Radio Interface GSM

Report
RADIO INTERFACE GSM
3.1 OBJEK
Band frekuansi GSM/DCS:
Dengan GSM DCS-PLMN spesifikasi range frekuensi
berguna untuk transmisi radio pada masing-masing kasus.
Range frekuensi terbagi menjadi 2 sub band:
-Up-link untuk transmisi radio antara MS dan BTS.
-Down-link untuk transmisi radio antara BTS dan MS
3.2 GSM/DCS Frekuensi Band
• Up-Link (UL) untuk transmisi radio antara MS dan BTS.
• Down Link (DL) untuk transmisi radio antara BTS dan MS.
3.2 GSM/DCS Frekuensi Band
• GSM 900:
– Up-link range frekuensi (880-915MHz).
– Down-link range frekuensi (925-960MHz).
• DCS 1800:
– Uplink frekuensi range(1710-785MHz).
– Downlink:frekuensi range(1805-1880MHz)
3.3 Radio Frekuensi Channels (RFC)
pada GSM dan DCS.
.
•
•
•
Interface radio dari GSM 900 dan DCS 1800 dibnuat berdasar dengan prinsip
yang sama.
Kedua Sub-band UL dan DL menjadi Frekuensi Channel Radio(RFC).
Prosedure akses carier pada range frekuensi disebut Frekuensi Division Multi
Access(FDMA).
Perbedaan antara GSM dan DCS:
•
Perbedaan antara GSM dan DCS:
– Frekuensi operasi.
– Bandwith dari sub band.
– Ruang rangkap (antara kanal penghubung pada masing-masing UL dan
DL).
– Jumlah carier (RFC).
Menghindari Interferensi:
•
•
Untuk menghindari
Interfrensi
Cannel,rencana
observasi antara
jaringan sel yang
berdekatan digunakan
RFC yang berbeda.
Oleh karena itu jarak
yang baik yang disebut
Reuse Distance
Daerah Padat:
•
Pada daerah populasi yang padat dipertahankan agar lemah dan sesuai dengan
jarak sel yang kecil.Dengan bermacam-macam jarak yang pendek yang
menggunakan RFC sama bisa dimungkinkan.
3.4 Physical Channel
•
System PCM 30 yang sama (1-32 kanal), 1RFC berisi 8 kanal .Beberapa
mobile subcriber dapat mengakses 1RFC dalam wktu yang sama. Proses ini
disebut Time Division Multiple Access(TDMA).
• Physical channel adalah dibatasi oleh sepasang specific carrier dan oleh
nomor time slot pada frame TDMA.
Physical Channel
• Physical channel adalah dibatasi oleh sepasang spesific carier dan oleh
nomor time slot pada frame TDMA.
3.5 Logical Channel
•
Physical Channel dapat berfunsi sebagai: Trafik channel (untuk transmisi dari
speech dan informasi kontrol). Batas untuk masing-masing trafik dan kontrol
kanal adalah ‘logical channel’.
3.5.1 Trafic Channel
•
Traffic Channel =TCH yang berbeda dengan perhatian sbb:
– tipedari informasi yangditranfer.
– Kecepatan channel berguna sebagai kecepatan transmisi.
– Kecepatan data untuk transmisi data kecepatan transmisi yang nyata.
Trafic
• Dengan transmisi ‘half rate’ dari speech dan data , jumlah kanal
traffik menjadi double karena satu time slot physic menyediakan
dua hubungan pada saat yang sama.
• Sehingga alternatifnya menggunakan time slot , pertama digunakan
untuk satu konektor dan pada TDMA berikutnya frame lain untuk
konektor yang lain.
3.5.2 Control Channel
•
Berikut ini type dari control channel yang ada:
Contoh BCH
Contoh DCCH,ACCH,CCCH
3.6 Bursts
• Struktur bit dari channel tergantung dari yang digunakan oleh trafik
atau channel kontrol. Beberapa deret bit yang yang ditemukan sendiri
disebut burst. Channel trafik mempunyai struktur bit sbb:
Time slot
•
Time slot yang digunakan sebagai channel kontrol dapat berisi sebagai contoh
salah satu sinkronisasi burst untuk sinkronisasi channel. Atau frekuensi koreksi
untuk channel frekuensi koreksi.
3.7 Time Structure of The Physical
channels.
•
Jika time slot yang digunakan untuk transmisi dari informasi kontrol,yang
berisikan tipe-tipe yang berbeda dari channel kontrol frame dan sebagai akibat
perbedaan ttipe dari burst. Burst ini adalah terbagi menjadi deret frame TDMA
tergantung sample yang ditemukan:
•
•
Pada kasus dari channel kontrol, sample ini adalah diulang sesudah frame
TDMA 51. Dengan kata lain , 51 frane = 1 multiframe.
Contoh Channel kontrol pada time slot 0.
• Channel kontrol yang sama, channel trafik juga tergantung pada
bentuk multiframe.
• Frame TDMA 26 menandung 1 multiframe.
• Dengan channel setengah kecepatan trafik, struktur waktu dari time
slot x adalah sbb:

similar documents