EFUSI PLEURA

Report
EFUSI PLEURA
Izka P. Rahmania – 406138158
Bagian Radiologi
RSUD Kota Semarang
vertebra
bronkus
Paru-paru
pleura
Cavitas pleura
jantung
Cairan pleura
• Normal cairan pleura < 20 ml
• Fungsi cairan untuk lubrikasi
• cairan pleura komposisinya sama dengan cairan
plasma
• Cairan dibentuk dari pleura parietal dan di
absorbsi di pleura parietal
• Pembentukan cairan 0,01 ml/kg/jam dimana 25 x
lebih kecil dr kemampuan absorbsi sist limfe
• Kapasitas sistim limfe menyerap 0,25 ml/kg/ jam
Pergerakan cairan antara kapiler pleura dan rongga pleura
menurut hukum starling
Q = Lp . A. q (Pcap – Pple) – (Ocap – Ople)
Q; pergerakan cairan
Lp; koefisien filtrasi
A; luas pembuluh darah
q; kemampuan membran untuk di lewati
P cap; tek hidrostatik kapiler
P ple; tek hidrostatik pleura
O cap; tek onkotik kapiler
O cap; tek onkotik pleura
DEFINISI
• Efusi pleura penumpukan cairan berlebih
dalam kavum pleura diantara pleura parietalis
dan pleura viseralis
• Berupa:
– cairan transudat
– cairan eksudat
ETIOLOGI
Kelaian paru
• Infeksi (bakteri, virus,
jamur)
• tumor paru
• tumor mediastinum
• metastase.
Trauma kecelakaan atau
tindakan pembedahan
Kelainan sistemik
• penyakit-penyakit yang
mengakibatkan hambatan
aliran getah bening
• hipoproteinemia pada
penyakit ginjal hati, dan
kegagalan jantung
Cairan pada efusi pleura
Cairan transudat
• Bening
• PADA: Kegagalan jantung,
kegagalan ginjal akut atau
kronik, keadaan
hipoproteinemia pada
kegagalan fungsi hati,
pemberian cairan infuse
yang berlebihan
Cairan eksudat
• Keruh
• PADA: infeksi tuberculosa,
atau nanah (empiema) dan
penyakit-penyakit kolagen
(SLE, RA)
Cairan pada efusi pleura
Cairan darah
• trauma tertutup atau
terbuka, infark paru dan
karsinoma paru
Cairan getah bening
• sumbatan aliran getah
bening thoraks
• filiariasis atau metastasis
pada kelenjar getah bening
dari suatu keganasan
Gejala Utama
•
•
•
•
Sesak
Rasa penuh dalam dada
Nyeri
Lebih nyaman tidur miring kearah bagian paru
yang mengalami efusi (unilateral)
• Demam
Rontgen Thoraks
Posisi tegak posteroanterior (PA)
• tampak berupa perselubungan homogeny
menutupi struktur paru bawah
• relative radioopak dengan permukaan atas
cekung berjalan dari lateral atas ke medial
bawah
• jaringan paru akan terdorong kearah
sentral/hilus, dan kadang-kadang mendorong
mediastinum kearah kontralateral
Gambar 1. Efusi pleura sinistra. Sudut Costophrenicus yang tumpul karena efusi pleura
Gambar 2. Efusi pleura dextra
Gambar 3. Efusi pleura sinistra
massif. Tampak mediastinum
terdorong kontralateral
Gambar 4. Efusi pleura bilateral
Posisi Lateral Decubitus
Gambar 7. Efusi pleura pada
posisi right lateral decubitus
(penumpukan cairan yang
ditunjukkan dengan panah biru).
Gambar 8. Efusi pleura pada
posisi left lateral decubitus
Ultrasonografi
• khas dari efusi pleura merupakan lapisan
anechoic antara pleura visceral dan pleura
parietal
• “elbow position”: posisi lateral decubitus
selama 5 menit  kemudian pemeriksaan
USG dilakukan dengan pasien bertumpu pada
siku
• Kriteria USG untuk menentukan efusi pleura:
– setidaknya zona anechogenic memiliki ketebalan
3mm diantara pleura parietal dan visceral
– perubahan ketebalan lapisan cairan antara
ekspirasi dan inspirasi
– juga perbedaan letak posisi pasien.
Gambar 13. Sonogram pada pasien dengan
kanker paru lobus kanan atas. Gambar
menunjukkan adanya akumulasi cairan
selama inspirasi (setebal 6 mm; berbentuk
kurva,-gambar kiri) dimana gambar tersebut
lebih jelas dibanding selamaekspirasi ( setebal
11 mm ; berbentuk kurva-gambar kanan).
Gambar 12. Menunjukkan posisi
siku dengan meletakaan
transduser selama pemeriksaan
untuk melihat keadaan rongga pleura kanan.
Gambar 14. Ultrasonogram dari kiri dada bagian
bawah pada pasien laki-laki dengan penyebaran
lymphangitic dari adenokarsinoma. Ini studi sagital
dan pemeriksaan dilakukan dengan pasien duduk.
Cairan Echogenic (E) dapat dilihat pada hemithorax
kiri. Perhatikan diafragma lengkung Echogenic
(panah). The pleura cairan positif untuk sel-sel ganas
(efusi pleura ganas)
Gambar 15. Ultrasonogram dari kiri dada
bagian bawah pada wanita 47 tahun dengan
efusi pleura metastasis. Ini studi sagital dan
pemeriksaan dilakukan dengan pasien duduk.
Cairan anechoic (E) dapat dilihat pada
hemithorax kiri. Perhatikan diafragma
lengkung Echogenic (panah)
Magnetic Resonance Imaging (MRI)
• MRI dapat membantu dalam mengevaluasi
etiologi efusi pleura.
Penatalaksanaan
• Torakosentesis
• Pemasangan WSD

similar documents