarana-sarana tertentu yang dapat dijadikan
saluran untuk mengekspresikan dirinya dan mewujudkan
pandangan dan cita-cita hidupnya
• Kebudayaan Islam sebagai penjelmaan iman dan amal
saleh dari seorang Muslim.
• Kebudayaan Islam sebagai manifestasi keimanan dan
ibadah seorang muslim kepada Allah SWT.
Asas Kebudayaan Muslim
• Tauhid
sebagai ‘cara melihat hakikat dan tatanan
kenyataan
• Dien
sebagai metode atau kaidah untuk
mencapai kebenaran
Prinsip-prinsip Dalam Tauhid
1. Dualisme (Pandangan serba dua) tentang kenyataan.
Di dunia ini hanya ada dua kenyataan, yaitu Tuhan dan selain Tuhan;
2. Kecitaan atau idealitas, yang dibangun berdasarkan kemampuan
rasional, makrifat, imaginasi kreatif dan intuisi (kasyf);
3. Teleologi. Segala sesuatu dicipta untuk tujuan ilahiah dan moral
tertentu oleh Sang Pencipta;
4. Taklif atau kewajiban moral. Karena segala sesuatu dicipta
berdasarkan tujuan tertentu maka mesti ada kewajiban moral untuk
melaksanakannya dalam ibadah dan amal saleh atau perbuatan.
Manusia mesti melakukan sesuatu dalam sejarah, mesti membentuk
diri dan masyarakat berdasarkan cita-cita dan sistem nilai yang
diyakininya;
5. Tanggungjawab. Segala perbuatan manusia mesti didasarkan atas
tanggungjawab manusia selaku khalifah-Nya di atas bumi dan hambaNya.
Kandungan Tauhid
(1)Pemersatu semua bentuk kebudayaan
dan aktivitas manusia;
(2)Toleransi untuk mencegah kejumudan,
kemandegan dan kemandulan dalam
pemikiran;
(3)Petunjuk tentang pentingnya akal budi
dan budi nurani dalam memperoleh
kebenaran
Cakupan Dien Sebagai Kaidah
Mencapai Kebenaran
1. Metafisika, pandangan tentang tatanan wujud;
2. Epistemologi, pedoman memperoleh pengetahuan, yaitu
melalui jalan akal, melalui sarana makrifat dan intuisi, dibantu
imaginasi kreatif dan persepsi indera. Pengalaman sejarah juga
memberikan pengetahuan yang tidak terkira banyaknya bagi
manusia;
3. Etika, semua perbuatan manusia harus dipertanggungjawabkan
secara moral kepada Tuhan, hati nurani dan masyarakat. Etika
Islam juga menentapkan bahwa hukum positif mesti dibangun
berdasarkan asas-asas moral, bukan sebaliknya;
4. Sosiologi, tauhid merupakan perekat kesatuan pandangan umat
dan anggota masyarakat;
5. Estetika. Tuhan adalah maha Indah dan mencintai keindahan.
Kebudayaan Islam Tumbuh
Berasaskan Tauhid dan Dien
Dari asas-asas tauhid inilah kebudayaan Islam tumbuh.
Falsafah, ilmu-ilmu agama, pengatahuan alam, sosial
dan kebudayaan, seni dan sastra, etika dan sistem
peribadatan, semua bersumber dari tauhid dalam hal
asas-asasnya. Pengaruh faktor-faktor politik dan
ekonomi, serta interaksi dengan kebudayaankebudayaan pernah berkembang sebelum agama Islam
datang, juga tidak kecil peranannya dalam ikut
membentuk dan memberi corak kebudayaan orangorang Islam
Ayat Al Quran Tentang
Kebudayaan
• Dalam al-Qur’an sendiri terdapat banyak ayat
yang menjelaskan betapa perlunya orang Islam
mengembangkan kebudayaan sendiri. Misalnya
Surat al-Tin (Q 95:4-6); Surat al-Duriyat (Q
51:56); Surat al-Ikhlas; Surat al-Nur (Q 24:55);
Surat Ibrahim (Q 14:32-34); Surat Luqman (Q
31:20); Surat al-`Alaq (Q 96:1-4); Syrat alBaqarah (Q 2:2-3) dan lain-lain.
Faktor Pendorong Kebudayaan Islam
Islam menghormati akal manusia, dan menyuru
manusia mempergunakan akal untuk memeriksa
dan memikirkan alam semesta
“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi serta silih bergantinya
malam dan siang, terdapat tanda-tanda (Kebesaran Allah) bagi kalangan ulul
albab. Yaitu mereka yang hatinya selalu bersama Allah di waktu berdiri,
duduk dan dalam keadaan berbaring dan memikirkan tentang penciptaan
langit dan bumi (seraya berkata), Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau
menciptakan ini semua dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka
perliharalah kami dari azab neraka.
(QS Al Imron 190-191)
Faktor Pendorong Kebudayaan Islam
Agama Islam mewajibkan pemeluknya, baik lakilaki maupun perempuan, menuntut ilmu
„Tuntutlah ilmu dari buaian sampai keliang lahad”
Faktor Pendorong Kebudayaan Islam
Agama Islam melarang bertaklid-buta, menerima
sesuatu sebelum diperiksa, walaupun datangnya
dari kalangan sebangsa dan seagama atau dari
ibu-bapa dan nenek-moyang sekalipun.
Dan janganlah engkau turut apa yang engkau tidak mempunyai pengetahuan
atasnya, karena sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati itu,
semuanya akan ditanya tentang itu.(QS Bani Israil: 36.)
Faktor Pendorong Kebudayaan Islam
Agama Islam menyuruh
memeriksa kebenaran, walaupun datangnya dari
kaum yang berlainan bangsa dan kepercayaan.
Faktor Pendorong Kebudayaan Islam
Agama Islam menggemarkan dan mengerahkan
pemeluknya pergi meninggalkan kampung
halaman berjalan kenegeri lain,
memperhubungkn silaturrahim dengan bangsa
dan golongan lain, saling bertukar rasa dan
pemandangan.
Wajib atas tiap-tiap Muslimin yang kuasa, pergi sekurangnya sekali seumur
hidupnya mengerjakan haji. Pada saat itu terdapatlah pertemuan yang karib
antara segenap bangsa dan golongan diatas dunia ini. Keadaan itu
menimbulkan perhubungan persaudaraan dan perhubungan kebudayaan
(akulturasi) yang sangat penting artinya untuk kemajuan tiap-tiap bangsa.
Kebudayaan Dalam Timbangan Islam
• Kebudayaan yang bertentangan dengan nilai Islam eg.
“Ngaben” di Bali, “Tumpeng Rosulan” di Cilacap.
• Kebudayaan yang sebagian unsurnya bertentangan
dengan nilai Islam kemudian di”rekonstruksi” sehingga
menjadi islami seperti kebiasaan bersyair
• Kebudayaan yang tidak bertentangan dengan nilai Islam:
Al ‘adah muhkamah (adat istiadat yang merupakan
produk budaya dapat dipertimbangkan sebagai hukum.
• Kebudayaan Islami (Kebudayaannya Muslim)
Merupakan manifestasi Tauhid dan Dien dalam
kehidupan nyata sehari-hari
Asas Keyakinan Muslim
• Agama yang diridhai Allah s.w.t. ialah Islam (Q
3:19).
• Agama untuk seluruh umat manusia
• Agama yang mengatur seluruh aspek kehidupan
• Agama penebar rahmat bagi segenap alam
• Agama penuntun kebahagiaan dunia dan
akherat
•
•
•
•
•
•
Nama
Nim
No. HP
Pas Photo
Alamat
5 Buku Agama yang pernah dibaca dan
berkesan
• 5 Aktifitas pelaksanaan agama yang
berkesan

similar documents