PENGERTIAN TATANIAGA PERTANIAN

Report
PENGERTIAN TATANIAGA
PERTANIAN
NAMA : SUGIARTO
NIM : 10 010 004
Rencana Bahan Kuliah Tataniaga
Pertanian
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
Pengertian Tataniaga Pertanian.
Definisi – definisi tataniaga Pertanian.
Ciri – ciri Hasil Pertanian.
Proses Tataniaga Pertanian.
Fungsi – fungsi Tataniaga Pertanian.
Kegunaan Tataniaga Pertanian.
Mental dan fisik Tataniaga Pertanian.
Saluran Tataniaga Pertanian.
Lembaga – lembaga Tataniaga Pertanian.
Marjin Tataniaga Pertanian.
Biaya – biaya Tataniaga Pertanian
Efisiensi Sistem Tataniaga Pertanian.
Pendekatan Tataniaga Pertanian.
14. Perilaku Konsumen.
15. Hukum Permintaan.
16. Pendekatan – pendekatan hukum Permintaan.
17. Elastisitas Permintaan.
18. Perilaku Permintaan.
19. Hukum Produksi.
20. Kebijakan – kebijakan Pemerintah Dalam Penentuan
harga hasil – hasil Pertanian.
21. Subsidi.
22. Teori Cobweb.
23. Jenis – jenis Pasar.
24. Market in Space, From, Time.
25. Faktor – faktor Pembentuk Harga.
26. Pemetaan Tataniaga pertanian.
Daftar Pustaka Tataniaga
Pertanian
Azzainio, zulkifli, 1982. Pengantar tataniaga
pertanian. Bogor, Dept ilmu- ilmu sosek
pert, Fale pert, IPB.
Bressles, Raymond G, Richard A. New York,
John Wiley and Sons, INC.
Dahl, Dalec, 1977. Market and Price Analyasis
The Agricultural Industries. New York, Mc
Graw – Hill Book Company
Goodwin, John W, H. Evan Drummond, 1982.
Agricultural Economics. Reston, Reston
Publising Company. INC.
Hanafiah, A.M. Saefuddin, 1986. Tataniaga Hasil
Perikanan. Jakarta, UI press
Kadariah, 1978. Teori Ekonomi Mikro Jakarta,
Lembaga Penerbit, Fak Ek, UI.
Kartasapoetra, G; R.G. Kartasapoetra, A. G.
Kartasapoetra, 1986. Marketing Produk
Pert & Industri. Jakarta, Bina Aksara
Kristanto, Kustiah, john Quilkey, Willem H
Makaliwe, 1986. ekonomi Pemasaran
Dalam Pertanian. Jakarta, Gramedia
Kotles, philipy, Gary Amstrong, 1991. Dasar –
dasar Pemasaran. Jakarta, Intermedia
Shepherd, Geoftrey S, Gene A. Futrell, 1969.
marketing Farm Products. Ames, The Iowa
State University Press.
Tomek, William G, Kenneth L Robinson, 1972.
Agricultural
Product
Prices.
Ithaca,
Cornell University Press.
Winardi, 1993. Asas – asas Marketing. Bandung,
mandar Maju.
Boediono, 1982. Ekonomi Mikro. Yogyakarta,
BPFE
Mubyarto, 1989. Pengantar Ekonomi Pert.
Jakarta, LP3ES.
Gonarsyah, Isang. 1998. Efisiensi Sistem
Tataniaga
dan
Kerangka
Ke
Arah
Pembinaannya. Makalah. Bogor. Februari
77.
1. Pengertian – pengertian
Tataniaga Pertanian
a) Menurut Mubyarto ( 1989)
Istilah tataniaga diartikan sama dengan
pemasaran atau distribusi, yaitu semacam
kegiatan ek yang berfungsi membawa
atau menyampaikan barang dari produsen
ke konsumen.
Disebut tataniaga karena niaga berarti
dagang, sehingga tataniaga berarti segala
sesuatu
yang
menyangkut
“aturan
permainan”
dalam
hal
perdagangan
barang – barang.
Perdagangan itu biasanya dijalankan
melalui pasar maka tataniaga disebut juga
pemasaran
(
terjemahan
dari
kata
marketing).
b) Menurut Hanafiah A.M dan AM Saefuddin
(1986)
Tataniaga adalah tindakan atau kegiatan
yang berhubungan dengan bergeraknya
barang – barang dan jasa dari produsen
sampai konsumen.
Tujuan
akhir
tataniaga
yaitu
menempatkan barang
ke
tangan
konsumen akhir untuk
itu perlu prose
pengumpulan, pengimbangan
dan
penyebaran.
c) Menurut Kartasapoetra, G; R.G. Karta
Sapoetra dan A.G. Kartasapoetra ( 1986).
Tataniaga adalah meliputi segala kegiatan
usaha yang diutamakan atau diperlukan
agar barang – barang hasil produksi
dimungkinkan mengalir secara lancar ke
sektor konsumsi.
d) Menurut Gonarsyah ( 1977 )
Tataniaga pada hakekatnya adalah aktivitas
usaha niaga Yang bisa penyaluran barang –
barang dan jasa – jasa dari titik
produksi
hingga ke titik konsumsi.
Titik
produksi
adalah
tempat
transaksi “awal” biasanya dilakukan.
dimana
Titik
konsumsi
adalah
tempat
dimana
barang – barang dan jasa – jasa berpindah
ke tangan konsumen.
Intisarinya
Proses tataniaga adalah :
1) Proses pergerakan yang terdiri dari
serangkaian tindakan dan kejadian yang
berlangsung dalam satu urutan.
2) Perlunya koordinasi dari rangkaian tindakan
dan kejadian tersebut untuk melancarkan
penyaluran barang – barang dan jasa- jasa
dari produsen ke konsumen.
e) Menurut Sarmal ( 1986)
Tataniaga (= pemasaran = distribusi =
marketing) adalah kegiatan ekonomi yang
berfungsi membawa atau menyampaikan
barang dan jasa dari produsen ke
konsumen.
2. Ciri – ciri Hasil Pertanian
a) Produk pertanian prosesnya memakan
waktu
b) Produk pertanian bersifat segar dan mudah
busuk
c) Produk pertanian memakan tempat
d) Produk pertanian bersifat musiman
e) Produk pertanian dalam hal tertentu
penanganannya membutuhkan keahlian
khusus
f) Produk pertanian mudah terkena hama dan
penyakit
g) Produk pertanian bersifat lokal dan
kondisional
h) Produk pertanian mempunyai faedah yang
beragam
i) Produk pertanian dapat berfungsi sosial dan
politik
j) Produk pertanian hasilnya bisa dipakai
sebagai bahan dasar produk lain.
3. Proses – proses Tataniaga
Pertanian
Dalam perjalanan penyampaian barang dan jasa
dari produsen ke tangan konsumen perlu
ditempuh beberapa proses yaitu pengumpulan (
konsentrasi ), pengimbangan ( Equalisasi ) dan
penyebaran ( Dispersi ).
Secara sederhana proses – proses
dapat digambarkan, sebagai berikut :
tersebut
I
Proses Pengumpulan
( Konsentrasi )
II
Proses Pengimbangan
( Equalisasi )
III
Proses Penyebaran
( Dispresi )
The end

similar documents