3. Petunjuk Teknis Rehabilitasi Ruang Belajar - BOS

Report
Rehabilitasi Berat Ruang Belajar
SMP Tahun 2011-2012
Direktorat Pembinaan SMP, Ditjen Pendidikan Dasar,
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
14 Desember 2011
1
1.
Kondisi Ruang Kelas
SMP TAHUN 2010
2
Dengan Kriteria
Ruang Belajar Rusak Berat
1.Tingkat Kerusakan Pondasi
Bangunan Sekolah > 10 %
2.Tingkat Kerusakan Struktur Bangunan
Sekolah (kolom dan balok) > 30 %
3.Tingkat Kerusakan Atap Bangunan
Sekolah > 45 %
SMPN 6 Kota Kupang - NTT
SMP
PGRI, Gunung
Sindur
Kab. Bogor
Jabar
SDN Batulayang, Kab. Cianjur – Jabar
3
Kondisi Ruang Belajar SMP Tahun 2010/2011
Ruang
Belajar
SMP Negeri
SMP Swasta
Nasional
Jumlah
Sekolah
212.740
85.528
298.268
% RB
19.425 71,33 %
11.758 28,67 %
31.183
100 %
SMP Negeri 117.293
(39,32 %)
67,82 %
SMP Swasta
55.655
(18,66 %)
32,18%
Jumlah 172.948
( 57,98 %)
100 %
Baik
57,98 %
172.948
Rusak Sedang
27,79%
82.892
Rusak Berat
14,23 %
42.428
SMP Negeri
63.927 (21,43%)
77,12 %
SMP Negeri
31.520 (10,57 %)
74,29 %
SMP Swasta
18.965
(6,36 %)
22,88 %
SMP Swasta
10.908 (3,66 %)
25,71 %
82.892 (27,79 %)
100 %
Jumlah
42.428 (14,23 %)
100 %
Jumlah
4
1-3 RB Rusak Berat
6.096 Sekolah
19,55%
4-6 RB Rusak Berat
3.030 Sekolah
9,72%
Tidak ada RB Rusak Berat
19.161 Sekolah
61,45 %
Distribusi
Jumlah SMP
Berdasar
Jumlah
Ruang Belajar
Rusak Berat
(RBRB) Tahun
2010/2011
Total Sekolah
= 31.183
7-9 RB Rusak Berat
1.536 Sekolah
4,9 %
> 9 RB Rusak Berat
1.360 Sekolah
4,36 %
5
Distribusi Ruang Kelas Rusak Berat Per Provinsi,
Sultra
18.7 %
1,186
Kalsel
Lampung
18.5 %
911
NTT
22.2 %
Jabar
16.3 %
23,415
41.16 %
33.16 %
Bengkulu
30.75 %
Kalteng
29.93 %
1,450
1,094
755
762
2,776
DIY
Banten
14.3 %
4,696
Sulut
Sulsel
14.1 %
3,819
Lampung
Pabar
13.9 %
576
Jateng
13.7 %
22,062
Sumbar
21.18 %
1,377
Jatim
13.6 %
17,972
Sulbar
20.76 %
301
Sulbar
13.5 %
898
Papua
20.6 %
586
Sultra
14.8 %
Sumbar
12.3 %
Maluku
11.6 %
Sumut
10.2 %
27.49 %
1,086
27.11 %
1,017
25.78 %
Sulsel
2,142
23.58 %
2,209
2,970
Jabar
440
Pabar
17.65 %
18.44 %
171
5,912
Sulteng
17.58 %
544
6,688
Jambi
9.2 %
1,015
Sumut
Papua
8.9 %
217
Jateng
15.88 %
5,416
Sulut
8.8 %
578
Maluku
15.55 %
398
Sumsel
8.7 %
1,913
Jambi
15.52 %
531
Riau
7.8 %
330
Kalbar
7.7 %
2,622
Malut
7.5 %
120
2,955
Kalbar
15.29 %
887
Sumsel
15.03 %
1,336
Kaltim
14.75 %
627
14.51 %
922
7.1 %
1,094
NTT
7%
392
NTB
13.42 %
586
6.5 %
914
Bali
13.27 %
598
DIY
Bengkulu
NTB
16.84 %
16.9%
904
1,050
Aceh
13.25 %
Kalsel
5.9 %
734
Jatim
12.79 %
Gorontalo
5.8 %
281
DKI
10.48 %
992
5.6 %
633
Riau
10.46 %
575
Bali
6%
Aceh
12.4%
Kalteng
5.1 %
936
DKI
5.1 %
2,002
Malut
Banten
9.17 %
7.99 %
4,416
112
732
Kaltim
3.9 %
193
Babel
5.89 %
85
Kepri
3.8 %
148
Gorontalo
5.87 %
91
141
Kepri
Babel
2.3 %
Total = 110.598
4.77 %
83
Total = 42.428
(negeri dan swasta)
7,652
Sulteng
SMP
(negeri dan swasta)
SD
Tahun 2010/11
2.
Rencana Pembiayaan
Rehabilitasi Berat
Ruang Belajar SMP
2011-2012
7
Rencana Pembiayaan
Rehabilitasi Berat Ruang Belajar
SMP TA 2011-2012
(Juta Rupiah)
Ruang Belajar
Rusak Berat
(ruang)
DAK
APBN
Jumlah
42.428
42.428
Rencana Rehabilitasi
2011
Rencana Rehabilitasi 2012
Jumlah
Ruang Kelas
Jumlah
Anggaran
Jumlah
Ruang Kelas
Jumlah
Anggaran
(ruang)
(Rp)
(ruang)
(Rp)
-
-
16.637
1.560.240
1.401
126.090
24.390
2.221.110
1.401
126.090
41.027
3.781.350
8
3.
Pelaksanaan Rehabilitasi
Berat Ruang Belajar SMP
2011-2012
9
Mekanisme Pelaksanaan
APBN
Informasi data
kerusakan sekolah
Kemdikbud
DAK
Kemkeu
Block Grant
Tahun 2012 melalui
Block Grant
Sekolah
Kabupaten/Kota
2011 melalui
Kontraktual
Swakelola
BPKP/TNI/
Perguruan Tinggi
Pendam
pingan
Rehabilitasi/
Pembangunan
10
Strategi Pelaksanaan Kegiatan
1. Kegiatan rehabilitasi dan pembangunan sekolah, dilaksanakan
menggunakan mekanisme block
grant kepada sekolah dengan
melibatkan Partisipasi Masyarakat
(Swakelola).
Strategi Pelaksanaan Kegiatan
2. Kerjasama dengan TNI dalam
pelaksanaan rehabilitasi berat
sebagai pendamping, dengan
prioritas lokasi pada wilayah
perbatasan, pulau terdepan/terluar,
daerah terpencil, daerah tertinggal,
daerah konflik dan paska konflik
dan/atau daerah korban bencana.
Strategi Pelaksanaan Kegiatan
3. Kerjasama dengan BPKP dan
Perguruan Tinggi dalam rangka
quality assurance pada masa
implementasi Program Rehabilitasi
Nasional Ruang Belajar SMP Tahun
2011-2012
Rencana Pelaksanaan Kegiatan
Tahun 2011:
Pelaksanaan Rehabilitasi Berat Ruang
Belajar SMP melalui APBN-P TA 2011
mencakup 1.401 ruang pada 601
sekolah, yg tersebar pada 42 Kab/kota, di
8 provinsi (1. Papua; 2. Papua Barat; 3. Maluku;
4. Maluku Utara; dan 5. NTT)
14
Rencana Pelaksanaan Kegiatan
Tahun 2012:
Menuntaskan Rehabilitasi Berat Ruang
Belajar SMP sejumlah 24.390 ruang di
seluruh Indonesia
15
Progres Pelaksanaan s/d 09 Desember 2011
16
Progres Pelaksanaan s/d 09 Desember 2011
A. Sasaran dan Alokasi Dana
No.
Jumlah Sasaran
Jenjang
1
SD
2
SMP
(Rp. Juta)
Sekolah
Jumlah
Ruang
Provinsi
Kab/Kota
1.895
6.513
8
44
474.610
601
1.401
8
42
128.970
2.596
7.914
8
603.580
B. Perkembangan Penyaluran Dana
No.
(Rp. Juta)
Jumlah
Jenjang
Sekolah
Alokasi
Dana
Ruang
Dana yang Disalurkan
Provinsi
Kab/Kota
Jumlah
%
Status
(DDMMYY)
1
SD
125
324
1
1
21.951
4,63
25/10/11
2
SMP
601
1.401
8
32
128.970
100,00
09/12/11
17
Progres Pelaksanaan s/d 09 Desember 2011
C. Perkembangan Pelaksanaan Fisik
Progres penggunaan dana ini, dihitung
berdasarkan jumlah laporan yang masuk, belum
semua sekolah melaporkan jumlah penggunaan
dana,
18
Rencana Monitoring
Waktu:
Minggu III November-Minggu III
Desember 2011
Target Monitoring:
• Progress penggunaan dana
• Realisasi fisik
19
T
K
erima
asih

similar documents