ppt Media QW - WordPress.com

Report
MATEMATIKA untuk SMP Kelas IX
Semester I
start
Silabus
Silabus
Tujuan Pembelajaran
Matematika
Standar Kompetensi
dan Kompetensi
Dasar
Indikator Pencapaian
Tujuan
Diagram Alur
Apersepsi
Peluang suatu Kejadian
Evaluasi
+ Tinjauan Materi pokok bahasan
*Pengetahuan Prasyarat , maksudnya materi yang sebaiknya telah
dikuasai oleh siswa mengenai Pengertian ruang sampel, titik sampel
suatu percobaan.
•Sistematika penyajian materi :
Pada materi peluang memerlukan dasar hitung yang harus dimilki
oleh setiap siswa.
•Hakekat peluang adalah membandingkan titik-titik sampel suatu
kejadian dengan titik-titik sampel seluruhnya yang mungkin terjadi
pada contoh ruang.

Pendidikan Matematika IAIN Sunan Ampel Surabaya
Silabus
Silabus
Tujuan Pembelajaran
Matematika
Standar Kompetensi
dan Kompetensi
Dasar
Indikator Pencapaian
Tujuan
Diagram Alur
Apersepsi
Peluang suatu Kejadian
Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar
Standar Kompetensi :
Memahami peluang sederhana
Kompetensi Dasar :
Menentukan peluang suatu kejadian sederhana
Materi :
-Menghitung peluang masing-masing titik sampel pada ruang
sampel suatu percobaan
- Menghitung nilai peluang suatu kejadian

Pendidikan Matematika IAIN Sunan Ampel Surabaya
Evaluasi
Silabus
Apersepsi
Peluang suatu Kejadian
Evaluasi
Silabus
Indikator Pencapaian Tujuan
Tujuan Pembelajaran
Matematika
-Siswa dapat menghitung peluang masing-masing
Standar Kompetensi
dan Kompetensi
Dasar
Indikator Pencapaian
Tujuan
titik sampel pada ruang sampel suatu percobaan.
-Siswa dapat menghitung nilai peluang suatu
kejadian.
Diagram Alur

Pendidikan Matematika IAIN Sunan Ampel Surabaya
Silabus
Silabus
Apersepsi
Indikator Pencapaian
Tujuan
Diagram Alur
Evaluasi
Diagram Alur
Peluang
Tujuan Pembelajaran
Matematika
Standar Kompetensi
dan Kompetensi
Dasar
Peluang suatu Kejadian
Frekuensi
harapan
0 < P(K) < 1
Titik Sampel
Ruang
Sampel
K = banyak Kejadian (K)
banyak Percobaan

Pendidikan Matematika IAIN Sunan Ampel Surabaya
Ruang
Sampel
Ruang
Sampel
Ruang
Sampel
P (K) = n(k)
n(S)
Silabus
Apersepsi
Tes Apresiasi Awal
Definisi ruang sampel,
titik sampel
Kaidah dalam Peluang
Apersepsi
Peluang suatu Kejadian
Evaluasi
Tes Apresiasi
Sebelum mempelajari materi bab ini, kerjakanlah soal-soal
berikut di buku latihanmu.
1. Buatlah tiga kalimat yang menyatakan ke mungkinan.
2. Tentukan apakah pernyataan-pernyataan berikut
merupakan kejadian pasti atau kejadian mustahil.
a. Bulan berputar mengelilingi bumi.
b. Matahari terbenam di sebelah timur.
c. Paus bernapas dengan insang.
3. Sebuah dadu dilemparkan satu kali.Tentu kan
kemungkinan mata dadu yang muncul.

Pendidikan Matematika IAIN Sunan Ampel Surabaya
Silabus
Apersepsi
Tes Apresiasi Awal
Definisi ruang sampel,
titik sampel
Kaidah dalam Peluang
Apersepsi
Peluang suatu Kejadian
Evaluasi
Tes Apresiasi
4. Sebuah uang logam dilemparkan satu kali. Tentukan
kemungkinan kejadian yang akan muncul.
5. Banyaknya siswa dalam satu kelas berjumlah 56 orang.
Perbandingan banyaknya siswa laki-laki dan siswa perempuan
adalah 3 : 5. Tentukan banyaknya siswa laki-laki dan siswa
perempuan dalam kelas tersebut.

Pendidikan Matematika IAIN Sunan Ampel Surabaya
Silabus
Apersepsi
Tes Apresiasi Awal
Apersepsi
Peluang suatu Kejadian
Evaluasi
Definisi ruang sampel dan titik sampel
Definisi ruang sampel :
Definisi ruang sampel,
titik sampel
Ruang sampel adalah himpunan dari semua hasil yang mungkin pada
suatu percobaan/kejadian.
Ruang sampel suatu percobaan dapat dinyatakan dalam bentuk
diagram pohon atau tabel.
Kaidah dalam Peluang
Definisi titik sampel :
Titik sampel adalah anggota-anggota dari ruang sampel atau
kemungkinan-kemungkinan yang muncul.
Contoh Soal

Pendidikan Matematika IAIN Sunan Ampel Surabaya
Silabus
Apersepsi
Tes Apresiasi Awal
Definisi ruang sampel,
titik sampel
Kaidah dalam Peluang
Apersepsi
Peluang suatu Kejadian
Definisi ruang sampel dan titik sampel
Tentukan ruang sampel dan titik sampel dari
pelemparan sebuah dadu.
Penyelesaian:
Kejadian yang mungkin dari pelemparan sebuah
dadu adalah
munculnya muka dadu bernomor 1, 2, 3, 4, 5,
atau 6. Dengan
demikian,
S = {1, 2, 3, 4, 5, 6} dan titik sampelnya 1, 2, 3, 4,
5, dan 6

Pendidikan Matematika IAIN Sunan Ampel Surabaya
Evaluasi
Silabus
Apersepsi
Tes Apresiasi Awal
Definisi ruang sampel,
titik sampel
Kaidah dalam Peluang
Apersepsi
Peluang suatu Kejadian
Evaluasi
Kaidah dalam Peluang
Kaidah Pencacahan :
suatu cara / aturan untuk menghitung semua kemungkinan
yang dapat terjadi dalam suatu percobaan tertentu, kaidah
pencacahan terbagi menjadi 3 metode yaitu :
Metode aturann pengisian tempat, metode permutasi dan
metode kombinasi.
Macam – macam kaidah dalam
peluang

Pendidikan Matematika IAIN Sunan Ampel Surabaya
Silabus
Apersepsi
Apersepsi
Evaluasi
Kaidah dalam Peluang
Tes Apresiasi Awal
Definisi ruang sampel,
titik sampel
Peluang suatu Kejadian
Diagram Pohon
Kaidah
Pencacahan
Tabel Silang
Pasangan Terurut
Kaidah dalam Peluang
Contoh Soal :
Misalakan (Roni,Agus) dan (Wimo,Bimo) adalah himpunan
calon ketua dan wakil ketua maka dapat diselesaikan dengan
menggunakan kaidah pencacahan

Pendidikan Matematika IAIN Sunan Ampel Surabaya
Silabus
Apersepsi
Tes Apresiasi Awal
Definisi ruang sampel,
titik sampel
Kaidah dalam Peluang
Peluang suatu Kejadian
Kaidah dalam Peluang <<< kaidah Pencacahan
Diagram Pohon
Ketua
Roni
Agus
Wini
Bimo

Apersepsi
Wakil Ketua
Agus
Wini
Bimo
Pasangan
(Roni,Agus)
(Roni,Wini)
(Roni,Bimo)
Roni
Wini
Bimo
(Agus, Roni)
(Agus,Wini)
(Agus,Bimo)
Roni
Agus
Bimo
Roni
Agus
Wini
(Wini,Roni)
(Wini,Agus)
(Wini,Bimo)
(Bimo,Roni)
(Bimo,Agus)
(Bimo,Wini)
Pendidikan Matematika IAIN Sunan Ampel Surabaya
Evaluasi
Apersepsi
Silabus
Apersepsi
Tes Apresiasi Awal
Definisi ruang sampel,
titik sampel
Kaidah dalam Peluang
Peluang suatu Kejadian
Evaluasi
Kaidah dalam Peluang <<< kaidah Pencacahan
Tabel Silang
Wakil
Ketua
Roni
Agus
Wini
Bimo
Roni
-
(Roni,Agus)
(Roni, Wini)
(Roni,Bimo)
(Agus, Roni)
-
(Agus,Wini)
(Agus,Bimo)
Wini
(Wini, Roni)
(Wini, Agus)
-
(Wini, Bimo)
Bimo
(Bimo, Roni) (Bimo, Agus) (Bimo,Wini)
Agus

Pendidikan Matematika IAIN Sunan Ampel Surabaya
-
Silabus
Apersepsi
Tes Apresiasi Awal
Definisi ruang sampel,
titik sampel
Kaidah dalam Peluang
Apersepsi
Peluang suatu Kejadian
Evaluasi
Kaidah dalam Peluang <<< kaidah Pencacahan
Pasangan Terurut
Misalkan A = (Roni, Agus,Wini,Bimo) adalah himpunan calon
ketua dan wakil ketua. Dengan atauran bahwa seseorang
tidak diperbolehkan merangkap jabatan dan pasangan (x.y)
berbeda dengan (y,x) dalam kedudukannya , maka pasangan
terurut dari
A adalah ; ((Roni, Agus), Roni,
Wini),(Roni,Bimo),(Agus,Wini),(Agus,Bimo),(Wini,Bimo),(Agu
s,Roni),(Wini,Roni),((Bimo,Roni),(Wini,Agus),(Bimo,Agus),(Bi
mo,Wini). Jumlah pasangan terurut dari A adalah 12.

Pendidikan Matematika IAIN Sunan Ampel Surabaya
Silabus
Apersepsi
Tes Apersepsi Awal
Definisi ruang sampel,
titik sampel
Kaidah dalam Peluang
Apersepsi
Peluang suatu Kejadian
Evaluasi
Kaidah Penjumlahan
Misalkan Suatu peristiwa dapat terjadi dengan n cara yang
berlainan (Saling asing). Dalam cara pertama terdapat p1
kemungkinan hasil yang berbeda , cara kedua memberikan p2
kemungkinan yang berbeda, dan seterusnya sampai cara ke-n
memberikan pn kemungkinan yang berbeda , maka total
banyaknya kemungkinan kejadian dalam peristiwa tersebut
adalah p1+p2+….+pn cara.

Pendidikan Matematika IAIN Sunan Ampel Surabaya
Silabus
Apersepsi
Tes Apresiasi Awal
Definisi ruang sampel,
titik sampel
Kaidah dalam Peluang
Apersepsi
Peluang suatu Kejadian
Evaluasi
Kaidah Perkalian
Apabila suatu peristiwa terdiri dari n tahap (kejadian) yang
berurutan dimana tahap pertama dapat terjadi dalam q1 cara
yang berbedam, tahap kedua dapat terjadi dalam q2 cara
berbeda, dan seterusnya sampai tahap ke-n dapat terjadi dalam
qn cara yang berbeda , maka total banyaknya cara peristiwa
tersebut dapat terjadi adalah q1 x q2 x ….qn.

Pendidikan Matematika IAIN Sunan Ampel Surabaya
Silabus
Peluang
Macam-macam
Kejaidian
Frekuensi Relatif
Peluang
Frekuensi Harapan
Kisaran Nilai Peluang
Apersepsi
Peluang suatu Kejadian
Evaluasi
Macam – macam kejadian
1. Kejadian Acak
Percobaan Lemparkan sebuah mata uang logam. Dapatkah kamu
memastikan sisi yang akan muncul, sisi angka atau sisi gambar?,
Pada percobaan diatas kejadian yang menjadi per hatian
adalah munculnya sisi angka atau gambar. Tentu saja kamu
tidak tahu pasti sisi uang logam yang akan muncul. Kamu
hanya mengetahui bahwa hasil yang mungkin muncul adalah
sisi angka atau sisi gambar. Tentu saja, kedua sisi ini tidak
mung kin muncul bersamaan.
Kejadian munculnya sisi angka atau sisi gambar pada
Percobaan tidak dapat dipastikan, sehingga dinamakan
kejadian acak.

Pendidikan Matematika IAIN Sunan Ampel Surabaya
Silabus
Peluang
Macam-macam
Kejaidian
Frekuensi Relatif
Peluang
Frekuensi Harapan
Apersepsi
Peluang suatu Kejadian
Evaluasi
Macam – macam kejadian
2. Kejadian Sederhana
Misalkan, sebuah kartu diambil secara acak dari
seperangkat kartu bridge tersebut. Andaikan kartu yang
terambil bergambar wajik, kejadian muncul kartu bergambar
wajik pada pengambilan tersebut dinamakan kejadian
sederhana karena munculnya kartu bergambar wajik pasti
berwarna merah.
Kisaran Nilai Peluang

Pendidikan Matematika IAIN Sunan Ampel Surabaya
Silabus
Peluang
Macam-macam
Kejaidian
Frekuensi Relatif
Peluang
Frekuensi Harapan
Kisaran Nilai Peluang
Apersepsi
Peluang suatu Kejadian
Macam – macam kejadian
3. Kejadian Majemuk
* Kejadian Saling Bebas
Istilah Peluang dari dua kejadian bebas
diperoleh dari hasil kali peluang kejadian
pertama dan peluang kejadian kedua.
Simbol P (A dan B) = P (A) x P (B)
*Kejadian Saling Lepas
Istilah Peluang dari dua kejadian yang terpisah satu
sama lain diperoleh dengan menambahkan peluang
kejadian pertama dengan peluang kedua.
Simbol P (A atau B) = P (A) + P (B)

Pendidikan Matematika IAIN Sunan Ampel Surabaya
Evaluasi
Silabus
Peluang
Macam-macam
Kejaidian
Frekuensi Relatif
Peluang
Frekuensi Harapan
Apersepsi
Peluang suatu Kejadian
Evaluasi
Frekuensi Relatif Peluang
Ambillah sekeping uang logam, kemudian lakukan percobaan statistika,
yaitu melempar uang logam tersebut sebanyak 20 kali. Misalnya,muncul
sisi angka sebanyak 11 kali. Perbandingan banyak kejadian munculnya
angka dan banyakpelemparan adalah 11/20.
Nilai ini dinamakan frekuensi relatif munculnya angka.
Frekuensi relatif (fr) munculnya kejadian K dirumuskan sebagai berikut.
fr = banyak kejadian
banyak percobaan
Kisaran Nilai Peluang
Contoh Soal

Pendidikan Matematika IAIN Sunan Ampel Surabaya
Silabus
Peluang
Macam-macam
Kejaidian
Frekuensi Relatif
Peluang
Frekuensi Harapan
Kisaran Nilai Peluang
Apersepsi
Peluang suatu Kejadian
Evaluasi
Frekuensi Relatif Peluang
Pada pelemparan dadu sebanyak 100 kali, muncul muka dadu
ber nomor 1 sebanyak 16 kali. Tentukan frekuensi relatif munculnya
muka dadu bernomor 1.
Penyelesaian:
•Banyak percobaan = 100
• Banyak kejadaian munculnya muka dadu bernomor 1=16
fr = banyak kejadian
banyak percobaan
= 16
100
= 0,16.
Jadi, frekuensi relatif munculnya muka dadu bernomor 1 adalah
0,16.

Pendidikan Matematika IAIN Sunan Ampel Surabaya
Silabus
Peluang
Macam-macam
Kejaidian
Frekuensi Relatif
Peluang
Frekuensi Harapan
Apersepsi
Peluang suatu Kejadian
Frekuensi Harapan
Frekuensi harapan dari suatu kejadian ialah harapan
banyak nya muncul suatu kejadian yang diamati dari
sejumlah percobaan yang dilakukan.
Fh = P(K) N
dengan P(K) = peluang kejadian K
N = banyaknya percobaan
Kisaran Nilai Peluang
Contoh Soal

Pendidikan Matematika IAIN Sunan Ampel Surabaya
Evaluasi
Silabus
Peluang
Macam-macam
Kejaidian
Frekuensi Relatif
Peluang
Frekuensi Harapan
Kisaran Nilai Peluang
Apersepsi
Peluang suatu Kejadian
Evaluasi
Frekuensi Harapan
Sebuah dadu di lemparkan ke atas sebanyak 36 kali.berapa frekuensi
harapan munculnya mata dadu bernomor 3 ?
Penyelesaian:
Misalkan, K = kejadian munculnya mata dadu bernomor 3
sehingga P(K) = 1/6. banyaknya pelemparan 36 kali
Fh = P(K) × 36
= 1/6 × 36
=6
Jadi, frekuensi harapan munculnya mata dadu bernomor 3 dari
36 kali pelemparan adalah 6 kali.
Jika hasil percobaan tersebut munculnya dadu bernomor 3 jauh
dari harapan, hal ini mungkin disebabkan berat pada setiap mata
dadu tidak sama (dadu tidak homogen

Pendidikan Matematika IAIN Sunan Ampel Surabaya
Silabus
Peluang
Macam-macam
Kejaidian
Frekuensi Relatif
Peluang
Frekuensi Harapan
Kisaran Nilai Peluang
Apersepsi
Peluang suatu Kejadian
Kisaran Nilai Peluang
a. Rumus Peluang
Peluang munculnya setiap titik sampel dalam ruang sampel
sama,yaitu 1/6Dengan demikian, peluang munculnya
muka dadu bernomor genap adalah sebagai berikut.
P(G) = 1/6 +1/6+1/6=3/6=1/2
P(G) juga dapat diperoleh dengan cara berikut.:
S = {1, 2, 3, 4, 5, 6} maka n(S) = 6.
G = {2, 4, 6} sehingga n(G) = 3.
p(G) = n(G)/n(S) =3/6=1/2
Maka dapat Disimpulkan P(K) = n(k)/n(s) dgn K S

Pendidikan Matematika IAIN Sunan Ampel Surabaya
Evaluasi
Silabus
Peluang
Macam-macam
Kejaidian
Frekuensi Relatif
Peluang
Frekuensi Harapan
Kisaran Nilai Peluang
Apersepsi
Peluang suatu Kejadian
Kisaran Nilai Peluang
b. Nilai Peluang
1) Peluang suatu kejadian nilainya dari 0 sampai dengan
1 (ditulis 0 ≤ P(K) ≤ 1).
2) Peluang suatu kejadian yang tidak mungkin terjadi,
nilainya nol atau P(K) = 0 (kejadian tersebut dinamakan
kejadian yang mustahil).
3) Peluang suatu kejadian yang pasti terjadi, nilainya
1 atau P(K) = 1 (kejadian tersebut dinamakan kejadian
nyata/pasti).
Jika kejadian L merupakan komplemen dari kejadian K
maka P(K) + P(L) = 1 atau P(L) = 1 – P(K). Misalkan, peluang
hari ini hujan 0,3 maka peluang hari ini tidak hujan adalah
1 – 0,3 = 0,7.

Pendidikan Matematika IAIN Sunan Ampel Surabaya
Evaluasi
Silabus
Apersepsi
Peluang suatu Kejadian
Evaluasi
Evaluasi
Pada uji Kompetensi ini diharapkan Anda menghitung/mengerjakan soalnya secara
sungguh-sungguh.
Pilih salah satu OPSI (A, B, C, D) yang sesuai dengan temuanmu.
Apabila temuanmu dinyatakan BENAR, Anda mendapat nilai 5
Apabila temuanmu dinyatakan SALAH, Anda mendapat nilai 0

Pendidikan Matematika IAIN Sunan Ampel Surabaya
START
Silabus
Apersepsi
Peluang suatu Kejadian
Evaluasi << Pilihan Ganda
1 dari 20
1. Dua puluh lima kartu diberi angka 1,2,3,….,25 . Kartu tersebut dikocok. Kemudian
diambil kartu secara acak (setiap pengambilan satu kartu , dikemalikan lagi).
Berapa peluang terambilnya kartu berangka ganjill ?
A
C
Evaluasi
11/25
B
15/25
13/25
D
17/25
Jawaban Anda : Waiting
SALAH For You
BENAR
Nilai Anda

Pendidikan Matematika IAIN Sunan Ampel Surabaya
:
0
5
Silabus
Apersepsi
Peluang suatu Kejadian
Evaluasi << Pilihan Ganda
Evaluasi
2 dari 20
2. Dari Siswa terdekat terdapat 22 orang voli, 17 ornag gemar tenis, dan 4 orang tidak
gemar keduanya . Jika seorang siswa dipilih secara acak, berapa peluang seorang
siswa hanya gemar voli ?
A
C
15/36
B
17/36
13/36
D
19/36
Jawaban Anda :
Waiting
BENAR
SALAH For You
Nilai Anda
5
0

Pendidikan Matematika IAIN Sunan Ampel Surabaya
:
Silabus
Apersepsi
Peluang suatu Kejadian
Evaluasi << Pilihan Ganda
3 dari 20
3. Dua mata uang logam dilempar secara bersamaan, Berapakah
peluang munculnya angka dan gambar ?
A
C
Evaluasi
1/2
B
3/4
1/4
D
5/4
BENAR
Jawaban Anda : Waiting
SALAH For You
Nilai Anda

Pendidikan Matematika IAIN Sunan Ampel Surabaya
5
: 0
Silabus
Apersepsi
Peluang suatu Kejadian
Evaluasi << Pilihan Ganda
4 dari 20
4. Sebuah data dilempaekan ke atas sebanyak 36 kali. Berapa
frekuensi harapah munculnya mata dadu bernomor 3?
A
C
Evaluasi
4
B
8
6
D
10
Jawaban Anda :
Waiting
BENAR
SALAH For You
Nilai Anda
5
0

Pendidikan Matematika IAIN Sunan Ampel Surabaya
:
Silabus
Apersepsi
Peluang suatu Kejadian
Evaluasi << Pilihan Ganda
Evaluasi
5 dari 20
5. Sebuah dadu dilempar sebanyak 300 kali, frekuensi harapan munculnya mata dadu
yang merupakan faktor prima dari 6 adalah…
A
C
50
B
100
150
D
200
Jawaban Anda :
SALAH For You
BENAR
Waiting
Nilai Anda
5
0

Pendidikan Matematika IAIN Sunan Ampel Surabaya
:
Silabus
Apersepsi
Peluang suatu Kejadian
Evaluasi << Pilihan Ganda
6 dari 20
6. Peluang munculnya muka dadu bernonor 3 pelemparan dadu berisi 6 adalah
A
C
Evaluasi
1/6
B
5/6
2/6
D
3/6
Jawaban Anda :
Waiting
SALAH
BENAR For You
Nilai Anda
0
5

Pendidikan Matematika IAIN Sunan Ampel Surabaya
:
Silabus
Apersepsi
Peluang suatu Kejadian
Evaluasi << Pilihan Ganda
Evaluasi
7 dari 20
7.Banyak anggota ruang sampel pada pelemparan sekeping uang logam dan sebuah
dadu yang dilakukan secara bersamaan adalah….
A
C
12 titik sampel
B
20 titik sampel
18 titik sampel
D
24 titik sampel
Jawaban Anda :
Waiting
SALAHFor You
BENAR
Nilai Anda
0
5 0

Pendidikan Matematika IAIN Sunan Ampel Surabaya
:
Silabus
Apersepsi
Peluang suatu Kejadian
Evaluasi << Pilihan Ganda
8 dari 20
8.Peluang seorang pemain basket akan melempar bola tepat masuk ring 0.7. Jika ia
melempar sebanyak 70 kali, kemungkinan banyaknya bola yang tepat masuk ring
adalah….
A
C
Evaluasi
50
B
17
10
D
49
BENAR
Jawaban Anda : Waiting
SALAH For You
Nilai Anda

Pendidikan Matematika IAIN Sunan Ampel Surabaya
5
: 0
Silabus
Apersepsi
Peluang suatu Kejadian
Evaluasi << Pilihan Ganda
9 dari 20
9. Dari pernyataan berikut ya ngmerupakan suatu kepastian adalah….
A
C
Dalam 1 tahu
terdapat 365 hari
Matahari
mengelilingi bumi
Evaluasi
B
Benda yang berat akan
mengapung
D
Komet Halley muncul
setiap 76 tahun sekali
Jawaban Anda : Waiting
SALAH For You
BENAR
Nilai Anda

Pendidikan Matematika IAIN Sunan Ampel Surabaya
: 0
5
Silabus
Apersepsi
Peluang suatu Kejadian
Evaluasi << Pilihan Ganda
Evaluasi
10 dari 20
10 . Sebuah dadu dilempar sebanyak 20 kali, ternyata muncul muka dadu bernomor 3
sebanyak 3 kali. Frekuensi relatif munculnya angka tiga adalah….
A
C
3/10
3/20
B
3
D
60
Jawaban Anda :
Waiting
SALAH
BENAR For You
Nilai Anda
0
5

Pendidikan Matematika IAIN Sunan Ampel Surabaya
:
Silabus
Apersepsi
Peluang suatu Kejadian
Evaluasi << Pilihan Ganda
Evaluasi
11 dari 20
11. Sebuah botol berisi empat kelereng:kelereng merah, kuning, hijau, kuning dan
putih. Jika kita mengambil dua kelereng dari botol, satu persatu, tanpa dikembalikan
lagi, tentukan himpunan kejadian satu kelereng berwarna merah ?
A
C
{MH, MK, MP, HM, KM,
PM}
B
{PM,KM,HM,MP,MK,MH}
{MK,MH,HM,MP,PM,
KM }
D
{KM,PM,MP,HM,MH,MK}
Jawaban Anda :
Waiting
BENAR
SALAH For You
Nilai Anda
5
0

Pendidikan Matematika IAIN Sunan Ampel Surabaya
:
Silabus
Apersepsi
Peluang suatu Kejadian
Evaluasi << Pilihan Ganda
Evaluasi
12 dari 20
12 .Andaikan orang tua kalian akan membeli mobil keluarga.Pilihan warna kendaraan
adalah (merah (R), putih (W), hijau (G), hitam (B), atau perak (S)), sedangkan tipe
transmisinya adalah (otomatis (O) atau manual (M)). Berapa banyak pilihan kendaraan
yang dapat dipilih oleh orang tua kita?.
B
35 cara
A
10 cara
C
20 cara
D
30 cara
Jawaban Anda :
Waiting
BENAR
SALAH For You
Nilai Anda
5
0

Pendidikan Matematika IAIN Sunan Ampel Surabaya
:
Silabus
Apersepsi
Peluang suatu Kejadian
Evaluasi << Pilihan Ganda
13 dari 20
13. Setumpuk kartu bridge diambil secara acak satu lembar
kartu. Peluang terambil kartu bukan kartu As (A) adalah?
A
C
12/16
12/15
Evaluasi
B
12/14
D
12/13
Jawaban Anda :
Waiting
SALAH For You
BENAR
Nilai Anda
0
5

Pendidikan Matematika IAIN Sunan Ampel Surabaya
:
Silabus
Apersepsi
Peluang suatu Kejadian
Evaluasi << Pilihan Ganda
14 dari 20
14. Pelemparan sebuah dadu diketahui Ruang sampelnya {1,2,3,4,5,6}. Berapakah
munculnya mata dadu prima yang mungkin muncul ?
A
C
2
3
Evaluasi
B
4
D
5
Jawaban Anda :
Waiting
BENAR
SALAH For You
Nilai Anda
5
0

Pendidikan Matematika IAIN Sunan Ampel Surabaya
:
Silabus
Apersepsi
Peluang suatu Kejadian
Evaluasi << Pilihan Ganda
Evaluasi
15 dari 20
15. Dalam suatu kelas terdapat 25 Anak laki-laiki dan 17 anak perempuan. Sedangkan
banyaknya anggota ruang sampel adalah 40. Jika dipilih satu anak untuk mewakili kelas
dalam pertandingan, Berapa kemungkinan terpilihnya anak laki-laki?
A
C
26/40
25/40
B
24/40
D
23/40
Jawaban Anda :
BENAR For You
SALAH
Waiting
Nilai Anda
5
0

Pendidikan Matematika IAIN Sunan Ampel Surabaya
:
Silabus
Apersepsi
Peluang suatu Kejadian
Evaluasi << Pilihan Ganda
Evaluasi
16 dari 20
16. Sebuah paku payung dijatuhkan ke atas lantai sebanyak 120 kali. Frekuensi harapan
ujung paku menghadap ke atas adalah….
A
C
30
60
B
40
D
120
Jawaban Anda :
Waiting
BENAR
SALAH For You
Nilai Anda
5
0

Pendidikan Matematika IAIN Sunan Ampel Surabaya
:
Silabus
Apersepsi
Peluang suatu Kejadian
Evaluasi << Pilihan Ganda
Evaluasi
17 dari 20
17. Dari 60 kali pelemparan sebuah dadu, maka frekuensi harapan munculnya mata dadu
faktor dari 6 adalah…
A
C
10 kali
30 kali
B
D
20 kali
40 kali
Jawaban Anda :
SALAH For You
BENAR
Waiting
Nilai Anda
5
0

Pendidikan Matematika IAIN Sunan Ampel Surabaya
:
Silabus
Apersepsi
Peluang suatu Kejadian
Evaluasi << Pilihan Ganda
Evaluasi
18 dari 20
18. Dari 900 kali percobaan lempar undi dua buah dadu bersama-sama, frekuensi harapan
muncul mata dadu berjumlah 5 adalah….
A
C
300
180
B
D
225
100
Jawaban Anda :
Waiting
BENAR
SALAH For You
Nilai Anda
5
0

Pendidikan Matematika IAIN Sunan Ampel Surabaya
:
Silabus
Apersepsi
Peluang suatu Kejadian
Evaluasi << Pilihan Ganda
Evaluasi
19 dari 20
19. Sebuah kantong berisi 15 kelereng hitam, 12 kelereng putih, dan 25 kelereng biru. Bila
sebuah kelereng diambil secara acak, maka peluang terambil kelereng putih adalah…
A
C
1/2
B
1/10
D
1/4
3/13
Jawaban Anda :
Waiting
BENAR
SALAH For You
Nilai Anda
5
0

Pendidikan Matematika IAIN Sunan Ampel Surabaya
:
Silabus
Apersepsi
Peluang suatu Kejadian
Evaluasi << Pilihan Ganda
Evaluasi
20 dari 20
20. Dalam sebuah percobaan, dadu dan sebuah mata uang logam dilemparkan secara
serempak sebanyak 72 kali, frekuensi dharapan timbulnya mata dadu bilangan genap dan
uang logam angka ialah…
A
C
9 kali
24 kali
B
18 kali
D
36 kali
Jawaban Anda :
BENAR For You
Waiting
SALAH
Nilai Anda
5
0

Pendidikan Matematika IAIN Sunan Ampel Surabaya
:
Tokoh
Penemu
Peluang

Pendidikan Matematika IAIN Sunan Ampel Surabaya
Tokoh Penemu Peluang
Blaise Pascal
Pierre de Fermat
Pada Tahun 1654 , seorang pejudi bangsawan Prancis
bernama Chevalier de Mere mengajukan masalah kepada
Blaise Pascal sebagai berikut “ Dalam delapan kesempatan
melempar dadau , seorang penjudi yang bertaruh dengan
sejumalah uang tertentu harus memperoleh mata 1 untuk
memenangkan taruhanm Tetapi setelah

Pendidikan Matematika IAIN Sunan Ampel Surabaya
Tokoh Penemu Peluang
Melakukan tiga lemparan yang semuanya gagal, permainan
terpaksa dihentiikan karena ada suatu gagguan. . Bandar jelas
tidak mau rugi sebagai jaminan. Pertanyaanya, berapa besar
taruhan si Pemjudi yang harus ditahan tersebut ?’
Lalu Blaise berkorespondensi dengan Pirre de Fermat, setelah
berkorespondensi berkali-kali mereka akhirnya mereka
berhasil menyelesaikan masalah ini debgab menggunakan
ilmu hitung yang difokuskan pada ilmu peluang, akan tetapi
sebelum mempelajari ilmu hitung peluang maka sebaiknya
kiita mempelajari dulu kaidah pencacahan.

Pendidikan Matematika IAIN Sunan Ampel Surabaya
Software
Pendukung
Terima
Kepada:
Buku Kasih
Referensi
S
E
L
E
S
A
I
Sahabat
Matematika
Angkatan
SMP
Kelas
2009
IXKelas
SMT
A
1
Microsoft
2007
BpkPowerPoint-Office
Agus Prasetyo,M.Pd
Oleh Wahyudin Djumanta & Dwi Susanti
Penerbit pusat perbukuan
Profil Author
Nama
: Badiatur Rofiah
Nim/Smstr
: D34209005 / V
Fakultas/Prodi
: Tarbiyah / PMT
Universitas
: IAIN Sunan Ampel SBY
Alamat
: Jl.Menganti Sidowungu - Gresik
Email
: [email protected]
HP
: 083831431740

Pendidikan Matematika IAIN Sunan Ampel Surabaya

similar documents