Arahan Pra Musrenbang RKPD 2013

Report
Koordinasi dalam rangka
persiapan Penyusunan Rencana Kerja
Pembangunan Daerah (RKPD) dan
Rencana Kerja SKPD Tahun 2013
Substansi Koordinasi
1. Informasi Gambaran Umum Capaian Pembangunan
Daerah
2. Kemiskinan dan Penanganannya
3. Arah Kebijakan Pembangunan Sektoral dan
Kewilayahan Tahun 2103
4. Agenda Pra Musrenbang
5. Agenda Musrenbang
1
Gambaran Capaian Umum
Kinerja Pembangunan Daerah
Ukuran Keberhasilan Kinerja Pembangunan
Angka Harapan
Hidup (tahun)
Rata-rata Lama
Sekolah (Tahun)
Angka IPM
Angka Melek
Huruf (%)
Pengeluaran Per Kapita yang
Disesuaikan (Ribu Rp/bln)
Kualitas Pertumbuhan : Dampak Pertumbuhan Ekonomi terhadap
Peningkatan IPM
1.00
II
I
Papua Barat
Sulbar
0.90
Gorontalo
Jawa Timur
Rata-rata Peningkatan IPM 2005-2009
NTB
0.80
NTT
Kepri
Papua
0.70
Kalbar
Sulteng
Jawa Tengah
Bebel
0.60
Riau
Sulsel
Sumbar
Sumsel
Kaltim
Sultra
Aceh
0.50
Bengkulu
Kalteng
Lampung
Di Yogyakarta
Kalsel Bali
Sumut
Jambi
Sulut
Banten
Malut
Bisa disebabkan karena
sektor penggerak
pertumbuhan
mendorong konsumsi
dan bukan investasi
sosial dasar
Maluku
0.40
0.30
1. Kuadran I: Pertumbuhan
Tinggi , Pro- Human Dev
2. Kuadran II: Pertumbuhan
Rendah, Pro- Human Dev
3. Kuadran III: Pertumbuhan
Rendah , Kurang Pro- Human
Dev
4. Kuadran IV: Pertumbuhan
Tinggi, Kurang Pro- Human
Dev
III
4.00
IV
DKI Jakarta
5.00
6.00
7.00
8.00
Rata-rata Pertumbuhan PDRB 2005-2009 (Non Migas), (%)
9.00
Sumber: Bappenas
Kualitas APBD: Dampak Pertumbuhan APBD terhadap Peningkatan IPM
1.00
II
I
Sulbar
Papua Barat
0.90
Gorontalo
Jawa Timur
Rata-rata Peningkatan IPM 2005-2009
NTB
0.80
NTT
Kepri
Papua
0.70
Riau
Kalbar
Jawa Tengah
Sulteng
Sulsel
Sumsel
0.60
Bebel
Kaltim
Aceh
Kalsel
Kalteng
0.50
Hal ini mungkin disebabkan
karena belanja yang tidak
tepat sasaran kepada
pelayanan sosial dasar.
Sultra
Sumbar
Jawa Barat
1. Kuadran I: Pendapatan Daerah
Tinggi , Pro-Human Dev
2. Kuadran II: Pendapatan Daerah
Rendah , Pro-Human Dev
3.Kuadran III: Pendapatan Daerah
Rendah, Kurang Pro-Human
Dev
4. Kuadran IV: Pendapatan Daerah
Tinggi , Kurang Pro-Human Dev
Bali
Jambi
Di Yogyakarta
Bengkulu
Sulut
Sumut
Banten
Malut
Maluku
0.40
0.30
III
0.00
IV
DKI Jakarta
10.00
20.00
30.00
40.00
50.00
Rata-rata Pertumbuhan Pendapatan daerah 2005-2009 (%)
60.00
Sumber: Bappenas
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Tahun 2009
IPM terendah/terburuk PAPUA
IPM didasarkan pada 3 faktor:
1. Kemampuan daya beli
2. Lama sekolah
3. Usia Harapan Hidup
Rata-rata
Nasional = 71,4
Provinsi DIY urutan ke 4,
setelah DKI, SULUT, dan RIAU
IPM tertinggi/terbaik DKI Jakarta
Sumber: BPS (2010)
Angka Melek Huruf Tahun 2009
Angka Melek Huruf terendah/terburuk PAPUA
Provinsi DIY urutan ke 24 atau
termasuk 10 provinsi terendah/terburuk
Rata-rata
Nasional = 93,2
Angka Melek Huruf
tertinggi/terbaik Sulawesi Utara
Sumber: BPS (2010)
Rata-rata Lama Sekolah Tahun 2009
Rata-rata Lama Sekolah terendah/terburuk PAPUA
Rata-rata
Nasional = 7,9
Provinsi DIY urutan ke 5, setelah
DKI, KEP.RIAU, KALTIM, dan
SULUT
Rata-rata Lama Sekolah
tertinggi/tebaik
DKI
Sumber: BPS (2010)
Pengeluaran Per Kapita yang Disesuaikan (Ribu Rp/bln)
RIAU
DI YOGYAKARTA
JAWA TIMUR
KEPULAUAN RIAU
KALIMANTAN TIMUR
KEP. BANGKA BELITUNG
NUSA TENGGARA BARAT
KALIMANTAN SELATAN
JAWA TENGAH
SULAWESI SELATAN
KALIMANTAN TENGAH
SUMATERA UTARA
SUMATERA BARAT
SULAWESI UTARA
BALI
JAMBI
JAWA BARAT
SULAWESI BARAT
KALIMANTAN BARAT
BANTEN
SUMATERA SELATAN
SULAWESI TENGAH
DKI JAKARTA
BENGKULU
GORONTALO
LAMPUNG
SULAWESI TENGGARA
MALUKU
NAD
PAPUA
NUSA TENGGARA TIMUR
MALUKU UTARA
PAPUA BARAT
646,63
646,56
643,60
643,00
642,51
641,51
639,89
637,46
637,27
636,60
636,47
636,33
635,29
634,88
634,67
633,67
632,22
631,76
631,65
Rata-rata
629,70
Nasional =
629,38
633,64
629,30
628,67
628,51
622,92
618,63
616,99
614,01
611,42
606,38
603,75
600,20
596,08
Pengeluaran Per Kapita
tertinggi/terbaik RIAU
Provinsi DIY urutan ke 2,
setelah RIAU
Pengeluaran Per Kapita
terendah/terburuk PAPUA BARAT
500,00 520,00 540,00 560,00 580,00 600,00 620,00 640,00 660,00 680,00 700,00
Sumber: BPS (2010)
Kinerja Pembangunan Daerah
KUALITAS PERTUMBUHAN EKONOMI
NO.
KUALITAS PERTUMBUHAN APBD
PROVINSI
TERHADAP
KEMISKINAN
TERHADAP
PENGANGGURAN
TERHADAP IPM
TERHADAP
KEMISKINAN
11
DKI Jakarta
Pertumbuhan Rendah ,
Kurang Pro-Poor
Pertumbuhan Rendah,
Pro-Job
Pertumbuhan Rendah ,
Kurang Pro- Human Dev
Pendapatan
Daerah Rendah,
Kurang Pro-Poor
Pendapatan Daerah
Rendah, Pro-Job
Pendapatan
Daerah
Rendah, Kurang
Pro-Human Dev
12
Jabar
Pertumbuhan Rendah ,
Kurang Pro-Poor
Pertumbuhan Rendah,
Pro-Job
Pertumbuhan Rendah ,
Kurang Pro- Human Dev
Pendapatan
Daerah Rendah,
Kurang Pro-Poor
Pendapatan Daerah
Rendah, Pro-Job
Pendapatan
Daerah
Rendah, Kurang
Pro-Human Dev
13
Jateng
Pertumbuhan Rendah,
Pro-Poor
Pertumbuhan Rendah ,
Kurang Pro-Job
Pertumbuhan Rendah,
Pro- Human Dev
Pendapatan
Daerah Rendah,
Pro-Poor
Pendapatan Daerah
Rendah, Kurang ProJob
Pendapatan
Daerah Rendah
, Pro-Human
Dev
14
DIY
Pertumbuhan Rendah
, Kurang Pro-Poor
Pertumbuhan Rendah
, Kurang Pro-Job
Pertumbuhan Rendah ,
Kurang Pro- Human
Dev
Pendapatan
Daerah Rendah,
Kurang ProPoor
Pendapatan Daerah
Rendah, Kurang ProJob
Pendapatan
Daerah
Rendah,
Kurang ProHuman Dev
15
Jatim
Pertumbuhan Rendah,
Pro-Poor
Pertumbuhan Rendah,
Pro-Job
Pertumbuhan Rendah,
Pro- Human Dev
Pendapatan
Daerah Rendah,
Pro-Poor
Pendapatan Daerah
Rendah, Pro-Job
Pendapatan
Daerah Rendah
, Pro-Human
Dev
16
Banten
Pertumbuhan Rendah ,
Kurang Pro-Poor
Pertumbuhan Rendah ,
Kurang Pro-Job
Pertumbuhan Rendah ,
Kurang Pro- Human Dev
Pendapatan
Daerah Rendah,
Kurang Pro-Poor
Pendapatan Daerah
Rendah, Kurang ProJob
Pendapatan
Daerah
Rendah, Kurang
11 Dev
Pro-Human
TERHADAP
PENGANGGURAN
TERHADAP
IPM
2
Kemiskinan dan Upaya-upaya
Penanganannya
Kualitas Pertumbuhan: Dampak Pertumbuhan Ekonomi terhadap
Penurunan Tingkat Kemiskinan
1.50
II
I
Aceh
Sulbar
Rata-rata Penurunan Tingkat Kemiskian 2005-2010 (%)
1.25
Gorontalo
Sumsel
NTT
Kalbar
1.00
NTB
Maluku
Jawa Timur
Jawa Tengah
Bengkulu
0.75
Sultra
Malut
Riau
Papua
Kalteng
Sumut
Sulsel
Jambi
Bebel
Sulteng
Kepri
Kaltim
Lampung
0.50
Di Yogyakarta
Kalsel
Bali
Jawa Barat
Sumbar
Bisa disebabkan karena
penggerak
pertumbuhan bukan
dari sektor yang
menyerap banyak
tenaga kerja.
Banten
0.25
0.00
1. Kuadran I: Pertumbuhan
Tinggi , Pro-Poor
2. Kuadran II: Pertumbuhan
Rendah, Pro-Poor
3.Kuadran III: Pertumbuhan
Rendah , Kurang Pro-Poor
4. Kuadran IV: Pertumbuhan
Tinggi, Kurang Pro-Poor
III
4.00
DKI Jakarta
5.00
6.00
IV
Sulut
7.00
8.00
Rata-rata Pertumbuhan PDRB Non Migas 2005-2009 (%)
9.00
Sumber: Bappenas
Kualitas APBD: Dampak Pertumbuhan APBD terhadap Penurunan
Tingkat Kemiskinan
1.50
II
Aceh
I
Sulbar
Rata-rata Pengurangan Persentase Penduduk Miskin 2005-2010 (%)
1.25
Gorontalo
Sumsel
NTT Kalbar
1.00
Jawa Timur
Maluku
Sultra
1. Kuadran I: Pendapatan Daerah
Tinggi , Pro-Poor
2. Kuadran II: Pendapatan Daerah
Rendah, Pro-Poor
3.Kuadran III: Pendapatan Daerah
Rendah, Kurang Pro-Poor
4. Kuadran IV: Pendapatan Daerah
Tinggi , Kurang Pro-Poor
NTB
Riau
Kalteng
Jawa Tengah
0.75
Papua
Bengkulu
Mungkin disebabkan
karena belanja yang tidak
tepat sasaran kepada
rakyat miskin.
Malut
Sulsel
Jambi
Sulteng
Sumut
Kepri
Kaltim
Bebel
Lampung
0.50
Di Yogyakarta
Bali
Kalsel
Banten
Sumbar
0.25
0.00
III
0.00
DKI Jakarta
10.00
IV
Sulut
20.00
30.00
40.00
50.00
Rata-rata Pertumbuhan Pendapatan Daerah 2005-2010 (%)
60.00
Sumber: Bappenas
Profil Tingkat Kemiskinan Tahun 2009
Tingkat Kemiskinan tertinggi/terburuk
PAPUA
Provinsi DIY urutan ke 24, atau
termasuk 10 provinsi terendah/terburuk
Rata-rata
Nasional =
12,36
Tingkat Kemiskinan terendah/terbaik DKI
Sumber: BPS (2010)
Tipe-tipe Rumah Tangga Miskin dan
penanganannya
Robert Chambers (1983 : 140 – 157) menyebutkan bahwa terdapat
beberapa tipe Rumah Tangga Miskin (RTM) dan penanganannya.
1
Rumah Tangga Miskin bercirikan : kekayaan yang sangat
terbatas, kualitas tempat tinggal tidak memadai, selalu mempunyai
pinjaman, berpendapatan rendah dan sumber-sumber penghasilan
sangat terbatas.
Program penanganan :
a. Pemberian pinjaman tanpa bunga, tanpa agunan
b. Perluasan kesempatan kerja yang pro-poor
c. Peningkatan kualitas tempat tinggal
d. Peningkatan pendapatan dengan melibatkan anggota rumah
tangga dalam pekerjaan
Tipe-tipe Rumah Tangga Miskin dan
penanganannya
2
Rumah Tangga Lemah Jasmani bercirikan : angka
rasio ketergantungan tinggi, kurang sehat/sakit-sakitan,
cacat, kerentaan pangan, jumlah ART yang banyak, ada
ibu hamil dan balita.
Program Penanganan :
a. Reduksi jumlah dalam jangka panjang
b. Peningkatan derajat kesehatan dalam jangka panjang
c. Pemberian komoditas pangan harga murah
d. Pemberian makanan tambahan ibu hamil dan anak balita
Tipe-tipe Rumah Tangga Miskin dan
penanganannya
3
Rumah Tangga tersisih dari kehidupan bercirikan :
tempat tinggal sulit dijangkau, berhutang pada rentenir
bunga tinggi, ada ART dewasa buta huruf, tidak memiliki
radio, TV.
Program Penanganan :
a. Pemberantasan buta huruf
b. Pemberian pinjaman tanpa bunga, tanpa agunan
c. Pembukaan isolasi wilayah : jalan penghubung agar
mudah dijangkau
Tipe-tipe Rumah Tangga Miskin dan
penanganannya
4
Rumah Tangga Rentan bercirikan : mempunyai
pinjaman untuk pemenuhan pangan, menjual pohon,
sistem ijon, menggadaikan tanah dan menjual ternak
karena tidak ada asset lain.
Program Penanganan :
a. Subsidi pangan murah dan terjangkau
b. Modal untuk usaha, ternak, bibit, pupuk, biaya garap
lahan sawah, tegalan, ikan
c. Pembentukan simpan pinjam kelompok
Tipe-tipe Rumah Tangga Miskin dan
penanganannya
5
Rumah Tangga Tidak Berdaya bercirikan : mudah
diperas, berada dalam genggaman polisi, pamong
desa/lurah, rentenir, tidak mampu mengakses bantuan
hukum dan status sosial yang rendah
Program Penanganan :
a. Pemberian perlindungan hukum
b. Penanganan masalah khusus yang berhubungan
dengan polisi, pamong desa dan rentenir (memutus
mata rantai masalah)
c. Pembentukan usaha bersama, seperti koperasi
3
Arah Pembangunan Sektoral
dan Kewilayahan
Pemilihan Tema Pembangunan Nasional
Tahun 2013 (RKP)
Opsi 1 : MEMANTAPKAN EKONOMI DOMESTIK YANG KUAT
BAGI PENINGKATAN DAN PERLUASAN
KESEJAHTERAAN RAKYAT
Opsi 2 : PENGUATAN DAYA TAHAN EKONOMI NASIONAL
UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN RAKYAT
Kata kunci untuk kedua pilihan tema ini pada hakekatnya sama, yaitu:
(1) Daya Tahan Ekonomi (Resilience );
(2) Daya Saing;
(3) Peningkatan dan Perluasan Kesra
Diacu daerah dengan penajaman memperhatikan lokalitas
Penyelarasan
sektoral dan
kewilayahan
RPJPD 2005-2025
VISI-MISI KEPALA DAERAH
RPJMD 2009 – 2013
II
RKPD 2013
10 Prioritas
Prioritas
Pembangunan Daerah
Pembangunan Daerah
Prioritas
Prioritas
Sektoral
Sektoral
Ekonomi
Kesra
Sarana
Prasarana
Ekonomi
Pemerintahan
Sarana
Prasarana
Kesra
Pemerintahan
LOKUS
FOKUS
1. Pertumbuhan Ekonomi
2. Kemiskinan
Growth
3.1.Pro
Pengangguran
2.Pro
Poor
4. Pemulihan
Pasca Erupsi Mera
3.Pro
Job
5. Isu Strategis Lainnya
4.Pro Environmnent
KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
Prioritas
Prioritas
Kewilayahan
Kewilayahan
Bantul
Sleman
Kulonprogo
Kulon
SlemanProgo
Gunungkidul
Gunungkidul
Bantul
Kota Yogyakarta
Kota Yogyakarta
SKPD
Siapa?
Melakukan apa?
Dimana?
Peta Kemiskinan di Provinsi DIY
yang menjadi fokus Sasaran
Pembangunan Lintas Sektor 2013
KOTA YOGYA:
1.
2.
3.
4.
SLEMAN:
Tegalrejo
Umbulharjo
Mergangsan
Gedongtengen
1. Gamping
2. Seyegan
3. Prambanan
GUNUNGKIDUL:
1.
2.
3.
4.
5.
6.
KULON PROGO:
1. Kokap
2. Kalibawang
3. Samigaluh
Playen
Karangmojo
Semanu
Semin
Ponjong
Gedangsari
BANTUL:
1.
2.
3.
4.
Kasihan
Sewon
Banguntapan
Imogiri
Titik-titik Kantong Kemiskinan di
Provinsi DIY yang menjadi Sasaran
Pembangunan Lintas Sektor
Arah Pembangunan Provinsi DIY di wilayah
Kabupaten Gunungkidul
1.
2.
3.
4.
Potensi & Permasalahan
Fokus (arah kebijakan pembangunan)
Lokus (lokasi kecamatan sasaran)
SKPD (pelaksana)
SEMIN
GEDANGSARI
PONJONG
SEMANU
PLAYEN
KARANGMOJO
Titik-titik Kemiskinan di
Kabupaten Gunungkidul
SEMIN
GEDANGSARI
1. Hutan produksi
2. Pertanian lahan basah
dan kering
3. Peternakan
4. Perikanan budidaya
1. IKM
2. Perkebunan
3. Pertanian lahan kering
dan basah
4. Peternakan
5. Desa Wisata
6. Kebudayaan
1. Infrastruktur
2. Rumah Layak Huni
3. IKM
4. Pendidikan, Sosial,
Kesehatan, Tenaga Kerja
PONJONG
1. Hutan produksi
2. Pertanian lahan basah
dan kering
3. Peternakan
4. Perikanan budidaya
5. Desa wisata
1. Administrasi
pemerintahan
2. Sosial keagamaan
1.
2.
3.
4.
5.
PLAYEN
UMKM dan sentra
industri
Hutan produksi
Minapolitan budidaya
Tahura
Cagar Budaya
KARANGMOJO
1. Kawasan keunikan batuan dan
fosil
2. IKM meubel kayu
3. Kawasan pertanian lahan
basah
4. Kawasan peternakan
5. Kawasan perikanan darat
6. Desa Budaya
SEMANU
1. Desa Budaya dan desa wisata
2. Hutan Produksi
3. Pertanian lahan kering dan basah
4. Peternakan
5. IKM
Potensi & Permasalahan
Kabupaten Gunungkidul
1. Dishutbun, Disperindagkop
• Pengembangan bibit bahan baku (kayu pule, kedelai)
• Pengembangan IKM mebel kayu, pangan
2. Dishutbun
• Pemberdayaan masy. sekitar hutan pemenuhan
pengkayaan tanaman kayu putih
3. Dislautkan, Indag, PU
• Pengembangan budidaya ikan Hulu - hilir
4. Dishutbun, PU
• Pembangunan infrastruktur
5. Disbud
• Rehabilitasi Monumen Sejarah : Monumen Radio FC2,
Pembuatan Media Informasi Kesejarahan Monumen,
Pembinaan Museum : Museum Kayu Wanagama,
Rehabilitasi Situs Playen dan Situs Plembutan
6. Dinas PUP-ESDM, BLH, Dishubkominfo
• Jalan, Drainase, Sampah, demplot lahan
kritis,Perlengkapan jalan
7. Dinas PUP-ESDM
• Stimulan rumah utk MBR
8. Disdik
• Pemberantasan buta huruf
9. BPPM , Dinsos
• Pemberdayaan masyarakat miskin
10. Dinas Kesehatan
• Pelayanan kesehatan, pencegahan dan
penanggulangan penyakit
11. Disnakertrans
• Pemberdayaan tenaga kerja
Kecamatan Playen
12. Biro Tapem
• Fasilitasi Sertifikasi Tanah bagi KK Miskin,
Fasilitasi Administrasi Kependudukan bagi KK
Miskin
13. Biro Adm Kesra
• Bantuan Tempat Ibadah di daerah
masyarakat miskin
Kecamatan Karangmojo
12. Biro Tapem
• Fasilitasi Sertifikasi Tanah bagi KK Miskin, Fasilitasi
Administrasi Kependudukan bagi KK Miskin
13. Biro Adm Kesra
• Bantuan Tempat Ibadah di daerah masyarakat miskin
1. PU, pendidikan, Dispar
• Pengembangan kawasan wisata geologi dan
sejarah
2. Dishutbun, Disperindagkop
• Pengembangan bahan baku bambu ,jati
pengembangan IKM mebel kayu
3. Distan
• Pengembangan tanaman pangan dan holtikurtura
Pengembangan ternak ruminansia
4. Dislautkan
• Pengembangan perikanan lelaki
5. Disbud
• Pembinaan dan Pengembangan Desa Budaya
Bejiharjo, Karangmojo, Rehabilitasi
BCB Rehabilitasi Situs
6. Dinas PUP-ESDM, BLH, Dishubkominfo
• Jalan, Drainase, Sampah, demplot lahan
kritis,Perlengkapan jalan
7. Dinas PUP-ESDM
• Stimulan rumah utk MBR
8. Disdik
• Pemberantasan buta huruf
9. BPPM , Dinsos
• Pemberdayaan masyarakat miskin
10. Dinas Kesehatan
• Pelayanan kesehatan, pencegahan dan
penanggulangan penyakit
11. Disnakertrans
• Pemberdayaan tenaga kerja
Kecamatan Semanu
12. Biro Tapem
• Fasilitasi Sertifikasi Tanah bagi KK Miskin, Fasilitasi
Administrasi Kependudukan bagi KK Miskin
13. Biro Adm Kesra
• Bantuan Tempat Ibadah di daerah masyarakat miskin
1. Disbud, Dispar
• Pengembangan kelembagaan
2. Disbud
• Pembinaan dan Pengembangan Desa Budaya
Semanu, Rehabilitasi BCB, Rehabilitasi Situs
3. Dishutbun
• Pemberdayaan masy sekitar hutan
4. Distan
• Pengembangan tanaman pangan dan holtikurtura
• Pengembangan ternak ruminansia
5. Disperindagkop
• Pengembangan IKM: batik dan batu
6. Dinas PUP-ESDM, BLH, Dishubkominfo
• Jalan, Drainase, Sampah, demplot lahan
kritis,Perlengkapan jalan
7. Dinas PUP-ESDM
• Stimulan rumah utk MBR
8. Disdik
• Pemberantasan buta huruf
9. BPPM , Dinsos
• Pemberdayaan masyarakat miskin
10. Dinas Kesehatan
• Pelayanan kesehatan, pencegahan dan
penanggulangan penyakit
11. Disnakertrans
• Pemberdayaan tenaga kerja
Kecamatan Semin
1. Disperindagkop
• Pengembangan IKM: pangan dan batu
2. Dishutbun, Disperindagkop
• Pengembangan mete dan kakao dari hulu-hilir
3. Distan, PU
• Pengembangan tanaman pangan dan holtikurtura
4. Distan
• Pengembangan ternak sapi dan unggas
5. Dispar
• Penghembangan kelembagaan, Fasum
6. Dinas PUP-ESDM, BLH, Dishubkominfo
• Jalan, Drainase, Sampah, demplot lahan
kritis,Perlengkapan jalan
7. Dinas PUP-ESDM
• Stimulan rumah utk MBR
8. Disdik
• Pemberantasan buta huruf
9. BPPM , Dinsos
• Pemberdayaan masyarakat miskin
10. Dinas Kesehatan
• Pelayanan kesehatan, pencegahan dan
penanggulangan penyakit
11. Disnakertrans
• Pemberdayaan tenaga kerja
12. Biro Tapem
• Fasilitasi Sertifikasi Tanah bagi KK Miskin, Fasilitasi
Administrasi Kependudukan bagi KK Miskin
13. Biro Adm Kesra
• Bantuan Tempat Ibadah di daerah masyarakat
miskin
Kecamatan Ponjong
1. Dishutbun
• Pemberdayaan masy. sekitar hutan
• Pemenuhan/pengkayaan tanaman kayu putih
2. Distan, PU
• Pengembangan tanaman pangan dan holtikurtura
3. Distan
• Pengembangan ternak sapi dan unggas
4. Dislautkan
• Pengembangan perikanan budidaya
5. Dispar
• Penghembangan kelembagaan,fasum
6. Dinas PUP-ESDM, BLH, Dishubkominfo
• Jalan, Drainase, Sampah, demplot lahan kritis,Perlengkapan
jalan
7. Dinas PUP-ESDM
• Stimulan rumah utk MBR
8. Disdik
• Pemberantasan buta huruf
9. BPPM , Dinsos
• Pemberdayaan masyarakat miskin
10. Dinas Kesehatan
• Pelayanan kesehatan, pencegahan dan penanggulangan
penyakit
11. Disnakertrans
• Pemberdayaan tenaga kerja
12. Biro Tapem
• Fasilitasi Sertifikasi Tanah bagi KK Miskin, Fasilitasi
Administrasi Kependudukan bagi KK Miskin
13. Biro Adm Kesra
• Bantuan Tempat Ibadah di daerah masyarakat miskin
Kecamatan Gedangsari
1. Dishutbun
• Pemberdayaan masy. sekitar hutan
• Pemenuhan/pengkayaan tanaman kayu putih
2. Distan, PU
• Pengembangan tanaman pangan dan holtikurtura
3. Distan
• Pengembangan ternak ruminansia dan unggas
4. Dislautkan
• Pengembangan perikanan budidaya
5. Disperindagkop
• Pengembangan IKM Bambu
6. Dinas PUP-ESDM, BLH, Dishubkominfo
• Jalan, Drainase, Sampah, demplot lahan
kritis,Perlengkapan jalan
7. Dinas PUP-ESDM
• Stimulan rumah utk MBR
8. Disdik
• Pemberantasan buta huruf
9. BPPM , Dinsos
• Pemberdayaan masyarakat miskin
10. Dinas Kesehatan
• Pelayanan kesehatan, pencegahan dan
penanggulangan penyakit
11. Disnakertrans
• Pemberdayaan tenaga kerja
12. Biro Tapem
• Fasilitasi Sertifikasi Tanah bagi KK Miskin, Fasilitasi
Administrasi Kependudukan bagi KK Miskin
13. Biro Adm Kesra
• Bantuan Tempat Ibadah di daerah masyarakat miskin
Arah Pembangunan Provinsi DIY di wilayah
Kabupaten Bantul
1.
2.
3.
4.
Potensi & Permasalahan
Fokus (arah kebijakan pembangunan)
Lokus (lokasi kecamatan sasaran)
SKPD (pelaksana)
KASIHAN
SEWON
BANGUNTAPAN
IMOGIRI
Titik-titik Kemiskinan di
Kabupaten Bantul
KASIHAN
1. Pariwisata dan
Kerajinan: Kasongan,
Gendeng, Jipangan,
Lemah Dadi (Kajigelem)
dan Gunung Sempu
2. Kawasan Cagar Budaya
3. Kawasan RTH
4. Rumah Layak Huni
SEWON
1. Desa wisata: Gabusan Manding – Tembi
2. Kawasan Cagar Budaya
3. Pertanian lahan basah dan
perikanan budidaya
4. Tenaga kerja
5. Ruang Terbuka Hijau
6. Rumah Layak Huni
1.
2.
3.
4.
5.
BANGUNTAPAN
Cagar Budaya Kotagede
Wisata MICE: JEC dll.
IKM: Pangan, logam dan
perak
Pertanian lahan basah
Tenaga kerja
1. Infrastruktur
2. Rumah Layak Huni
3. IKM
4. Pendidikan, Sosial,
Kesehatan, Tenaga Kerja
1. Administrasi
pemerintahan
2. Sosial keagamaan
1.
2.
3.
4.
5.
IMOGIRI
Hutan Lindung
KSP Sapi Potong
Kawasan Cagar
Budaya
IKM: Batik, kulit,
sandang, pangan,
keris
Tenaga kerja
Potensi & Permasalahan
Kabupaten Bantul
Kecamatan Kasihan
1. Dinas Perindagkop
• Pengembangan IKM gerabah , penguatan modal
• Pemberdayaan masyarakat miskin melalui pengembangan
IKM
2. Dinas pariwisata
• Pengembangan Desa Wisata (SDM, Fasilitasi
kelembagaan)
3. Dinas Kebudayaan
• Pembinaan upacara adat, Pemberdayaan lembaga
budaya, Pemberdayaan organisasi seni
4. Dinas PUP-ESDM, BLH
• Pengembangan taman terbuka hijau, SPAH
5. Dinas PUP-ESDM, BLH, Dishubkominfo
• Jalan, Drainase, Sampah, demplot lahan kritis,Perlengkapan
jalan
6. Dinas PUP-ESDM
• Stimulan rumah utk MBR
7. Disdikpora
• Pemberantasan buta huruf
8. BPPM , Dinsos
• Pemberdayaan masyarakat miskin
9. Dinas Kesehatan
• Pelayanan kesehatan, pencegahan dan penanggulangan
penyakit
10. Disnakertrans
• Pemberdayaan tenaga kerja
11. Biro Tapem
• Fasilitasi Sertifikasi Tanah bagi KK Miskin, Fasilitasi
Administrasi Kependudukan bagi KK Miskin
12. Biro Adm Kesra
• Bantuan Tempat Ibadah di daerah masyarakat miskin
Kecamatan Sewon
1. Dishutbun
• Bantuan bibit
2. Dispar dan Disbud
• Pengembangan Desa Wisata (kelembagaan, SDM
pelaku wisata)
3. Dinas Kebudayaan
• Pembinaan museum Tembi, Pembinaan dan
Pemberdayaan Organisasi Seni Pertunjukan
4. Dinas PUP-ESDM, BLH, Dishubkominfo
• Pengembangan taman terbuka hijau, Jalan, SPAH,
Drainase, sampah, demplot lahan kritis, irigasi,
perlengkapan jalan, Stimulan rumah utk Masyarakat
Berpenghasilan Rendah (MBR)
5. Dinas PUP-ESDM
• Stimulan rumah utk MBR
6. Disdikpora
• Pemberantasan buta huruf
7. BPPM , Dinsos
• Pemberdayaan masyarakat miskin
8. Dinas Kesehatan
• Pelayanan kesehatan, pencegahan dan
penanggulangan penyakit
9. Disnakertrans
• Pemberdayaan tenaga kerja
10. Biro Tapem
• Fasilitasi Sertifikasi Tanah bagi KK Miskin, Fasilitasi
Administrasi Kependudukan bagi KK Miskin
11. Biro Adm Kesra
• Bantuan Tempat Ibadah di daerah masyarakat miskin
Kecamatan
Banguntapan
1. Dinas PU dan BLH
• DED dan Kajian Lingkungan Kawasan Kota Gede
2. Disbud
• Pembinaan Museum : Museum Wayang Kekayon dan Museum
Dirgantara
• Pengembangan KCB Kotagede, Pembinaan Upacara Adat ,
Pemberdayaan Lembaga Budaya
• Pembinaan dan Pemberdayaan Organisasi Seni Pertunjukan
3. Dispar, Disdikpora
• Pembinaan SDM pelaku wisata (Standarisasi hotel)
4. Dinas PUP-ESDM, BLH, Dishubkominfo
• Pengembangan taman terbuka hijau, Jalan, SPAH, Drainase,
sampah, demplot lahan kritis, irigasi, perlengkapan jalan,
Stimulan rumah utk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR)
5. Dinas PUP-ESDM
• Stimulan rumah utk MBR
6. Disdikpora
• Pemberantasan buta huruf
7. BPPM , Dinsos
• Pemberdayaan masyarakat miskin
8. Dinas Kesehatan
• Pelayanan kesehatan, pencegahan dan penanggulangan
penyakit
9. Disnakertrans
• Pemberdayaan tenaga kerja
10. Biro Tapem
• Fasilitasi Sertifikasi Tanah bagi KK Miskin, Fasilitasi Administrasi
Kependudukan bagi KK Miskin
11. Biro Adm Kesra
• Bantuan Tempat Ibadah di daerah masyarakat miskin
Kecamatan
Imogiri
1. Dishutbun
• Reboisasi dan rehabilitasi
2. Distan
• Pengembangan KSP sapi potong
3. Disbud
• Pembinaan Museum : Museum Tani Jawa Indonesia
• Pengembangan KCB Imogiri
• Pembinaan Upacara Adat, Pemberdayaan Lembaga Budaya
• Pembinaan dan Pemberdayaan Organisasi Seni
Pertunjukan
4. Disperindagkop
• Pengembangan IKM ( pemasaran, kemitraan, Modal)
5. Dinas PUP-ESDM, BLH, Dishubkominfo
• Jalan, Drainase, Sampah, demplot lahan kritis,Perlengkapan
jalan
6. Dinas PUP-ESDM
• Stimulan rumah utk MBR
7. Disdikpora
• Pemberantasan buta huruf
8. BPPM , Dinsos
• Pemberdayaan masyarakat miskin
9. Dinas Kesehatan
• Pelayanan kesehatan, pencegahan dan penanggulangan
penyakit
10. Disnakertrans
• Pemberdayaan tenaga kerja
11. Biro Tapem
• Fasilitasi Sertifikasi Tanah bagi KK Miskin, Fasilitasi
Administrasi Kependudukan bagi KK Miskin
12. Biro Adm Kesra
• Bantuan Tempat Ibadah di daerah masyarakat miskin
Arah Pembangunan Provinsi DIY di wilayah
Kabupaten Kulon Progo
1.
2.
3.
4.
Potensi & Permasalahan
Fokus (arah kebijakan pembangunan)
Lokus (lokasi kecamatan sasaran)
SKPD (pelaksana)
SAMIGALUH
KOKAP
KALIBAWANG
Titik-titik Kemiskinan di
Kabupaten Kulon Progo
SAMIGALUH
1. IKM: minyak atsiri
2. Ternak kambing
3. Hutan rakyat
4. Pertanian lahan basah
5. Perkebunan
6. Wisata religius dan desa
wisata Nglinggo
KALIBAWANG
1. Komoditas Kelapa
2. IKM: anyaman bambu, genteng, pangan
3. Integrated Farming
4. Hutan rakyat
5. Pertanian lahan basah
6. Perkebunan
7. Wisata religius
1. Infrastruktur
2. Rumah Layak Huni
3. IKM
4. Pendidikan, Sosial,
Kesehatan, Tenaga Kerja
KOKAP
1. Komoditas tanaman kelapa
2. Biofarmaka
3. IKM: Mebel kayu, genteng
4. Tambang Andhesit, pasir dan batu
5. Wisata Agro
1. Administrasi
pemerintahan
2. Sosial keagamaan
Potensi & Permasalahan
Kabupaten Kulon Progo
Kecamatan Kokap
1. Dishutbun, Disperindag :
• Pengembangan tanaman kelapa
• Pengembangan produk kelapa
• Pengembangan tanaman biofarmaka
• Pengembangan produk biofarmaka
2. Disperindagkop:
• Pengembangan IKM
3. Dinas PUP-ESDM :
• Pembinaan Peningkatan Potensi bahan tambang
• Stimulan rumah utk MBR
4. Distan, Dishutbun,PU, Dispar :
• Pengembangan hortikultura,ternak
• Tanaman perkebunan, wisata tracking
5. Dinas PUP-ESDM, BLH, Dishubkominfo
• Jalan, Drainase, Sampah, demplot lahan kritis,Perlengkapan
jalan
6. Dinas PUP-ESDM
• Stimulan rumah utk MBR
7. Disdikpora
• Pemberantasan buta huruf
8. BPPM , Dinsos
• Pemberdayaan masyarakat miskin
9. Dinas Kesehatan
• Pelayanan kesehatan, pencegahan dan penanggulangan
penyakit
10. Disnakertrans
• Pemberdayaan tenaga kerja
11. Biro Tapem
• Fasilitasi Sertifikasi Tanah bagi KK Miskin, Fasilitasi Administrasi Kependudukan bagi KK Miskin
12. Biro Adm Kesra
• Bantuan Tempat Ibadah di daerah masyarakat miskin
1. Dishutbun, Disperindag :
• Pengembangan tanaman kelapa
• Pengembangan produk kelapa
2. Disperindagkop :
• Pengembangan IKM (pemasaran, kemitraan, Modal)
3. Distan, Dislautkan, Dishutbun :
• Pengembangan Pertanian secara terpadu
4. Dishutbun :
• Pembinaan kelembagaan
• Diversifikasi dan tumpang sari pertanian
5. Dishutbun, Disperindagkop :
• Pengembangan tanaman perkebunan dari hulu -hilir (kelapa,
kakao)
6. PU, Dishubkominfo,Dispar, Disperindagkop :
• Pengembangan infrastruktur, aksesibilitas, handicraft
7. Disbud :
• Pembinaan dan Pengembangan Desa Banjarharjo, Kalibawang
8. BLH, Dishubkominfo
• Sampah, demplot lahan kritis,Perlengkapan jalan
9. Dinas PUP-ESDM
• Stimulan rumah utk MBR
10.Disdikpora
• Pemberantasan buta huruf
11. BPPM , Dinsos
• Pemberdayaan masyarakat miskin
12. Dinas Kesehatan
• Pelayanan kesehatan, pencegahan dan penanggulangan
penyakit
13. Disnakertrans
• Pemberdayaan tenaga kerja
Kecamatan
Kalibawang
14. Biro Tapem
• Fasilitasi Sertifikasi Tanah bagi KK Miskin,
Fasilitasi Administrasi Kependudukan bagi KK
Miskin
15. Biro Adm Kesra
• Bantuan Tempat Ibadah di daerah masyarakat
miskin
Kecamatan
Samigaluh
1. Dishutbun, Disperindagkop :
• Pengembangan tanaman sereh dan pembinaan IKM minyak atsiri
2. Distan :
• Pengembangan kambing bligon
• Pengembangan tanaman pangan dan penguatan modal
3. Dishutbun :
• Pembinaan kelembagaan
• Pengembangan teh dan kakao (kemitraan dengan PT pagilaran)
4. PU, Dishutbun, Dispar, Distan :
• Pengembangan wisata suroloyo
• Pengembangan tanaman hias krisan
• Konservasi tanaman perkebunan
• Pembinaan kelembagaan
• Pembangunan Irigasi
5. Dinas PUP-ESDM, BLH, Dishubkominfo
• Jalan, Drainase, Sampah, demplot lahan kritis,Perlengkapan jalan
6. Dinas PUP-ESDM
• Stimulan rumah utk MBR
7. Disdikpora
• Pemberantasan buta huruf
8. BPPM , Dinsos
• Pemberdayaan masyarakat miskin
9. Dinas Kesehatan
• Pelayanan kesehatan, pencegahan dan penanggulangan penyakit
10. Disnakertrans
• Pemberdayaan tenaga kerja
11. Biro Tapem
• Fasilitasi Sertifikasi Tanah bagi KK Miskin, Fasilitasi Administrasi Kependudukan bagi KK Miskin
12. Biro Adm Kesra
• Bantuan Tempat Ibadah di daerah masyarakat miskin
Arah Pembangunan Provinsi DIY di wilayah
Kabupaten Sleman
1.
2.
3.
4.
Potensi & Permasalahan
Fokus (arah kebijakan pembangunan)
Lokus (lokasi kecamatan sasaran)
SKPD (pelaksana)
Titik-titik Kemiskinan di
Kabupaten Sleman
SEYEGAN
PRAMBANAN
GAMPING
1.
2.
3.
4.
5.
6.
SEYEGAN
Tambang andesit dan tanah liat
Kesenian rakyat dan warisan
budaya
Pertanian lahan basah
IKM
Hutan rakyat
Perikanan
Potensi & Permasalahan
Kabupaten Sleman
1. Infrastruktur
2. Rumah Layak Huni
3. IKM
4. Pendidikan, Sosial,
Kesehatan, Tenaga Kerja
1. Administrasi
pemerintahan
2. Sosial keagamaan
1.
2.
3.
4.
1.
2.
3.
4.
GAMPING
Pertanian lahan basah
Perikanan budidaya
IKM
Peternakan
PRAMBANAN
Hutan rakyat
Pertanian lahan basah dan
kering
Tambang: andesit dan tanah liat
Kesenian rakyat dan warisan
budaya
Kecamatan Seyegan
1. Dinas Kebudayaan
• Renovasi Monumen Perjuangan TGP (Tentara Geni Pelajar)
• Pembuatan Media Informasi Kesejarahan Monumen
• Pembinaan Upacara Adat
• Pembinaan Lembaga Pendidikan Budaya
2. Dinas Pertanian
• Pengembangan tanaman pangan dan holtikultura
3. Disperindagkop
• Pengembangan IKM pangan, genteng, mendong, bambu
4. Dishutbun
• Pembinaan kelembagaan
5. Dislautkan
• Pengembangan perikanan budidaya
6. Dinas PUP-ESDM, BLH, Dishubkominfo
• Jalan, Drainase, Sampah, demplot lahan kritis,Perlengkapan
jalan
7. Dinas PUP-ESDM
• Stimulan rumah utk MBR
8. Disdik
• Pemberantasan buta huruf
9. BPPM , Dinsos
• Pemberdayaan masyarakat miskin
10. Dinas Kesehatan
• Pelayanan kesehatan, pencegahan dan penanggulangan
penyakit
11. Disnakertrans
• Pemberdayaan tenaga kerja
12. Biro Tapem
• Fasilitasi Sertifikasi Tanah bagi KK Miskin, Fasilitasi Administrasi Kependudukan bagi KK Miskin
13. Biro Adm Kesra
• Bantuan Tempat Ibadah di daerah masyarakat miskin
Kecamatan Prambanan
1. Dishutbun
• Pembinaan kelembagaan
2. Distan
• Pengembangan tanaman pangan dan holtikultura
3. Dinas PUP-ESDM, BLH, Dishubkominfo
• Pengembangan taman terbuka hijau,
Jalan, SPAH, Drainase, sampah, demplot
lahan kritis, irigasi, perlengkapan jalan,
Stimulan rumah utk Masyarakat
Berpenghasilan Rendah (MBR)
4. Dinas PUP-ESDM
• Stimulan rumah utk MBR
5. Disdikpora
• Pemberantasan buta huruf
6. BPPM , Dinsos
• Pemberdayaan masyarakat miskin
7. Dinas Kesehatan
• Pelayanan kesehatan, pencegahan dan
penanggulangan penyakit
8. Disnakertrans
• Pemberdayaan tenaga kerja
9. Biro Tapem
• Fasilitasi Sertifikasi Tanah bagi KK Miskin,
Fasilitasi Administrasi Kependudukan bagi
KK Miskin
10. Biro Adm Kesra
• Bantuan Tempat Ibadah di daerah
masyarakat miskin
Kecamatan Gamping
1. Distan
• Pengembangan tanaman pangan dan holtikultura
2. Dislautkan
• Pengembangan perikanan budidaya
3. Disperindagkop
• Pengembangan IKM pangan
4. Distan
• Pengembangan ternak unggas
5. Dinas PUP-ESDM, BLH, Dishubkominfo
• Jalan, Drainase, Sampah, demplot lahan kritis,Perlengkapan
jalan
6. Dinas PUP-ESDM
• Stimulan rumah utk MBR
7. Disdikpora
• Pemberantasan buta huruf
8. BPPM , Dinsos
• Pemberdayaan masyarakat miskin
9. Dinas Kesehatan
• Pelayanan kesehatan, pencegahan dan penanggulangan
penyakit
10. Disnakertrans
• Pemberdayaan tenaga kerja
11. Biro Tapem
• Fasilitasi Sertifikasi Tanah bagi KK Miskin, Fasilitasi
Administrasi Kependudukan bagi KK Miskin
12. Biro Adm Kesra
• Bantuan Tempat Ibadah di daerah masyarakat miskin
Arah Pembangunan Provinsi DIY di wilayah
Kota Yogyakarta
1.
2.
3.
4.
Potensi & Permasalahan
Fokus (arah kebijakan pembangunan)
Lokus (lokasi kecamatan sasaran)
SKPD (pelaksana)
TEGALREJO
Titik-titik Kemiskinan di
Kota Yogyakarta
UMBULHARJO
GEDONGTENGEN
MERGANGSAN
Kawasan Cagar Budaya Kota
Gede
IKM: perak dan pangan
Jasa Pariwisata: homestay
Kelompok seni dan budaya
1. Infrastruktur
2. Rumah Layak Huni
3. Pendidikan, Sosial,
Kesehatan, Tenaga Kerja
1. Administrasi
pemerintahan
2. Sosial keagamaan
Potensi & Permasalahan
Kota Yogyakarta
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
Disperindagkop
• Pengembangan OZOP ( perak, pangan )
Dinas Pariwisata
• Fasilitasi Pekan Budaya Kotagede, Pembinaan
Homestay dan Pembinaan paket wisata
Dinas Kesehatan
• Standarisasi MCK dan pelayanan kesehatan
Dinas Kebudayaan
• Fasilitasi Pekan Budaya Kotagede, Penguatan
kelembagaan, Penyiapan pusat informasi KCB
Kotagede, Pemberdayaan organisasi seni
Dinas Pariwisata, Disperindagkop, Dinas
Kesehatan, Dinas Kebudayaan, BLH, BPAD,
BPPM, Dinas Sosial, Disnakertrans
• Pemberdayaan masyarakat
Dinas Pendidikan
• Penyusunan bahan ajar muatan lokal
BPAD
• Pembinaan dan pengembangan perpustakaan
heritage Kotagede
Dinas PU dan BLH
• Penataan lingkungan, DED dan Kajian
Lingkungan Kawasan Kotagede
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
Dinas PUP & ESDM
• Penataan Kawasan kumuh, Transportasi Perkotaan,
Penyelesaian sisa pekerjaan yang belum selesai
pada peningkataj Jalan Kali manunggal (Sesuai
dengan kesepakatan, dan Penyempurnaan
jembatan Kleringan dengan pengaturan arus lalu
lintas (Penanganan melalui kesepakatan
Balai Besar WS Konstruksi
• Pembangunan Embung Langensari
Dinas Pendidikan dan Dinas Perhubkominfo
• Memindahkan Kantor Kwarda dan RAPI dalam
persiapan pembangunan embung Langensari
Dinas Perhubkominfo
• Transportasi Perkotaan serta Memindahkan Kantor
Kwarda dan RAPI dalam persiapan pembangunan
embung Langensari
BLH
• Pengelolaan LH
Dislautkan
• Perikanan karamba di Sungai Winongo
Biro Tapem
• Fasilitasi Sertifikasi Tanah bagi KK Miskin Fasilitasi
Administrasi Kependudukan bagi KK Miskin
• Lokasi di: Kec. Gedongtengen, Tegalrejo,
Mergangsan dan Umbulharjo
Biro Adm Kesra
• Bantuan Tempat Ibadah di daerah masyarakat
miskin
• Lokasi di: Kec. Gedongtengen, Tegalrejo,
Mergangsan dan Umbulharjo
4
Agenda Pra Musrenbang
Pra Musrenbang Provinsi Tahun 2012
Tanggal 22-28 Februari 2012
Tindak Lanjut Arahan hari ini, desk oleh
Bidang Sektoral Bappeda guna penajaman
frame rencana program/kegiatan bersamasama dengan TAPD dan SKPD
Jadwal masing-masing SKPD
ditentukan oleh bidang sektoral
5
Agenda Musrenbang
Revitalisasi Musrenbang Provinsi Tahun 2012
Sebelumnya
Menjadi
Hanya Event Ceremonial
(waktu hanya 1-2 hari)
Lebih substansial & terbuka
terhadap partisipasi masyarakat
(waktu 1 bulan)
Hanya terfokus pada sudut
pandang Sektoral saja
Kombinasi Fokus dan Lokus
(Keterkaitan antar sektor)
Tidak ada Trilateral Desk
Trilateral Desk
(membahas persandinganpersandingan guna mensinergikan
kab/kota, prov, dan pusat)
Belum didukung Aplikasi
yang memadai untuk
menyajikan data
Didukung Aplikasi Jogjaplan, SIPR,
SIPD dan Web Monev
Pembukaan
Musrenbang
8 Mar 2012
Revitalisasi Musrenbang Provinsi
Forum SKPD
12-20 Mar 2012
Entry Aplikasi
Perencanaan
13-26 Mar 2012
Rangkaian Acara Musrenbang Provinsi DIY Tahun 2012
Forum Gab SKPD
27 Mar 2012
Penutupan
Musrenbang
12 April 2012
Pasca Musrenbang
Trilateral Desk
2-10 April 2012
Forum Kab/Kota
28 Mar 2012
Forum Lintas Sektor
& Lintas Wilayah
Pra
Musrenbang
Sekian &
Terimakasih

similar documents