Rakontek Pusrengun

Report
KETERSEDIAAN DAN KESIAPAN SDM
KESEHATAN DALAM PENCAPAIAN
TARGET RPJMN 2010--2014
Oleh :
Pusat Perencanaan dan Pendayagunaan SDM Kesehatan
Rapat Koordinasi Teknis Tahun Anggaran 2012
Surabaya, 16 Juli 2012
KEBIJAKAN
PPSDM KESEHATAN
UPAYA POKOK DALAM SUB SISTEM SDM
KESEHATAN
Pusren-Gun SDM
Kes
PERENCANAA
N
• Pustanserd
ik SDM
Kes
• Pusdiklat
Aparatur
• Pusdiklat
Nakes
Pembinaan &
Pengawasan
Sekretariat
Badan
PPSDM
Kesehatan
PENGADAA
N
PENDAYAGUNA
AN
Pusren-Gun SDM
Kes
• Pustanserdi
k SDM Kes
• Pusdiklat
Aparatur
• Pusdiklat
Nakes
Perencanaan
SDM Kes
Pengadaan
SDM Kes
Pembinaan
dan
Pengawasan
Pendayagu
-naan SDM
Kes
Pusren-Gun
SDM Kes
Pustanserdi
k Pusdiklat
Nakes
Pusdiklat
Aparatur
Pusren-Gun
SDM Kes
STRATEGI

Penguatan regulasi pengembangan dan
pemberdayaan tenaga kesehatan.

Peningkatan Perencanaan Kebutuhan
Tenaga Kesehatan.

Peningkatan dan Pengembangan
Pengadaan/Pendidikan Tenaga Kesehatan.

Peningkatan Pendayagunaan Tenaga
Kesehatan.

Pembinaan dan Pengawasan Mutu Tenaga
Kesehatan.

Penguatan Sumber Daya Pengembangan
Tenaga Kesehatan
RENCANA
PENGEMBANGAN TENAGA KESEHATAN
(RPTK)
KERANGKA PIKIR
KEBUTUHAN TENAGA KESEHATAN BERDASARKAN RASIO TENAGA
KESEHATAN TERHADAP TARGET UMUR HARAPAN HIDUP
TAHUN 2014, 2019 DAN 2025
Tahun 2014
No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
Jenis Tenaga
Dokter Spesialis
Dokter Umum
Dokter Gigi
Perawat
Bidan
Perawat Gigi
Apoteker
Asisten Apoteker
SKM
Sanitarian
Gizi
Keterapian Fisik
Keteknisian Medis
Rasio per
100.000
penduduk
12,00
48,00
11,00
158,00
75,00
16,00
12,00
24,00
12,00
15,00
24,00
6,00
9,00
Jumlah
29.452
117.808
26.998
387.785
184.075
39.269
29.452
58.904
29.452
36.815
58.904
14.726
22.089
Tahun 2019
Rasio per
100.000
penduduk
24,00
96,00
11,00
158,00
75,00
16,00
24,00
48,00
24,00
30,00
48,00
12,00
18,00
Jumlah
62.157
248.627
28.489
409.199
194.240
41.438
62.157
124.314
62.157
77.696
124.314
31.078
46.618
Tahun 2025
Rasio per
100.000
penduduk
28,00
112,00
11,00
158,00
75,00
16,00
28,00
56,00
28,00
35,00
56,00
14,00
21,00
Jumlah
76.622
306.490
30.102
432.369
205.239
43.784
76.622
153.245
76.622
95.778
153.245
38.311
57.467
Catatan: Target UHH tahun 2014: 72 tahun; Target UHH tahun 2019: 73,1 tahun; Target UHH tahun 2025: 73,7
tahun
Sumber: Diolah dari data Pusat Perencanaan dan Pendayagunaan SDMK, Badan PPSDMK, Kemenkes.
KE B UT UHAN, P E RKIRAAN L UL US AN
DAN KE KURANGAN /KELEBIHAN T E N AGA KE S EHAT AN
TAH UN 2014
Tahun 2014
No
Jenis Tenaga
1
Dokter Spesialis
2
Dokter Umum
3
Dokter Gigi
4
Kebutuhan
2014
Ketersediaan 2013
Lulusan
Atrisi (2,5%/ Kekurangan/
tahun)
Kelebihan
29.452
20.602
366
515
8.999
117.808
85.405
6.939
2.135
27.599
26.998
28.772
1.675
719
(2.730)
Perawat
387.785
427.243
28.835
10.681
(57.612)
5
Bidan
184.075
217.016
18.545
5.425
(46.061)
6
Perawat Gigi
39.269
37.897
1.085
947
1.235
7
Apoteker
29.452
31.076
3.946
777
(4.793)
8
Asisten Apoteker
58.904
53.293
4.864
1.332
2.080
9
SKM
29.452
35.424
6.174
886
(11.260)
10
Sanitarian
36.815
26.631
1.685
666
9.165
11
Gizi
58.904
44.364
1.812
1.109
13.837
12
Keterapian Fisik
14.726
10.816
730
270
3.450
13
Keteknisan Medis
22.089
25.036
4.107
626
(6.428)
KE B UT UHAN DAN KE KURANGAN/ KE L EBIHAN
DO KT ER S P E SIALIS DI RUMAH SAKIT
TAH UN 201 4
TENAGA
KESEHATAN
Dr
Drg
SpA
SpB
SpOG
SpPD
SpRad
SpPK
SpAn
SpRM
SpPA
KEBUTUHAN
7.393
1.966
1.229
1.229
1.665
1.665
687
687
687
341
51
KEADAAN
12.760
2.934
2.217
1.947
2.656
2.275
998
540
797
321
441
KEKURANGAN/
KELEBIHAN
(5.367)
(968)
(988)
(718)
(991)
(610)
(311)
147
(110)
20
(390)
Jika dilihat secara nasional, maka sebagian besar dokter spesialis sudah berlebih, hanya dokter
spesialis Patologi Klinik dan Dokter Spesialis Rehabilitasi Medik, yang masih kekurangan, namun jika
dilihat distribusinya maka ditemukan banyak rumah sakit yang masih kekurangan disamping adanya
rumah sakit yang sudah berlebih tenaga dokter spesialis
Sumber:
•Rencana Pengembangan: BUK Rujukan, Mei 2012
•Keadaan Nakes: Sekretariat BPPSDMK, Juni 2011
•Standar Nakes: Permenkes 340/2010 tentang Klasifikasi RS
KEBUTUHAN TENAGA KESEHATAN
DI PUSKESMAS TAHUN 2014
TENAGA KESEHATAN
KEADAAN
DOKTER UMUM
17.152
DOKTER GIGI
6.610
PERAWAT
107.284
PERAWAT GIGI
10.027
BIDAN
104.151
ASISTEN APOTEKER
7.575
S. FARMASI & APOTEKER
2.464
KESEHATAN MASYARAKAT
21.723
SANITARIAN
10.746
TENAGA GIZI
9.883
ANALIS KESEHATAN
5.548
KEBUTUHAN
STANDAR
SELISIH (+/-)
12.645
9.568
72.793
9.568
44.426
9.568
3.077
9.568
9.568
9.568
9.568
Catatan:
• Keadaan tenaga kesehatan: Sekretariat BPPSDMK, Juni 2011
• Kebutuhan Standar: Pedoman Revitalisasi Puskesmas
• Selisih (+/-): merupakan pengurangan dari keadaan nakes dikurangi kebutuhan standar
4.507
-2.958
34.491
459
59.725
-1.993
-613
12.155
1.178
315
-4.020
GAMBARAN KETERSEDIAAN DAN KEBUTUHAN
TENAGA KESEHATAN DALAM MENDUKUNG
PENCAPAIAN TUJUAN MDG’s
PENDAHULUAN

MDGs sebagai upaya meningkatkan
kesejahteraan rakyat dan pemenuhan
komitmen global

MDGs telah diintegrasikan pada RPJMN,
diharapkan juga telah diintegrasikan pada
RPJMD

Pencapaian tujuan MDGs sangat ditentukan
oleh dukungan kesiapan tenaga kesehatan
(perlu perhatian khusus)

Diperlukan upaya untuk memperkuat dukungan
kesiapan tenaga kesehatan
RUMAH SAKIT
PEMETAAN KEBUTUHAN TENAGA
KESEHATAN SESUAI STANDAR TENAGA
TAB E L
S E B ARAN TE N AGA KE S EHAT AN
B E RDASARKAN KE S ESUAIAN T E RH ADAP
S TAN DAR RS
TENAGA
KESEHATAN
SESUAI
STANDAR
JML RS
JML RS
DR SP ANAK
DR SP OBGYN
TIDAK SESUAI STANDAR
> Standar
JML RS
< Standar
KELEBIHAN
NAKES
JML RS
358
260
1,122
1,103
367
315
1,301
1,039
196
697
5,231
828
24
211
2,882
1,486
KEKURANGAN
NAKES
1,382
1,287
1,721
DR UMUM
BIDAN
3,309
15,311
P E R SENTA SE J UMLA H R S YA NG
M E MI LIK I D R S P A N A K S E S UAI S TA N DA R T E N AG A
P E R SENTA SE J UMLA H R S YA NG M E MILIKI D R
S P O B G YN S E SUA I S TA ND AR T E N A GA
P E R SENTA SE J UMLA H R S YA NG M E MILIKI D R U
S E S UA I S TA ND A R T E N A G A
P E R S ENTA SE J UMLA H R S YA N G M E MILI K I
B I D AN S E SUA I S TA ND AR T E N A G A
PUSKESMAS
PEMETAAN KEBUTUHAN TENAGA
KESEHATAN SESUAI STANDAR TENAGA
TA B EL
S E B AR AN T E NAG A K E S E HATA N
B E R D A SAR K AN K E S E SUA IA N
T E R HA D AP S TA ND A R P U S K ES MAS
SESUAI
STANDAR
TENAGA
KESEHATAN
TIDAK SESUAI STANDAR
> Standar
< Standar
JML PUSK
JML PUSK
DOKTER UMUM
JML PUSK
KELEBIHAN
NAKES
JML PUSK
KEKURANGA
N NAKES
3,577
3,746
7,150
1,992
2,269
490
7,082
65,464
1,743
4,485
9,315
BIDAN
P E R SENTA SE J UMLA H P U SKESMA S YA NG
M E MI LIK I D R U S E SUA I S TA ND A R T E N A G A
P E R SENTA SE J UMLA H P U SKESMA S YA NG
M E MI LIK I B I D AN S E S UA I S TA ND AR T E N A G A
UPAYA PEMENUHAN KEBUTUHAN
TENAGA KESEHATAN
STRATEGI UNTUK
MEMENUHI KESENJANGAN
NAKES
1.
Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS)
2.
Program Dokter dengan kewenangan tambahan
3.
Residen Senior
4.
Pengangkatan sebagai Pegawai Tidak Tetap
(PTT)
5.
Penugasan Khusus Perorangan (Residen dan D-3
Nakes)
6.
Penugasan Khusus secara tim (team based)-
contracting in dan contracting out
7.
Melakukan perbaikan regulasi untuk rekruitment
dan penempatan serta pembinaan karier nakes
PEMENUHAN KEBUTUHAN
TENAGA KESEHATAN
MENJADI TANGGUNG JAWAB BERSAMA ANTARA
PEMERINTAH PUSAT DAN PEMERINTAH DAERAH
PUSAT
(KEMKES)
Pemenuhan dr/ drg Spesialis/
Penugasan Residen dilaksanakan
secara bersama antara:
1. Biro Kepegawaian
2. Pusat Perencanaan dan
Pendayagunaan SDM Kesehatan
3. Direktorat Bina Upaya Kesehatan
4. Menpan RB
5. Organisasi Profesi
DAERAH
(PEMDA)
Pemenuhan tenaga kesehatan
dilaksanakan bersama antara:
1. Pemerintah Daerah Tk. I dan
Dinkes Provinsi
2. Pemerintah Daerah Tk. II dan
Dinkes Kab/ Kota
3. BKD
4. Organisasi Profesi
UPAYA TEROBOSAN
PENDAYAGUNAAN NAKES
1. CARA PENDAYAGUNAAN NAKES :
 TEMPORER:
 Penugasan Khusus Tenaga Kesehatan:


Penempatan Residen senior, PPDS Jenjang 1,
SEMI PERMANEN:

Pengangkatan dr/drg/Bidan PTT (Pusat dan daerah)

Detasering: Sister Hospital
 PERMANEN:

Pengadaan CPNS (Pusat dan daerah)
2. PRIORITAS  DTPK ( MELALUI PENUGASAN KHUSUS)
3. PENGEMBANGAN  POLA KARIR
AKSELERASI PENEMPATAN NAKES

PROGRAM DOKTER PLUS

FLYING HEALTH CARE

PENINGKATAN FASILITAS PELAYANAN
KESEHATAN:


RS BERGERAK / RS LAPANGAN

RS TERAPUNG KERJASAMA DENGAN TNI AL

AMBULANS TERAPUNG
PROGRAM INTERNSIP DOKTER
STRATEGI PEMENUHAN TENAGA MEDIS
PTT (DOKTER
SPESIALIS, DOKTER,
DOKTER GIGI, BIDAN)
PENUGASAN KHUSUS:
- NAKES DIII
- DR.SP dan atau RESIDEN
(SENIOR, RESIDEN
JENJANG 1)
REALISASI PENUGASAN KHUSUS
TAHUN 2006-2012
Sasaran
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
Dr.Sp/
Residen
Senior/Residen
Pasca jenjang I
8
15
52
54
374
433
385
Nakes
DIII
Bidan
63
63
24
17
Perawat
101
101
74
210
919
971
Gizi
64
64
17
33
137
193
3
14
32
33
134
181
4
13
162
71
184
677
1809
1919
Analis
Sanitaria
n
79
79
Lainnya
Total
431
438
52
101
30
JUMLAH NAKES PENUGASAN KHUSUS
TAHUN 2006-2012 (PER JENIS TENAGA)
Sanitarian : 538
Lainnya : 250
Dr.Sp/Residen : 1321
Bidan : 167
Analis :118
Gizi : 508
Dr.Sp/Residen
Bidan
Perawat
Gizi
Analis
Sanitarian
Lainnya
Perawat : 2376
R E K AP K E B ER AD A AN D O K TER /D O K TER G I G I/B ID A N P T T
A K TIF
P E R TA N G G AL 1 A P R IL 2 0 1 2
NO
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.
20.
21.
22.
23.
24.
25.
26.
27.
28.
29.
30.
31.
32.
33.
PROPINSI
Aceh
Sumatera Utara
Sumatera Barat
Riau
Jambi
Sumatera Selatan
Bengkulu
Lampung
Kepulauan Bangka Belitung
Kepulauan Riau
DKI Jakarta
Jawa Barat
Jawa Tengah
D I Yogyakarta
Jawa Timur
Banten
Bali
Nusa Tenggara Barat
Nusa Tenggara Timur
Kalimantan Barat
Kalimantan Tengah
Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Sulawesi Utara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Tenggara
Gorontalo
Sulawesi Barat
Maluku
Maluku Utara
Papua Barat
Papua
JUMLAH TOTAL
DOKTER UMUM
B
T
19
36
4
22
8
4
4
1
23
27
42
10
47
7
13
4
4
17
292
120
108
43
35
45
33
41
48
4
11
19
47
29
41
67
47
35
46
66
19
40
4
4
15
6
33
1,006
ST
160
52
27
9
27
3
41
18
2
9
21
392
95
65
56
42
90
82
26
191
39
63
200
92
100
236
2,138
DOKTER GIGI
JML
299
196
74
66
80
40
82
70
6
21
23
27
42
10
47
7
13
44
439
124
106
123
93
125
128
109
210
79
67
204
107
106
269
3,436
B
T
3
1
2
4
5
36
2
5
58
Sumber: Biro kepegawaian, Kemenkes RI
ST
14
34
22
23
11
15
4
15
2
6
14
8
2
5
20
15
4
8
36
6
5
5
2
3
1
2
282
37
11
12
12
17
3
13
10
2
7
4
103
21
11
27
20
4
19
15
66
16
19
66
19
15
27
576
BIDAN
JML
51
48
34
35
28
18
17
26
4
13
2
4
5
36
2
5
18
111
23
16
47
35
8
27
51
72
21
24
68
22
16
29
916
B
279
2,494
1,267
415
270
703
169
1,515
46
63
1,994
4,875
266
3,191
797
403
202
2
17
6
10
90
6
958
28
25
3
1
20,095
T
3,153
3,076
575
935
774
242
643
467
32
110
413
4
144
341
27
204
610
378
215
286
199
27
615
624
757
165
369
120
279
102
8
15,894
ST
289
20
34
44
53
16
57
18
2
7
99
190
37
27
79
28
117
16
66
10
157
26
1,392
JML
3,721
5,590
1,876
1,394
1,097
945
828
2,039
78
191
2,407
4,879
266
3,337
1,138
430
413
711
585
258
323
289
27
700
1,610
902
206
438
131
436
128
8
37,381
PROGRAM PENDIDIKAN BERKELANJUTAN
JENIS PENDIDIKAN YANG AKAN
DILAKSANAKAN TAHUN 2012 :
PROGRAM TUGAS BELAJAR :
1. PPDS DAN PPDGS
2. D4 MITRA SPESIALIS
3. PASCASARJANA (S2)
4. DOKTOR (S3)
7
ESTIMASI TARGET PENCAPAIAN PENDIDIKAN DOKTER SPESIALIS/DOKTER
GIGI SPESIALIS BERDASARKAN
DAYA TAMPUNG FK/FKG PENGAMPU TAHUN 2007
4 Dasar
4 penunjang
Tahun
Sp.PD Sp. A Sp.B Sp.OG Sp.An Sp.PK Sp.R
Lain
Sp.RM nya
∑
2008
80
92
77
74
71
40
61
15
190
2009
130
130
130
130
90
45
30
15
340 1040
2010
130
130
130
130
90
45
30
15
340 1040
2011
130
130
130
130
90
45
30
15
340 1040
2012
130
130
130
130
90
45
30
15
340 1040
2013
65
65
65
130
90
20
20
15
100
570
2014
65
65
65
130
90
20
20
15
100
570
730
742
727
854
611
260
221
Jumlah
700
105 1750 6000
REKAPITULASI PESERTA TUBEL
2008 s/d 2011
PROG. STUDI
2008
2009
2010
2011
JUMLAH
D4 MITRA SPESIALIS 110
609
572
300
1850
D4 KESEHATAN
LAINNYA
57
147
84
100
458
S1 KEBIDANAN
KOMUNITAS
51
170
54
0
428
SARJANA (S-1)
113
58
156
100
670
PASCASARJANA (S2)
359
128
690
353
2203
DOKTOR (S-3)
29
6
12
10
112
TOTAL
719
1118
1568
863
5721
PROGRAM INTERNSIP DOKTER INDONESIA
(PIDI)
PENGERTIAN :

Program Internsip merupakan tahap pelatihan
keprofesian pra-registrasi berbasis
kompetensi pelayanan primer guna
memahirkan kompetensi yang telah dicapai
setelah memperoleh kualifikasi sebagai
dokter melalui pendidikan kedokteran dasar

Program Internsip dilakukan selama 1 tahun
(8 bulan di RS dan 4 bulan di Puskesmas)
JUML AH PESERTA INTERNSIP TAHUN 2010-2012 (1)
NO
PROPINSI
1
2
3
ACEH
SUMUT
SUMBAR
4
RIAU
5
JAMBI
6
BENGKULU
7
SUMSEL
8
LAMPUNG
9
BANTEN
10
JAWA BARAT
INSTITUSI
PENDIDIKAN
FK UNAND
DIY
UMJ
ATMAJAYA
UKRIDA
FK TRISAKTI
FK UNSRI
FK UMY
FK UII
FK UGM
FK MARANATHA
FK UNSRI
FK MARANATHA
FK UKI
FK ATMAJAYA
FK TRISAKTI
FK UI
FK UMY
FK ATMAJAYA
FK TRISAKTI
FK UIN
FK UI
FK UIN
FK UNISBA
FK MARANATHA
TAHUN 2010
JML
JUMLAH
PER PROP
0
0
0
0
218
218
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
183
0
183
0
0
TAHUN 2011
JML
JUMLAH
PER PROP
0
0
0
0
186
186
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
20
0
0
0
45
159
0
66
0
0
0
65
225
TAHUN 2012
JML
JUMLAH
PER PROP
41
41
182
182
90
90
0
24
86
6
56
32
88
43
7
1
56
5
43
150
150
1
38
191
39
113
2
1
3
31
1
24
8
9
104
10
77
JUML AH PESERTA INTERNSIP TAHUN 2010-2012 (2)
NO
11
12
13
14
15
16
17
PROPINSI
INSTITUSI
PENDIDIKAN
FK UGM
FK UNISULA
JAWA TENGAH
UNSOED
FK UII
FK UGM
FK UMY
DI YOGYAKARTA
FK UNISULA
FK UII
FK UNAIR
FK UNEJ
JAWA TIMUR
FK UII
FK UMY
FK UGM
FK UI
BALI
FK UNUD
FK UNHAS
FK UGM
NTB
FK UMY
FK UII
KALBAR
FK UNTAN
FK UNISULA
FK ATMAJAYA
FK UI
FK UMI
SULSEL
FK UNHAS
JUMLAH
TAHUN 2010
JML
JUMLAH
PER PROP
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
401
401
TAHUN 2011
JML
JUMLAH
PER PROP
147
117
302
31
7
51
0
97
11
35
195
0
0
195
0
0
0
0
0
0
0
0
0
32
0
32
0
0
0
39
39
1141
1141
TAHUN 2012
JML
JUMLAH
PER PROP
77
88
202
26
11
31
10
60
0
19
175
25
35
324
39
50
1
196
195
3
24
86
43
16
14
1
120
67
38
8
121
113
2115
2115
PERKEMBANGAN INTERNSIP 2012
1.
Untuk
mengantisipasi
kekurangan
wahana
mengingat terjadinya peningkatan jumlah peserta
Internsip,
telah dilakukan penandatanganan
kerjasama dalam rangka pemanfaatan fasyankes
milik TNI, POLRI, dan PKU PP Muhamadyah
sebagai Wahana Internsip
2.
Mengingat keterbatasan kemampuan Pemerintah
dalam penyediaan anggaran pelaksanaan PIDI,
telah dilakukan inisiasi penyusunan Permenkes
Internsip Mandiri dan Internsip Ikatan Dinas,
dalam waktu yang bersamaan tengah disusun pula
Permenkes Penempatan Dokter Pasca Internsip
dalam rangka distribusi dan pendayagunaan
dokter
JUMLAH POLTEKKES, JURUSAN, PRODI,
DOSEN, MAHASISWA DAN LULUSAN
Jumlah Prodi DIII Poltekkes Kemenkes
16
38
POLTEKKES
14
14
13
243 PRODI
12
Jumlah Prodi
10
10
10
10
9
9
8
8
7
9
8
7
8
7
7
6
6
6
7
6
7
6
7
6
6
5
4
4
3
2
0
3
4
4
3
4
3
4
4
3
3
3
PELATIHAN SDM KESEHATAN
TAHUN 2012
No.
Program
Sasaran
Capaian
%
1.
Pelatihan tenaga
kesehatan haji
Indonesia (TKHI)
1446 orang
1444 orang
99,9%
2.
Pelatihan untuk
pimpinan institusi
fasyankes dan
dinas kesehatan
240 orang
90 orang
37,5 %
KESIMPULAN

Maldistribusi Dokter Spesialis, dokter umum dan nakes strategis
lainnya, masih terjadi oleh karena terdapat ketidaklengkapan
faktor yang mendorong terjadinya distribusi yang merata

Mengidentifikasi daerah yang mengalami maldistribusi statik dan
maldistribusi dinamik

Mengintervensi faktor suplai dan demand yang memberikan
kontribusi besar terhadap terjadinya malsdistribusi dokter

Menggunakan konsep rekrutmen yang berbasis pada “personal-job
fitness” untuk menempatkan dokter di daerah dengan karakteristik
tertentu

Diperlukan konsistensi dalam penerapan kebijakan tingkat nasional

Perlu komitmen antara pusat dan daerah untuk bersama-sama
mengatasi masalah pemenuhan dan pendayagunaan tenaga
kesehatan

similar documents