Botany Presentation

Report
EKSISTENSI BALITBANG JATIM DALAM
PELAKSANAAN KAJIAN/PENELITIAN
DI PROVINSI JAWA TIMUR
Oleh :
Ir. PRIYO DARMAWAN,MSc
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan
Provinsi Jawa Timur
Pada acara Rakor Litbang Jawa Timur Tahun 2014
Twin Hotel 25 – 26 Maret 2014
BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN
(BALITBANG)
Peraturan Daerah N0. 10 Tahun 2008
merupakan lembaga teknis daerah yang
bertanggung jawab kepada Gubernur melalui
Sekretaris Daerah
TUGAS POKOK
Melaksanakan penyusunan dan pelaksanaan
kebijakan daerah yang bersifat spesifik di bidang
penelitian dan pengembangan
FUNGSI
1. Penyusunan kebijakan teknis di bidang
penelitian dan pengembangan;
2. Pemberian dukungan atas penyelenggaraan
pemerintah daerah;
3. Pembinaan dan pelaksanaan tugas sesuai
dengan lingkup tugasnya;
4. Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan
oleh Gubernur
Peraturan Gubernur N0. 102 Tahun 2008
tentang Uraian Tugas Sekretariat, Bidang,
Sub Bagian dan Sub Bidang
Permendagri Nomor 20 Tahun 2011
Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi
(BPP Provinsi) adalah penyelenggara fungsi
kelitbangan provinsi yang memiliki tugas
pokok dan fungsi menyelenggarakan
penelitian, pengembangan, pengkajian,
penerapan, perekayasaan, dan pengoperasian,
serta administrasi dan manajemen kelitbangan
di bidang penyelenggaraan pemerintah daerah.
Permendagri Nomor 33 Tahun 2007
Penguatan terhadap Lembaga LITBANG Provinsi
perlu dilakukan mengingat perannya yang vital
sebagai “Think Thank” Gubernur dalam
membuat berbagai rumusan Perencanaan
Pembangunan dan Kebijakan Publik
MEKANISME KERJA BALITBANG JATIM
5 Misi :
RPJMD
2014 -2019
1. Meningkatkan kesejahteraan rakyat yang
berkeadilan
2. Meningkatkan pembangunan ekonomi yang
inlusif, mandiri, dan berdaya saing, berbasis
agrobisnis/ agroindustri, dan industrialisasi
3. Meningkatkan pembangunan yang
berkelanjutan dan penataan ruang
4. Meningkatkan reformasi birokrasi dan
pelayanan publik
5. Meningkatkan kualitas kesalehan sosial dan
harmoni sosial
Strategi Umum :
 Pembangunan berkelanjutan berpusat pada
rakyat, inklusif dan partisipatoris
 Pertumbuhan ekonomi berpihak pada rakyat
miskin (pro-poor growth)
 Pengarusutamaan gender
Lanjut
Lanjutan
ARD
(Agenda Riset
Daerah) oleh
Dewan Riset
Daerah
Provinsi Jatim
RKPD
BALITBANG
Isue Strategis Bidang
Pemerintahan
Ekonomi & Keu
SDA & Teknologi
Kemasyarakatan
Isue Strategis Jatim
1. Menuju pertumbuhan ekonomi yang
inklusif
2. Peningkatan kemampuan dan daya
saing Koperasi & UMKM
3. Disparitas wilayah
4. Infrastruktur
5. Pengangguran
6. Energi
7. Lingkungan hidup
8. Indeks Pembangunan Manusia
9. Ketahanan pangan & pertanian
10.Kemiskinan
11.Kerjasama daerah
Usulan :
 SKPD
 Kab./Kota
 Balai
 Masyarakat/ DPRD
Lanjut
Lanjutan
RAPAT KOORDINASI LITBANG
BERSAMA :
 SKPD Provinsi
 SKPD Kab./Kota
 Para Pengusul Lainnya
USULAN DIKAJI DI BALITBANG
BERSAMA :
 Pejabat struktural
 Pejabat Fungsional (Peneliti)
 Para Pakar
RENCANA KERJA TAHUN
MENDATANG
TIM ANGGARAN PROVINSI
KEGIATAN PENELITIAN
HASIL PENELITIAN
Lanjut
Lanjutan
HASIL PENELITIAN
GUBERNUR, dalam
bentuk rekomendasi
Hasil Penelitian
SKPD
Kabupaten/Kota
SKPD Provinsi
Jawa Timur
Masyarakat
Pengguna
Rencana Tindak
SKPD
Masyarakat Pengguna
1. Pemanfaatan Sari Air Laut untuk Pembuatan Tahu
Nir Limbah
2. Pengembangan Model Perahu Nelayan Berbasis
Energi Alternatif
3. Rancang Design Mesin Pengering Tepung
Hidrolisat Protein Tempe Afkir
4. Kajian Pemetaan Potensi Cincau Hijau dan Hitam
di Jawa Timur untuk Mendukung Agroindustri
Pangan dan Suplemen Antioksidan
5. Akselerasi Inotek Pasca Panen Berbasis
Komoditas Kopi dan Kakao
6. Pengembangan Alat Pembuat Bibit Budchips (mata
tunas tebu)
Rencana Tindak SKPD
1. Kajian Kesesuaian Lokasi Kawasan Industri
Tekstil Berbasis Padat Karya (2008)
2. Pengembangan Teknologi Budidaya Komoditas
Mangga Unggulan Kualitas Ekspor Jawa Timur
(2006 – 2012)
3. Rekayasa Teknologi Budidaya Jagung Ketan di
Kepulauan Madura (2011)
4. Kajian Implementasi Kebijakan Jaminan
Persalinan (JAMPERSAL) Bagi Masyarakat Miskin
di Jawa Timur (2012)
Hasil Penelitian
Kebijakan
Kajian Kesesuaian Lokasi Kawasan Industri
Tekstil Berbasis Padat Karya (2008)
 Hasil penelitian ini menentukan lokasi terbaik
untuk pembangunan industri tekstil yaitu Kab
Nganjuk (lokus : Kab Pasuruan, Mojokerto,
Jombang dan Nganjuk) dengan
mempertimbangkan karakteristik tenaga kerja
(perbandingan UMR antar kabupaten), sosial
budaya masyarakat, ketersediaan bahan baku,
faktor geografi dan infrastruktur serta hukum
dan dukungan pemerintah setempat
 Rekomendasi ke Gubernur Jawa Timur
ditindaklanjuti BKPMD bersama Kadin Jawa
Timur, investor Singapura (PT. LOTUS) dan pada
tahun 2014 mulai membangun kawasan Industri
Tekstil
Pengembangan Teknologi Budidaya Komoditas Mangga
Unggulan Kualitas Ekspor (BALITBANG Jatim dengan UB
Malang)
 Dilakukan mulai Tahun 2006 sd. 2013 (7 tahun)
 Penyilangan Arumanis 143 dengan mangga Podang,
Swarnarika dan Hayden
 Menghasilkan varietas mangga baru melalui teknik
pemuliaan yaitu mangga arumanis berkulit kuning
menarik dan memenuhi peluang ekspor (kuantitas,
kualitas dan kontinuitas)
Rekayasa Teknologi Budidaya Jagung Ketan di
Kepulauan Madura (BALITBANG Jatim dengan
UB Malang)
 Mengkaji perakitan varietas unggul baru jagung ketan
yang berumur genjah, kandungan ketan (amylopektin)
yang rasanya enak dan toleran kering yang dapat
menjadi andalan Jawa Timur dan adaptable di
Kepulauan Madura atau wilayah potensial lainnya
melalui pemanfaatan bioteknologi
 Menghasilkan varietas jagung unggul harapan yang
dapat digunakan oleh petani dan sekaligus prospektif
menjadi ikon Jawa Timur
 Uji coba dilakukan di Madura hasilnya lebih rendah dari
Batu (5,6 ton/hektar untuk Bangkalan dan 9,6
ton/hektar untuk Batu) lebih tinggi daripada
produktivitas jagung lokal (3,7 ton/hektar)
X
X
S1
S 2-4
S6
2011
2011
Pemantapan - pelepasan
Var. KOMPOSIT &
desseminasi (2012 -2013)
Kajian Implementasi Kebijakan Jaminan Bagi
Masyarakat di Jawa Timur (2012)
HASIL KAJIAN :
• Program JAMPERSAL agar tetap dilakukan
secara berkesinambungan dengan didukung
sarana prasarana yang memadai karena
program ini benar-benar dibutuhkan
masyarakat miskin
• Program belum tersosialisasi dengan baik
sehingga terjadi ketidaksamaan pemahaman
antara ibu hamil, suami dalam keluarga miskin
dan bidan sebagai pelaksana sehingga
kematian ibu hamil masih cenderung tinggi
(Th. 2009 terjadi 90 kematian/100.000
kelahiran dan 2010 terjadi 101 kematian/
100.000 kelahiran)
REKOMENDASI :
• Peningkatan sarana dan prasarana untuk ibu
bersalin baik fasilitas kesehatan tingkat
pertama (Puskesmas dan jaringannya),
fasilitas kesehatan lanjutan (R.S Pemerintah)
dan R.S Swasta rujukan
• Sosialisasi kepada masyarakat (ibu hamil),
suami dalam keluarga miskin maupun bidan
praktek swasta yang belum mengikuti
Perjanjian Kerjasama (KS) dengan dinas
kesehatan Kab./Kota
• Mengevaluasi besarnya jaminan persalinan
secara periodik untuk menyesuaikan dengan
situasi dan kondisi sosial, budaya dan
geografis yang ada
Hasil Penelitian
Implementatif
Pemanfaatan Sari Air Laut (SAL) untuk
Pembuatan Tahu Nir Limbah (Swakelola)
• Menemukan SAL sebagai substitusi asam
cuka pada proses pembuatan tahu nir
limbah
• Menemukan tahu yang dapat dikonsumsi
langsung (tanpa digoreng) dengan
kandungan gizi optimal
• Menemukan limbah air perasan tahu yang
mengandung vitamin dan mineral layak
dikonsumsi serta tidak mencemari badan
air penerima
• Merancang TTG pembuatan tahu nir
limbah
Pemanfaatan Sari Air Laut
(Nigarin)
Ditempatkan di
Kab Gresik
Pengembangan Model Perahu Nelayan
Berbasis Energi Alternatif (BALITBANG Jatim
dengan ITS)
 Mengetahui rata-rata kebutuhan BBM per unit perahu
nelayan setiap hari menangkap ikan
 Mengetahui perkembangan kebutuhan BBM untuk
perahu nelayan di Jatim (5 tahun kedepan)
 Mengetahui kelayakan teknis dan ekonomis
pemanfaatan energi baru dan terbarukan matahari
untuk perahu nelayan kecil
 Mengetahui adanya rancang bangun konversi energi
dan teknologi penggerak perahu nelayan kecil dengan
sumber energi baru dan terbarukan matahari
TTG Perahu Nelayan
dengan energi matahari
Ditempatkan di
Kab Sidoarjo
Rancang Design Mesin Pengering Tepung
Hidrolisat Protein Tempe Afkir (2012 dan 2013)
 Menemukan tepung Hidrolisat Protein Tempe
Afkir (HPTA) yang bernilai ekonomis dan dapat
dimanfaatkan sebagai bahan tambahan
pangan (penyedap rasa, substitusi untuk
berbagai jenis produk pangan seperti cake,
brownies, mie basah, roti kering, dll)
 Membuat rancang desain mesin pengering
tepung HPTA secara spesifik yang mampu
meningkatkan kualitas tepung HPTA
Mesin Pembuat Tepung HPTA
Ditempatkan di
Kab Sidoarjo
Kajian Pemetaan Potensi Cincau Hijau dan Hitam di Jawa
Timur untuk Mendukung Agroindustri Pangan dan Suplemen
Antioksidan (BALITBANG Jatim dengan UB Malang)
• Mengetahui peta potensi ketersediaan daun cincau
hitam dan hijau dan industri pengelolaannya di Jawa
Timur
• Mengembangkan aneka olahan produk modern cincau
yang bernilai ekonomis
• Mengembangkan alat dan mesin teknologi pengolahan
cincau pada skala UMKM
• Mengetahui tingkat kelayakan ekonomi pengembangan
produk pangan modern berbasis cincau pada skala
UMKM
• Mengetahui tingkat penerimaan UMKM terhadap
diseminasi aneka produk olahan cincau
Mesin Pembuat Bubuk
Cincau Hitam
Ditempatkan di
SMK Pringkuku
Kab Pacitan
Akselerasi Inotek Pasca Panen Berbasis Komoditas Kopi
dan Kakao (BALITBANG Jatim dengan UNEJ Jember)
• Identifikasi implementasi teknologi pasca panen di
masyarakat petani kopi dan kakao
• Rancang bangun sistem olah basah komoditas kopi
sebagai bentuk implementasi inovasi teknologi
pasca panen dan menemukan aplikasi inovasi
teknologi pasca panen produk primer pada
komoditas kakao
• Mengetahui akselerasi dan tanggapan masyarakat
petani terhadap inovasi teknologi pasca panen
komoditas kopi dan kakao, terutama dari aspek
ekonomi, kompatibilitas, tingkat kerumitan, tingkat
pengujian dan keterbukaan
Mesin Pengolah biji
kopi sistem basah
Ditempatkan di
Kab Jember
Pengembangan Alat Pembuat Bibit Budchips (mata tunas
tebu) kerjasama BALITBANG Jatim dengan UB Malang
• Merancang alat Teknologi Tepat Guna yang mampu
menyediakan bibit tebu yang unggul, bermutu dan
bersertifikat.
• Menemukan model bibit tebu unggul, bermutu dan
bersertifikat yang dapat memenuhi kebutuhan bibit
tebu yang seragam dalam waktu terbatas.
• Mengubah sistem budidaya tebu ratoon dengan
bibit tebu unggul, bermutu dan bersertifikat dan
kemurniannya dapat dipertanggungjawabkan.
• Meningkatkan Produktivitas tanaman tebu
terutama rendemen, bobot tebu dan hablur yang
tinggi dan homogen
Mesin Pembuat Budchips
Ditempatkan di
Kab Madiun dan
Mojokerto
STRATEGI PENGUAT KELEMBAGAAN LITBANG
1. Kerjasama penelitian dengan Perguruan
Tinggi Negeri (ITS Surabaya, UB Malang,
Unair, Univ Jember, UNESA Surabaya, UM
Malang dan UNIJOYO Bangkalan)
2. Forum PPD IPTEK Jawa Timur
3. Penganugerahan INOTEK Jawa Timur
4. Temu Inovator Jawa Timur
5. Temu Ilmiah Peneliti (Komunikasi antar
Peneliti dalam men-diseminasikan hasil
penelitian sekaligus penambahan angka
kredit, bagi peneliti diterbitkan dalam
bentuk proceeding)
STRATEGI PENGUAT KELEMBAGAAN LITBANG
6. Penguatan Sistem Inovasi Daerah (SIDa)
melalui Keputusan Bersama Menristek dan
Mendagri Nomor 3 dan Nomor 36 Tahun
2012
7. Forum Kelitbangan se-Indonesia
8. Kaderisasi Peneliti-peneliti baru
(rekruitmen CPNS)
9. Kajian Isu-isu Strategis
10.Sosialisasi Hasil-hasil Litbang melalui
berbagai media antara lain melalui media
cetak : Jurnal, Majalah Teropong, melalui
media online : penelitian hasil Litbang

similar documents