Dinamika kehidupan bernegara sesuai konsep NKRI dan bernegara

Report
YES
NO
[Menu]
MENU
CLOSE
NEXT
CLOSED
[Menu]
MENU
3.8 Menganalisis dinamika kehidupan bernegara sesuai
konsep NKRI dan bernegara sesuai konsep federal dilihat
dari konteks geopolitik
4.8 Menyaji analisis tentang dinamika kehidupan bernegara
sesuai konsep NKRI dan bernegara sesuai konsep federal
dilihat dari konteks geopolitik
CLOSE
[Menu]
MENU
Melalui kegiatan
mengamati,menanya,mengumpulkan
informasi,mengasosiasikan dan
 Menganalisis dinamikapeserta
kehidupan
mengkomunikasikan
didikbernegara
dapat:
sesuai konsep NKRI dan bernegara sesuai konsep
federal dilihat dari konteks geopoliti.
 Menyaji analisis tentang dinamika kehidupan
bernegara sesuai konsep NKRI dan bernegara
sesuai konsep federal dilihat dari konteks
geopolitik
CLOSE
[Menu]
MENU
 Menjelaskan konsep Geopolitik
 Menganalisis tentang dinamika kehidupan
bernegara sesuai konsep NKRI dilihat dari
konteks geopolitik.
 Mengidentifikasi keunggulan bentuk Negara
kesatuan bagi Indonesia.
 Menyaji hasil analisis tentang dinamika
kehidupan bernegara sesuai konsep NKRI
dilihat dari konteks geopolitik.
 Menyaji hasil analisis
keunggulan bentuk
CLOSE
Negara kesatuan bagi Indonesia.
[Menu]
MENU
 SCIENCIFIC
 Metode
Brainstorming
CLOSE
[Menu]
MENU
Pengertian
Geopolitik
GEOPOLITIK
Geo
kekuatan yang
didasarkan pada
pertimbanganpertimbangan dasar dalam
menentukan alternatif
kebijaksanaan nasional
untuk mewujudkan tujuan
nasional.
Politik
Geopolitik dapat diartikan sebagai sebuah kebijakan
politik suatu negara yang memanfaatkan geografi sebagai
basis
penguasaan
ruang
hidup
demi
terjaminnya
kelangsungan hidup dan pengembangan kehidupan negara
yang bersangkutan.
Next
[Menu]
MENU
Geopolitik di dunia
dikutip oleh Noor Ms Bakry dalam bukunya yang
berjudul Pendidikan Kewarganegaraan (2009:275 - 277)
 Teori Geopolitik Frederich Ratzel (1844–1904)
Berpendapat bahwa negara itu seperti organisme yang
hidup.Negara identik dengan ruangan yang ditempati oleh
sekelompok masyarakat (bangsa).Pertumbuhan negara mirip
dengan pertumbuhan organisme yang memerlukan ruang hidup
yang cukup agar dapat tumbuh dengan subur.Semakin luas
ruang hidup maka negara akan semakin bertahan,kuat,dan
maju. Oleh karena itu,jika negara ingin tetap hidup dan
berkembang butuh ekspansi (perluasan wilayah sebagai ruang
hidup).Teori ini dikenal seabgai teori organisme atau teori
biologis.
NEXT
[Menu]
MENU
 Teori Geopolitik Rudolf Kjellen (1964–1922)
Ia menyatakan dengan tegas bahwa negara adalah suatu
organisme,bukan hanya mirip.Negara adalah satuan dan sistem politik yang
menyeluruh yang meliputi bidang geopolitik,ekonomi politik,demopolitik,
sosial politik,dan krato politik.Negara sebagai organisme yang hidup dan
intelektual harus mampu mempertahankan dan mengembangkan dirinya
dengan melakukan ekspansi.Paham ekspansionisme dikembangkan.Batas
negara bersifat sementara karena bisa diperluas.Strategi yang dilakukan
adalah membangun kekuatan darat yang dilanjutkan kekuatan laut.
 Teori Geopolitik Karl Haushofer (1896–1946)
Melanjutkan pandangan Ratzel dan Kjellen terutama pandangan
tentang lebensraum (hak suatu bangsa atas ruang hidup untuk dapat
menjamin
kesejahteraan
dan
keamanannya)
dan
paham
ekspansionisme.Jika jumlah penduduk suatu wilayah negara semakin
banyak sehingga tidak sebanding lagi dengan luas wilayah,maka negara
tersebut harus berupaya memperluas wilayahnya sebagai ruang hidup
(lebensraum) bagi warga negara.
NEXT
[Menu]
MENU
 Teori Geopolitik Halford Mackinder (1861–1947)
Mempunyai konsepsi geopolitik yang lebih strategik,yaitu dengan
penguasaan daerah-daerah ‘jantung’ dunia,sehingga pendapatnya dikenal
dengan teori Daerah Jantung.Barang siapa menguasai ‘daerah jantung’
(Eropa Timur dan Rusia) maka ia akan menguasai pulau dunia (Eropa,Asia,
dan Afrika) yang pada akhirnya akan menguasai dunia.Untuk menguasai
dunia dengan menguasai daerah jantung dibutuhkan kekuatan darat yang
besar sebagai prasyaratnya.Berdasarkan hal ini muncullah konsep
Wawasan Benua atau konsep kekuatan di darat.
 Teori Geopolitik Alfred Thayer Mahan (1840–1914)
Mengembangkan lebih lanjut konsepsi geopolitik dengan
memperhatikan perlunya memanfaatkan serta mempertahankan sumber
daya laut,termasuk akses laut.Sehingga tidak hanya pembangunan armada
laut saja yang diperlukan,namun lebih luas juga membangun kekuatan
maritim. Berdasarkan hal tersebut,muncul konsep Wawasan Bahari atau
konsep kekuatan di laut.Barang siapa menguasai lautan akan menguasai
kekayaan dunia.
NEXT
[Menu]
MENU
Konsep Geopolitik Indonesia
Teori geopolitik bangsa Indonesia
menyatakan bahwa Pancasila sebagai
ideologi nasional dipergunakan sebagai
pertimbangan dasar dalam menentukan
politik nasional ketika dihadapkan kepada
kondisi dan kedudukan wilayah geografis
Indonesia.Dengan
kata
lain,bangsa
Indonesia ingin dapat menjamin kepentingan
bangsa dan negara di tengah-tengah
dinamika
pergaulan
internasional.Bagi
bangsa Indonesia kepentingan nasional
yang paling dasar adalah persatuan dan
kesatuan
nasional,identitas
(jati
diri)
bangsa,serta kelangsungan hidup bangsa
dan negara.Istilah geopolitik untuk bangsa
Indonesia dipopulerkan pertama kali oleh Ir.
Soekarno,pada pidatonya di hadapan sidang
BPUPKI tanggal 1 Juni 1945.
NEXT
[Menu]
MENU
Berdasarkan pidato tersebut,wilayah Indonesia
adalah satu kesatuan wilayah dari Sabang sampai
Merauke,yang terletak antara dua samudera dan dua
benua.Kesatuan antara bangsa Indonesia dengan wilayah
tanah air itulah yang membentuk semangat dan wawasan
kebangsaan,yaitu sebagai bangsa yang bersatu.Rasa
kebangsaan Indonesia dibentuk oleh adanya kesatuan
nasib,jiwa untuk bersatu dan kehendak untuk bersatu serta
adanya kesatuan wilayah yang sebelumnya,bernama
Nusantara.Konsepsi Wawasan Nusantara dibangun atas
geopolitik bangsa Indonesia.Bangsa Indonesia memiliki
pandangan sendiri mengenai wilayah yang dikaitkan dengan
politik/ kekuasaan.Wawasan Nusantara sebagai wawasan
nasional dibentuk dan dijiwai oleh paham kekuasaan dan
geopolitik bangsa Indonesia.Wawasan Nusantara dapat
dikatakan sebagai penerapan teori geopolitik dari bangsa
Indonesia.
NEXT
[Menu]
MENU
Alfred Thayer
NEXT
[Menu]
MENU
Wawasan Ideologi
NEXT
[Menu]
MENU
Konsep Wawasan Nusantara sebagai
Geopolitik Indonesia
Wawasan Nusantara adalah cara pandang dan
sikap bangsa Indonesia terhadap diri dan lingkungannya
dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa
serta kesatuan wilayah dalam penyelenggaraan kehidupan
bermasyarakat,berbangsa
dan
bernegara.Wawasan
nusantara merupakan penjabaran dari nilai cinta tanah air
dengan segala aspek kehidupan di dalamnya yang
merupakan
satu
kesatuan
dalam
bidang
ideologi,politik,ekonomi,sosial budaya dan pertahanan
keamanan negara.Pancasila sebagai landasan visual dari
adanya wawasan nusantara mengandung arti bahwa
wawasan
nusantara
mengajak
atau
menggugah
kesadaran bagi segenap komponen bangsa,para pemimpin
bangsa,profesional,para cendikiawan,ilmuwan dan penyelenggara
pemerintahan baik di pusat maupun daerah untuk memandang
dalam persepsi yang sama tentang 6 (enam) konsep “Batu
Bangun” wawasan nusantara.
NEXT
[Menu]
MENU
Konsep persatuan dan kesatuan
Konsep Bhineka Tunggal Ika,
Konsep kebangsaan
Konsep Negara Kebangsaan
Konsep Negara Kepulauan
Konsep Geopolitik
Konsep BATU BANGUN
NEXT
[Menu]
MENU
Cara pandang bangsa Indonesia tersebut
mencakup:
Perwujudan kepulauan Nusantara sebagai
satu kesatuan politik
Perwujudan kepulauan Nusantara sebagai
satu kesatuan ekonomi
Perwujudan kepulauan Nusantara sebagai
satu kesatuan sosial budaya
Perwujudan kepulauan nusantara sebagai
satu kesatuan pertahanan keamanan
NEXT
[Menu]
MENU
Konsep NKRI menurut Undang-Undang Dasar
Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD
NegaraPasal
Republik
Tahun 1945)
1 ayatIndonesia
(1) UUD Negara
Republik Indonesia Tahun 1945 yang
merupakan naskah asli mengandung
prinsip bahwa ”Negara Indonesia ialah
negara
kesatuan,yang
berbentuk
Republik.”
Pasal 25 A UUD Negara
Republik Indonesia Tahun 1945
menentukan bahwa “Negara Kesatuan
Republik Indonesia adalah sebuah
negara
kepulauan
yang
berciri
nucsantara dengan wilayah yang
batas-batas dan hak-haknya ditetapkan
oleh undang-undang”.
NEXT
[Menu]
MENU
UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 secara nyata
mengandung semangat agar Indonesia ini bersatu,baik yang
tercantum dalam Pembukaan maupun dalam pasal-pasal yang
langsung menyebutkan tentang Negara Kesatuan Republik
Indonesia dalam lima Pasal, yaitu: Pasal 1 ayat (1),Pasal 18 ayat
(1),Pasal 18B ayat (2),Pasal 25A dan pasal 37 ayat (5) UUD Negara
Republik Indonesia Tahun 1945 serta rumusan pasal-pasal yang
mengukuhkan
Negara
Kesatuan
Republik
Indonesia,dan
keberadaan lembaga-lembaga dalam Undang-Undang Dasar
Negara Republik Indonesia Tahun 1945.Prinsip kesatuan dalam
Negara Kesatuan Republik Indonesia dipertegas dalam alinea
keempat Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945,
yaitu “…. dalam upaya membentuk suatu Pemerintahan negara
Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh
tumpah darah Indonesia”.
NEXT
[Menu]
MENU
Keunggulan Negara Kesatuan Republik Indonesia
Dadang Sundawa
dalam ‘’Kerangka
Sosial Budaya
Masyarakat
Indonesia’’
(2007:20 - 22)
1. Jumlah dan potensi penduduknya yang cukup
besar, yaitu menempati urutan keempat di
dunia setelah RRC,India,dan Amerika Serikat.
2. Memiliki keanekaragaman dalam berbagai
aspek kehidupan sosial budaya,seperti adat
istiadat,bahasa,agama,kesenian,dan
sebagainya.
3. Dalam pengembangan wilayah,kita
mempunyai konsep Wawasan Nusantara
sehingga sekalipun terdapat berbagai
keanekaragaman namun prinsipnya kita teteap
satu pandangan.
4. Semangat sumpah pemuda yang selalu
merasuki jiwa dan kalbu bangsa Indonesia.
5. Memiliki tata krama atau keramahtamahan.
6. Letak wilayahnya yang amat strategis.
7. Keindahan alam Indonesia tidak disangsikan
lagi
CLOSE
[Menu]
MENU
Jawablah secara singkat, jelas dan a
1. Apa yang dimaksud dengan geopolitik?
2. Bagaimana konsep dasar geopolitik Indonesia?
3. Apa makna wawasan nusantara bagi bangsa
Indonesia?
4. Bagimana perwujudan wawasan nusantara
sebagai konsep geopolitik Indonesia.Mengapa
konsep federalisme tidak cocok diterapkan di
Indonesia?
5. Apa saja yang menjadi keunggulan bangsa
Indonesia?
6. Bagaimana caramu menunjukkan kebanggaan
sebagai warganegara Indonesia?
CLOSE
[Menu]
MENU
1) Baehaqi Arif,Dikdik.2013.Pendidikan Kewarganegaraan
“pendidikan politik dan wawasan kebangsaan untuk
Perguruan Tinggi”.Lab.PPKn FKIP Universitas Ahmad
Dahlan:Yogyakarta.
2) Nurjani & Sukirno.2009.Pendidikan Kewarganegaraan III
untuk SMK.LP2IP Yogyakarta:Yogyakarta.
3) Buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan untuk
Siswa Kurikulum 2103.
CLOSE
[Menu]
MENU
Nendra Jaya Saputra
12009020
PPKn / FKIP
CLOSE
[Menu]
MENU
CLOSE

similar documents