Ringkasan - Share ITS

Report
Lentur Tulangan
Rangkap
Nur Ahmad Husin
Pengantar
Fakta
Konsep
Ringkasan
Latihan
Pengantar
Selain metode tunggal, Metode tulangan rangkap
merupakan metode perhitungan penulangan lentur
yang bisa dipergunakan untuk perhitungan
penulangan baik pada elemen balok maupun pelat.
Asesmen
Pengantar
Fakta
Fakta
Konsep
Ringkasan
Latihan
Asesmen
Pengantar
Fakta
Konsep
Ringkasan
Latihan
Konsep
Pada dasarnya lentur tulangan
rangkap memiliki pengertian gaya
dalam lentur yang terjadi tidak
sepenuhnya dipikul oleh tulangan
tarik akan tetapi tulangan tekan
juga ikut memikul gaya dalam
lentur yang terjadi.
Sebagian besar gaya
lentur
dipikul
oleh
tulangan tarik dan hanya
sebagian saja yang dipikul
tulangan tekan
Didalam perencanaan tulangan rangkap ini
pada prinsipnya penampang beton yang
tertekan dibuat sekecil mungkin dengan
cara membuat posisi garis netral yang
letaknya lebih mendekati pada tulangan
tekan
atau
As’
dengan
tetap
memperhatikan komposisi tulangan tarik
(As) dan tulangan tekan (As’)
Untuk Balok syarat dimensi
tinggi (h) adalah sekitar 1/10 x L
sampai dengan 1/12 x L dimana
L adalah panjang bentang balok.
Sedangkan lebar balok diambil
sekitar 0,5 h sampai dengan 2/3
h.
Asesmen
Pengantar
Fakta
Konsep
Ringkasan
Latihan
Asesmen
Konsep
 cu= 0.003
 fc'
 fc'
Cs'
As'
xb
d
ab=  1.xb
Cc'
h
As
b
T1= As.fy
 s=  y= fy/Es
T= As.fy
Pengantar
Fakta
Konsep
Ringkasan
Latihan
Asesmen
Konsep
•  ′ = 1
• 0,85.  ′. .  =  . 

• 1 =  ′  − 2
•  ′ = 2 =
 −
−"
• Kontrol tulangan tekan leleh :
"
600 ≥  leleh fs’ = fy

"
1 −  600 <  tidak leleh fs’
 ′
2
;

=

 ′−0,85. ′

•  ′ = 1 −
•  ′ =
•  ′ =
= fs’
• As = Asc + Ass; As’ = As’

•  = ′  − 2 + ′  −  "

•  = 0,85. ′ . .   − 2 + ′ .   −  "  bila tulangan tekan leleh

•  = 0,85. ′ . .   − 2 + ′ . ′  −  "  bila tulangan tekan tidak leleh
Pengantar
Fakta
Konsep
Ringkasan
Latihan
Konsep/Prosedur tulangan Rangkap
1. Ambil suatu harga x ≤ 0,75 Xb
600
 =
.
600+
2. Ambil Asc berdasarkan x Rencana
0,85.β1 .′..
 =

3. Hitung Mnc
β1 .
 =  .   −
2
4. Hitung Mn – Mnc
Apabila : Mn – Mnc > 0
Perlu tulangan tekan
Mn – Mnc ≤ 0 Tidak perlu tulangan tekan
5. Bila perlu tulangan tekan maka
 −
 ′ = 2 =
−"
Asesmen
Pengantar
Fakta
Konsep
Ringkasan
Latihan
Konsep/Prosedur tulangan Rangkap
6. Kontrol tulangan tekan leleh
"
 ′ = 1 −
600 ≥   leleh fs’ = fy

"

 ′ = 1 −
600 <   tidak leleh fs’ = fs’
7. Hitung tulangan tekan perlu dan tulangan tarik
tambahan
 ′
2
 ′ =
 =
 ′−0,85. ′
8. Tulangan perlu
As = Asc + Ass
As’ = As’
9. Kontrol kekuatan
.Mn ≥ Mu

Asesmen
Konsep/Prosedur tulangan Rangkap
Pengantar
Fakta
Konsep
Ringkasan
Latihan
Asesmen
Pengantar
Fakta
Konsep
Ringkasan
Latihan
Asesmen
Ringkasan
Tulangan rangkap dirancang
sehingga Gaya Dalam dipikul
tulangan tarik dan tulangan tekan
dengan memainkan posisi garis
netral penampang.
Sebagian besar gaya dalam dipikul
tulangan tarik dan sebagian kecil
saja dipikul tulangan tekan.
Pengantar
Fakta
Konsep
Ringkasan
Latihan
Asesmen
Latihan
I
q
P
600
I
1 .5 m
d '= 4 0 m m
300
Rencanakan penulangan lentur balok kantilever pada potongan I-I seperti tergambar
Adapun dipersyaratkan mutu beton (fc’) = 22.5 MPa, Mutu baja (fy) = 400 MPa. Balok kantilever
dibebani beban mati merata (qD) = 4 t/m’ (belum termasuk berat sendiri balok), beban hidup
merata (qL) = 2 t/m’. Seperti tampak dalam gambar ada beban terpusat mati di ujung balok
kantilever (PD) = 3 t, sedangkan beban terpusat di ujung balok kantilever (PL) = 1,5 ton. Berat jenis
beton (BJ) = 2400 kg/m3
Pengantar
Fakta
Konsep
Ringkasan
Latihan
Latihan
Penyelesaian :
Perhitungan beban :
Beban mati :
BS balok : 0,30 x 0,6 x 2400 = 432 kg/m’
qD
: 4000
= 4000 kg/m’
Total qD
= 4432 kg/m’
PD
= 3000 kg
Beban hidup :
qL
= 2000 kg/m’
PL
= 1500 kg
q(ult) = 1,2.4432 + 1,6.2000 = 8518,4 kg/m’
Perhitungan momen :
M(ult) = 8518,4 x 1,5 x 1,5/2
= 9583,2 kg-m’
= 3000 x 1,2 x 1,5
= 5400 kg-m’
= 1500 x1,6 x 1,5
= 3600 kg-m’
= 18583,2 kg-m
= 185.832.000 N-m
Asesmen
Pengantar
Fakta
Konsep
Ringkasan
Latihan
Asesmen
Latihan
d’ = 600 – 40 – 10 –19/2 = 540,5 mm (prediksi)
600
 =
. 540,5 = 324,3
600 + 400
x direncanakan 85 mm
0,85.0,85.22,5.300.85
 =
= 1036,32
400
0,85.85
 = 1036,3.400 540,5 −
= 209.080.775,5 −
2

185.832.000
 −  =
− 209.080.775,5
0,8
 −  = 23.209.224,5 − 
 − 
23.209.224,5
 ′ = 2 =
=
= 48.252,02
 − "
540,5 − 59,5
Pengantar
Fakta
Konsep
Ringkasan
Latihan
Asesmen
Latihan
′
= 1−
59.5
85
600 = 180 <  = 400 tidak leleh
48.252,02
 ′ =
= 299,932
180 − 0,85.22,5
48.252,02
 =
= 120,632
400
Sehingga :
As
= 1036,3 + 120,63 = 1156,93 mm2
As’
= 299,93 mm2
=
1156,93
0,253,14192
= 4,08ℎ
pasang 5 buah
Pengantar
Fakta
Konsep
Ringkasan
Latihan
Asesmen
Latihan
Kontrol :
300−40−40−10−10−(519)
1. jarak
= 26,25 > 25
4
2. Kemampuan penampang
As(aktual) = 50,25π192 = 1417,642
As’ (Aktual) = 2 × 0,25 × π × 192 = 567,062
d(aktual)
= 600 – 40 –10 –19/2 = 540,5 mm
(1417,64.400 − 567,06.180)
=
= 81.04
0,8522,5300

81,04
= 0,8522,581,04300 540,5 −
2
+ 567,06.180 540,5 − 59,5
 = 281.570.255,5 −  >  = 232.290.000 −

Pengantar
Fakta
Konsep
Ringkasan
Latihan
Gambar Sketsa
5D19
600
2D19
300
Latihan
Asesmen
Pengantar
Fakta
Asesmen
Konsep
Ringkasan
Latihan
Asesmen

similar documents