GAMBAR PROYEKSI PERTEMUAN IV 1 OKT 2007 A. PENDAHULUAN PROYEKSI ADALAH SUATU GAMBAR DARI SEBUAH BENDA PADA SEBUAH BIDANG TERTENTU, YANG DI SEBUT BIDANG PROYEKSI,

Report
GAMBAR PROYEKSI
PERTEMUAN IV
1 OKT 2007
A. PENDAHULUAN
PROYEKSI ADALAH SUATU GAMBAR DARI SEBUAH
BENDA PADA SEBUAH BIDANG TERTENTU, YANG DI
SEBUT BIDANG PROYEKSI, DENGAN CARA
MEMOTONGLAN GARIS-GARIS YANG DI TARIK DARI
TITIK-TITIK SUDUT BENDA, YANG DI SEBUT GARISGARIS PROYEKTOR.
DI DALAM TEKNIK CARA MENGGAMBARKAN
SUATU OBJEK ADL DENGAN CARA PROYEKSI.
JADI, UNTUK MENGGAMBAR SUATU OBJEK BENDA
KITA MENEMPATKAN BIDANG PROYEKSI ATAU
BIDANG GAMBAR DIANTARA MATA DAN OBJEK
(CARA AMERIKA). ADAPULA YANG MEMBUAT
CARA GAMBAR DENGAN MENEMPATKAN BIDANG
PROYEKSI DIBELAKANG OBJEK (CARA EROPA).
TITIK A
: TITIK MATA/ PANDANG
BIDANG a : BIDANG PROYEKSI
TITIK D
: PROYEKSI TITIK B PADA BIDANG a DGN TITIK
PANDANG DI A
TITIK E
: PROYEKSI TITIK C PADA BIDANG a DGN TITIK
PANDANG DI A
B. MACAM PROYEKSI
ADA DUA MACAM PROYEKSI :
1. PROYEKSI MIRING;
GARIS-GARIS PROYEKSI MEMBENTUK SUDUT MIRING
(≠90O) TERHADAP BIDANG PROYEKSI. PROYEKSI
MIRING DISEBUT JUGA GAMBAR PANDANGAN TUNGAL
KARENA DALAM PROYEKSI INI KETIGA DEMENSI
BENDA AKAN TERLIHAT SEHINGGA UNTUK
MENGGAMBARKAN SUATU BENDANYA SECARA UTUH
CUKUP MENGGUNAKAN SATU GAMBAR PROYEKSI.
2. PROYEKSI TEGAK
a.
b.
c.
GARIS-GARIS PROYEKSI SELALU TEGAK LURUS BIDANG
PROYEKSI DAN SALAH SATU BIDANG BENDA DILETAKKAN
SEJAJAR DENGAN BIDANG PROYEKSI;
HANYA TERLIHAT SATU MUKA (DUA DEMENSI) UNTUK SETIAP
GAMBAR PROYEKSI;
DIPERLUKAN MINIMAL 3 GAMBAR PROYEKSI UNTUK
MENGGAMBARKAN SUATU OBJEK/ BENDA. PROYEKSI TEGAK
DISEBUT JUGA PROYEKSI PANDANGAN MAJEMUK ( PROYEKSI
ORTOGONAL)
DALAM TEKNIK SIPIL, PROYEKSI ORTOGONAL SELALU
DIPAKAI UNTUK MENGGAMBARKAN SUATU OBJEK,
SEDANGKAN PROYEKSI MIRING HANYA DIGUNAKAN UNTUK
MEMPERJELAS SUATU GAMBAR.
AD 1. PROYEKSI MIRING (GAMBAR PANDANGAN
TUNGGAL)
MACAM-MACAM PROYEKSI MIRING :
A. PROYEKSI AKSONOMETRI;
B. PROYEKSI TIDAK LANGSUNG (OBLIQUE);
C. PROYEKSI PERSPEKTIF.
AD A. PROYEKSI AKSONOMETRI
PROYEKSI AKSONOMETRI ADL PROYEKSI MIRING
DIMANA 3 MUKA (DIMENSI) DARI BENDA AKAN TERLIHAT
DGN BENTUK DAN UKURAN YANG SEBANDING BENDA
ASLINYA. PROYEKSI INI DISEBUT JG PROYEKSI SEJAJAR
KARENA GARIS-GARIS OBJEK YANG SEJAJAR TETAP
SEJAJAR. PROYEKSI INI JG DAPAT JG DISEBUT PROYEKSI
DGN TITIK HILANG TAK TERHINGGA.
UT MENGGAMBARKAN PROYEKSI AKSONOMETRI DPT
DILAKUKAN DGN BERBAGAI POSISI. UTK INI DIKENAL
TIGA BENTUK GAMBAR, YAITU ISOMETRI, DIMETRI DAN
TRIMETRI.
PROYEKSI ISOMETRI YAITU PROYEKSI DI MANA
BIDANG DIAGONAL DARI BENDANYA (BERUPA KUBUS)
DILETAKKAN TEGAK LURUS BIDANG PROYEKSI DAN
BIDANG YANG HORIZONTAL DINAIKKAN HINGGA
MEMBENTUK SUDUT.
AD B. PROYEKSI TIDAK LANGSUNG (OBLIQUE)
PROYEKSI TIDAK LANGSUNG ADALAH CARA
PENGGAMBARAN PANDANGAN TUNGGAL DIMANA
SALAH SATU BIDANGNYA ( BIDANG MUKA )
DILETAKKAN // BIDANG PROYEKSI DAN
DIPROYEKSIKAN SECARA ORTOGONAL. PADA
BIDANG INI UKURAN DAN BENTUK SESUAI DENGAN
BENDA ASLINYA, SEDANGKAN YANG LAINYA DGN
CARA PROYEKSI SEJAJAR (SCR MIRING).
JADI DAPT DIKATAKAN PROYEKSI TDK LANGSUNG
ADL PROYEKSI SEJAJAR DIMANA BIDANG DEPANYA
DIBUAT FRONTAL.
AD C. PROYEKSI PERSPEKTIF.
PROYEKSI PERPEKTIF ADALAH CARA PENGGAMBARAN
PANDANGAN TUNGGAL DIMANA DLM MENGGAMBARKAN
GBR PROYEKSINYA, GARIS-GARIS SEJAJAR DLM SALAH
SATU ATAU DUA DEMENSINYA, BERTEMU PADA SATU TITIK
YANG DISEBUT TITIK HILANG. OLEH KARENA ITU JUGA
DISEBUT PROYEKSI TITIK HILANG. PADA PROYEKSI INI
TIDAK ADA SATU GARIS PUN YANG UKURANNYA TEPAT
SEPERTI BENDANYA.
ADA TIGA MACAM GAMBAR PERSPEKTIF :
1.
2.
3.
PERSPEKTIF DGN SATU TITIK HILANG (PERSPEKTIF SUDUT);
PERSPEKTIF DGN DUA TITIK HILANG (PERSPEKTIF MIRING);
PERSPEKTIF DGN TITIK HILANG TAK TERHINGGA (PROYEKSI
SEJAJAR).
PADA TEKNIK SIPIL GAMBAR PERSPEKTIF INI HANYA
DIPAKAI UNTUK MEMPERJELAS GAMBAR.
3. PROYEKSI ORTOGONAL
(GAMBAR PANDANGAN MAJEMUK)
1.
2.
3.
4.
GAMBAR PROYEKSI INI MEMBERIKAN INFORMASI YANG
LENGKAP DAN TEPAT DARI SUATU OBJEK 3 DEMENSI,
KARENA BENTUK DAN UKURANYA TEPAT SEPERTI
BENDANYA. DISINI OBEK DILETAKKAN DGN BIDANGBIDANG KOORDINATNYA SEJAJAR DENGAN BIDANG
PROYEKSI (DISEBUT BIDANG FRONTAL).
UNTUK MENDAPATKAN GAMBAR YANG LENGKAP,
BIDANG PROYEKSI DI BUAT TIGA (SESUAI TIGA
DEMENSI) ATAU LEBIH ( BILA DIPERLUKAN), BIDANG
PROYEKSI INI MEMBUNGKUS BENDA TSB.
OBJEKNYA DIPROYEKSIKAN SECARA ORTOGONAL PADA
BIDANG-BIDANG PROYEKSI TSB.
MASING-MASING GBR PROYEKSI DISEBUT SESUAI DGN
ARAH PANDANGNYA, YAITU PANDANGAN /TAMPAK
DEPAN ATAU BELAKANG, TAMPAK KIRI ATAU KANAN,
TAMPAK ATAS ATAU BAWAH.
CARA EROPA
A : PANDANGAN DEPAN
B : PANDANGAN BELAKANG
C : PANDANGAN SAMPING KIRI
D : PANDANGAN SAMPING KANAN
E : PANDANGAN ATAS
F : PANDANGAN BAWAH
RUANG TEMPAT BENDA DILETAKKAN BENDA DAPAT DI
BAGI DALAM 4 BAGIAN, DENGAN MENEMPATKAN
SEBUAH BIDANG HORIZONTAL H DAN SEBUAH BIDANG
VERTICAL V, MASING-MASING BAGIAN DI SEBUT
KWADRAN, YAITU KWADRAN I, II, III DAN IV.
CARA GAMBAR PROYEKSI INI BANYAK DIPAKAI DI
NEGARA EROPA SHG SERING DISEBUT CARA EROPA.
(PADANGAN SESUAI DENGAN ORANG YANG
MEMANDANG /BIDANG PROYEKSI DI BELAKANG
OBJEK).
LAIN DGN CARA AMERIKA, YAITU GBR TAMPAK KIRI
DILETAKKAN DISEBELAH KIRI, TAMPAK ATAS
DILETAKKAN DIATAS DST (PANDANGAN SESUAI
DENGAN BENDA YANG DI PANDANG /BIDANG GAMBAR
DIANTARA MATA DAN OBJEK).
SALAH SATU CARA PENGGAMBARAN PROYEKSI
ORTOGONAL ADL DGN CARA GBR TIGA KUADRAN.
DISINI HANYA DIGAMBAR 3 TAMPAK MASING-MASING
DLM KUADRAN SUATU SUMBU KOOORDINAT,
SEDANGKAN KUADRAN YANG SATUNYA UT GARISGARIS PROYEKSI LENGKUNG (KARENA PERUBAHAN
ARAH PROYEKSI. TAMPAK ATAS BIASANYA DI
KUADRAN III ATAU IV.
Pandangan muka
Pandangan samping
Pandangan atas
PROYEKSI EROPA
Pandangan atas
Pandangan muka
PROYEKKSI AMERIKA
Pandangan samping

similar documents