pendataan keluarga 2015

Report
DIREKTORAT BINA LINI LAPANGAN
BKKBN
PETA POTENSI SDM LINI LAPANGAN
(PPLKB, PLKB/PKB)
PKB, PLKB DAN PETUGAS KB DESA
WILAYAH
JUMLAH
JUMLAH JUMLAH
KECAMATAN DESA/KEL PPLKB
JUMLAH
PKB
JUMLAH
PLKB
JUMLAH
PETUGAS
KB DESA
TOTAL
RASIO
RASIO
PPLKB PLKB THD
THD KEC.
DESA
1
2
3
4
5
6
7
8=(5+6+7)
9=(4:2)
10=(7:3)
JAWA BALI
2.197
26.014
1.481
6.718
1.747
1.356
9.821
1,48
2,65
LUAR JB I
2.480
31.834
1.372
3.904
2.053
1.001
6.958
1,81
4,58
LUAR JB II
2.248
23.922
531
1.541
1.781
249
3.571
4,23
6,70
TOTAL
6.925
20.350
2,05
4,02
81.770 3.384
12.163 5.581
SUMBER : DATA BASIS PLKB ONLINE BULAN OKTOBER 2014
2.606
PETA POTENSI IMP (PPKBD,
Sub PPKBD & Kelompok KB)
WILAYAH
JUMLAH
DESA/KEL
1
2
JUMLAH RW
JUMLAH
RT
JUMLAH
KK
JUMLAH
PPKBD
JUMLAH SUBPPKBD
JUMLAH
KELOMPOK KB
RASIO
PPKBD
THD
DESA
RASIO
SUB
PPKBD
THD RW
3
4
5
6
7
8
9=6:2
10=7:3
JAWA
BALI
26.014
169.022
1.200.872
40.430.397
30.748
221.928
5.749.625
0,85
0,76
LUAR
JB I
31.632
40.423
292.680
17.379.552
32.235
114.744
41.191
0,98
0,35
LUAR
JB II
23.807
33.548
130.464
8.353.789
17.393
52.125
13.246
1,37
0,64
TOTAL
81.453
242.993
1.624.016
66.163.738
1,01
0,62
80.376
SUMBER: UMPAN BALIK DATA POTENSI WILAYAH SEMESTER I TH 2014
388.797
5.804.062
A. PERSIAPAN
• Melakukan perhitungan kebutuhan jumlah tenaga
pendata, jumlah keluarga, cakupan wilayah dan
kondisi geografis, serta memperhatikan waktu.
• Melakukan pembekalan/orientasi/pelatihan kepada
kader pendata
• Menyiapkan sarana formulir pendataan keluarga.
• Melakukan koordinasi dan kerjasama dengan seluruh
instansi/organisasi terkait.
• Melakukan Penyuluhan dan KIE melalui media massa
B. PENGORGANISASIAN
MITRA KERJA
(Supporting Team)
MANAGER PK
TK KEC
(Ka UPT/Koord PKB)
MITRA KERJA
MANAGER PK TK
DESA/KEL
(PKB/PLKB)
SUPERVISOR
Sub PPKBD
PENDATA:
1. Kader
2. Kader
PENDATA:
1. Kader
2. Kader
SUPERVISOR
Sub PPKBD
PENDATA:
1. Kader
2. Kader
PENDATA:
1. Kader
2. Kader
(Supporting Team)
SUPERVISOR
Sub PPKBD
PENDATA:
1. Kader
2. Kader
PENDATA:
1. Kader
2. Kader
PENANGGUNG JAWAB PK 2015
• PENANGGUNG JAWAB:
• Tingkat Kab/Kota
• Tingkat Kecamatan
• Tingkat Desa/Kel
• TUGAS
: Bupati/Walikota,
: Camat
: Lurah/Kades
PENANGGUNG JAWAB:
1. Bertanggung jawab terhadap suksesnya
penyelenggaraan PK 2015
2. Menyiapkan dukungan regulasi PK 2015
3. Memberikan fasilitasi (SDM, Ops) PK 2015
MANAJER PK 2015
• Kualifikasi Manager PK Tk Kecamatan:
• Ka.UPT/Koordinator/PPLKB
• Pejabat Kecamatan Setempat
• PJK (Mantan PPLKB, Pejabat Struktural BKKBN)
•
Kualifikasi Manager PKB/PLKB Tk Desa/Kel:
• PKB/PLKB (PNS dan Non PNS)
• Perangkat Desa/Kelurahan setempat
• PJK (Mantan PKB/PLKB yang berdomisili di Kec.
setempat)
• PKK (Ketua Pokja IV)
• Tugas Manager PK 2015:
1. Melakukan Advokasi
2. Melakukan Sosialisasi
3. Melaksanakan Pelatihan
4. Penyiapan logistik pendataan
5. Melakukan Supervisi
6. Pengolahan dan Pelaporan hasil pendataan
7. Pemanfaatan Data
8. Membantu penyelesaian adminstrasi dan
pertanggung jawaban keuangan
9. Memberikan feeding atau masukan informasi
dalam saresehan di tingkat Desa/Kel dan Kec
SUPERVISOR PK 2015
(Di tingkat lapangan)
• Supervisor PK 2015 :
• Supervisor/Koordinator Lapangan adalah
seseorang yang mampu menggerakkan tenaga
pendata.
• Ka Sub PPKBD
• Tugas Supervisor:
•
•
•
•
•
Menyusun rencana PK Tk RW/Dusun
Mendampingi kader mendata keluarga
Penghubung Manager Tk Desa/Kel
Merekap hasil pendataan
Memberikan masukan (feeding) dalam sarasehan
hasil pendataan tk RT/RW.
TIM KADER PENDATA PK 2015
( Di tingkat lapangan)
• Kader Pendata:
• Terdiri dari 2-3 orang per RT/RW
• Kader PKK, Kader Poktan, Kader Posyandu, PGRI/Guru,
Kelompok Generasi Muda (Karang Taruna, Pramuka, PIK R/M,
Mahasiswa, Remaja Mesjid/Gereja, dll)
• Memenuhi kualifikasi:
• Pendidikan minimal SMP/SLTP
• Dikenal dan mengenal masyarakat setempat
• Diutamakan yang pernah melakukan Pendataan Keluarga
• Tugas Kader Pendata :
• Mengumpulkan data melalui kunjungan dari rumah ke rumah
• Merekap hasil pendataan
C. PELAKSANAAN
1. PELAKSANAAN PENDATAAN KELUARGA
a. Pendataan Keluarga dilaksanakan oleh
kader pendata yang sudah dilatih.
b. Pendataan Keluarga dilaksanakan dengan
cara menggunakan Formulir Pendataan
Keluarga (F/I/PKS/14) melalui kunjungan
keluarga dari rumah ke rumah secara
berurutan, dalam waktu yang telah
ditetapkan.
c. Pada waktu pendataan keluarga hendaknya
sekaligus dibuat sketsa peta keluarga.
d. Pada waktu pelaksanaan pendataan, Tim
Supporting Tingkat Kecamatan, Desa/
Kelurahan dapat melakukan supervisi.
e. Rumah atau keluarga yang telah di data,
selanjutnya diberi tanda dengan stiker yang
sudah disiapkan, untuk menandai bahwa
keluarga tersebut telah dilakukan
pendataan keluarga.
2. POS KOORDINASI (POSKO)
a. POSKO diadakan secara berjenjang mulai dari
tingkat desa/kelurahan, Kecamatan, dan
Kab/Kota sampai dengan tingkat pusat.
b. Fungsi POSKO: sebagai Pusat Pengendalian
Pendataan Keluarga, mulai dari tahap:
1). Persiapan
2). Pelaksanaan
3). Verifikasi
4). Rekapitulasi
5). Pelaporan
c. Membuat contact person layanan keluhan
pendataan keluarga.
3. PELAPORAN
a. Setelah Kader Pendata menyelesaikan
pendataan keluarga, maka segera dilakukan
verifikasi pengisian formulir pendataan
(F/I/PKS/14).
b. Verifikasi formulir pendataan tidak harus
menunggu seluruh keluarga di RT selesai di
data.
c. Verifikasi dilakukan oleh Tim Pendata bersama
dengan Supervisor untuk memastikan bahwa
data yang diperoleh ditulis dengan benar
(jumlah KK dan anggota keluarga termasuk
indikator tahapan KS yang didata, jenis huruf,
warna tinta batas penulisan huruf).
c. Setelah verifikasi, selanjutnya dilakukan
Rekapitulasi dengan menggunakan formulir
(RF/..............) di tingkat RT dan RW, kemudian
dilaporkan ke tingkat desa/ kelurahan melalui
Tim Pendataan tingkat desa/kelurahan
(PKB/PLKB/PPKBD).
d. Rekapitulasi hasil PK harus diketahui (ttd) oleh
kepala wilayah secara berjenjang (Rekap RT  Ka
RT, Rekap RW - Ka RW/Dusun, Rekap Desa/Kel
- Kades/Lurah, Rekap Kec - Camat).
e. Laporan rekapitulasi hasil PK dilampiri dengan
Formulir PK (Lembar Asli), sementara Lembar
Salinan dijadikan sebagai arsip di tingkat RT.
f. Formulir PK yang dikirimkan ke tk
desa/kelurahan - Kec - Kab dan Kota akan diScan oleh Tim Pengolahan PK tk Kab dan Kota.
4. PEMETAAN PEMBUATAN PETA KELUARGA
a. Berdasarkan sketsa peta keluarga,
selanjutnya dibuat Peta Keluarga yang
dilengkapi dengan informasi tentang
keluarga, KB dan tahapan KS sesuai dengan
formulir PK, meliputi:
1). Nomor urut KK
2). Status PUS dan kesertaan KB
3). Tahapan Keluarga Sejahtera
b. Peta keluarga dipergunakan sebagai
informasi dan data rencana intervensi
Program KKBPK di tingkat RT dan RW oleh
Kader/Tokoh/Petugas.
D. SARASEHAN HASIL
PENDATAAN KELUARGA
1. SARASEHAN HASIL PK 2015
Berdasarkan peta dan analisa pendataan keluarga,
selanjutnya dilakukan sarasehan di setiap tingkatan
(RW, dan desa/kelurahan).
a. Tujuan sarasehan adalah untuk menyepakati
sasaran dan rencana intervensi program KKBPK.
b. Sarasehan sebaiknya dipimpin oleh Ketua RW
(tingkat RW/dusun) dan Kepala Desa/Lurah
(tingkat desa/kelurahan) yang dihadiri oleh tokohtokoh masyarakat, kader yang ada di wilayah
setempat.
c. Peran PLKB/PKB/PPKBD/Sub PPKBD memberikan
informasi hasil pendataan keluarga dalam forum
sarasehan.
e. Hasil yang diharapkan dalam sarasehan yaitu
menyampaikan hal-hal antara lain sebagai berikut:
1). Jumlah KK dan anggotanya yang belum memiliki
KTP.
2). Jumlah KK dan anggota keluarga yang belum/
sudah memiliki akte kelahiran.
3). Jumlah PUS yang belum ber-KB.
4). Jumlah Peserta KB per Mix Kontrasepsi dan jalur
pelayanannya.
5). Jumlah keluarga Pra KS dan KS I berdasarkan
indikatornya.
f. Setelah disampaikan informasi hasil pendataan
keluarga pada saat sarasehan, maka perlu
disepakati Rencana intervensi sesuai dengan
permasalahan yang ada.
2. INTERVENSI PROGRAM KKBPK TINGKAT RT/RW/DESA/
KELURAHAN.
a. Bentuk intervensi kepada keluarga dapat dilakukan
dengan pendekatan KIE, Pelayanan, Pemberdayaan, atau
Fasilitasi.
b. Contoh intervensi KIE yang dilaksanakan di lapangan:
1). KIE kesadaran tertib administrasi kependudukan
2). KIE tentang KB-KR
3). KIE tentang Generasi Berencana
4). KIE tentang Keluarga Sejahtera
Note: Kegiatan KIE tersebut diarahkan untuk
meningkatkan pengetahuan, perubahan sikap dan
kesadaran perilaku keluarga/penduduk terhadap
program KKBPK.
b. Contoh Pelayanan yang dilaksanakan di lapangan:
1) Pelayanan Kontrasepsi di Polindes, Puskesmas,
Posyandu
2) Pelayanan Akta Kelahiran gartis
3) Fasilitasi Kartu Sehat, Kartu Pintar, Kartu
Sejahtera, kartu JKN
4) Pelayanan KB gratis
5) Perbaikan rumah tidak layak huni bagi keluarga
Pra Sejahtera
6) Dll
c. Tindak lanjut hasil sarasehan yang tidak bisa ditangani
oleh masyarakat secara spontan, maka diajukan
dalam Musyawarah Pembangunan Desa
(Musrembangdes).
Note:
Hasil pendataan keluarga agar dijadikan sebagai data
operasional secara berkesinambungan selama 1
(satu) tahun, selanjutnya akan dievaluasi pada
updating pendataan keluarga tahun berikutnya.
E. SOSIALISASI PENDATAAN
1. PRA PENDATAAN
• Sosialisasi PK 2015 dilakukan secara berjenjang oleh
Ka UPT KB/PPLKB/Koord KB untuk mendapatkan
dukungan baik dari masyarakat, keluarga dan
Toma/Toga
• Media/forum yg dapat digunakan antara lain: Rakor
Kec/Desa, Minggon, Pert PKK atau melalui media
Radio Komunitas, dll
2. PELAKSANAAN PENDATAAN
• Sosialisasi dilakukan agar setiap keluarga
dapat mempersiapkan diri dan menerima
kader pendata dengan baik.
• Keluarga memberikan informasi apa adanya,
sehingga data yang dikumpulkan kader
akurat
• Sosialisasi dapat dilakukan melalui media
yang ada di lingkungan RW/RT (Masjid)
3. PASCA PENDATAAN
• Sosialisasi hasil pendataan keluarga
dilakukan secara berjenjang di tingkat RT,
RW, Desa, dan Kecamatan melalui forum
Sarasehan.
POTENSI DUKUNGAN
PENGGERAKAN
1. Pembinaan KKBPK bagi PKB/PLKB/Mitra
ke Kader/PPKBD/SubPPKBD ---> 200.000 300.000 x seluruh desa/kel x 3 gerak
(Komponen 161).
• Dapat dimanfaatkan untuk memantau kader
dlm pelaksanaan pendataan
• Peluang melibatkan mitra kerja dlm
pemantauan pendataan di desa/kel --
khususnya bagi wil yg tidak memiliki PLKB
PETRTEMUAN BULANAN IMP/POS
KB TINGKAT DESA MENJADI
PRASARAT PENTING DALAM
PENGGERAKAN PROGRAM KKBPK
DI LINI LAPANGAN
2. Pertemuan Kemitraan KKBPK tingkat
Desa/Rakor Desa 250.000 – 350.000 x
seluruh desa/kel x 3 gerak (Komponen
171).
• Rakor Desa/Kelurahan  sosialisasi dan
penyusunan perencanaan pendataan
keluarga tk desa (menyepakati jadwal
kegiatan)
• Orientasi/desiminasi pendataan kepada
kader pendata
• Sarasehan tk desa/kel pasca pendataan --
merekapitulasi hasil pendataan --
termasuk menyepakti keluarga pra sejahtera
dan sejahtera.
TERIMA KASIH
Salam Lini Lapangan ...!
Sehat, Semangat, Luar Biasa ...!!

similar documents